Claim Missing Document
Check
Articles

Found 25 Documents
Search

Fermentasi Etanol Jangka Panjang Khamir IS258 Terimobilisasidalam Beads Matriks Alginat Metode Fed-Batch untuk Pengurangan Penggunaan Kultur Starter Ida Ayu E. P. Wulandari; Indah S. R. Naibaho; Desi N. I. Izzabilah; I M. Mahaputra Wijaya; Ida Bagus W. Gunam; I W. Arnata
Metamorfosa: Journal of Biological Sciences Vol. 11 No. 01 (2024)
Publisher : Program Magister Ilmu Biologi, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Universitas Udayana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24843/metamorfosa.2024.v11.i01.p9

Abstract

Imobilisasi sel menggunakan matrik penjerat (matrix entrapment) merupakan suatu proses untuk menghentikan pergerakan dari sel pada tempat tertentu dalam suatu ruang reaksi dan digunakan sebagai katalis, umumnya digunakan dalam bioteknologi seperti fermentasi etanol karena lebih efisien dan efektif dibandingkan dengan menggunakan kultur bebas. Isolat khamir IS258 adalah isolat unggul yang diambil dari industri arak di Karangasem Bali berfungsi sebagai agen fermentasi bioetanol. Pada penelitian ini, imobilisasi sel khamir IS258 dibuat dengan menggunakan natrium alginat yang berfungsi sebagai bahan penjerat atau pemerangkap (entrapment) sel khamir IS258 untuk membentuk matriks alginat-IS258. Matriks alginat-IS258 yang dibuat kemudian digunakan untuk fermentasi etanol berulang dari analog nira kelapa yang ditujukan untuk mengganti penggunaan starter baru setiap fermentasi baru dilakukan. Pada penelitian ini dilakukan analisis bagaimana kemampuan kondisi fermentasi awal dan kondisi fermentasi berjalan oleh khamir IS258 selama fermentasi analog nira berlangsung. Hasil yang diperoleh bahwa semakin lama khamir IS258 dalam beads matriks alginat digunakan maka ukuran struktur butiran (beads) matriks semakin mengembang. Ini dikarenakan populasi sel khamir IS258 yang meningkat di dalam beads matriks, sehingga ukuran beads membesar dan kemungkinan kekuatan struktur pada alginat semakin melemah. Hasil perhitungan jumlah khamir IS258 menggunakan metode total plate count menunjukkan pada beads baru sebanyak 1,6 x 105 CFU/g, dan beads matriks alginat-IS258 setelah pemakaian berulang selama 140 hari sebanyak 6,7 x 105 CFU/g, sel khamir yang mengendap sebanyak 1,5 x 106 CFU/g, dan cairan hasil fermentasi sebanyak 1,1 x 106 CFU/g. Konsentrasi etanol yang diproduksi semakin lama semakin meningkat konsentrasinya dan imobilisasi IS258 pada kalsium alginat dianggap mampu menggantikan penambahan starter IS258 dan menggantikan metode fermentasi sistem batch.
Fermentasi Etanol Jangka Panjang Khamir IS258 Terimobilisasidalam Beads Matriks Alginat Metode Fed-Batch untuk Pengurangan Penggunaan Kultur Starter Ida Ayu E. P. Wulandari; Indah S. R. Naibaho; Desi N. I. Izzabilah; I M. Mahaputra Wijaya; Ida Bagus W. Gunam; I W. Arnata
Metamorfosa: Journal of Biological Sciences Vol. 11 No. 01 (2024)
Publisher : Program Magister Ilmu Biologi, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Universitas Udayana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24843/metamorfosa.2024.v11.i01.p9

Abstract

Imobilisasi sel menggunakan matrik penjerat (matrix entrapment) merupakan suatu proses untuk menghentikan pergerakan dari sel pada tempat tertentu dalam suatu ruang reaksi dan digunakan sebagai katalis, umumnya digunakan dalam bioteknologi seperti fermentasi etanol karena lebih efisien dan efektif dibandingkan dengan menggunakan kultur bebas. Isolat khamir IS258 adalah isolat unggul yang diambil dari industri arak di Karangasem Bali berfungsi sebagai agen fermentasi bioetanol. Pada penelitian ini, imobilisasi sel khamir IS258 dibuat dengan menggunakan natrium alginat yang berfungsi sebagai bahan penjerat atau pemerangkap (entrapment) sel khamir IS258 untuk membentuk matriks alginat-IS258. Matriks alginat-IS258 yang dibuat kemudian digunakan untuk fermentasi etanol berulang dari analog nira kelapa yang ditujukan untuk mengganti penggunaan starter baru setiap fermentasi baru dilakukan. Pada penelitian ini dilakukan analisis bagaimana kemampuan kondisi fermentasi awal dan kondisi fermentasi berjalan oleh khamir IS258 selama fermentasi analog nira berlangsung. Hasil yang diperoleh bahwa semakin lama khamir IS258 dalam beads matriks alginat digunakan maka ukuran struktur butiran (beads) matriks semakin mengembang. Ini dikarenakan populasi sel khamir IS258 yang meningkat di dalam beads matriks, sehingga ukuran beads membesar dan kemungkinan kekuatan struktur pada alginat semakin melemah. Hasil perhitungan jumlah khamir IS258 menggunakan metode total plate count menunjukkan pada beads baru sebanyak 1,6 x 105 CFU/g, dan beads matriks alginat-IS258 setelah pemakaian berulang selama 140 hari sebanyak 6,7 x 105 CFU/g, sel khamir yang mengendap sebanyak 1,5 x 106 CFU/g, dan cairan hasil fermentasi sebanyak 1,1 x 106 CFU/g. Konsentrasi etanol yang diproduksi semakin lama semakin meningkat konsentrasinya dan imobilisasi IS258 pada kalsium alginat dianggap mampu menggantikan penambahan starter IS258 dan menggantikan metode fermentasi sistem batch.
Analisis Produktivitas Produksi Body Scrub Di PT. XYZ Tinambunan, Nurcahaya; Yoga, I Wayan Gede Sedana; Arnata, I Wayan
JURNAL REKAYASA DAN MANAJEMEN AGROINDUSTRI Vol 13 No 4 (2025): Desember
Publisher : Department of Agroindustrial Technology, Faculty of Agricultural Technology, Udayana University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24843/JRMA.2025.v13.i04.p14

Abstract

Productivity is an important indicator in assessing the efficiency and competitiveness of a company. PT XYZ, a SPA product production company established in 2000, experienced an annual decrease in productivity ranging from 1% to 5% during the 2019-2024 period. This decline is influenced by a variety of factors, with the increasing number of defective products being the main causative factor. This study aims to measure the productivity level of body scrub production, identify the causes of low productivity index, and provide recommendations for strategies to increase productivity. The Production, Organization, Sales, Product, Arbeiter, Capital (POSPAC) method is used to measure productivity levels; Fishbone diagrams to analyze the causes of the decline; and the Analytic Hierarchy Process (AHP) to determine the best solution. The results of the analysis show that the elements of production, sales, products, and capital experienced a significant decline during 2020–2024, with the highest decline in 2024 of 5.32%. The main factors that cause this include: high employee absenteeism, raw material inconsistency, broken machinery, less strict QC system, weak safety stock management. The recommended strategies include the implementation of incentive and monitoring systems, preventive maintenance, layered QC, standardization of material composition and moisture level analysis, as well as the formation of a Quality Assurance (QA)team.
Analisis Kualitas Sabun Cair Dengan Bahan Pengikat Dari Filter Puntung Rokok Purba, Ira Sylvia; Arnata, I Wayan; Antara, Nyoman Semadi
JURNAL REKAYASA DAN MANAJEMEN AGROINDUSTRI Vol 12 No 4 (2024): Desember
Publisher : Department of Agroindustrial Technology, Faculty of Agricultural Technology, Udayana University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24843/JRMA.2024.v12.i04.p02

Abstract

Waste is an issue of considerable concern in Indonesia. One form of hazardous waste that is difficult to degrade by the environment is cigarette butt filters. Therefore, there is a need for further handling to provide added value to cigarette butt filters by utilizing them as a binder in soap making. This study aims to analyze the quality of soap with binders from cigarette butt filters and determine the weight of liquid soap and soaking time that produces the best soap. This study used two factors: liquid soap weight (35, 40, and 45 g) and soaking time (10, 20, and 30 minutes). The results showed that soaking time and its interaction had a significant effect on foam stability, while the weight of liquid soap did not show a significant effect. In addition, the weight of liquid soap significantly effected moisture content and density, but not pH and antibacterial ability. The effectiveness index shows that the best treatment to produce soap is the ratio of liquid soap weight of 45 g and soaking time of 10 minutes. The overall acceptance test (hedonic) showed that panelists preferred the soap with the ratio W2B2 (40 g liquid soap, 20 minutes soaking), which had a value of 51 ± 133.
Aktivitas Antibakteri Escherichia coli Pada Berbagai Konsentrasi Lignin Dari Serat Serabut Kelapa (Cocos nucifera L) Wahyudiyono, Aditya Ivan; Anggreni, Anak Agung Made Dewi; Arnata, I Wayan
JURNAL REKAYASA DAN MANAJEMEN AGROINDUSTRI Vol 12 No 4 (2024): Desember
Publisher : Department of Agroindustrial Technology, Faculty of Agricultural Technology, Udayana University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24843/JRMA.2024.v12.i04.p04

Abstract

Lignin as one of the phenolic compounds can be used as an antibacterial substance that has renewable properties, is easily decomposed by the environment, and its availability is abundant in nature. The purpose of this study is to determine the effect of lignin concentration from coconut fiber on the antibacterial activity of Escherichia coli and determine the concentration of lignin from coconut fiber that produces the highest antibacterial activity of Escherichia coli. This study used a completely randomized design (CRD) with lignin concentration treatment (K) consisting of 6 levels, namely antibiotics, 0 percent, 5 percent, 10 percent, 15 percent, and 20 percent. The variable observed was the diameter of the inhibition zone against E. coli bacteria. The results of the analysis of variance showed that the concentration of lignin had a very significant effect on the diameter of the inhibition zone of E. coli bacteria. Lignin concentration of 20 percent produced the highest inhibition zone diameter of 7,11 mm.
Co-Authors A.A.S. A. Sukmaningsih Aditya Nandika A.J Amirrulloh, Muchammad Rizqi Amna Hartiati ANAK AGUNG MADE DEWI ANGGRENI Anak Agung Made Dewi Anggreni Anak Agung Sagung Inten Mahasari Putri Arnita Adriani Purba Bambang Admadi Bambang Admadi H Bambang Admadi Harjosuwono Bambang Admadi Harsojuwono Bangkit Dwi Satryo Bara, Sari Natalia Batu Desi Lusiani Pasaribu Desi N. I. Izzabilah Dewi Sartika Dimas Anggi Ananta Dwi Setyaningsih G. W. Wirayuda G.P. Ganda Putra Gede Gora Adrista Gusti Ayu Gayatri Amasdenia Sukarno I Gusti Agung Ayu Mirah Pradnya Dewi I Gusti Agung Ayu Utami Andari I Gusti Putu Ganda Putra I Kadek Punia Atmaja I Ketut Satriawan I Komang Putra Adnyana I Komang Rai Wisnawa Putra I M. Mahaputra Wijaya I Made Adi Parimartha I Made Ari Kharismananda Jagatkirana I Made Arif Sukmawan I Made Mahaputra Wijaya I Made Mahaputra Wijaya I Made Mahaputra Wijaya i made mateo nautillus I Made Sugiastawa I Made Topan Wira Aristya I W.G. SEDANA YOGA I Wayan Angga Sukma I Wayan Rai Widarta I. Setyawati Ida Ayu Adi Ida Ayu E. P. Wulandari Ida Ayu Gede Satwika Candra Praba Sari Ida Ayu Sinta Citra Pertiwi Ida Bagus Ananta Wibawa Ida Bagus W. Gunam Ida Bagus Wayan Gunam Ida Bagus Wiryasuta Yudiantara Indah S. R. Naibaho Intan Tiar Malau K.G. Govardhana Sutha Karina Novita Dewi Lilis Banne Paseru Luh Putu Wrasiati Lutfi Suhendra MADE AYU DHAVA VAGISVARI GIRI PUTRI MADE PHARMAWATI Made Puspa Aridona Manika Santhi Marchela Milenia Rindany Monica Rusiyantoro Muhammad Iqbal N.L. Yulianti Ni Made Heni Epriyanti Ni Made Wartini Ni Made Wartini Ni Putu Mega Triasswari Ni Wayan Anik Satria Dewi Ni Wayan Anita Ni Wayan Nadia Martaningsih Sutarsa Ninik Indah Purwati Nur Azizah Diniari Nur Richana NYOMAN SEMADI ANTARA Pranayasa, Wayan Angga Pupung Ferdiansyah Purba, Ira Sylvia Putra, Ferdi Prayoga Rian Hakim Richard Howard Patty Sadyasmara, Cokorda Anom Bayu Sri Mulyani Sri Mulyani Tinambunan, Nurcahaya Tuti Herlina Br.Naibaho Wahyudiyono, Aditya Ivan Wijaya, I Made Mahaputra