Claim Missing Document
Check
Articles

Found 16 Documents
Search

PENINGKATAN PEMAHAMAN JAMAAH DAN PANITIA QURBAN TENTANG TATA CARA PEMOTONGAN HEWAN QURBAN DI MASJID AINAL YAQIN MAKASSAR Saleh S, Muh.; Fardi, Fardi
Jurnal Gembira: Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 3 No 04 (2025): AGUSTUS 2025
Publisher : Media Inovasi Pendidikan dan Publikasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kegiatan pengabdian masyarakat dilaksanakan dengan tujuan untuk memberikan edukasi pemahaman jamaah dan panitia qurban mengenai tata cara pemotongan hewan qurban sesuai dengan syariat Islam, memperhatikan prinsip kesehatan masyarakat, kebersihan, dan keselamatan kerja. Kegiatan pengabdian masyarakat di Masjid Ainal Yaqin Makassar melibatkan jamaah dan panitia qurban. Kegiatan ini dilatar belakangi karena masih ditemukannya praktik penyembelihan yang belum sepenuhnya sesuai tuntunan agama maupun kaidah higienitas, sehingga berpotensi menurunkan kualitas ibadah qurban dan keamanan konsumsi daging. Metode yang digunakan adalah penyuluhan, demonstrasi langsung, diskusi interaktif mengenai prosedur pemilihan hewan, penyembelihan yang sesuai syariat Islam, dan teknik penanganan daging, serta pendistribusian daging agar tetap higienis. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan, keterampilan peserta yang ditunjukkan melalui keaktifan dalam diskusi, kemampuan mempraktikkan tata cara pemotongan hewan qurban dengan benar. Dengan adanya kegiatan ini, peserta dan panitia qurban diharapkan mampu melaksanakan ibadah qurban secara benar, aman, dan sesuai prinsip kesehatan masyarakat, serta tuntunan syariat Islam.
Perancangan Buginese Cultural Center dengan Pendekatan Arsitektur Modern di Kabupaten Bone Fardi, Fardi; Mustafa, Mursyid; Idrus, Irnawaty; Amal, Citra Amalia; Syahruddin, Andi Syahriyunita; Zainuddin, Salmiah; Osman, Wiwik Wahidah
Journal of Muhammadiyah’s Application Technology Vol. 1 No. 1 (2022)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26618/jumptech.v1i1.7298

Abstract

Buginese Cultural Center merupakan tempat kegiatan yang berhubungan dengan pementasan, pendidikan tentang kebudayaan daerah bugis berupa pertunjukan dan pameran, yang diperuntukan untuk umum, agar masyarakat atau pengunjung dapat melihat dan mempelajari kesenian budaya Bugis, memberi area pusat hiburan, mewadahi para seniman. Adapun konsep perancangan yang digunakan yaitu arsitektur modern, adapun konsep Arsitektur Modern yang memiliki teori yang mengkaji unsur geometris serta penggunaan bahan industrial dengan menggambarkan kemajuan teknologi. Ciri arsitekur modern diantaranya mengkaji wujud kemajuan terhadap konstruksi dengan memaksimalkan fungsi yang menghindari banyaknya ornamen dan dekorasi, penerapan garis vertikal dan horizontal, memiliki ruang terbuka, desain simetris, koneksi dengan alam, penggunaan material dan tradisional, memaksimalkan fungsi ruang. Sehingga proses prancangannya terdapat beberapa hasil diantaranya bangunan pusat kesenian, bangunan galeri seni, teater, tempat ibadah, pusat oleh-oleh dan makanan khas
Determinants Of Adequate Antenatal Care (Anc K6) In Indonesia Hestiani K, Dewi; Tenriola, Andi; Sulfikar, Andi; Fardi, Fardi
Indonesian Journal of Nursing and Health Care Vol. 3 No. 1: February (2026)
Publisher : Ammar Dharma Foundation

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64914/9jz40k21

Abstract

Background: Adequate antenatal care (ANC) is essential for reducing maternal and neonatal morbidity and mortality. Despite high initial ANC contact coverage in Indonesia, fulfillment of the six-visit standard (ANC K6) remains limited and socially patterned.Objective: This study aimed to describe sociodemographic and socioeconomic determinants associated with adequate antenatal care (ANC K6) in Indonesia using national survey data.Methods: A cross-sectional descriptive analysis was conducted using aggregated data from the 2023 Indonesian Health Survey, including 70,916 women aged 10–54 years who had given birth. The outcome variable was fulfillment of ANC K6. Independent variables included maternal age, education, marital status, parity, place of residence, and household wealth quintile. The analysis examined distributional patterns of ANC K6 across determinant categories without inferential modeling.Results: Nationally, only 17.6% of mothers fulfilled the ANC K6 standard. Among mothers who achieved ANC K6, the majority were aged 20–34 years (76.5%), had secondary or higher education (79.3%), resided in urban areas (57.6%), and belonged to higher wealth quintiles (49.7%). These findings indicate a pronounced social gradient in continuity of antenatal care utilization.Conclusion: Adequate antenatal care in Indonesia remains low and unequally distributed. Structural factors including education, residence, and household wealth - appear to shape continuity of care. Policies should prioritize reducing barriers to repeated visits among socioeconomically disadvantaged populations.
Optimal Portfolio Analysis of Private Pension Fund Investment in Indonesia: Markowitz Theory Approach (Efficient Frontier) and Single Index Model Theory Fardi, Fardi
Dhana Vol. 2 No. 1 (2025): DHANA-MARCH
Publisher : Pt. Anagata Sembagi Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62872/8tfcfs36

Abstract

This study aims to determine the behavioral characteristics of private pension fund management institutions in Indonesia in making investment decisions in terms of risk aspects. In addition, this study also wants to test whether the current investment income is optimal and test whether there are differences in income levels from the three types of pension fund programs in Indonesia. The data used in this study are secondary data obtained from the Financial Services Authority (OJK). The data analysis techniques used are using the weighted average of investment risk, the application of Markowitz (Efficient Frontier) theory and SIM, especially the Treynor ratio, and non-parametric difference testing with the Mann-Whitney U Test and the Kruskal Wallis Test. The results of this study indicate that: First, the behavioral characteristics of investment decision-making of pension fund management institutions tend to avoid risk. Second, for the PPMP and PPIP pension fund programs, the optimal portfolio composition is 50% stocks with actual returns and 50% stocks with returns that take into account SIM, while for DPLK the optimal composition is 40% stocks with actual returns and 60% stocks with returns that take into account SIM. Third, in aggregate and individually for each investment instrument there are differences in returns on the three types of pension fund programs in Indonesia
EDUKASI PENCEGAHAN DIABETES DAN PEMERIKSAAN KESEHATAN GRATIS DI DESA BONTO DESA BONTO BUNGA, KEC. MONCONGLOE, KAB. MAROS TAHUN 2025 Lala, Lala; Saleh, Muh.; Fardi, Fardi
Jurnal Gembira: Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 4 No 01 (2026): FEBRUARI 2026
Publisher : Media Inovasi Pendidikan dan Publikasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Diabetes melitus telah menjadi krisis kesehatan global yang mengkhawatirkan, dengan Indonesia menempati peringkat kelima dunia sebagai negara dengan jumlah penderita diabetes terbanyak. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat tentang bahaya diabetes, faktor risiko, pentingnya deteksi dini, serta langkah-langkah pencegahan melalui penyuluhan dan pemeriksaan kesehatan gratis di Desa Bonto Bunga, Kecamatan Moncongloe, Kabupaten Maros. Metode yang digunakan adalah field visit dengan mendatangi lokasi sasaran secara langsung untuk memberikan edukasi komprehensif mengenai definisi diabetes, jenis-jenisnya, gejala, komplikasi, dan strategi pengelolaannya melalui pola hidup sehat. Kegiatan dihadiri oleh 53 peserta dan dilengkapi dengan pemeriksaan kesehatan gratis meliputi tes gula darah, kolesterol, asam urat, dan tekanan darah. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan kesadaran masyarakat terhadap diabetes, dimana peserta mampu memahami dampak kadar gula tinggi dan langkah-langkah pencegahan yang dapat dilakukan. Dari pemeriksaan kesehatan ditemukan 4 kasus abnormal yang kemudian diberikan rekomendasi penanganan. Kegiatan ini merupakan investasi kesehatan penting untuk menyelamatkan generasi Indonesia dari ancaman diabetes dan mengurangi beban ekonomi kesehatan nasional.
STANDARISASI INSTRUMEN KLASIFIKASI LUKA DAN CIDERA DI RUMAH SAKIT: A SCOPING REVIEW Nisa, Fakhrun; Rahmatullah, Rahmatullah; Fardi, Fardi
Bina Generasi : Jurnal Kesehatan Vol 17 No 2 (2026): Bina Generasi : Jurnal Kesehatan
Publisher : LPPM STIKES BINA GENERASI POLEWALI MANDAR

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35907/bgjk.v17i2.531

Abstract

Latar Belakang: Cedera dan luka merupakan penyebab utama morbiditas dan mortalitas secara global, dengan lebih dari 4,4 juta kematian setiap tahun. Luka dapat diklasifikasikan berdasarkan penyebab, durasi, dan kedalamannya. Namun, belum ada pedoman standar dalam penggunaan instrumen klasifikasi luka di rumah sakit. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi dan mengevaluasi instrumen klasifikasi luka yang digunakan dalam studi klinis. Metode: Studi ini menggunakan metode scoping review dengan enam langkah yang dikembangkan oleh Arksey dan O’Malley. Pencarian data dilakukan melalui database PubMed, ScienceDirect, SAGE, dan Cochrane, dengan artikel yang dipilih berdasarkan kriteria inklusi dan eksklusi yang telah ditetapkan. Hasil: Dari 608 artikel yang diidentifikasi, 9 studi memenuhi kriteria dan dianalisis lebih lanjut. Ditemukan sembilan instrumen utama klasifikasi luka yang digunakan di rumah sakit, yaitu WSES, RCWC, ISS, Schenck’s KD, Classification of the Blast Injury to Thumb, Basicranial Artery Injury Classification, CFI Score, CCI®, dan DMSIT. Setiap instrumen memiliki kegunaan spesifik sesuai dengan jenis luka yang diklasifikasikan, mulai dari trauma akut hingga luka kronis. Kesimpulan: Instrumen klasifikasi luka memainkan peran penting dalam mendukung pengambilan keputusan klinis dan meningkatkan kualitas perawatan pasien.