Claim Missing Document
Check
Articles

Found 31 Documents
Search

Return on Assets, Earnings Per Share, Price Earning Ratio, and Economic Value Added on Stock Returns in The Telecommunications Sub-Industry Dian Nur Aini; Darto Darto
Dinasti International Journal of Education Management And Social Science Vol. 6 No. 3 (2025): Dinasti International Journal of Education Management and Social Science (Febru
Publisher : Dinasti Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38035/dijemss.v6i3.4093

Abstract

Rapid economic growth in Indonesia, bolstered by digitization and telecommunications advancements, generates both strategic possibilities and difficulties for the sector, making it crucial to economic expansion and appealing to investors. The purpose of this study is to examine how stock returns in telecommunications sub-industry businesses listed on the Indonesia Stock Exchange for the 2019–2023 timeframe are impacted by Return on Assets (ROA), Earnings Per Share (EPS), Price Earning Ratio (PER), and Economic Value Added (EVA). Purposive sampling is used with panel data regression analysis in this study. Fourteen telecommunications sub-sector businesses that were listed on the IDX between 2019 and 2023 made up the research sample. EViews 10 was used to examine the data. The findings of the research showed that although Price Earning Ratio has a negative and considerable impact on stock returns, Economic Value Added has a negative but negligible impact, and Return on Asset and Earnings Per Share have a positive but negligible impact. The independent variables may account for 32.01% of the variability in stock returns, according to the coefficient of determination (R2) value of 0.320065. The remaining 67.99% is influenced by factors not included in the model.
Utilization of solar energy in hydroponic systems for enhancing energy independence in farming communities Lorenta In Haryanto; Tri Yuni Hendrawati; Darto Darto; Febri Yani; Firgi Adha Listanto; Dimas Yoga Pradipta Pratama
Abdimas: Jurnal Pengabdian Masyarakat Universitas Merdeka Malang Vol. 9 No. 4 (2024): November 2024
Publisher : University of Merdeka Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26905/abdimas.v9i4.14545

Abstract

Urban agriculture challenges, such as limited land and time constraints, make hydroponic technology ideal to support the development of sustainable agricultural systems. Water pumps are essential for distributing nutrient water to plants in a hydroponic system. Using solar panels as an alternative energy source for hydroponic water pumps reduces operational costs and supports energy conservation efforts. This project aims to implement solar panels on hydroponic water pump machines to create energy independence for farmer groups. The activities cooperated with a farmer group called Hidroponik Generik (HG) in Pesanggrahan from April to October 2024. The implementation method includes training and assistance in applying vertical hydroponic technology and training and assistance in solar power generation for hydroponic systems. Results from community service show that solar-powered pumps reduce electricity costs, enhance income potential, and support sustainable farming. An 800 WP solar panel provides 1600 WH daily, powering pumps for 12-13 hours, cutting electricity usage by 66 percent and reducing monthly expenses by 10 percent. Along with vertical hydroponic installation, this program increases farm income by 15 percent, with a 45 percent improvement in participants' understanding of solar technology. The results of the activities were deemed successful after the partners expressed satisfaction with the conducted activities.
Financial Literacy and the Indonesian Standard Quick Response Code (QRIS) Effectiveness on the Performance of MSMEs in South Jakarta Elsa Dewi Farantika; Darto Darto
Jurnal Akuntansi, Manajemen dan Bisnis Digital Vol 5 No 2 (2026): April
Publisher : LPPJPHKI Universitas Dehasen Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37676/jambd.v5i2.10646

Abstract

This study aims to analyze the effect of financial literacy and the effectiveness of using the Indonesian Standard Quick Response Code (QRIS) on the performance of Micro, Small, and Medium Enterprises (MSMEs) in South Jakarta. The research employs a quantitative approach with a correlational design. Data were collected through Likert-scale questionnaires distributed to 70 MSME owners who have adopted QRIS, selected using a purposive sampling technique. Data analysis was conducted using multiple linear regression, preceded by validity, reliability, and classical assumption tests. The results indicate that financial literacy has a positive and significant effect on MSME performance (β = 0.405; t = 3.833; p < 0.001). The effectiveness of QRIS also shows a positive and significant effect on MSME performance, with a more dominant influence (β = 0.473; t = 4.441; p < 0.001). The coefficient of determination (R²) of 0.523 indicates that financial literacy and QRIS effectiveness jointly explain 52.3 percent of the variance in MSME performance. Therefore, enhancing financial literacy and optimizing the use of QRIS are strategic factors in improving MSME performance in urban areas. This study provides empirical contributions to the MSME management literature by strengthening the role of financial literacy and digital payment systems, and it serves as a reference for policymaking in MSME development within the digital economy era.
Smart Hidroponik Bertenaga Surya Terintegrasi Internet of Things Guna Peningkatan Ekonomi dan Ketahanan Pangan Darto Darto; Nunung Cipta Dainy; Helfi Gustia; Raisa Ardiyanti; Farah Aurellia Sasikirana; Niken Wulandari Dyrin; Graiseld Raissa Erwanto
Aksiologiya: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 10 No 2 (2026): Mei
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30651/aks.v10i2.28343

Abstract

Pertanian perkotaan menghadapi tantangan berupa keterbatasan lahan dan waktu, sehingga diperlukan teknologi inovatif seperti hidroponik untuk mendukung sistem pertanian berkelanjutan. Salah satu komponen utama hidroponik adalah pompa air yang berfungsi mendistribusikan larutan nutrisi, namun penggunaannya bergantung pada listrik sehingga menimbulkan biaya operasional yang cukup tinggi. Pemanfaatan panel Surya terintegrasi Internet of Things (IoT) sebagai sumber energi alternatif menawarkan solusi untuk menekan biaya sekaligus mendorong efisiensi energi. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dilaksanakan bersama kelompok tani Hidroponik Generik di Pesanggrahan pada Agustus–September 2025. Metode kegiatan berupa pengadaan sarana panel surya dan IoT serta pelatihan dan pendampingan mitra terkait dengan penerapan teknologi sistem tenaga surya dan IoT. Tujuan utama kegiatan ini adalah menciptakan kemandirian energi, meningkatkan produktivitas, serta memperkuat kapasitas mitra dalam memanfaatkan teknologi berkelanjutan. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa penerapan pompa bertenaga surya dengan kapasitas panel 800 WP yang menghasilkan 1.400 WH per hari mampu mengoperasikan sistem hidroponik pada rak dengan 1000 lubang tanam. Selain itu teknologi IoT sangat membantu mitra dalam memantau kualitas aliran air hidroponik cukup melalui smartphone. Program ini berhasil menurunkan biaya operasional listrik sebesar 30%. Secara keseluruhan, kegiatan ini dinilai berhasil karena mitra menyatakan puas terhadap manfaat yang diperoleh.
Literasi Pemasaran Bawang Hitam Bagi Siswa Sekolah Dasar PCIA Malaysia Lorenta In Haryanto; Zelania In Haryanto; Tri Yuni Hendrawati; Sukrianto; Dessy Iriani Putri; Darto Darto; Nurmalia Lusida
Darma Abdi Karya Vol. 5 No. 1 (2026): Darma Abdi Karya: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : LPPM POLITEKNIK LP3I

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38204/darmaabdikarya.v5i1.2964

Abstract

Program pengabdian masyarakat internasional ini dilatarbelakangi oleh masih terbatasnya pemahaman siswa sekolah dasar mengenai produk pangan sehat bernilai tambah dan cara sederhana untuk mengenalkan produk kepada orang lain. Kegiatan ini bertujuan menumbuhkan literasi pemasaran awal, kesadaran produk sehat, dan minat kewirausahaan siswa sekolah dasar melalui sosialisasi bawang hitam sebagai pangan fungsional bernilai tambah. Program dilaksanakan di Kampung Bandan, Malaysia, melalui kolaborasi dengan Pimpinan Cabang Istimewa 'Aisyiyah (PCIA) Malaysia dan melibatkan 16 siswa sekolah dasar sebagai peserta utama. Metode pelaksanaan menggunakan pendekatan edukatif-partisipatif yang meliputi koordinasi dengan mitra, pre-test, penyampaian materi melalui presentasi sederhana dan video edukasi, pengenalan sampel bawang hitam, sosialisasi bauran pemasaran 4P, evaluasi sensori, dan post-test. Literasi pemasaran dalam kegiatan ini diperkenalkan secara sederhana melalui pembelajaran tentang kualitas produk, kemasan, harga, tempat penjualan, dan promosi yang disesuaikan dengan tingkat pemahaman peserta. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman peserta setelah mengikuti sosialisasi. Peserta lebih mampu mengenali manfaat bawang hitam, menjelaskan pentingnya kemasan yang bersih, memahami logika harga secara sederhana, serta menyampaikan manfaat produk kepada keluarga atau teman. Hasil evaluasi pre-test dan post-test juga menunjukkan peningkatan pemahaman yang signifikan. Secara umum, kegiatan ini memberikan manfaat edukatif bagi peserta dan mitra karena mampu menggabungkan literasi kesehatan, literasi produk, dan literasi pemasaran dasar dalam pembelajaran yang kontekstual bagi siswa sekolah dasar.
Determinan Cash Holding Perusahaan Sub Industri Perkebunan dan Tanaman Pangan di Indonesia Zaidah Rizkiyah; Darto Darto
Economic Reviews Journal Vol. 5 No. 1 (2026): Economic Reviews Journal
Publisher : Masyarakat Ekonomi Syariah Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56709/mrj.v5i1.1031

Abstract

The plantation and food crop sector plays and important role in the Indonesian economy, but this industry faces the risk of price fluctuations and operational instability, which requires companies to maintain liquidity through optimal cash holding policies. This study aims to analyze the effect of Current Ratio (CR), Debt to Equity Ratio (DER), Return on Asset (ROA), and Firm Size on Cash Holding in plantation and food crop sub-industry companies listed on Indonesia Stock Exchange during the periode 2020-2024. The research method use a quantitative approach with panel data regression analysis and a sample selection of  20 companies through purposive sampling. The result of this study indicate that CR, DER, and Firm Size have a positive but insignificant effect on Cash Holdings, while ROA has a positive and significant effect on Cash Holdings. An R2 value of  0.7745 indicates that the independent variables are able to explain 77,45% of Cash Holding. These findings imply that profitability is a major factor that strengthens a company’s ability to maintain cash, so management needs to optimize asset performance. In addition, the results of this study can be taken into consideration by investors in assessing the financial stability of companies and a reference for further research.
Literasi Keuangan, Pendapatan dan Perilaku Pengelolaan Keuangan terhadap Pengambilan Keputusan Investasi Mahasiswa PTMA Daerah Khusus Jakarta Farhan Ihkwal; Darto Darto
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 2 (2026): Mei-Juli
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i2.11352

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh literasi keuangan, pendapatan, dan perilaku pengelolaan keuangan terhadap keputusan investasi pada mahasiswa Perguruan Tinggi Muhammadiyah dan ‘Aisyiyah (PTMA) di Daerah Khusus Jakarta. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain penelitian asosiatif. Data dikumpulkan melalui penyebaran kuesioner kepada 93 responden yang dipilih menggunakan teknik probability simple random sampling. Analisis data dilakukan dengan menggunakan regresi linier berganda melalui bantuan perangkat lunak IBM SPSS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa literasi keuangan dan perilaku pengelolaan keuangan berpengaruh positif dan signifikan terhadap keputusan investasi mahasiswa. Temuan ini mengindikasikan bahwa semakin tinggi tingkat pemahaman mahasiswa mengenai konsep keuangan serta semakin baik perilaku mereka dalam mengelola keuangan, maka semakin baik pula keputusan investasi yang diambil. Sebaliknya, pendapatan tidak berpengaruh signifikan terhadap keputusan investasi, yang menunjukkan bahwa besarnya pendapatan bukan merupakan faktor utama dalam menentukan keputusan investasi mahasiswa. Literasi keuangan, pendapatan, dan perilaku pengelolaan keuangan memiliki kemampuan yang kuat dalam menjelaskan variasi keputusan investasi. Implikasi praktis penelitian ini menekankan pentingnya penguatan program edukasi literasi keuangan dan pembentukan kebiasaan pengelolaan keuangan yang baik di lingkungan perguruan tinggi, termasuk integrasi aspek syariah untuk PTMA, guna mendorong keputusan investasi yang lebih rasional dan bertanggung jawab. Penelitian ini memberikan kontribusi terhadap pengembangan kajian perilaku keuangan, khususnya pada generasi muda, serta menjadi masukan bagi institusi pendidikan dalam meningkatkan program edukasi keuangan dan investasi guna mendorong pengambilan keputusan investasi yang lebih rasional dan bertanggung jawab.
Tingkat Suku Bunga, Kurs, Leverage, dan Profitabilitas terhadap Return Saham Sektor Konsumen Primer Elga Yohana Azzahra; Darto Darto
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 2 (2026): Mei-Juli
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i2.12367

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menguji dan menganalisis Pengaruh Tingkat Suku Bunga, Kurs, Leverage, dan Profitabilitas terhadap Return Saham pada perusahaan sektor Konsumen Primer yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) selama periode 2020–2024. Return saham merupakan salah satu indikator yang menjadi perhatian investor dalam mengambil keputusan investasi karena mencerminkan tingkat keuntungan yang diperoleh dari kepemilikan saham. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan data sekunder yang diperoleh dari data harga saham, data BI 7-Day Reverse Repo Rate, data kurs Rupiah terhadap Dolar Amerika Serikat, serta laporan keuangan tahunan perusahaan. Teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling, sehingga diperoleh 18 perusahaan yang memenuhi kriteria penelitian. Analisis data dilakukan menggunakan regresi data panel dengan pendekatan Common Effect Model (CEM) yang diolah menggunakan perangkat lunak EViews 13. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Tingkat Suku Bunga berpengaruh positif dan tidak signifikan terhadap Return Saham. Kurs berpengaruh negatif dan tidak signifikan terhadap Return Saham. Leverage berpengaruh negatif dan signifikan terhadap Return Saham, sedangkan Profitabilitas berpengaruh positif dan tidak signifikan terhadap Return Saham. Temuan penelitian ini menunjukkan bahwa Leverage merupakan faktor yang memiliki pengaruh signifikan terhadap Return Saham, sementara Tingkat Suku Bunga, Kurs, dan Profitabilitas belum menunjukkan pengaruh yang signifikan selama periode penelitian. Hasil penelitian ini diharapkan dapat menjadi bahan pertimbangan bagi investor dalam mengambil keputusan investasi serta menjadi referensi bagi penelitian selanjutnya mengenai faktor-faktor yang memengaruhi Return Saham.
Pengaruh Likuiditas, Ukuran Perusahaan dan Faktor Makroekonomi terhadap Kinerja Keuangan Bank BUMN di Indonesia Periode 2020-2024 Ghefira Zahira Syifa; Darto Darto
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 2 (2026): Mei-Juli
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i2.12564

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh likuiditas, ukuran perusahaan, dan faktor makroekonomi yang terdiri atas inflasi, tingkat suku bunga, dan nilai tukar terhadap kinerja keuangan Bank Badan Usaha Milik Negara (BUMN) di Indonesia periode 2020–2024. Kinerja keuangan diproksikan dengan Return on Assets (ROA), sedangkan likuiditas diproksikan dengan Loan to Deposit Ratio (LDR), ukuran perusahaan diukur menggunakan logaritma natural total aset (Ln Total Assets), inflasi menggunakan tingkat inflasi tahunan, tingkat suku bunga menggunakan BI 7-Day Reverse Repo Rate (BI7DRR), dan nilai tukar menggunakan kurs tengah Rupiah terhadap Dolar Amerika Serikat. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan data sekunder yang diperoleh dari laporan keuangan tahunan Bank BUMN yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI), Bank Indonesia (BI), dan Badan Pusat Statistik (BPS). Populasi penelitian terdiri atas empat Bank BUMN, yaitu PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk, PT Bank Mandiri (Persero) Tbk, PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk, dan PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk selama periode 2020–2024. Teknik pengambilan sampel menggunakan sampel jenuh sehingga diperoleh 20 data observasi. Analisis data dilakukan menggunakan regresi data panel dengan bantuan program EViews 13. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara parsial likuiditas, ukuran perusahaan, inflasi, tingkat suku bunga, dan nilai tukar memiliki pengaruh yang berbeda terhadap kinerja keuangan Bank BUMN. Secara simultan, seluruh variabel independen berpengaruh terhadap kinerja keuangan Bank BUMN. Hasil penelitian ini diharapkan dapat menjadi bahan pertimbangan bagi manajemen perbankan, investor, dan pemerintah dalam menjaga stabilitas kinerja keuangan perbankan melalui pengelolaan faktor internal dan eksternal perusahaan.
Determinan Nilai Perusahaan Sub Sektor Transportasi yang Terdaftar di Bursa Efek Indonesia 2020-2024 Haila Afra Alfaiza; Darto Darto
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 2 (2026): Mei-Juli
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i2.12682

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis determinan nilai perusahaan pada perusahaan sub sektor transportasi yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) periode 2020–2024. Variabel independen yang digunakan dalam penelitian ini terdiri dari keberagaman gender, struktur modal yang diproksikan dengan Debt to Asset Ratio (DAR), dan likuiditas yang diproksikan dengan Current Ratio (CR) terhadap nilai perusahaan pada perusahaan sub sektor transportasi yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia periode 2020–2024. Nilai perusahaan diproksikan menggunakan Tobin’s Q. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan data sekunder yang diperoleh dari laporan keuangan dan laporan tahunan perusahaan yang dipublikasikan melalui Bursa Efek Indonesia serta situs resmi masing-masing perusahaan. Teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling, sehingga diperoleh 11 perusahaan dengan total 55 observasi selama periode penelitian. Analisis data menggunakan regresi data panel dengan bantuan perangkat lunak EViews 10. Berdasarkan hasil uji pemilihan model, Random Effect Model (REM) merupakan model yang paling tepat digunakan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara parsial keberagaman gender berpengaruh negatif dan tidak signifikan terhadap nilai perusahaan, Debt to Asset Ratio (DAR) berpengaruh positif dan signifikan terhadap nilai perusahaan, sedangkan Current Ratio (CR) berpengaruh negatif dan tidak signifikan terhadap nilai perusahaan. Secara simultan, keberagaman gender, Debt to Asset Ratio (DAR), dan Current Ratio (CR) berpengaruh signifikan terhadap nilai perusahaan. Hasil penelitian ini diharapkan dapat menjadi referensi bagi investor, manajemen perusahaan, dan peneliti selanjutnya dalam memahami faktor-faktor yang memengaruhi nilai perusahaan pada perusahaan sub sektor transportasi di Indonesia.