Claim Missing Document
Check
Articles

Found 16 Documents
Search

PENGENALAN MANAJEMEN PEMASARAN BERBASIS ONLINE UNTUK USAHA KECIL DAN MIKRO Eko Sudarso; Heri Saputra; Maghfiroh Yanuarti; Asridah Warni Tanjung
Jurnal Lokabmas Kreatif : Loyalitas Kreatifitas Abdi Masyarakat Kreatif Vol. 1 No. 2 (2020): Juli 2020
Publisher : Universitas Pamulang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32493/jlkklkk.v1i2.p24-26.6369

Abstract

Pengabdian ini berjudul Pengenalan Manajemen Pemasaran Berbasis Online Untuk Usaha Kecil dan Miro. Tujuan pengabdian ini adalah untuk membantu Usaha Kecil dan Mikro (UKM) melakukan promosi berbasis online dan meningkatkan penjualan produk mereka. Metode yang digunakan adalah dalam bentuk penyampaian materi pemasaran online. Kesimpulan dari pengabdian ini adalah peserta kurang mengerti apa itu pemasaran online. Peserta juga belum mengetahui bagaimana cara melakukan pemasaran secara online.Kata Kunci: Pemasaran, Online
PENGARUH BEBAN KERJA DAN KESELAMATAN DAN KESEHATAN KERJA (K3) TERHADAP KINERJA KARYAWAN PADA PT CAKRA RAYA TEKNOLOGI TANGERANG Sulkan Saputra; Maghfiroh Yanuarti
Jurnal Menara Vol. 3 No. 1 (2026): Maret 2026
Publisher : Al Hasanah Barokah Foundation

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.65978/jm.v3i1.82

Abstract

The purpose of this study is to know the effect of workload and occupational safety and health (K3) on employee performance at PT Cakra Raya Teknologi, Tangerang, both partially and simultaneously. The problem underlying this research is the decline in employee performance, as indicated by low target achievement, high workload and inadequate occupational safety and health K3. This study uses an quantitative method with a saturated sampling technique, involving 51 respondents. Data analysis was carried out through validity tests, reliability tests, classical assumption tests, regression analysis, correlation coefficients, determination coefficients, and hypothesis tests. The results showed that workload has a significant effect on employee performance, with a t-value of 7.380 and significance value of 0,05. In addition, occupational safety and health (K3) is also proven to have a significant effect on employee performance, with a t-value of 6.316 and significance value of 0,05. Simultaneously, workload and occupational safety and health (K3) have a significant effect on employee performance, with a F-value of 41.856 > F table 2.790 and a significance value of 0,05. The determination coefficient indicates that workload contributes 52,1% to employee performance, while occupational safety and health K3 contributes 44,4% to employee performance, simultaneously, both variables contribute 63,1% to employee performance, while the remaining percentage is influenced by other factors outside this study 
Pengaruh Motivasi Kerja Dan Kompensasi Terhadap Kinerja Karyawan Pada PT Bangor Berkembang Bersama Area Jakarta Dan Tangerang Devianus; Maghfiroh Yanuarti
Jurnal Manajemen, Ekonomi, Hukum, Kewirausahaan, Kesehatan, Pendidikan dan Informatika Vol 4 No 4 (2026): Jurnal Manajemen, Ekonomi, Hukum, Kewirausahaan, Kesehatan, Pendidikan dan Inform
Publisher : Shofanah Media Berkah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The purpose of this study is to determine the effect of work motivation and compensation on employee performance at PT. Bangor Berkembang Bersama Area Jakarta and Tangerang partially and simultaneously. This research method uses quantitative description method, data collection technique using questionnaires. The population is 50 employees, sampling can use saturated sampling, so the sample is all employees totaling 50 employees. Data analysis using validity test, reliability test, classical assumption test, regression analysis, correlation coefficient analysis, determination coefficient analysis and hypothesis test, the results of the t-test calculation of the motivation variable (X1) with a t count of 3.973 and a significance of 0.000. Because t count is greater than t table (3.973> 2.009) and the significance is less than 5% then Ha is accepted and H0 is rejected, it can be stated that Work Motivation (X1) has a significant effect on Employee Performance (Y). Based on the results of the t-test calculation of the Compensation variable (X2) with a t count of 6.722 and a significance of 0.000. Because t count is greater than t table (6.722 > 2.009) and the significance is less than 5% (0.000) then Ha is accepted and H0 is rejected, it can be stated that Compensation (X2) has a significant effect on Employee Performance (Y). Based on the results above, namely the ANOVA test, the F count value is 55.141 while F table (0.05) for n = 47 is 2.80. So F count > from F table ( 0.05) or 55.141 > 2.80, with a significant level of 0.000 because 0.000 < 0.05, it can be said that Work Motivation (X1) and Compensation (X2) together have an effect on Employee Performance (Y).
Transformasi Strategi Mengajar di SMK PGRI 39 Jakarta Melalui Pelatihan Pembelajaran Deep Learning : Pengabdian Endah Asmarawati; Maghfiroh Yanuarti; Bonar Frans Sihite
Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Vol. 4 No. 3 (2026): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 4 Nomor 3 (Januari 202
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jerkin.v4i3.5161

Abstract

Pengabdian masyarakat di SMK PGRI 39 Jakarta melibatkan guru sebagai mitra dan mahasiswa sebagai pendamping untuk meningkatkan kompetensi pedagogik melalui strategi pembelajaran deep learning yang menekankan pemahaman mendalam dan keterlibatan siswa. Kegiatan diawali observasi dan wawancara untuk menilai strategi mengajar, metode pembelajaran, pemanfaatan media, dan keterlibatan siswa, serta identifikasi masalah seperti dominasi metode konvensional, minimnya pembelajaran aktif, keterbatasan media, dan rendahnya partisipasi siswa. Berdasarkan temuan, dilakukan penguatan strategi deep learning, pengembangan modul dan media ajar, serta pendampingan implementasi di kelas melalui metode berbasis masalah, proyek, dan kolaboratif. Hasil menunjukkan peningkatan pemahaman guru terhadap konsep deep learning, kemampuan merancang modul interaktif, dan kepercayaan diri dalam menerapkan strategi, sementara pendampingan meningkatkan keterlibatan siswa, interaksi guru-siswa, dan penggunaan media. Evaluasi menunjukkan 75% guru menilai pelatihan bermanfaat, 70% lebih percaya diri, dan 65% siap konsisten mengimplementasikan deep learning. Secara keseluruhan, kegiatan ini efektif mentransformasi strategi mengajar menjadi lebih interaktif, berpusat pada siswa, dan berbasis pemahaman mendalam.
Pengaruh Pelatihan Kerja Dan Gaya Kepemimpinan Transformasional Terhadap Kinerja Karyawan Pada PT. Yudita Teratai Cakti Tangerang Selatan Reiva Suci Novia Putri; Maghfiroh Yanuarti
JURNAL ILMIAH EKONOMI DAN MANAJEMEN Vol. 4 No. 7 (2026): Juli
Publisher : CV. KAMPUS AKADEMIK PUBLISING

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61722/jiem.v4i7.12303

Abstract

Abstrak - Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh Pelatihan Kerja dan Gaya Kepemimpinan Transformasional terhadap Kinerja Karyawan Pada PT Yudita Teratai Cakti di Tangerang Selatan secara parsial dan simultan. Metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan pendekatan asosiatif. Teknik pengambilan Sampel jenuh dalam penelitian ini adalah seluruh karyawan PT Yudita Teratai Cakti yaitu berjumlah 71 karyawan. Hasil penelitian berdasarkan uji t secara parsial menunjukkan bahwa Pelatihan Kerja (X1) memiliki pengaruh signifikan terhadap Kinerja Karyawan (Y) dengan nilai thitung sebesar 15,679 > 1,995 (ttabel) dengan Sig. 0,000 < 0,05. Gaya Kepemimpinan Transformasional (X2) juga memiliki pengaruh secara parsial dan signifikan terhadap Kinerja Karyawan (Y) dengan nilai thitung sebesar 10,404 > 1,995 (ttabel) dengan sig. 0,000 < 0,05. Selanjutnya, uji F menunjukkan bahwa secara simultan Pelatihan Kerja (X1) dan Gaya Kepemimpinan Transformasional (X2) berpengaruh signifikan terhadap Kinerja Karyawan (Y) dengan nilai Fhitung sebesar 185,861 > 3,13 (Ftabel) dengan nilai sig. 0,000 < 0,05. Dengan demikian, kedua variabel secara Bersama sama berkontribusi dalam meningkatkan kinerja karyawan. Nilai koefisien determinasi yang dihasilkan sebesar 0,845 x 100% = 84,5%. Artinya variabel Pelatihan Kerja dan Gaya Kepemimpinan Transformasional berpartisipasi dalam meningkatkan Kinerja Karyawan sebesar 84,5% dan sisanya 15,5% tidak diteliti dalam penelitian ini.
Peran Kesejahteraan Karyawan dan Budaya Organisasi dalam Meningkatkan Kepuasan Kerja Karyawan pada Klinik Tooth District Jakarta Selatan Nisreena Camylia; Maghfiroh Yanuarti
Indonesian Journal of Multidisciplinary on Social and Technology Vol. 4 No. 3 (2026): Juli - Oktober
Publisher : PT Ilmu Data Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69693/ijmst.v4i3.13215

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran kesejahteraan karyawan dan budaya organisasi dalam meningkatkan kepuasan kerja karyawan di Klinik Tooth District Jakarta Selatan. Metode yang digunakan adalah penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kesejahteraan karyawan telah diberikan melalui gaji, bonus, insentif, fasilitas kerja, dan fleksibilitas waktu kerja yang mampu meningkatkan kenyamanan dan motivasi kerja. Namun, masih terdapat beberapa kebutuhan yang belum terpenuhi secara optimal, seperti BPJS Kesehatan, kejelasan hak cuti, dukungan kesehatan mental, serta perbaikan fasilitas kerja. Budaya organisasi di klinik didominasi oleh nilai kekeluargaan, kerja sama tim, dan komunikasi yang baik sehingga menciptakan lingkungan kerja yang harmonis dan mendukung. Meskipun demikian, keterlibatan karyawan dalam pengambilan keputusan masih perlu ditingkatkan. Berdasarkan hasil penelitian, diketahui bahwa kesejahteraan karyawan di Klinik Tooth District Jakarta Selatan telah diterapkan dengan cukup baik meskipun masih terdapat beberapa aspek yang perlu ditingkatkan. Budaya organisasi yang diterapkan juga menunjukkan kondisi yang positif dan mendukung terciptanya lingkungan kerja yang harmonis. Kedua aspek tersebut berperan dalam meningkatkan kepuasan kerja karyawan di klinik Toooth District Jakarta Selatan. Hasil analisis SWOT menunjukkan bahwa tingkat kepuasan kerja yang cukup baik merupakan salah satu kekuatan (strength) yang dimiliki Klinik Tooth District Jakarta Selatan. Kepuasan kerja yang tinggi dapat menjadi peluang bagi organisasi untuk meningkatkan produktivitas, loyalitas karyawan, serta kualitas pelayanan kepada pasien.