Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search
Journal : IPSSJ

GROUPING, DIFFERENTIATION, AND TECHNOLOGY Sri Fatmawati; Abdul Rakhman; Roni Hartono
Integrative Perspectives of Social and Science Journal Vol. 2 No. 06 November (2025): Integrative Perspectives of Social and Science Journal
Publisher : PT Wahana Global Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Artikel ini membahas hubungan antara pengelompokan siswa, penerapan pembelajaran berdiferensiasi, serta pemanfaatan teknologi dalam konteks psikologi pendidikan modern. Perubahan paradigma pembelajaran menuntut guru memahami karakteristik individual peserta didik dan menyesuaikan strategi pembelajaran secara adaptif. Pengelompokan siswa bukan lagi didasarkan pada kemampuan tunggal seperti nilai akademik, tetapi pada potensi, gaya belajar, dan minat. Diferensiasi dipandang sebagai pendekatan untuk memenuhi kebutuhan belajar yang beragam. Selain itu, kemajuan teknologi pendidikan menjadi sarana penting dalam mendukung personalisasi pembelajaran. Kajian ini bertujuan untuk menjelaskan peran psikologi pendidikan dalam mendasari penerapan pengelompokan dan diferensiasi yang efektif dengan dukungan teknologi di era Kurikulum Merdeka.
BEHAVIORAL AND SOCIAL THEORIES OF LEARNING: KONSEP, PRINSIP, DAN IMPLEMENTASINYA DALAM PENDIDIKAN Nufail Ibnu Muchtar; Annisa Yuliana; Roni Hartono
Integrative Perspectives of Social and Science Journal Vol. 2 No. 06 November (2025): Integrative Perspectives of Social and Science Journal
Publisher : PT Wahana Global Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Artikel ini membahas dua teori utama dalam psikologi pendidikan, yaitu teori perilaku (behavioral learning) dan teori pembelajaran sosial (social learning) sebagai landasan dalam memahami proses belajar. Teori perilaku menekankan peran stimulus, respons, serta konsekuensi berupa penguatan dan hukuman dalam membentuk perilaku, sedangkan teori pembelajaran sosial yang dikembangkan oleh Bandura menyoroti pentingnya observasi, modeling, vicarious learning, dan regulasi diri dalam proses belajar. Melalui analisis terhadap kelebihan, kekurangan, dan hubungan kedua teori, artikel ini menunjukkan bahwa keduanya saling melengkapi dalam menjelaskan mekanisme pembelajaran, baik yang bersifat langsung maupun tidak langsung. Implementasi kedua teori dalam pembelajaran di kelas ditunjukkan melalui penggunaan modeling, penguatan, observational learning, serta pengembangan self-regulation siswa. Dengan demikian, kedua teori memberikan dasar teoretis yang kuat bagi pendidik dalam merancang strategi pembelajaran yang efektif dan sesuai dengan kebutuhan peserta didik.
DETERMINASI MOTIVASI BELAJAR SISWA DAN IMPLIKASINYA PADA PRAKTIK PEMBELAJARAN: SEBUAH SYSTEMATIC LITERATURE REVIEW Fitriani; Subki; Suhayyatman; Roni Hartono
Integrative Perspectives of Social and Science Journal Vol. 2 No. 06 November (2025): Integrative Perspectives of Social and Science Journal
Publisher : PT Wahana Global Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Motivasi belajar merupakan aspek fundamental dalam pendidikan karena mempengaruhi kesiapan, ketekunan, dan hasil belajar peserta didik. Artikel ini bertujuan mendeskripsikan pengertian motivasi belajar, pentingnya motivasi bagi siswa, teori-teori yang mendasari motivasi, faktor-faktor yang memengaruhinya, serta strategi guru dalam meningkatkan motivasi belajar. Penelitian ini menggunakan metode Systematic Literature Review (SLR) dengan menganalisis berbagai jurnal, buku, dan publikasi ilmiah yang relevan. Hasil kajian menunjukkan bahwa motivasi belajar dipengaruhi oleh faktor internal dan eksternal, serta dapat ditingkatkan melalui strategi pedagogis seperti penguatan, pembelajaran aktif, diferensiasi, dan penciptaan lingkungan belajar yang positif. Temuan ini menegaskan pentingnya peran guru sebagai fasilitator yang mampu mengoptimalkan motivasi siswa sehingga berdampak pada keberhasilan pembelajaran.
LINGKUNGAN BELAJAR EFEKTIF DALAM PERSPEKTIF PSIKOLOGI PENDIDIKAN ROBERT E. SLAVIN Rita Bunga Familia; Andy Saputra; Roni Hartono
Integrative Perspectives of Social and Science Journal Vol. 2 No. 06 November (2025): Integrative Perspectives of Social and Science Journal
Publisher : PT Wahana Global Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengkaji secara mendalam konsep Effective Learning Environments berdasarkan teori Robert E. Slavin dalam buku Educational Psychology: Theory and Practice sebagai landasan dalam meningkatkan kualitas pengelolaan pembelajaran di kelas. Metode penelitian yang digunakan adalah studi kepustakaan (library research) dengan menelaah gagasan Slavin mengenai manajemen kelas, pengelolaan waktu belajar, pencegahan perilaku bermasalah, serta strategi untuk menciptakan lingkungan belajar yang kondusif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa lingkungan belajar yang efektif hanya dapat tercapai melalui kombinasi antara pengelolaan waktu yang optimal, penerapan prinsip least intervention, penggunaan penguatan positif, serta kemampuan guru membangun hubungan interpersonal yang kuat dengan peserta didik. Pembahasan menguraikan relevansi teori Slavin dengan konteks pembelajaran abad 21, terutama dalam kurikulum Merdeka yang menekankan kemandirian belajar. Kesimpulan penelitian membuktikan bahwa konsep Slavin tetap sangat relevan dan dapat menjadi fondasi manajemen kelas yang berorientasi pada pembelajaran bermakna dan berkelanjutan.