Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search
Journal : DEDIKASI PKM

Aplikasi Social Responsibility: Kegiatan Bakti Sosial dalam masa Pandemi Covid-19 di Kelurahan Kukusan Rt 06 Rw 05 Kecamatan Beji Kota Depok Jawa Barat 16425 Mutmainnah Mutmainnah; Arif Siaha Widodo; Ahmad Dimyati; Hanum Puspa Dhiani; Surti Wardani
DEDIKASI PKM Vol 1, No 3 (2020): DEDIKASI PKM UNPAM
Publisher : Universitas Pamulang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32493/dedikasipkm.v1i3.6682

Abstract

Awal tahun 2020 dunia dihebohkan dengan outbreak virus baru yang disebut virus corona atau novel Corona virus 2019 (nCov-19 atau lebih dikenal dengan COVID-19) diduga berasal dari daerah Wuhan di Cina pada Desember 2019. COVID-19 merupakan keluarga besar virus yang menyebabkan penyakit ringan sampai berat, seperti common cold atau pilek dan penyakit yang serius seperti MERS, SARS serta pneumonia. Setiap orang berisiko terinfeksi COVID-19, terutama anak-anak maupun lansia yang memiliki kekebalan tubuh rendah. Penyebaran virus ini diduga bersumber dari hewan kemudian menginfeksi manusia. Transmisi virus antar manusia ini dapat melalui droplet dari batuk atau bersin serta menyentuh mata, hidung atau mulut setelah menegang barang atau orang yang terkena infeksi COVID-19. Adanya PSBB tentu mengurangi ruang gerak masyarakat apalagi para pekerja yang kesehariannya harus mobile dan bertemu dengan banyak orang. Beberapa industri lumpuh produksi bahkan terpaksa ‘merumahkan’ karyawannya karena kesulitan menjalankan bisnis di masa pandemi COVID-19. Selain meningkatnya jumlah warga yang kehilangan pekerjaan, timbulnya panic buying menyebabkan kelangkaan beberapa bahan makanan, bahkan harga bahan-bahan pokok dan kesehatan (seperti masker, hand sanitizer) menjadi melambung tinggi. Warga yang telah kehilangan pendapatan ditambah pula kesulitan dalam membeli bahan-bahan pokok tentunya menyebabkan kualitas hidup mereka menurun. Pemerintah sudah mencoba memberikan bantuan sosial kepada masyarakat desa, namun nyatanya belum semua menerima manfaat tersebut. Hal ini yang kemudian menimbulkan empati dari masyarakat yang lebih mampu untuk memulai gerakan bakti sosial atau crowdfunding. Bakti sosial atau lebih dikenal dengan baksos merupakan salah satu kegiatan hasil dari rasa kemanusiaan yang timbul untuk sesama. Sedangkan crowdfunding atau urun dana (penggalangan dana) merupakan proses mengumpulkan sejumlah dana yang bertujuan untuk menjalankan suatu proyek atau usaha dan umumnya dilakukan secara daring. Proyek yang dimaksud disini adalah kampanye atau kegiatan bakti sosial itu sendiri. Oleh karena itu kami mengadakan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) dengan tema “Aplikasi Social Responsibility : Kegiatan Bakti Sosial dalam Masa Pandemi COVID-19 di Kelurahan Kukusan RT 06 RW 05 Kecamatan Beji Kota Depok Jawa Barat 16425”. Sasaran peserta kegiatan ini adalah masyarakat terdampak covid-19 yang membutuhkan di Kecamatan Beji Kota Depok. Metode pelaksanaan PKM ini berupa pendistribusian sembako yang dilakukan Tim Dosen Unpam beserta pihak kelurahan. Hasil kegiatan ini adalah Perwakilan tim dosen UNPAM melakukan pengecekan distribusi secara acak dengan mendatangi beberapa rumah warga. Hal ini dilakukan untuk memastikan bahwa bantuan sembako sudah terdistribusi merata di kalangan warga setempat terdampak covid-19. Diharapkan agar warga lebih waspada terhadap berbagai hal yang dapat menyebarkan virus corona, kesadaran warga tehadap kebersihan diri dan lingkungan tempat tinggal, dll.
Optimasi Social Media Marketing Untuk Pengembangan Produk Lokal di Desa Ciampea Udik Kecamatan Ciampea Kabupaten Bogor Surti Wardani; Arsid Arsid; Arif Siaha Widodo
DEDIKASI PKM Vol 4, No 1 (2023): DEDIKASI PKM UNPAM
Publisher : Universitas Pamulang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32493/dedikasipkm.v4i1.27455

Abstract

Kehadiran media sosial menjadi trend dalam pemasaran di era digital sebagai bagian dari manajemen pemasaran dan dapat diakses dengan mudah oleh siapa saja, tidak terkecuali para pelaku UMKM pada Desa Ciampea Udik. Mereka perlu menggunakan platform media sosial untuk memasarkan produk karena daya jangkau target pasar yang lebih luas dan dapat meningkatkan penjualan produk. Guna mendukung para pelaku UMKM tersebut, maka diadakan kegiatan PKM dalam bentuk pelatihan dan praktek langsung oleh tim Dosen Prodi Manajemen S1 Universitas Pamulang. Hasil dari kegiatan ini telah memberikan tambahan pengetahuan dan wawasan mengenai manajemen pemasaran, pemasaran digital dan pengelolaan UMKM di era digital dan praktek penggunaan market place, google business dan pemasaran media sosial oleh peserta. Namun demikian masih diperlukan peningkatan motivasi, penggalakkan penggunaan teknologi pemasaran digital dan kreativitas serta inovasi, agar pelaku UMKM mampu berperan serta pada proses pembangunan daerah yaitu sebagai penopang usaha guna meningkatkan kesejahteraan dan perekonomian masyarakat desa.
Formulasi Komunikasi Pemasaran: Menimbang Konsep Komunikasi Pemasaran Terintegrasi Pada Pelaku UMKM Desa Ciampea Udik Bogor Mutmainnah Mutmainnah; Arif Siaha Widodo; Surti Wardani
DEDIKASI PKM Vol. 4 No. 2 (2023): DEDIKASI PKM UNPAM
Publisher : Universitas Pamulang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32493/dedikasipkm.v4i2.29260

Abstract

Tujuan kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) untuk meningkatkan pengetahuan dan memberikan pelatihan bagi pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) dalam melakukan strategi pemasaran, khususnya melalui penggunaan marketplace, sosial media, maupun google bisnis. Metode pelaksanaan berupa pelatihan komunikasi pemasaran terintegrasi untuk mengembangkan produk usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) agar dapat memasarkan produknya lebih luas sehingga usaha dapat lebih berkembang. Adapun tahapan kegiatan meliputi beberapa aktifitas; melakukan observasi ke Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) Desa Ciampea Udik, Kecamatan Ciampea, Kabupaten Bogor dan berdiskusi dengan pelaku usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM); melakukan sosialisasi program kepada masyarakat mitra pengabdian; dan melakukan pelatihan dan diskusi serta pendampingan kepada mitra, materi berupa peran komunikasi pemasaran melalui, fungsi, tujuan, media promosi online, memahami pengembangan akun, menentukan isi konten, dan optimalisasi promosi melalui media sosial seperti instagram, twitter, youtube dan facebook serta market place, google bisnis. Hasil kegiatan ini masyarakat mitra pengabdian khususnya pelaku UMKM mendapatkan tambahan pengetahuan, wawasan dan ketrampilan serta dapat menerapkan secara langsung kegiatan UMKM mereka secara berdampingan melalui offline dan online dengan E-Commerce guna percepatan dan perluasan pemasaran produknya. Dengan demikian masyarakat telah ikut andil pada kemajuan teknologi informasi dalam meningkatkan perekonomian masyarakat Ciampea Udik secara khusus dan Kecamatan Ciampea, Kabupaten Bogor secara umum. PKM ini sekaligus mempererat kerjasama yang telah terjalin antara masyarakat mitra dengan Universitas Pamulang
Optimasi Social Media Marketing Untuk Pengembangan Produk Lokal di Desa Ciampea Udik Kecamatan Ciampea Kabupaten Bogor Surti Wardani; Arsid Arsid; Arif Siaha Widodo
DEDIKASI PKM Vol. 4 No. 1 (2023): DEDIKASI PKM UNPAM
Publisher : Universitas Pamulang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32493/dedikasipkm.v4i1.27455

Abstract

Kehadiran media sosial menjadi trend dalam pemasaran di era digital sebagai bagian dari manajemen pemasaran dan dapat diakses dengan mudah oleh siapa saja, tidak terkecuali para pelaku UMKM pada Desa Ciampea Udik. Mereka perlu menggunakan platform media sosial untuk memasarkan produk karena daya jangkau target pasar yang lebih luas dan dapat meningkatkan penjualan produk. Guna mendukung para pelaku UMKM tersebut, maka diadakan kegiatan PKM dalam bentuk pelatihan dan praktek langsung oleh tim Dosen Prodi Manajemen S1 Universitas Pamulang. Hasil dari kegiatan ini telah memberikan tambahan pengetahuan dan wawasan mengenai manajemen pemasaran, pemasaran digital dan pengelolaan UMKM di era digital dan praktek penggunaan market place, google business dan pemasaran media sosial oleh peserta. Namun demikian masih diperlukan peningkatan motivasi, penggalakkan penggunaan teknologi pemasaran digital dan kreativitas serta inovasi, agar pelaku UMKM mampu berperan serta pada proses pembangunan daerah yaitu sebagai penopang usaha guna meningkatkan kesejahteraan dan perekonomian masyarakat desa.
Aplikasi Social Responsibility: Kegiatan Bakti Sosial dalam masa Pandemi Covid-19 di Kelurahan Kukusan Rt 06 Rw 05 Kecamatan Beji Kota Depok Jawa Barat 16425 Mutmainnah Mutmainnah; Arif Siaha Widodo; Ahmad Dimyati; Hanum Puspa Dhiani; Surti Wardani
DEDIKASI PKM Vol. 1 No. 3 (2020): DEDIKASI PKM UNPAM
Publisher : Universitas Pamulang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32493/dedikasipkm.v1i3.6682

Abstract

Awal tahun 2020 dunia dihebohkan dengan outbreak virus baru yang disebut virus corona atau novel Corona virus 2019 (nCov-19 atau lebih dikenal dengan COVID-19) diduga berasal dari daerah Wuhan di Cina pada Desember 2019. COVID-19 merupakan keluarga besar virus yang menyebabkan penyakit ringan sampai berat, seperti common cold atau pilek dan penyakit yang serius seperti MERS, SARS serta pneumonia. Setiap orang berisiko terinfeksi COVID-19, terutama anak-anak maupun lansia yang memiliki kekebalan tubuh rendah. Penyebaran virus ini diduga bersumber dari hewan kemudian menginfeksi manusia. Transmisi virus antar manusia ini dapat melalui droplet dari batuk atau bersin serta menyentuh mata, hidung atau mulut setelah menegang barang atau orang yang terkena infeksi COVID-19. Adanya PSBB tentu mengurangi ruang gerak masyarakat apalagi para pekerja yang kesehariannya harus mobile dan bertemu dengan banyak orang. Beberapa industri lumpuh produksi bahkan terpaksa ‘merumahkan’ karyawannya karena kesulitan menjalankan bisnis di masa pandemi COVID-19. Selain meningkatnya jumlah warga yang kehilangan pekerjaan, timbulnya panic buying menyebabkan kelangkaan beberapa bahan makanan, bahkan harga bahan-bahan pokok dan kesehatan (seperti masker, hand sanitizer) menjadi melambung tinggi. Warga yang telah kehilangan pendapatan ditambah pula kesulitan dalam membeli bahan-bahan pokok tentunya menyebabkan kualitas hidup mereka menurun. Pemerintah sudah mencoba memberikan bantuan sosial kepada masyarakat desa, namun nyatanya belum semua menerima manfaat tersebut. Hal ini yang kemudian menimbulkan empati dari masyarakat yang lebih mampu untuk memulai gerakan bakti sosial atau crowdfunding. Bakti sosial atau lebih dikenal dengan baksos merupakan salah satu kegiatan hasil dari rasa kemanusiaan yang timbul untuk sesama. Sedangkan crowdfunding atau urun dana (penggalangan dana) merupakan proses mengumpulkan sejumlah dana yang bertujuan untuk menjalankan suatu proyek atau usaha dan umumnya dilakukan secara daring. Proyek yang dimaksud disini adalah kampanye atau kegiatan bakti sosial itu sendiri. Oleh karena itu kami mengadakan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) dengan tema “Aplikasi Social Responsibility : Kegiatan Bakti Sosial dalam Masa Pandemi COVID-19 di Kelurahan Kukusan RT 06 RW 05 Kecamatan Beji Kota Depok Jawa Barat 16425”. Sasaran peserta kegiatan ini adalah masyarakat terdampak covid-19 yang membutuhkan di Kecamatan Beji Kota Depok. Metode pelaksanaan PKM ini berupa pendistribusian sembako yang dilakukan Tim Dosen Unpam beserta pihak kelurahan. Hasil kegiatan ini adalah Perwakilan tim dosen UNPAM melakukan pengecekan distribusi secara acak dengan mendatangi beberapa rumah warga. Hal ini dilakukan untuk memastikan bahwa bantuan sembako sudah terdistribusi merata di kalangan warga setempat terdampak covid-19. Diharapkan agar warga lebih waspada terhadap berbagai hal yang dapat menyebarkan virus corona, kesadaran warga tehadap kebersihan diri dan lingkungan tempat tinggal, dll.