Claim Missing Document
Check
Articles

Found 14 Documents
Search

Gambaran Kadar Timbal (Pb) Pada Air Laut Di Kawasan Tanjung Uma Lubuk Baja Kota Batam Dengan Metode Spektrometri Serapan Atom habibi, alif rahman; Zarya Sukmawati; Alif Rahman Habibi
JHN: Journal of Health and Nursing Vol. 1 No. 1 (2023): JHN: Journal of Health and Nursing, Mei 2023
Publisher : ASIAN PUBLISHER

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58738/jhn.v1i1.275

Abstract

Kawasan perairan Tanjung Uma Kota Batam merupakan tempat yang memiliki aktivitas multifungsi, sehingga perairan tersebut rentan terhadap pencemaran logam berat seperti Pb. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menentukan kadar timbal pada air laut dikawasan tersebut. Penelitian ini dilakukan di tiga titik. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif dengan metode eksperimen. Sampel penelitian di analisi menggunakan Spektrometri Serapan Atom (SSA) dilaboratorium kimia PT. SUCOFINDO BATAM. Kadar logam Pb tertinggi pada titik kedua yaitu sebesar 2,105 mg/L. Hasi analisis sampel air laut pada ketiga titik tersebut teridentifikasi telah melawati ambang batas baku mutu berdasarkan ketetapan Mentri Lingkungan Hidup Tahun 2004 No. 51 Lampiran II yaitu sebesar 0.005 mg/L.
Pemeriksaan Toxoplasma gondi Pada Fase Kucing Rumah Felis domestica: Examination of Toxoplasma gondi in the House Cat Felis domestica Phase Derry Trisna Wahyuni S; Cut Aliza Ramadhani; Alif Rahman Habibi
JURNAL ILMIAH KESEHATAN MASYARAKAT DAN SOSIAL Vol. 1 No. 4 (2023): November : JURNAL ILMIAH KESEHATAN MASYARAKAT DAN SOSIAL
Publisher : CV. ALIM'SPUBLISHING

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59024/jikas.v1i4.479

Abstract

Kucing merupakan hewan yang sangat banyak di gemari sebagai hewan peliharaan di rumah. Kucing dapat menularkan penyakit zoonosis yaitu toxoplasma yang di sebabkan oleh parasit Toxoplasma gondi. Toxoplasma gondi merupakan parasit intraseluler dari golongan protozoa yang bersifat parasit obligat, di mana kucing berperan sebagai hospes definitive. Fases kucing diambil di perumahan citramas dan kampung tengah, fases kucing selanjutnya dilarutkan kedalam aquadest kemudian dihomogenkan, setelah itu diamati dibawah mikroskop. Hasil pengamatan yang dilakukan di laboratorium menunjukkan di perumahan kampung tengah terdapat 2 kucing yang terinfeksi parasit Toxoplasma gondii dan di perumahan citramas tdk ditemukan kucing yang terinfeksi parasit ini. Terinfeksinya kucing di kampung tengah kemungkinan diakibatkan oleh lingkungan yang kotor dan makanan (daging dan Ikan) dikonsumsi oleh kucing tersebut masi setangah matang. Pada penelitian ini diharapkan dapat menjadi edukasi bagi masyarakat agar dapat memperhatikan lingkungan dan makanan yang di konsumsi oleh kucing tersebut.
Uji Bioaktivitas Fraksi Etanol Ekstrak Kulit Buah Jeruk Purut Citrus hystrix Sebagai Anti Bakteri Staphilococus aureus dan Escherecia coli Alif Rahman Habibi; Alya Rahmaditya Arfan; Rini Susanti; Reynaldi Dwi Gustiansyah
JURNAL ILMIAH KESEHATAN MASYARAKAT DAN SOSIAL Vol. 2 No. 3 (2024): Agustus : JURNAL ILMIAH KESEHATAN MASYARAKAT DAN SOSIAL
Publisher : CV. ALIM'SPUBLISHING

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59024/jikas.v2i3.869

Abstract

Plants have several ways to protect themselves from bacteria, one of which is by producing compounds that are toxic or repellent to bacteria. Compounds produced by plants are known as secondary metabolite compounds which originate from secondary metabolic processes. Several secondary metabolite compounds such as flavonoids, alkaloids, saponins, tannins, steroids and terpenoids are currently widely used as antibacterials. One of the plants that has the potential to be developed as a herbal medicine is kaffir lime leaves. Citrus hystrix is ​​the part of the plant most often used by the public. Both for cooking and traditional medicine purposes. In this research, it is hoped that lime peel extract can act as an antibacterial for Escherichia coli and staphylococcus aereus, so that it can be used as a herbal plant for diseases caused by these two bacteria. In the research, the concentrations used for each test bacteria were 50%; 25%; 12.5%. in observing S. aureus bacteria 1x24 hours with a concentration of 50%, the size of the inhibitory zone was 16 mm, the 25% concentration was 11 mm and the 12.5% ​​concentration was 9 mm. Meanwhile, E. Coli bacteria did not show any reaction to the heruk peel extract.
Penyuluhan Siswa SMKN 5 Batam Tentang Pencegahan Penyakit Infeksi Menular Seksual Rahman Habibi, Alif; Arfan, Alya Rahmaditya
Jurnal Mitra Masyarakat (JMM) Vol. 6 No. 2 (2025): Jurnal Mitra masyarakat
Publisher : STIKes Mitra Keluarga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47522/jmm.v6i2.230

Abstract

Infeksi Menular Seksual (IMS) merupakan penyakit yang penularannya terjadi terutama melalui hubungan seksual, baik vaginal, anal, maupun oral. IMS dapat disebabkan oleh berbagai jenis mikroorganisme seperti bakteri, virus, maupun parasit. Materi disusun berdasarkan data dan literatur ilmiah terkini, serta disesuaikan dengan kebutuhan dan tingkat pemahaman audiens. Materi ini mencakup definisi IMS, perbedaan IMS, HIV, dan AIDS, cara penularan (seksual, darah, dari ibu ke bayi), jenis- jenis, tanda- tanda, dan cara penularan penyakit IMS. Penyuluhan memberikan dampak positif terhadap peningkatan pemahaman dan kesadaran peserta mengenai pentingnya menjaga kesehatan reproduksi. Sebelum kegiatan berlangsung, banyak peserta memiliki persepsi yang keliru mengenai IMS, seperti anggapan bahwa penyakit tersebut hanya menyerang kelompok tertentu. Setelah penyuluhan, peserta memahami bahwa IMS dapat menyerang siapa saja yang melakukan perilaku berisiko. Seiring dengan perubahan gaya hidup dan dinamika sosial masyarakat modern, pemahaman yang baik mengenai IMS sangat dibutuhkan agar setiap individu mampu menjaga kesehatan reproduksi serta berperan dalam mencegah penularan penyakit ini. Dilakukan penyuluhan dan sosialisasi bertujuan untuk memberikan pemahaman kepada siswa-siswi SMKN 5 batam terhadap bahaya dari perilaku seks bebas karena dapat menyebabkan infeksi menular seksual