Claim Missing Document
Check
Articles

Found 13 Documents
Search

Hubungan Konformitas dan Kontrol Diri dengan Perilaku Konsumtif Produk Fashion di Online Shop Mailina, Ririn Ayu; Aryani, Linda
Psikobuletin:Buletin Ilmiah Psikologi Vol 7, No 1 (2026): Psikobuletin: Buletin Ilmiah Psikologi
Publisher : Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24014/pib.v7i1.36691

Abstract

Perilaku konsumtif produk fashion di online shop merupakan tindakan individu dalam membeli produk fashion melalui online shop yang tidak didasari oleh kebutuhan melainkan hanya untuk mencapai rasa senang, bahagia atau puas yang dirasakan setelah membeli atau memiliki produk tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan konformitas dan kontrol diri dengan perilaku konsumtif produk fashion di online shop pada mahasiswa UIN Suska Riau. Subjek berjumlah 112 mahasiswa UIN Suska Riau, yang ditentukan melalui teknik purposive sampling. Pengumpulan data menggunakan skala perilaku konsumtif (α=0,879), skala konformitas (α=0,894), dan skala kontrol diri (α=0,892). Analisis data menggunakan teknik analisis regresi berganda. Hasil analisis menunjukkan nilai p=0,000 yang artinya terdapat hubungan yang signifikan antara konformitas dan kontrol diri dengan perilaku konsumtif produk fashion di online shop pada mahasiswa UIN SuskaRiau. Hasil penelitian juga menunjukkan hubungan positif (r=0,399) yang signifikan antara konformitas dengan perilaku konsumtif produk fashion di online shop pada mahasiswa UIN Suska Riau, dan hubungan negatif (r=-0,616) yang signifikan antara kontrol diri dengan perilaku konsumtif produk fashion di online shop pada mahasiswa UIN Suska Riau. Konformitas dan kontrol diri secara bersama-sama memberikan sumbangan sebesar 40,9% terhadap perilaku konsumtif. Temuan ini mengimplikasikan bahwa intervensi untuk menurunkan perilaku konsumtif pada mahasiswa perlu berfokus tidak hanya pada peningkatan kemampuan control diri, tetapi juga pada pengelolaan tekanan dan kecenderungan konformitas dalam lingkungan pergaulan mereka.
HUBUNGAN ANTARA TINGKAT STRES DAN KONTROL DIRI DENGAN PERILAKU MEROKOK PADA MAHASISWA Puan Aisyah Maharani; Linda Aryani
Persepsi: Jurnal Riset Mahasiswa Psikologi Vol. 4 No. 3 (2025): Persepsi: Jurnal Riset Mahasiswa Psikologi
Publisher : Fakultas Psikologi UIN Suska Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perilaku merokok berdampak negatif bagi kehidupan perokok itu sendiri maupun orang-orang di sekitarnya yang terpapar asap rokok. Penelitian ini bertujuan untuk menguji hubungan antara tingkat stres dan perilaku merokok pada mahasiswa di sebuah universitas negeri di kota Pekanbaru. Pengambilan sampel menggunakan teknik purposive sampling, dengan jumlah sampel sebanyak 241 mahasiswa yang berusia 18–24 tahun, berjenis kelamin laki-laki, dan merupakan perokok aktif. Responden mengisi Skala Perceived Stress Scale (PSS-10) yang dikembangkan oleh Cohen et al., The Brief Self-Control Scale (BSCS) yang dioperasionalisasikan oleh De Ridder et al., serta skala perilaku merokok yang disusun sendiri oleh peneliti berdasarkan teori Leventhal & Cleary. Analisis regresi linear berganda digunakan untuk memperkirakan hubungan antara tingkat stres dan kontrol diri dengan perilaku merokok. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kontrol diri dan tingkat stres secara simultan berpengaruh signifikan terhadap perilaku merokok. Lebih lanjut, tingkat stres dan kontrol diri secara simultan memberikan pengaruh sebesar 9,1% terhadap perilaku merokok, sementara 91,9% sisanya dipengaruhi oleh variabel lain di luar penelitian ini. Secara parsial, tingkat stres memberikan pengaruh positif yang signifikan terhadap perilaku merokok, sedangkan kontrol diri memiliki pengaruh negatif yang signifikan terhadap perilaku merokok. Implikasi dari penelitian ini diharapkan dapat memberikan wawasan tambahan mengenai bagaimana tingkat stres dan kontrol diri menjadi faktor yang dapat menjelaskan perilaku merokok pada mahasiswa
Enhanced Recovery After Surgery (ERAS)Terkait Waktu Pemulihan Pasien Pasca Operasi Elektif:Analisis Bibliometrik 2010–2025 Aryani, Linda; Arofiati, Fitri
Journal of Nursing Care Vol 9, No 2 (2026): Journal of Nursing Care
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/jnc.v9i2.69582

Abstract

Enhanced Recovery After Surgery (ERAS) is an evidence-based perioperative care approach aimed at accelerating patient recovery, reducing complications, and shortening the length of hospital stay. As ERAS implementation expands across various surgical specialties, scientific publications on the topic continue to grow. However, there is limited mapping of global research trends, key themes, and the developmental trajectory of ERAS research. This study aims to analyze the global development of research on Enhanced Recovery After Surgery (ERAS) regarding postoperative recovery using a bibliometric approach covering the period from 2016 to 2025. A bibliometric method was employed using data from the Scopus database. A total of 460 articles meeting the inclusion criteria were analyzed. Data were exported in CSV format and processed using VOSviewer software to map publication trends, scientific productivity, country distribution, and keyword relationships through co-occurrence, network, overlay, and density visualization analyses. The number of publications on ERAS showed an upward trend during the study period, rising from 26 articles in 2016 to 75 articles in 2025. The United States was the leading contributor to publications. VOSviewer analysis revealed that the “ERAS protocol” was the primary research theme, showing strongassociations with postoperative recovery, length of stay, perioperative care, enhanced recovery, and guidelines. Overlay visualization indicated a shift in research focus toward the evaluation of clinical outcomes, while density visualization identified patient satisfaction, quality of recovery, health economics, and opioidsparing strategies as themes with low research density, representing potential directions for future research. The increasing number of publications indicates that ERAS has become an important evidence-based perioperative care approach worldwide. However, the limited contribution from Indonesia and the relatively 122 Journal of Nursing Care - Volume 9 Issue 2 June 2026 low research density on patient-centered outcomes, health economics, and opioid-sparing strategies suggest substantial opportunities for future research and broader implementation of ERAS in developing countries. Research on ERAS has evolved significantly between 2016 and 2025, dominated by themes such as ERAS protocol implementation, postoperative recovery, and the reduction of hospital stay duration. Bibliometric analysis highlights research opportunities regarding patient outcomes, healthcare service efficiency, and ERAS implementation in nursing practice, particularly in developing countries like Indonesia.