Claim Missing Document
Check
Articles

Found 8 Documents
Search

KEARIFAN LOKAL DALAM REKONSTRUKSI PERUMAHAN PASCA BENCANA GEMPA DAN TSUNAMI INDRAMANIK, IDA BAGUS GEDE; SUDARSANA, DEWA KETUT; ASTANA, I NYOMAN YUDHA; YANA, A.A.GEDE AGUNG
GANEC SWARA Vol 18, No 2 (2024): Juni 2024
Publisher : Universitas Mahasaraswati K. Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35327/gara.v18i2.871

Abstract

Natural disasters, such as earthquakes and tsunamis, leave a detrimental impact on people, disrupt lives and cause extensive damage. The results of post-disaster reconstruction must be better than before so that they are more resilient in facing future disasters. However, this is not easy, especially reconstruction in the housing sector due to the lack of attention to the local wisdom of the disaster victims. This study aims to identify elements of local wisdom that contribute to the success of housing reconstruction efforts after the earthquake and tsunami. This research is a literature review where the literature is collected from previous studies originating from reputable international journals which are then sorted until finally 35 articles are reviewed which are further studied. From various previous studies, it can be concluded that the types of local wisdom that need to be considered in housing reconstruction after the earthquake and tsunami disaster can be seen from the dimensions of technology and systems, religious rituals/activities, local knowledge, education and community participation. Local wisdom that must be considered is knowledge about nature and the local environment, local community customs, culture, geographical and climatic conditions, available local construction materials, traditional ways of building houses, and community participation in the reconstruction of the housing.
PENDEKATAN SYSTEMATIC LITERATURE REVIEW DALAM ANALISIS KETERSEDIAAN DAN KEBUTUHAN AIR IRIGASI Ardana, Putu Doddy Heka; Kembarajaya, I Ketut; Pamungkas, Tri Hayatining; Kariyana, I Made; Wiradnyana, I Gede Oka; Indramanik, Ida Bagus Gede
Jurnal Teknik Gradien Vol 16 No 02 (2024): JURNAL TEKNIK GRADIEN
Publisher : Fakultas Sains dan Teknologi Universitas Ngurah Rai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47329/teknik_gradien.v16i02.1301

Abstract

Pengaturan air irigasi tidak dapat dilakukan sembarangan, air irigasi harus diberikan sesuai dengan kebutuhan serta mempertimbangkan potensi air yang ada. Perlu dilakukan analisa ketersediaan dan kebutuhan air irigasi untuk mengetahui apakah kebutuhan air irigasi mampu tercukupi berdasarkan potensi air yang tersedia. Penelitian ini bertujuan untuk menggali informasi secara komprehensif sebagai bentuk identifikasi dan interpretasi dari penelitian terkait analisis ketersediaan dan kebutuhan air irigasi. Penelitian ini menggunakan metode Systematic Literature Review, yaitu dengan mengumpulkan, mengidentifikasi, dan menilai penelitian-penelitian terkait untuk memberikan interpretasi lengkap dari hasil penelitian. Hasil dari studi literatur didapatkan kesimpulan bahwa pemenuhan dan pengaturan air irigasi mencakup aspek ketersediaan dan kebutuhan air irigasi, dimana aspek tersebut dipengaruhi oleh sejumlah faktor dan parameter, diantaranya adalah debit sungai, curah hujan, evapotranspirasi, perkolasi dan pola tata tanam. Analisis ketersediaan dan kebutuhan irigasi dapat dilakukan dengan beberapa metode, tergantung pada lokasi penelitian dan data yang tersedia. Perhitungan neraca air penting dilakukan untuk merencanakan irigasi yang baik, terutama dalam pemberian dan pembagian air serta pemilihan pola tata tanam.
ANALISIS PERBANDINGAN BIAYA PEKERJAAN BEKISTING TRADISIONAL DENGAN BEKISTING SEMI SISTEM PADA PROYEK VILLA AQUAMARINE CANGGU Wiradnyana, I Gede Oka; Astrawan, I Komang Alit; Setiawan, I Gede Nik; Pamungkas, Tri Hayatining; Indramanik, Ida Bagus Gede; Partama, I Gusti Ngurah Eka; sumarda, gede
Jurnal Teknik Gradien Vol 17 No 01 (2025): JURNAL TEKNIK GRADIEN
Publisher : Fakultas Sains dan Teknologi Universitas Ngurah Rai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47329/teknik_gradien.v17i01.1404

Abstract

Struktur bangunan gedung dewasa ini lebih didominasi oleh beton berupa beton bertulang. Untuk membentuk beton sesuai dengan yang diinginkan diperlukan cetakan beton. Cetakan beton itulah yang kemudian dikenal sebagai bekisting. Seiring berjalannya waktu, harga material bangunan semakin naik. Pihak perencana harus dapat mencari alternatif lain dalam pelaksanaan konstruksi agar proyek tetap berjalan sesuai dengan efisien dari segi biaya tanpa mengurangi mutu dalam pelaksanaanya. Pada beberapa elemen bangunan villa ada yang memiliki biaya besar salah satunya yaitu pada bekisting tradisional. Bekisting Semi Sistem sebagai salah satu alternatif pengganti dari bekisting kayu dapat memungkinkan mengurangi terjadinya waste material karena dapat digunakan berulang kali sesuai kebutuhan dan dapat dijadikan investasi bagi penyedia jasa konstruksi untuk dapat digunakan pada proyek selanjutnya. Metode Deskriptif Komparatif digunakan dalam penelitian ini untuk menganalisis metode pelaksanaan pekerjaan struktur dengan bekisting tradisional dengan semi sistem terhadap biaya. Berdasarkan hasil analisis yang telah dilakukan, maka dapat dilihat bahwa besar biaya keseluruhan pekerjaan bekisting tradisional kolom dan balok sebesar Rp 29.481.358,00 dan besar keseluruhan biaya pekerjaan bekisting kolom dan balok semi sistem sebesar Rp 53.945.784,00. Selisih biaya dari penggunaan bekisting tradisional dan bekisting semi sistem sebesar Rp 24.464.426,00. Akan tetapi jika penggunaan berapa kali pakai menggunakan bekisting semi sistem memperlihatkan lebih ekonomis dibandingkan dengan bekisting tradisional baik untuk pekerjaan kolom maupun balok.
PRAKTIK KONSTRUKSI BERKELANJUTAN DALAM REKONSTRUKSI PERUMAHAN PASCABENCANA: PELAJARAN DARI GEMPA LOMBOK UTARA 2018 Indramanik, Ida Bagus Gede; Sudarsana, Dewa Ketut; Astana, I Nyoman Yudha; Agung Yana, Anak Agung Gde; Parthami Lestari, Ayu Putu Utari
Jurnal Rekayasa Sipil (JRS-Unand) Vol. 21 No. 1 (2025)
Publisher : Civil Engineering Departement, Andalas University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/jrs.21.1.1-15.2025

Abstract

Penelitian ini meneliti praktik konstruksi berkelanjutan dalam rekonstruksi perumahan pascabencana di Lombok Utara pasca gempa bumi 2018. Perencanaan/desain, bahan, prosedur, dan dampak lingkungan adalah empat aspek utama yang dinilai. Adanya peningkatkan keberlanjutan dan ketangguhan dalam upaya rekonstruksi, akan memberikan wawasan bagi pembuat kebijakan dan praktisi dalam strategi pemulihan pasca bencana. Penelitian ini menggunakan metodologi tiga fase: meninjau literatur tentang rekonstruksi perumahan berkelanjutan pasca bencana, melakukan survei lapangan dengan kuesioner terstruktur, dan melakukan analisis statistik deskriptif menggunakan SPSS. Penduduk daerah terdampak di Lombok Utara yang berpartisipasi sebagai responden adalah 125 orang, yang menggunakan skala Likert lima poin untuk mengukur pendapat mereka tentang praktek konstruksi berkelanjutan. Hasil penelitian meninjukkan bahwa meskipun pembangunan kembali perumahan pascabencana di Lombok Utara telah membuat langkah signifikan menuju keberlanjutan, masih banyak pekerjaan yang harus dilakukan. Keterlibatan masyarakat, pemanfaatan bahan daur ulang, pengolahan limbah, pengelolaan lokasi lingkungan, pengelolaan limbah konstruksi, dan adopsi energi terbarukan adalah area penting untuk ditingkatkan. Keberlanjutan dan ketangguhan jangka panjang akan dipastikan dengan memperkuat elemen-elemen tersebut.
Pendampingan Pembuatan Virgin Coconut Oil (VCO) melalui Teknik Fermentasi pada UD Kelapa Sari Desa Sulang Klungkung Bali Sumartana, I Made; Widnyani, Ida Ayu Putu Sri; Dewi, Cokorde Istri Dian Laksmi; Indramanik, Ida Bagus Gede
Bhakti Persada Jurnal Aplikasi IPTEKS Vol. 9 No. 1 (2023): Bhakti Persada Jurnal Aplikasi IPTEKS
Publisher : Unit Publikasi Ilmiah, P3M, Politeknik Negeri Bali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31940/bp.v9i1.26-32

Abstract

Desa Sulang merupakan salah satu desa yang ada di Kecamatan Kawan Kabupaten Klungkung. Secara tofografi Desa Sulang berstruktur perbukitan, banyak tumbuh tanaman kelapa. Secara historis buah kelapa di Desa Sulang diproses untuk membuat minyak kelapa tradisional (lengis tanusan). UD Kelapa Sari merupakan Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) yang membuat minyak kelapa tradisional (lengis tanusan). Jumlah tenaga kerja yang terlibat sebanyak 10 orang di luar pemilik. Masalah UD Kelapa Sari, belum berpengalaman membuat Virgin Coconut Oil (VCO). Agar hasil produksi UD Kelapa Sari memiliki nilai jual lebih mahal, selanjutkan dilakukan pendampingan pembuatan  VCO. Pembuatan VCO diproses menggunakan teknik fermentasi atau tanpa pemanasan menggunakan api. Metode pelaksanaan pelatihan yaitu ceramah dan edukasi. Solusi yang ditawarkan, pemilik dan tenaga kerja diberikan pelatihan teknis pembuatan VCO dari mentor yang sudah berpengalaman. Hasil dari kegiatan ini adalah mitra telah berhasil membuat VCO walaupun masih dalam jumlah terbatas. Hasil VCO ini akan memberikan peluang yang lebih baik untuk perkembangan ekonomi di Desa Sulang apabila dapat menjalin kemitraan dengan pemerintah dan instansi terkait, memperbaiki sistem pembukuan, labelisasi, dibuatkan ijin produksi dan dapat dipasarkan secara online.
Implementasi teknologi dalam pemberdayaan kelompok nelayan di Desa Sanur Kauh Indramanik, Ida Bagus Gede; Sawitri, Ni Putu Yuliana Ria
Penamas: Journal of Community Service Vol. 1 No. 2 (2021): Penamas: Journal of Community Service
Publisher : Nur Science Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (235.718 KB) | DOI: 10.53088/penamas.v1i2.232

Abstract

In the village of Sanur Kauh there is a group of fishermen who are currently still operating but have constraints from the processing of group activities carried out, so that this group of fishermen really hope for guidance from universities. Results of observations made by the PKM team from Ngurah Rai University, the fishermen group was very need help to solve the problems they are facing. Fishing group This is the “Ketapang Kembar Fisherman Group” located in Sanur Kauh. Village South Denpasar District, Denpasar City. The problems faced have caused a decrease in the income level of the fishermen coupled with the Covid-19 pandemic condition which also has an impact on decrease in people's purchasing power. These problems will be resolved later with some solutions that will be provided from Ngurah Rai University as an institution education that carries out community service activities. One solution that will given, namely the socialization of processing catches into other products that can be sold to the community and socialization of cooperation to other parties in order to improve income from fishermen.
ANALISA SISTEM MANAJEMEN KESELAMATAN DAN KESEHATAN KERJA (SMK3) PADA PROYEK RENOVASI CLUB BALI MIRAGE RESORT DI TANJUNG BENOA NUSA DUA BALI Indramanik, Ida Bagus Gede; Pagehgiri, Juniada
Jurnal Teknik Gradien Vol 8 No 1 (2016): Gradien
Publisher : Fakultas Sains dan Teknologi Universitas Ngurah Rai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Proyek konstruksi terdiri dari berbagai aktifitas yang didalamnya melibatkan banyak pihak. Hal tersebut menuntut adanya kondisi lingkungan kerja yang baik dan sehat untuk mewujudkan proyek konstruksi tersebut. Namun hal tersebut kadangkala sulit terwujud jika tidak adanya perhatian dan kesadaran dari para pihak yang terlibat. Data dari Jamsostek menunjukkan bahwa kasus kecelakaan kerja di Indonesia, walaupun fluktuatif ternyata pada periode 2011 mengalami pelonjakan hampir dua kali lipat dibandingkan data tahun 2010 yakni dari 47.919 kasus menjadi 86.000 kasus. Hal ini cerminan dari adanya kegagalan Sistem Pertahanan Keselamatan Kerja (SPKK). Pada proyek renovasi Club Bali Mirage Resort Nusa Dua penelitian difokuskan untuk mengetahui gambaran bagaimana Sistem Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja (SMK3) dilaksanakan, yang meliputi komitmen dan kebijakan perusahaan terhadap K3, perencanaan K3, pelaksanaan K3, pengukuran dan evaluasi mengenai K3, dan tinjauan ulang K3. Data dikumpulkan dengan cara kuesioner dan wawancara. Adapun sampel yang digunakan sebagai responden yaitu karyawan dan tenaga kerja, yang terdiri dari 19 orang karyawan dan 60 orang tenaga kerja. Data dianalisis menggunakan metode mode (terbanyak) atau skoring. Hasil penelitian SMK3 pada proyek renovasi Club Bali Mirage Resort Nusa Dua memperlihatkan bahwa SMK3 yang ada dilokasi proyek telah sesuai dengan Standart Operating Procedure (SOP) perusahaan, namun dalam hal penyediaan petunjuk-petunjuk K3 masih kurang disediakan oleh personil K3 serta kurang diperhatikan keberadaannya oleh karyawan. Walaupun dinyatakan telah sesuai dengan SOP yang ada, rataan hitungan skor menunjukkan nilai 64.06, yang berarti bahwa SMK3 pada proyek renovasi Club Bali Mirage Resort berdasarkan tabel klasifikasi keberhasilan Sistem Manajemen K3 adalah masih kurang baik.
Inovasi Pengembangan Usaha Virgin Coconut Oil (VCO) di Desa Sulang, Klungkung Sumartana, I Made; Widnyani, Ida Ayu Putu Sri; Dewi, Cokorde Istri Dian Laksmi; Indramanik, Ida Bagus Gede; Utama, I Gusti Bagus Rai
Bali Membangun Bali: Jurnal Bappeda Litbang Vol 5 No 1 (2024): April 2024
Publisher : Badan Riset dan Inovasi Daerah Provinsi Bali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51172/jbmb.v5i1.324

Abstract

Purpose: This study aims to determine the prospects of VCO business development in Sulang Village, Dawan District, Klungkung Regency. Research methods: Respondents and samples in this study were four traditional coconut oil craftsmen. Based on the results of the pretest and posttest, there were positive results, where craftsmen were very enthusiastic about developing VCO production. This is supported by the availability of abundant raw materials, availability of low-wage labor. Results and discussion: Although there are still shortcomings/weaknesses and challenges, the opportunities are quite large for the success of VCO production, when compared to producing traditional coconut oil. In order for the VCO production business to continue, partnerships with stakeholders, such as: Department of Trade and Industry, Department of Health, Pharmacies, Salons and SPAs, Gift Shops. And to introduce the production of VCO can utilize social media as a means to promote its production. Implication: The development of traditional oil-making businesses with fermentation techniques that produce Virgin Coconut Oil (VCO) in Sulang Village, Dawan District, Klungkung Regency has bright prospects in the future, for this reason, researchers suggest that related parties, especially those who take care of MSMEs, can provide assistance and guidance so that existing small businesses can develop even more advanced.