Claim Missing Document
Check
Articles

Found 16 Documents
Search

APLIKASI METODE ANALYTICAL HIERARCHY PROCESS (AHP) DALAM PRIORITAS PENANGANAN JALAN KABUPATEN Astana, I Nyoman Yudha
TEKNO Vol 11, No 59 (2013): JURNAL TEKNO-SIPIL
Publisher : TEKNO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Jalan Kabupaten merupakan prasarana transportasi yang penting dalam pertumbuhan pembangunan sosial dan ekonomi. Kabupaten Bangli merupakan salah satu kabupaten yang ada di Provinsi Bali, terdiri atas 4 (empat) kecamatan dan memiliki panjang jalan kabupaten 73.823 Km dan terbagi dalam 369 ruas jalan. Dengan keterbatasan dana, sulit menentukan prioritas penanganannya. Penentuan skala prioritas dengan bantuan metode Analytical Hierarcy Process (AHP) dilakukan dengan mengkombinasikan berbagai faktor yaitu : kondisi jalan, volume lalu lintas, manfaat ekonomi, kebijakan dan aspek tata guna lahan. Penentuan urutan/skala prioritas penanganan jalan dengan metode AHP diperoleh tingkat kepentingan dengan bobot masing-masing kriteria dengan urutnya yaitu : kondisi jalan (23,9%), volume lalu lintas (22,9%), ekonomi (22,8%), tata guna lahan (15,3%) dan kebijakan (15,1%). Metode AHP disarankan untuk digunakan untuk prioritas penanganan jalan, karena beberapa aspek dan kriteria dapat dikombinasikan sehingga urutan prioritas dapat menggambarkan kebutuhan masyarakat dengan baik.Kata kunci : Jalan kabupaten, prioritas penanganan, metode AHP
PENERAPAN VALUE ENGINEERING PADA PROYEK PEMBANGUNAN RSUD SANJIWANI GIANYAR DI MASA PANDEMI COVID-19 Aditya Permana Putra; Anak Agung Gde Agung Yana; I Nyoman Yudha Astana
JURNAL SPEKTRAN Vol 9 No 1 (2021)
Publisher : Master of Civil Engineering Program Study, Faculty of Engineering, Udayana University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24843/SPEKTRAN.2021.v09.i01.p03

Abstract

Dalam pembangunan proyek konstruksi, biaya merupakan salah satu faktor penting yang menentukan keberlangsungan proyek. Pada studi kasus proyek pembangunan RSUD Sanjiwani Gianyar terdapat permasalahan bahwa terjadinya perubahan desain awal pada ruang isolasi terkait protokol COVID-19 yang menyebabkan kurangnya anggaran biaya rencana awal, sehingga perlu dilakukan penghematan biaya. Salah satu metode yang dapat digunakan untuk melakukan penghematan biaya yaitu metode Value Engineering (VE). VE adalah suatu metode pendekatan yang kreatif dan terencana dengan tujuan untuk mengefisienkan biaya-biaya yang tidak diperlukan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis item-item pekerjaan yang berpotensi dihemat, menganalisis alternatif terbaik pengganti desain awal, dan menghitung besar penghematan biaya setelah dilakukan penerapan VE tersebut. Pada penelitian ini digunakan metode penelitian deskriptif kuantitatif. Analisis VE dilakukan dalam enam tahapan yaitu: tahap informasi, tahap analisis fungsi, tahap kreatif, tahap evaluasi, tahap pengembangan, dan tahap presentasi. Hasil analisis VE menunjukkan bahwa penghematan dapat dilakukan pada pekerjaan struktur beton dengan mengganti balok dan pelat konvensional menjadi balok precast dan pelat metal deck yang menghasilkan penghematan sebesar Rp1.046.477.531,18 atau 4,47%, pada pekerjaan penutup lantai digunakan alternatif lantai keramik sebagai pengganti lantai granite tile didapat penghematan sebesar Rp1.058.532.387,51 atau 34,64%, dan pada pekerjaan kusen, pintu, jendela digunakan alternatif daun pintu aluminium sebagai pengganti daun pintu plywood lapis HPL yang menghasilkan penghematan sebesar Rp117.598.489,53 atau 4,41%. Total penghematan biaya setelah dilakukan analisis VE adalah sebesar Rp2.043.035.163,40 atau 1,50% dari anggaran biaya awal.
PERANAN KOMPETENSI SUMBER DAYA MANUSIA, INFRASTRUKTUR DAN PENGAWASAN DALAM IMPLEMENTASI SISTEM e-PROCUREMENT DI KOTA KUPANG Anak Agung Gde Agung Yana; I Nyoman Yudha Astana; Margaretha Yuneta
JURNAL SPEKTRAN Vol 10 No 1 (2022)
Publisher : Master of Civil Engineering Program Study, Faculty of Engineering, Udayana University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24843/SPEKTRAN.2022.v10.i01.p01

Abstract

E-Procurement merupakan proses pelaksanaan pengadaan barang atau jasa yang pemanfaatannya menggunakan teknologi informasi dan komunikasi. Implementasi berawal dengan Perpres Nomor 54 Tahun 2010. 80 persen tingkat kasus korupsi kolusi dan nepotisme berasal pengadaan barang dan jasa sehingga implementasi atau pengaplikasian e-Procurement di Kota Kupang digambarkan dengan tidak efisien dan transparan. Pola pikir, etika pegawai dan aktivitas pegawai untuk melakukan kejahatan yang tidak terdeteksi oleh sistem, adanya beberapa pihak yang mampu membobol sistem dan beberapa kasus pengawasan yang hanya dilakukan secara internal. Kasus-kasus ini yang menjadikan faktor kompetensi sumber daya manusia, infrastruktur dan pengawasan resisten dalam implementasi e-Procurement di Kota Kupang. Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan bukti empiris pengaruh faktor kompetensi sumber daya manusia, infrastruktur dan pengawasan dalam implementasi sistem e-Procurement dan memberikan rekomendasi strategi dalam meningkatkan implementasi sistem e-Procurement di Kota Kupang. Jenis penelitian adalah penelitian mix methods. Penentuan sampel yaitu metode nonprobability sampling, dengan cara pengambilan sampel yang digunakan adalah sampling jenuh. Sampel penelitian adalah pegawai Bagian Pengadaan Barang dan Jasa Setda Kota Kupang dengan jumlah 33 responden. Metode survei melalui pengisian kuesioner dan wawancara merupakan teknik pengumpulan data yang digunakan. Alat analisis yang digunakan adalah Smart Partial Least Square 3.2. Hasil dalam penelitian menunjukkan bahwa faktor kompetensi sumber daya manusia, infrastruktur dan pengawasan berpengaruh terhadap implementasi sistem e-Procurement Kota Kupang. Dengan meningkatkan kompetensi sumber daya manusia, infrastruktur dan pengawasan akan meningkatkan kesuksesan implementasi sistem e-Procurement. Setelah membuktikan pengaruh secara empiris maka diberikan rekomendasi strategi dengan merangkum dari hasil wawancara dan brainstorming. Beberapa rekomendasi strategi dalam meningkatkan implementasi sistem e-Procurement yakni penyelenggaraan pendidikan dan pelatihan, server bantuan melalui Dinas Kominfo, memperbaiki jaringan data atau internet dan sosialisasi untuk mengajak masyarakat memonitoring, meningkatkan transparansi dalam evaluasi dengan memberi saran untuk menambah menu evaluasi pada website Lembaga Pengadaan Secara Elektronik, melaksanakan e-audit dan juga membuat regulasi atau peraturan tentang pelaksanaan e-audit untuk proses pengadaan barang/jasa. Utilization of information and communication technology to carry out the procurement of goods/services is called e-Procurement. Implementation began with the Presidential Regulation Number 54 of 2010. 80 percent of the level of corruption, collusion and nepotism stemming from the procurement of goods and services, so that the implementation of e-Procurement in Kupang City is categorized as inefficient and transparent. The mindset, employees and activities of employees to commit crimes that are not detected by the system, there are several parties who are able to break into the system and there are several cases of supervision that are only carried out internally. These cases are the factors of human resource competence, infrastructure and resistance monitoring in the implementation of e-Procurement in Kupang City. This study aims to obtain empirical evidence of the influence of competency factors of human resources, infrastructure and supervision in the implementation of the e-Procurement system and provide strategic recommendations in improving the implementation of the e-Procurement system in Kupang City. This type of research is a mixed methods research. sample determination is non-probability sampling method, with the sampling method used is saturated sampling. The research sample is the employees of the Procurement Section of the Regional Secretariat of Kupang City with a total of 33 respondents. The survey method through filling out questionnaires and interviews is a data collection technique used. The data analysis technique used is Smart Partial Least Square 3.2. The results in this study indicate that the competence of human resources, infrastructure and supervision has an effect on the implementation of the e-Procurement system in Kupang City. By improving the competence of human resources, infrastructure and supervision will increase the success of the implementation of the e-Procurement system. After determining the effect empirically, a strategy recommendation is given by summarizing the results of interviews and brainstorming. Some strategic recommendations in improving the implementation of the e-Procurement system are the provision of education and training, improving the internet network and server assistance through the Information and Communications Service, outreach to invite the public to monitor, improve evaluation in evaluation by providing suggestions for adding an evaluation menu to the Procurement Institution's website. In general, Electronic, carrying out e-audits and also making regulations or regulations regarding the implementation of e-audits for the process of procuring goods/services.
ANALISIS KEPUASAN MASYARAKAT TERHADAP PELAYANAN IMB MELALUI APLIKASI SIMBG DI KOTA DENPASAR I Putu Rizky Adhi Darma; I Nyoman Yudha Astana; A.A Diah Parami Dewi
JURNAL SPEKTRAN Vol 10 No 1 (2022)
Publisher : Master of Civil Engineering Program Study, Faculty of Engineering, Udayana University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24843/SPEKTRAN.2022.v10.i01.p06

Abstract

Izin Mendirikan Bangunan (IMB) adalah salah satu prosedur perijinan yang harus dipenuhi dalam suatu kegiatan penataan sekaligus pengendalian ruang. Direktorat Bina Penataan Bangunan Ditjen Cipta Karya Kementerian PUPR telah mengembangkan Sistem Informasi Manajemen Bangunan Gedung (SIMBG). Dalam pelaksanaannya di lapangan masih ditemukan permasalahan. Kepuasan masyarakat terhadap Sistem SIMBG dapat diukur dari yang terdiri dari dimensi kualitas sistem, kualitas informasi, kualitas pelayanan dan kebermanfaatan masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara kualitas sistem, kualitas informasi, kualitas pelayanan dan kebermanfaatan masyarakat (perceived usefulness) terhadap kepuasan pemohon. Indikator terlemah dari setiap dimensi tersebut mengindikasikan perlunya perbaikan untuk meningkatkan implementasi sistem SIMBG. Penelitian ini adalah penelitian dengan pendekatan kuantitatif, yakni penelitian yang menggunakan data terukur, dan menghasilkan simpulan yang dapat digeneralisasi. Penelitian ini dilakukan dengan metode survey menggunakan kuesioner yang disebarkan ke pemohon IMB. Pengolahan dan analisis data menggunakan metode SEM (Struktural Equation Modeling) dengan bantuan software aplikasi SmartPLS. Hasil penelitian ini adalah Kualitas sistem, kualitas informasi dan kualitas pelayanan berpengaruh positif dan signifikan terhadap kepuasan pemohon dengan nilai t statistik > nilai t tabel (1,96) dan kebermanfaatan masyarakat mampu memediasi hubungan antara kualitas sistem, kualitas informasi dan kualitas pelayanan dengan kepuasan pemohon. The Building Permit (IMB) is one of the licensing procedures that must be met in an activity as well as spatial control. The Directorate of Building Arrangements, Directorate General of Human Settlements, Ministry of PUPR has developed a Building Management Information System (SIMBG). In its implementation in the field, the problems were still found. Community satisfaction with the SIMBG system can be measured from the dimensions of system quality, information quality, service quality and perceived usefulness. The purpose of this study is to determine the relationship between system quality, information quality, service quality and perceived usefulness to applicant satisfaction. The weakest indicator of each of these dimensions indicates the need for improvement to improve the implementation of the SIMBG system. This research was a research with a quantitative approach, namely research that uses measured data, and produces conclusions that can be generalized. This research was carried out using a survey method using a questionnaire distributed to IMB applicants. Data processing and analysis used the SEM (Structural Equation Modeling) method with the help of SmartPLS application software. The results of this study were system quality, information quality and service quality have a positive and significant effect on applicant satisfaction with a statistical t value > t table value (1.96) and perceived usefulness were able to mediate the relationship between system quality, information quality and quality. service to the satisfaction of the applicant.
STRATEGI PENINGKATAN KINERJA PENGELOLAAN PROYEK KONSTRUKSI PADA DINAS PEKERJAAN UMUM DAN PENATAAN RUANG KABUPATEN KARANGASEM I Nyoman Yudha Astana; Gusti Ayu Putu Candra Dharmayanti; Ni Ketut Sumarni
JURNAL SPEKTRAN Vol 8 No 2 (2020): VOL. 8 NO. 2, JULI 2020
Publisher : Master of Civil Engineering Program Study, Faculty of Engineering, Udayana University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK Hasil monitoring dan evaluasi proyek infrastruktur Dinas Pekerjaan Umum dan Penatan Ruang Kabupaten Karangasem dengan dana pusat yang terikat aturan dan waktu tidak dapat mencapai progres sesuai ketentuan sehingga syarat untuk dapat dibayarkan tidak dapat dilaksanakan dan menjadi beban hutang pemerintah daerah. Perlu dilakukan evaluasi terhadap kinerja pengelolaan proyek untuk mengetahui penyebab permasalahan tersebut mulai dari tahap perencanaan, pelaksanaan dan pemeliharaan konstruksi. Penelitian ini bertujuan untuk meminimalkan keterlambatan, menjaga mutu proyek konstruksi dan merumuskan strategi untuk meningkatkan kinerja pengelolaan proyek konstruksi pada Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kabupaten Karangasem. Metode pengumpulan data mencakup metode survey, wawancara dan FGD dengan pengumpulan data tahap pertama diperoleh melalui kuesioner indikator kinerja pengelolaan dengan sampel data diambil secara purposive sampling mencakup para PPK, PPTK, Pengawas lapangan, konsultan perencana dan pengawas. Perumusan strategi dilakukan melalui Focus Group Discussion dan in-depth interview untuk menunjang analisis SWOT. Hasil analisis menunjukkan bahwa kendala yang mempengaruhi kinerja pengelolaan proyek meliputi perubahan aturan, terbatasnya kemampuan tim teknis dalam pengendalian proyek, kurangnya koordinasi dan pemahaman terhadap aturan pelaksanaan yang terikat aturan dan waktu serta terbatasnya jumlah SDM teknis dengan kualifikasi memadai untuk pengelolaan proyek. Hasil analisis SWOT diperoleh pencapaian peningkatan kinerja berada pada Kuadran I yang artinya organisasi memiliki situasi yang sangat menguntungkan dengan potensi kekuatan pengelolaan dan memanfaatkan peluang untuk mendukung pencapaian kinerja yang lebih baik. Berdasarkan matrik SWOT diperoleh strategi berdasarkan peta kekuatan yaitu organisasi memfasilitasi pengoperasian sistem informasi data monitoring ke-PU-an sebagai alat pengendali dan mengontrol kegiatan pengelolaan dari proses perencanaan, pengadaan dan pelaksanaan.
ANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG BERPENGARUH TERHADAP PEMASARAN RANGKA ATAP BAJA RINGAN DI DENPASAR I Nyoman Yudha Astana; A. A. Gde Agung Yana; Nyoman Edi Dharma Dipta Setiawan
JURNAL SPEKTRAN Vol 7 No 2 (2019): Vol. 7 No. 2, JULI 2019
Publisher : Master of Civil Engineering Program Study, Faculty of Engineering, Udayana University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (385.647 KB)

Abstract

ANALYSIS OF FACTORS THAT INFLUENCE THE MARKETING OF LIGHT STEEL ROOF TRUSS IN DENPASARABSTRACTAs the need for residence in Denpasar continues to increase, the demand for building materials, especially lightweight steel roof truss also increases. This leads to a tight competition among lightweight steel sellers. This study aimed at investigating factors that influence lightweight steel roof truss marketing in Denpasar and strategies that can be done by business people in facing such competition. This research used Factor Analysis and SWOT Analysis as a research approach. Questionnaires and interviews are used to assist the method of data colection. In Factor Analysis, selected respondents were the parties who understood the marketing strategy of lightweight steel roof truss in Denpasar. The SWOT Analysis was done on Company X, which sold lightweight steel roof truss in Denpasar. The respondents of the SWOT Analysis were two persons from internal company. Based on the results of Factor Analysis, three main factors was formed, namely product popularity, service quality and product attractiveness. Meanwhile, through SWOT Analysis, it was found that the company position is in quadrant I, so it supported the SO (Strength-Opportunity) strategy. This strategy maximized strength and utilized opportunities. It involved building new branches, increasing the quantity and variety of products, maintaining service and product quality, providing products that always follow the development of consumer tastes, efficiency of the company's operational costs, increasing the quantity of purchases of products to be traded and buying goods directly from the producers.
EFEKTIVITAS LAYANAN JALAN TOL BALI MANDARA DALAM MEMENUHI KEPUASAN PENGGUNA Anak Agung Gde Agung Yana; I Nyoman Yudha Astana; Bernardo Sandrini Salasa
JURNAL SPEKTRAN Vol 6 No 2 (2018): Vol. 6, No. 2, Juli 2018
Publisher : Master of Civil Engineering Program Study, Faculty of Engineering, Udayana University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (278.546 KB)

Abstract

ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mengukur efektivitas layanan Jalan Tol Bali Mandara dalam memenuhi kepuasan pengguna. Terdapat 19 atribut layanan Jalan Tol Bali Mandara yang diukur untuk melihat tingkat kepuasan pengguna. Kesembilan belas atribut tersebut mewakili lima dimensi servqual yakni tangible, reliability, responsiveness, assurance, dan emphaty. Ada dua metode yang digunakan untuk mengukur tingkat kepuasan pengguna yakni Indeks Kepuasan Pengguna (CSI) dan Important Perfomance Analysis (IPA). Berdasarkan hasil analisa CSI diperoleh nilai sebesar 34,29% untuk kendaraan golongan VI serta 32,46% untuk kendaraan golongan I,II,III,IV dan V. Nilai CSI untuk semua golongan kendaraan tersebut lebih kecil dari 50%. Hal ini menunjukan tingkat kepuasan responden terhadap layanan Jalan Tol Bali Mandara secara menyeluruh masih rendah. Hasil yang diperoleh dari diagram IPA menunjukkan layanan Jalan Tol Bali Mandara belum efektif dalam memenuhi kepuasan penggunanya. Hal ini ditunjukkan dengan tingginya sebaran frekuensi (jumlah) atribut yang terletak pada kuadran I. Adapun atribut – atribut tersebut mencakup kondisi lampu penerangan jalan tol, kualitas permukaan jalan tol, geometri (tikungan, tanjakan dan turunan) jalan tol, kelengkapan fasilitas jalan tol untuk keselamatan, jumlah gardu tol, arus lalu lintas yang lancar saat masuk dan keluar jalan tol (sepanjang jalan tol), kecepatan respon atas penggilan darurat dan layanan derek resmi selalu dapat diandalkan.
ANALISIS OPTIMASI SEBAGAI LANGKAH AWAL DALAM INVESTASI PENYEWAAN ALAT BERAT Anak Agung Gde Agung Yana; Nyoman Yudha Astana; Made Adhi Kusuma Wijaya
JURNAL SPEKTRAN Vol 8 No 2 (2020): VOL. 8 NO. 2, JULI 2020
Publisher : Master of Civil Engineering Program Study, Faculty of Engineering, Udayana University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK Perkembangan kegiatan pariwisata mengakibatkan berkembangnya pembangunan konstruksi untuk mendukung kegiatan tersebut. Pembangunan tersebut memunculkan sejumlah permintaan bagi industri pendukungnya, seperti permintaan pemakaian alat berat untuk proyek konstruksi. Akuisisi peralatan konstruksi yang memerlukan biaya cukup besar, menjadi kendala bagi kontraktor. Sehingga kontraktor memilih menyewa peralatan konstruksi sebagai cara akuisisi yang paling efisien. Banyaknya jenis dan tipe peralatan konstruksi dan modal terbatas, menimbulkan masalah tersendiri bagi perusahaan penyewaan alat berat. Pada penelitian ini dilakukan pengumpulan data-data pada PT. Riadimix untuk mendapatkan data penyewaan dan biaya operasional alat berat. Berdasarkan data tersebut dilakukan analisis optimasi dengan metode persamaan linier, dan selanjutnya dilakukan analisis finansial pada komposisi alat yang paling optimal. Hasil penelitian ini menunjukan jenis alat dan komposisi yang paling menguntungkan untuk diinvestasikan adalah dua unit excavator PC 200, satu unit mobile crane 30 ton, dua unit dumptruck 9 m3 dan satu unit safe loader. Analisa teknis dilihat dari perijinan, lokasi penyimpanan, ketersediaan bahan bakar dan suku cadang, menunjukkan investasi penyewaan alat berat ini layak untuk dilaksanakan. Analisa pasar melihat besarnya kebutuhan alat berat yang terus meningkat dengan jumlah pasokan alat berat yang terbatas maka dipandang perlu untuk menyediakan usaha penyewaan alat berat ini. Analisa kelayakan finansial dengan komposisi jumlah alat tersebut di atas, layak untuk dilaksanakan apabila pendapatan tetap dan operasional tetap seperti yang diasumsikan. Analisa sensitivifitas finansial dengan komposisi jumlah alat tersebut diatas, tetap layak untuk dilaksanakan walaupun terjadi peningkatan biaya operasional sebesar 15% dengan pendapatan tetap sesuai asumsi. Begitupula ketika terjadi penurunan pendapatan sebesar 5% sedangkan biaya operasional tetap dan ketika terjadi penurunan pendapatan sebesar 5% serta peningkatan biaya operasional sebesar 15% secara bersamaan.
ANALISIS KEBERHASILAN PENGEMBANGAN PROYEK PROPERTI KOMERSIAL BANGUNAN CAMPURAN I Nyoman Yudha Astana; G. A.P. Candra Dharmayanti; Vava Bensa Delaranto
JURNAL SPEKTRAN Vol 7 No 1 (2019): Vol. 7, No.1, Januari 2019
Publisher : Master of Civil Engineering Program Study, Faculty of Engineering, Udayana University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (439.769 KB)

Abstract

ANALYSIS OF SUCCESSFUL PROJECT DEVELOPMENT OF MIXED-USE COMMERCIAL PROPERTY ABSTRACT Property industry in Indonesia has contributed 9.4% againts national Brutto Domestic Product during 2016, and property industry growth in 2017 is predicted raise up to 15% from previous year with total capitalization in amount of 318 trillion rupiahs. Property companies have often run their property project without proper strategy and planning, and this circumstance causes property project failure in achieving the initial goal. That occured situation will have serious implication concerning to company reputation, budget, project neighbour, urban planning, possibility of criminal around project site, and tax revenue target. The objective of this research is to identify factors that affecting the succesful project development of mixed-use commercial property, and how the affects are. Respondents are the experts who worked at public listed property companies that registered in Indonesia Stock Exchange, for Property and Real Estate sub-sector, at period of 2016 – 2018. This research have two stages, first to reduce initial confirmatory indicators based on previous references by using Factor Analysis model, and second to analize whether reduced indicators could affect the successful project development of mixed-use commercial property by using Partial Least Square model. The result of analysis shows that the affecting factors are: X1 (Product Diversity and Permits), X2 (Feasibility Study), X3 (Funding and Construction Supervise), X4 (Product Quality and Operational Management), X5 (Design), X6 (Ease of Execution), X7 (Marketing Strategy) and X8 (Location and Building Maintenance). Correlation amongst variable shown by equation model Y = 0.167 X1 + 0.219 X2 + 0.196 X3 + 0.155 X6 + 0.226 X7 + 0.204 X8. However the factors that have positive and significant effect are: X7 (significant value 3.501), X8 (significant value 2.912), X6 (significant value 2.430), X2 (significant value 2.427), X3 (significant value 2.282) and X1 (significant value 2.083).
Knowledge Sharing In Perspective Of Tri Kaya Parisudha And Its Effect On Value Engineering Construction Projects Made Novia Indriani; I Nyoman Arya Thanaya; Nyoman Yudha Astana; A.A.Gde Agung Yana
International Journal of Engineering and Emerging Technology Vol 5 No 1 (2020): January - June
Publisher : Doctorate Program of Engineering Science, Faculty of Engineering, Udayana University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24843/IJEET.2020.v05.i01.p12

Abstract

Abstract Knowledge is the implementation of information and is convinced can be used for decision making. In this 21st century the success of an organization depends very much on the knowledge they have and how to utilize existing knowledge. The objectives of the research are to know and understand the effect of tacit knowledge and explicit knowledge in the Tri kaya Parisudha perspective on the value engineering of construction projects and to know and understand the influence of explicit knowledge mediating the relationship of tacit knowledge to the value engineering of construction projects. Quantitative analysis used is multivariate analysis using structural equation modeling or SEM with a variance-based or component-based approach called PLS (Partial Least Square). Tacit knowlege in manacika perspective significantly influences explicit knowledge in wacika and kayika perspectives, as well as tacit knowlege and explicit knowledge in manacika, wacika and kayika perspectives significantly influence construction project value engineering. Whereas explicit knowledge partially mediates between tacit knowledge to value engineering on construction project. Index Terms— Knowledge sharing, Tri Kaya Parisudha, Value engineering, Construction projects.