Claim Missing Document
Check
Articles

Found 27 Documents
Search

Penerapan Budaya Organisasi dalam Menumbuhkan Semangat Produktivitas Kerja Ratna Sari; Yayan Sudaryana; Endang Sugiarti
Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat : Kreasi Mahasiswa Manajemen Vol 3, No 1 (2023): Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat : Kreasi Mahasiswa Manajemen
Publisher : Unpam Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32493/kmm.v3i1.30250

Abstract

Manusia sebagai makhluk sosial pada dasarnya mempunyai sifat untuk bersosialisasi, bekerja sama, dan membutuhkan keberadaan manusia lainnya. Budaya organisasi mengandung nilai-nilai yang harus dipahami, dijiwai, dan dipraktikkan bersama oleh semua individu/kelompok yang terlibat didalamnya. Budaya organisasi juga akan memiliki dampak pada efisiensi dan efektivitas organisasi dan pemberdayaan pegawai (employee empowerment) di suatu organisasi. Budaya organisasi yang tersosialisasikan dengan baik kepada karyawan akan mempermudah karyawan dalam menjalankan tugasnya serta mencapai tujuan perusahaan, maka dari itu sangatlah penting bagi setiap karyawan untuk memahami konsep budaya organisasi perusahaannya. Selain berpengaruh terhadap individu, budaya organisasi tentu juga berpengaruh terhadap kelompok. Banyak tugas-tugas perusahaan yang dikerjakan oleh beberapa orang sekaligus atau kelompok, jika kelompok tersebut tidak bisa memahami budaya organisasi dengan baik maka kinerja kelompok tersebut tidak akan optimal.
Upaya Menjaga Meningkatkan Pelayanan Kepada Masyarakat Dikelurahan Serua Indah Kecamatan Ciputat Kota Tangerang Selatan Ratna Sari; Ahmad Ghafir Habibi; Putri Maharani; Syabilla Gusti Fakhira Putri
Jurnal Lokabmas Kreatif : Loyalitas Kreatifitas Abdi Masyarakat Kreatif Vol. 5 No. 1 (2024): Maret 2024
Publisher : Universitas Pamulang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat yang dilaksanakan dengan tujuan untuk mewujudkan salah satu kewajiban dari Tri Dharma Perguruan Tinggi. Harapan dari pelaksanaan kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat ini yaitu untuk meningkatkan mengenai upaya meningkatkan pelayanan kepada masayarakat kepada Kelurahan Serua Indah dimana pemahaman tentang meningkatkan pelayanan masyarakat menjadi semakin penting bagi seluruh masyarakat. Melalui kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat ini, diharapkan dapat menjadi peluang bagi Kelurahan Serua Indah untuk berdiskusi dengan narasumber terkait dengan dasar-dasar hal penting yang harus diperhatikan dalam pelayanan. Tujuan dari kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat ini yaitu untuk mewujudkan salah satu kewajiban dari Tri Dharma Perguruan Tinggi dengan tujuan utama untuk meningkatkan pengetahuan dan wawasan mengenai hal-hal penting yang perlu diperhatikan dalam pelayanan dimana merupakan salah satu aspek penting dalam pemerintahan. Kata kunci : Pelayanan, Masyarakat
Digital Marketing Upaya Peningkatan Pemasaran Berbasis 4.0 Coklat Factory Dan Honney Bee Thailand Veta Lidya; Widia Astuti; Ratna Sari
Jurnal Lokabmas Kreatif : Loyalitas Kreatifitas Abdi Masyarakat Kreatif Vol. 5 No. 1 (2024): Maret 2024
Publisher : Universitas Pamulang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Indonesia adalah “raksasa teknologi digital Asia yang sedang berkembang”, ini terbukti dengan hadirnya startup berstatus Unicorn, Decacorn, dan tidak menutup kemungkinan startup Hectocorn . Jumlah penduduk Indonesia yang mencapai 250 juta jiwa adalah pasar yang besar. Pengguna smartphone Indonesia juga bertumbuh dengan pesat. Lembaga riset digital marketing Emarketer menyatakan bahwa pada 2018 jumlah pengguna aktif smartphone di Indonesia lebih dari 100 juta orang. Dengan jumlah sebesar itu, Indonesia akan menjadi negara dengan pengguna aktif smartphone terbesar keempat di dunia setelah Cina, India, dan Amerika. Dengan adanya perkembangan digital, terutama di masa Pandemi Covid-19 saat ini, pelaku UMKM diperkirakan meningkat dalam rentang 15%-26% selama beberapa bulan terakhir. Seiring dengan tantangan yang makin berat, peluang di era digital juga semakin terbuka dan mudah bagi kita melihatnya sebagai tantangan atau peluang. Meningkatnya permintaan produk-produk kreatif melalui sektor UMKM, perkembangan gaya hidup digital, sampai bonus demografi tahun 2035 menjadi potensi dalam meningkatkan sektor usaha. Pada awal tahun 2019 dalam pertemuan tahunan World Economic Forum (WEF) di Davos- Swiss, Perdana Menteri Jepang Shinzo Abe mengemukan Visi Jepang mengenai Society 5.0. Istilah Society 5.0 muncul pertama kali di Jepang pada tahun 2016, setelah mendapat persetujuan dari kabinet Jepang. Society 5.0 diawali dengan era perburuan (Society 1.0), pertanian (Society 2.0), industri (Society 3.0), dan teknologi informasi (Society 4.0). Society 5.0 menciptakan masyarakat yang berpusat pada manusia dan berbasis teknologi. Manusia mempunyai peran di era digital. Sehingga dibutuhkan keseimbangan antara pencapaian ekonomi dan penyelesaian masalah sosial. Society 5.0 dimaksudkan untuk mengantisipasi era Industri 4.0, dimana peran masyarakat dirasakan masih kurang. Melalui Society 5.0, kecerdasan buatan yang memperhatikan sisi kemanusiaan akan mentransformasi jutaan data yang dikumpulkan melalui internet pada segala bidang kehidupan. Tentu saja diharapkan, akan menjadi suatu kearifan baru dalam tatanan bermasyarakat. Tidak dapat dipungkiri, transformasi ini akan membantu manusia untuk menjalani kehidupan yang lebih bermakna. Dalam Society 5.0, juga ditekankan perlunya keseimbangan pencapaian ekonomi dengan penyelesaian problem sosial. Sistem yang terhubung di dunia maya merupakan hasil optimal yang telah diperoleh dari adanya Artific
Membangun Jiwa Pebisnis Sejak Dini Ratna Sari; Bintang Kusuma; Dede Nur Arofah; Intan Nur Azzahra; Ferdy Rahmansyah
Jurnal Lokabmas Kreatif : Loyalitas Kreatifitas Abdi Masyarakat Kreatif Vol. 5 No. 2 (2024): Juli 2024
Publisher : Universitas Pamulang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan pemahaman lebih tentang bagaimana mengenai cara menjadi seorang pebisnis atau pengusaha dan memberikan penyuluhan mengenai berwirausaha, serta menumbuhkan karakteristik wirausaha seperti kreativitas, inovasi, dan ketahanan mental sejak usia dini pada anak-anak di Yayasan Pondok Pesantren dan Panti Asuhan Nurul Ihsan. Penelitian ini menggunakan metode penyampaian secara tatap muka dengan penjelasan sosialisasi, dokumentasi, pembuatan kerajinan tangan dan berdiskusi. Subjek pada penelitian ini adalah anak-anak pondok pesantren dan panti asuhan pada Yayasan Nurul Ihsan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa dengan membangun jiwa pebisnis sejak dini, maka dapat membangun motivasi berwirausaha pada anak-anak dan menambah wawasan terhadap berwirausaha, serta bagaimana membangun usaha awal yang sederhana.Kata kunci: membangun jiwa pebisnis, berwirausaha, pengusaha
Meningkatkan Kesadaran Anak Usia Dini Tentang Pentingnya Menabung Amanda ila; Ratna Sari; Fina A; Juliana; M Yusuf
Jurnal Lokabmas Kreatif : Loyalitas Kreatifitas Abdi Masyarakat Kreatif Vol. 5 No. 2 (2024): Juli 2024
Publisher : Universitas Pamulang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Program Pengabdian Kepada Masyarakat Yayasan Nurul Ihsan melakukan salah satu kegiatan sosialisasi tentang “Meningkatkan Kesadaran Anak Usi Dini Tentang Pentingnya Menabung” kepada siswa dan siswi Yayasan Nurul Ihsan, mengingat masih rendahnya budaya menabung di kalangan masyarakat khususnya pada anak-anak usia dini. Kegiatan ini bertujuan untukmemberikan pemahaman kepada siswa dan siswi mengenai pentingnya menabung dan manfaatnya untuk masa depan, dan memotivasi siswa dan siswi untuk mau menabung sehingga menumbuhkan kesadaran pada siswa dan siswi untuk dapat menyisihkan sebagian kecil dari uang jajannya untuk ditabung. Metode Pelaksanaan Sosialisasi ini yaitu dengan Metode Deskriptif pendekatan kualitatif secara tatap muka. Hasil dari kegiatan Sosialisasi ini diharapkan para siswa dan siswi Yayasan Nurul Ihsan khususnya pada anak-anak dapat menerapkan pola hidup yang hemat demi masa depan yang lebih baik.Kata Kunci : Pentingnya Menabung, Lingkungan, Pengabdian Masyaraka
Edukasi Investasi Masa Depan bagi Remaja di Yayasan Pendidikan Islam Tajaul Karomatu Kabupaten Tangerang Didi Sunardi; Ratna Sari; Desi Prasetiyani
Jurnal PKM Manajemen Bisnis Vol. 6 No. 1 (2026): Jurnal PKM Manajemen Bisnis
Publisher : Perhimpunan Sarjana Ekonomi dan Bisnis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37481/pkmb.v6i1.1768

Abstract

This community service program (PKM) was initiated in response to the limited financial literacy and investment awareness among adolescents. The activity aimed to improve students’ understanding of basic investment concepts, introduce safe and youth-appropriate investment instruments, and promote early financial planning habits. The PKM was conducted at Yayasan Pendidikan Islam Tajaul Karomatu, Tangerang Regency, on 7–8 October 2025 by six lecturers from Universitas Pamulang, involving 40 ninth-grade junior high school students. The implementation followed three stages: preparation, execution, and reporting. During the execution stage, several interactive methods were applied, including material presentation, hands-on practice, group discussions, and question-and-answer sessions to enhance student engagement and comprehension. The results show that participants demonstrated increased awareness of investment benefits, improved understanding of financial management, and greater interest in applying simple investment practices suitable for their age. Students also reported feeling more confident in identifying legal and trustworthy investment platforms compared to fraudulent schemes. Overall, the program successfully strengthened the participants’ financial literacy and provided early exposure to essential investment knowledge that supports responsible financial behavior.
Komunikasi Interpersonal dan Partisipasi Sosial dalam Membangun Budaya Transparansi: Pendekatan Tindakan Komunikatif dan Modal Sosial Ratna Sari; Dzakwan Amar Zuhdi; Muhammad Febiandri Satya Ananda
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i2.3083

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bagaimana komunikasi interpersonal dan partisipasi sosial ibu koordinator kelas berkontribusi terhadap pembangunan budaya transparansi di lingkungan sekolah dasar, khususnya melalui peran ibu koordinator kelas. Target khusus penelitian ini adalah mengidentifikasi pola komunikasi yang efektif dan strategi partisipatif yang dapat memperkuat akuntabilitas serta mencegah praktik pungli di SDN Serua Indah 02. Pendekatan teori yang digunakan mencakup Tindakan Komunikatif (Habermas), Model Partisipasi Arnstein, dan Teori Modal Sosial (Putnam). Hasil penelitian menunjukkan bahwa praktik komunikasi yang dialogis, didukung partisipasi sosial berbasis jaringan kepercayaan, menjadi fondasi utama lahirnya budaya transparansi. Namun, praktik ini belum sistemik dan masih bergantung pada individu. Penelitian ini menekankan perlunya penguatan struktur komunikasi partisipatif dan pemberdayaan koordinator kelas sebagai agen perubahan sosial. Penelitian ini mendukung renstra penelitian Universitas Pamulang (UNPAM), khususnya bidang ilmu sosial dan humaniora, serta berkaitan erat dengan Sustainable Development Goals (SDGs) nomor 4 (Pendidikan Berkualitas) dan nomor 16 (Perdamaian, Keadilan, dan Kelembagaan yang Kuat).