Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search
Journal : Jurnal SOLMA

Pendampingan Pelaksanaan Modul Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila Berbasis Etnomatematika Kurikulum Merdeka Bagi Peserta Didik SDN Tambakejo 1 Kabupaten Tuban Yuli Amreta, Midya; Yuwita, Pelangi Eka; Sa’diyah, Zumrotus
Jurnal SOLMA Vol. 13 No. 3 (2024)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Prof. DR. Hamka (UHAMKA Press)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22236/solma.v13i3.16444

Abstract

Background: Permasalahan yang dihadapi adalah tantangan baru dunia pendidikan dalam menghadapi kurikulum Merdeka, khususnya dalam urgensi kompetersi dimensi projek penguatan profil pelajar pancasila yang harus di ajarkan kepada peserta didik. Tujuan pelaksanaan pengabdian kepada masyarakat ini adalah untuk ini pada pendampingan pelaksanaan modul projek penguatan profil pelajar pancasila berbasis etnomatematika kurikulum merdeka bagi peserta didik SDN Tambakrejo 1 Kabupaten Tuban. Metode: Etnomatematika digunakan sebagai integrasi kurikulum, pedagogi, dan matematika. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dibagi dalam lima tahapan yaitu sosialisasi, pelatihan, penerapan teknologi, pendampingan dan evaluasi, dan keberlanjutan program. Kegiatan tersebut bekerjasama dengan pihak sekolah, paguyupan wali murid, dan peserta didik UPT SDN Tambakrejo 1 Tuban. Hasil pelaksanaan projek penguatan profil Pelajar Pancasila (P5) terdapat enam dimensi yang dirumuskan dalam kunci keberhasilan projek. Hasil: Hasil dari penguatan profil Pelajar Pancasila, 1) beriman, bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa dan berakhlak mulia dengan 75,5%, 2) berkebinekaan global dengan 77,6 %, 3) bergotong-royong dengan 77,6 %, 4) mandiri dengan 76,8 %, 5) bernalar kritis dengan 77,2 %, dan 6) kreatif dengan 72,7 %. Keenam dimensi tersebuut sebagai satu kesatuan agar setiap peserta didik dapat menjadi pelajar sepanjang hayat yang kompeten, berkarakter, dan berperilaku sesuai nilai-nilai Pancasila. Kesimpulan: Penggunaan kearifan lokal sebagai integrasi modul projek penguatan profil pelajar pancasila membuat peserta didik terlatih dan mampu menggali konsep pengetahuan yang ada di lingkungan budaya mereka.
Pelatihan Inovasi Surat Berbasis Barcode Untuk Meningkatkan Administrasi Pelayanan di Desa Kujung Kecamatan Widang Kabupaten Tuban Ningrum, Ifa Khoiria; Mahmudah, Nur; Yuwita, Pelangi Eka
Jurnal SOLMA Vol. 14 No. 1 (2025)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Prof. DR. Hamka (UHAMKA Press)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22236/solma.v14i1.17590

Abstract

Latar Belakang: Administrasi Desa adalah bagian penting dalam tata kelola pemerintahan yang efisien dalam pembangunan Desa. Desa Kujung masih menggunakan sistem administrasi konvensional dalam pengelolaan surat-menyurat, yang sering kali menimbulkan keterlambatan, kesalahan pencatatan, dan ketidakefektifan dalam pelayanan. Untuk mengatasi permasalahan ini, diperlukan inovasi dalam administrasi desa melalui penerapan teknologi berbasis barcode pada dokumen surat-menyurat. Sistem ini memungkinkan verifikasi dokumen yang lebih cepat, mengurangi risiko pemalsuan, serta mempermudah pencarian arsip digital. Oleh karena itu, kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk memberikan pelatihan kepada aparatur desa mengenai pembuatan dan penerapan barcode dalam surat-menyurat guna meningkatkan efisiensi pelayanan administrasi Desa Kujung Kecamatan Widang Kabupaten Tuban. Metode: Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dilaksanakan di Balai Desa dan dihadiri oleh 15 perangkat desa, 4 anggota Badan Permusyawaratan Desa (BPD), dan 6 anggota Lembaga Pemberdayaan Masyarakat Desa (LPMD) pada tanggal 25 September 2024. Kegiatan ini meliputi sosialisasi dan pelatihan terkait penggunaan surat berbasis barcode dalam meninkatkan validasi surat masuk dan keluar. Hasil: Hasil dari kegiatan ini menunjukkan bahwa peserta memahami pengelolaan dokumen persuratan secara efektif dengan menggunakan Google Drive yang berisi dokumen-dokumen seperti template surat dan tanda tangan pengesahan berupa barcode. Tingkat pemahaman peserta meningkat menjadi 70%, dari sebelumnya 51,63%. Hal ini menunjukkan antusiasme peserta dalam mengimplementasikan aplikasi persuratan ini, yang dimulai dengan input dan pembaruan data pada aplikasi digital persuratan melalui Google Drive dan website. Kesimpulan: Kegiatan ini memberikan dampak positif terkait dengan implementasi penggunaan aplikasi dokumen surat berbasis digital melalui barcode dalam meningkatkan efisiensi dan pelayanan administrasi di Desa Kujung.
Pelatihan dan Pendampingan Pembelajaran Diferensiasi 1 untuk Meningkatkan Keterampilan Guru di Desa Kujung dalam Implementasi Kurikulum Merdeka Yuwita, Pelangi Eka; Mahmudah, Nur; Ningrum, Ifa Khoiria
Jurnal SOLMA Vol. 14 No. 1 (2025)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Prof. DR. Hamka (UHAMKA Press)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22236/solma.v14i1.17878

Abstract

Background: Merdeka Belajar adalah transformasi pendidikan yang berfokus pada kesejahteraan siswa melalui pembelajaran berdiferensiasi sesuai kebutuhan masing-masing. Kegiatan ini bertujuan meningkatkan keterampilan guru SD dan MI di Desa Kujung dalam menerapkan metode tersebut. Metode: Pelatihan dilaksanakan melalui lima tahap: sosialisasi, pelatihan, penerapan teknologi, pendampingan, dan evaluasi serta keberlanjutan program. Kegiatan yang dilaksanakan pada 5 Oktober 2024 di Balai Desa Kujung ini mendapat antusiasme tinggi dari peserta. Hasil: Hasil pelatihan menunjukkan peningkatan signifikan, dengan rata-rata pretest 52,83 dan posttest 76,6. Selain itu, disediakan juga pendampingan online untuk mendukung pembuatan dan implementasi kurikulum berdiferensiasi secara daring. Kesimpulan: Kegiatan ini berhasil meningkatkan pemahaman dan keterampilan guru dalam menerapkan konsep Merdeka Belajar. Peningkatan hasil posttest menunjukkan efektivitas program, sementara antusiasme peserta mencerminkan tingginya kebutuhan akan pelatihan semacam ini. Program ini juga memperkuat kesiapan guru dalam mendukung implementasi kurikulum Merdeka melalui pendekatan yang lebih personal dan berbasis teknologi.