Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search
Journal : Education Curiosity

Strategi Discovery Learning Dalam Mengajar Pemahaman Membaca Pada Tingkat SMA Suryani, Riski; Asty, Herfyna; Sesmiyanti
EduCurio: Education Curiosity Vol 1 No 2 (2023): Maret-Juni 2023
Publisher : Yayasan Pendidikan Tanggui Baimbaian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tuliskan Penulisan makalah ini dilatarbelakangi oleh kemampuan membaca teks siswa SMA N 2 Pulau Punjung yang masih rendah. Banyak siswa sering menghadapi beberapa kesulian dalam belajar Bahasa Inggris terutama dalam membaca teks. Kondisi ini disebabkan oleh beberapa hal, diantaranya seperti kurangnya pengetahuan dasar siswa tentang topik yang dibahas dan kurangnya penguasaan kosa kata mereka. Di sisi lain untuk menyelesaikan masalah penelitian ini apakah ada pengaruh strategi pembelajaran penemuan dalam membaca dan bagaimana tanggapan siswa ketika pembelajaran penemuan diterapkan dalam pengajaran pemahaman membaca. Tujuan dari penelitian ini untuk menjelaskan strategi Discovery Learning dalam mengajar pemahaman membaca. Penelitian ini difokuskan pada siswa kelas satu SMA N 2 Pulau Punjung. Peneliti mendapatkan informasi melalui 5 tahapan kegiatan yaitu stimulasi, pengumpulan data, pengolahan data dan menarik kesimpulan. Langkah-langkah pembelajaran yang dilalui sesuai dengan pendekatan saintifik yaitu mengamati, menanya, mengumpulkan informasi, dan mengkomunikasikan. Pada akhirnya, peneliti berharap para guru dapat menggunakan strategi ini sebagai alternatif pelaksanaan kegiatan pemahaman membaca pada tingkat SMA.
Persepsi Siswa Terhadap Penggunaan LKS Sebagai Alat Bantu Pada Pembelajaran Bahasa Inggris Di Kelas VIII SMP Putri, Ayu Tania; Sesmiyanti; Asty, Herfyna
EduCurio: Education Curiosity Vol 1 No 2 (2023): Maret-Juni 2023
Publisher : Yayasan Pendidikan Tanggui Baimbaian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui persepsi siswa tentang penggunaan LKS sebagai alat bantu dalam pembelajaran bahasa Inggris LKS. Metode penelitian yang digunakan adalah metode deskriptif dengan pendekatan metode campuran (kualitatif dan kuantitatif). Subyek penelitian ini adalah siswa kelas VIII SMPN 24 Padang. Prosedur pengumpulan data adalah kuesioner dan wawancara, kemudian peneliti menganalisis data dengan mengadopsi pola Matthew B. Miles dan A. Michael Huberman. Ada tiga langkah yang dilakukan yaitu reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Setelah itu, peneliti melakukan tabulasi terhadap kuesioner yang diperoleh dalam bentuk analisis deskriptif. sample yang digunakan dalam penelitian adalah cluster random sampling . Hasil penelitian ini menunjukkan beberapa kesulitan bagi siswa dalam menangkap makna dari proses pembelajaran bahasa Inggris. Hasil data angket dengan 44 responden dan wawancara dengan 4 siswa menunjukkan bahwa siswa setuju bahwa LKS adalah alat dalam pembelajaran bahasa Inggris yang dapat membantu siswa berhasil dalam proses pembelajaran dengan mengasah kemampuannya. Hasil survei angket dan wawancara tentang penggunaan lembar kerja siswa untuk belajar bahasa Inggris di SMP Negeri 24 Padang menunjukkan kategori positif.
Pertanyaan Prompting Guru Bahasa Inggris Di Dalam Proses Belajar Mengajar Putra, Andri Derian; Riza, Armilia; Asty, Herfyna
EduCurio: Education Curiosity Vol 1 No 3 (2023): Juli-Oktober 2023
Publisher : Yayasan Pendidikan Tanggui Baimbaian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk melihat tipe-tipe pertanyaan Prompting yang digunakan oleh Guru dalam proses belajar mengajar. oleh karena itu peneliti menggunakan decriptiv qualitative research untuk penelitian ini. Partisipan dalam penelitian ini adalah dua orang guru bahasa inggris SMP N 1 Padang Ganting, Batusangkar. Masing-masing guru mempunyai tugas mengajar di kelas tujuh dan delapan. Dalam mengumpulkan data, peneliti menggunakan observasi ceklis dan video recorder. Video recorder digunakan untuk merekam proses belajar mengajar didalam kelas, sedangkan, observasi ceklis digunakan untuk melihat tipe-tipe dari pertanyaan Prompting yang diberikan guru dalam proses belajar mengajar. Peneliti melakukan observasi dengan menggunakan observation (ceklist, field note dan video recorder) sebagai alat selama observasi. Setelah menganalisa data observasi, peneliti menemukan bahwa guru bahasa inggris di SMP N 1 Padang Ganting, Batusangkar menggunakan tipe pertanyaan Prompting, yaitu gestural, promting, verbal prompting, visual prompting, didalam proses belajar mengajar. Guru menggunakan ketiga dari tipe pertanyaan prompting yaitu gestural prompting,verbal prompting, dan visual prompting. Sementara itu, guru juga melakukan mixed pada saat penggunaan pertanyaan prompting. Guru akan melakukan mixed pada saat menggunakan salah satu dengan tipe promting lainnya dari pertanyaan prompting. Pada saat kegiatan proses belajar mengajar guru akan menggunakan dua dari tiga tipe pertanyaan prompting tersebut pada waktu yang bersamaan untuk membimbing dan menstimulasi pemikiran kritis siswa.
Gestur Guru Dalam Mengajar Bahasa Inggris Di Sekolah Menengah Pertama Ghafur, Hilmiatul Husna; Asty, Herfyna; Sevrika, Hevriani
EduCurio: Education Curiosity Vol 1 No 3 (2023): Juli-Oktober 2023
Publisher : Yayasan Pendidikan Tanggui Baimbaian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71456/ecu.v1i3.567

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tipe-tipe gestur guru yang digunakan oleh 2 (dua) orang guru bahasa Inggris di SMP N 1 Pariaman. Dalam menentukan partisipan, peneliti menggunakan total sampling teknik. Jadi, Peneliti menetapkan kedua orang guru tersebut menjadi partisipan dalam penelitian ini. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah observasi dan vidio rekaman. Kedua instrument tersebut digunakan untuk melihat tipe-tipe gestur guru dan bagaimana cara penggunaanya oleh guru SMP N 1 Pariaman. Hal pertama yang dilakukan oleh peneliti adalah melakukan observasi dengan menggunakan vidio rekaman, observasi ceklis sebagai alat selama observasi. Berdasarkan observasi yang telah dilakukan ditemukan bahwa guru di SMP N 1 Pariaman menggunakan gestur guru dalam proses belajar mengajar. Gestur yang digunakan guru pertama adalah gestur ikonik, gestur deiktik dan gestur beat. Sedangkan guru kedua adalah gestur ikonik, gestur metafora, dan gestur deiktik.
Time Management Behavior: Qualitative Exploration Among College Students Lubis, Dewi Rindiani; Sevrika, Hevriani; Asty, Herfyna
EduCurio: Education Curiosity Vol 3 No 1 (2024): Agustus-November 2024
Publisher : Yayasan Pendidikan Tanggui Baimbaian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Time management behavior includes a series of actions and habits that individuals do to use their time effectively. This study aims to identify how students apply time management behavior to maximize their personal learning for English language students. This study uses a qualitative methodology. This study uses a purposive sampling technique. This study uses an instrument in the form of interviews by asking questions to participants in the form of a questionnaire. The respondents in this study were 6 students majoring in English education class of 2022 at the University of PGRI West Sumatra. From direct interviews conducted by researchers, the results obtained that students use time management behavior to maximize their personal learning in order to obtain good academic results. So the researcher concluded that the application of time management behavior plays a very important role in the process of students' personal learning. The data shows that students who apply effective time management strategies tend to have better academic achievement than those who do not apply them. Good time management behavior helps students plan and organize their learning activities more systematically.