Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search
Journal : Wicara

Tindak Tutur Ilokusi pada Video Review Produk Kosmetik di Akun Youtube Female Daily Network (Kajian Pragmatik) Nisa, Luthfia Rizqia; Astuti, Sri Puji; Tiani, Riris
Wicara: Jurnal Sastra, Bahasa, dan Budaya Vol 2, No 2: Oktober 2023
Publisher : Program Studi Sastra Indonesia, Fakultas Ilmu Budaya, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/wjsbb.2023.17053

Abstract

Bahasa merupakan alat komunikasi yang digunakan oleh seorang penutur. Sebuah komunikasi berarti menyampaikan tuturan yang berfungsi untuk menyampaikan pesan dari penutur kepada mitra tutur. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan bentuk dan fungsi tindak tutur ilokusi pada tuturan yang terdapat dalam video review produk kosmetik di akun Youtube Female Daily Network.            Penelitian ini termasuk jenis penelitian kualitatif deskriptif. Objek kajian penelitian ini, yaitu tuturan yang mengandung tindak tutur ilokusi dalam video ulasan produk kosmetik di akun Youtube Female Daily Network. Penyediaan data pada penelitian ini menggunakan metode simak dan teknik catat. Penelitian ini dianalisis menggunakan metode padan. Teori penelitian ini menggunakan teori tindak tutur Searle. Penyajian hasil analisis data menggunakan metode informal.Hasil penelitian ini ditemukan bentuk tindak tutur ilokusi yang digunakan pada video review produk kosmetik di akun Youtube Female Daily Network berupa (1) tindak tutur ilokusi asertif dengan fungsi memberitahukan, menyatakan, dan berspekulasi, (2) tindak tutur ilokusi direktif dengan fungsi menyarankan dan menyuruh, (3) tindak tutur ilokusi ekspresif dengan fungsi memuji, mengkritik, dan mengeluh, (4) tindak tutur ilokusi komisif dengan fungsi menawarkan, (5) tindak tutur ilokusi deklaratif dengan fungsi mengesahkan.Kata kunci: pragmatik, tindak tutur ilokusi, produk kosmetik.
Analisis Tindak Tutur Ilokusi dalam Video Podcast Cerita Bibu pada Kanal Youtube Obrolan Babibu Kristianingsih, Arum Eka; Astuti, Sri Puji; Tiani, Riris
Wicara: Jurnal Sastra, Bahasa, dan Budaya Vol 2, No 1: April 2023
Publisher : Program Studi Sastra Indonesia, Fakultas Ilmu Budaya, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/wjsbb.2023.17668

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan jenis dan fungsi tindak tutur ilokusi yang terdapat dalam podcast Cerita Bibu. Penelitian ini termasuk jenis penelitian kualitatif. Kajian yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan teori tindak tutur ilokusi Leech. Sumber data yang digunakan dalam penelitian yaitu dua video podcast Cerita Bibu berjudul Kepala 3 Belum Nikah? Ngga Masalah dan Single Mom Double Strong. Metode pengumpulan data menggunakan metode simak dan catat. Metode analisis data menggunakan metode padan dengan teknik pilah unsur penentu. Hasil analisis tindak tutur ilokusi dalam video podcast Cerita Bibu yaitu (1) ditemukan empat jenis tindak tutur ilokusi, yaitu tindak tutur asertif, tindak tutur direktif, dan tindak tutur ekspresif, dan tindak tutur komisif; (2) tindak tutur asertif yang ditemukan yaitu tindak tutur “menyatakan”, “mengemukakan pendapat”, dan “menyarankan”; (3) tindak tutur direktif yang ditemukan yaitu tindak tutur direktif “memerintah” dan “memberi nasihat”; (4) tindak tutur ekspresif yang ditemukan yaitu tindak tutur “memuji”, “berterima kasih”, dan “meminta maaf”; (5) tindak tutur komisif yang ditemukan yaitu tindak tutur komisif “menawarkan”.
Campur Kode pada Iklan di Media Sosial Instagram @mariseruput Sapna, Hassya Ancelia; Astuti, Sri Puji
Wicara: Jurnal Sastra, Bahasa, dan Budaya Vol 4, No 1: April 2025
Publisher : Program Studi Sastra Indonesia, Fakultas Ilmu Budaya, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/wjsbb.2025.25101

Abstract

AbstractLanguage is one of arbitrary vowel symbol used in communication. In the use of language, there is often mixing between mother tongue and other languages or insertion of languages or code mixing. Code mixing can be found in various speech events, even in advertisements. Language can affect human behavior, advertisements use language to influence potential customers. As technology develops, now advertisements can also be found on social media Instagram. The purpose of this study is to explain the code mixing that exists on the social media Instagram @mariseruput. This type of research is qualitative research. The theory used is sociolinguistic theory. The method used is the documentation method with note-taking technique. The results of the research show that the form of code mixing is the insertion of words, baster, and phrases. Factors that cause code mixing to occur are the result of informal situations between speakers and speech partners, the speaker's inability to find equivalent words in the language being used, and there being no exact equivalent words in the language being used.Keywords: language, advertisement, code mixAbstrakBahasa adalah satu simbol vokal arbitrer yang digunakan dalam komunikasi. Dalam penggunaan bahasa, sering terjadi percampuran antara bahasa ibu dengan bahasa lain atau penyisipan bahasa atau campur kode. Campur kode dapat ditemui di berbagai peristiwa tutur bahkan pada iklan. Iklan menggunakan bahasa untuk mempengaruhi calon konsumennya. Seiring berkembangnya teknologi, kini iklan dapat ditemui juga pada media sosial Instagram. Tujuan penelitian ini adalah menjelaskan campur kode yang ada pada iklan di media sosial Instagram @mariseruput. Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif. Teori yang digunakan adalah teori sosiolinguistik. Metode yang digunakan adalah metode dokumentasi dengan teknik simak catat. Hasil penelitian menunjukan bentuk campur kode berupa penyisipan kata, baster, dan frasa. Faktor yang menyebabkan terjadinya campur kode tersebut adalah akibat situasi informal antara penutur dan mitra tutur, ketidakmampuan penutur mencari padanan kata dalam bahasa yang sedang digunakan, tidak ada padanan kata yang tepat dalam bahasa yang sedang digunakan.Kata kunci: bahasa, iklan, campur kode