Claim Missing Document
Check
Articles

Found 25 Documents
Search

Penerapan Budaya Organisasi dalam Menumbuhkan Semangat Produktivitas Kerja Ratna Sari; Yayan Sudaryana; Endang Sugiarti
Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat : Kreasi Mahasiswa Manajemen Vol 3, No 1 (2023): Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat : Kreasi Mahasiswa Manajemen
Publisher : Unpam Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32493/kmm.v3i1.30250

Abstract

Manusia sebagai makhluk sosial pada dasarnya mempunyai sifat untuk bersosialisasi, bekerja sama, dan membutuhkan keberadaan manusia lainnya. Budaya organisasi mengandung nilai-nilai yang harus dipahami, dijiwai, dan dipraktikkan bersama oleh semua individu/kelompok yang terlibat didalamnya. Budaya organisasi juga akan memiliki dampak pada efisiensi dan efektivitas organisasi dan pemberdayaan pegawai (employee empowerment) di suatu organisasi. Budaya organisasi yang tersosialisasikan dengan baik kepada karyawan akan mempermudah karyawan dalam menjalankan tugasnya serta mencapai tujuan perusahaan, maka dari itu sangatlah penting bagi setiap karyawan untuk memahami konsep budaya organisasi perusahaannya. Selain berpengaruh terhadap individu, budaya organisasi tentu juga berpengaruh terhadap kelompok. Banyak tugas-tugas perusahaan yang dikerjakan oleh beberapa orang sekaligus atau kelompok, jika kelompok tersebut tidak bisa memahami budaya organisasi dengan baik maka kinerja kelompok tersebut tidak akan optimal.
Upaya Menjaga Meningkatkan Pelayanan Kepada Masyarakat Dikelurahan Serua Indah Kecamatan Ciputat Kota Tangerang Selatan Ratna Sari; Ahmad Ghafir Habibi; Putri Maharani; Syabilla Gusti Fakhira Putri
Jurnal Lokabmas Kreatif : Loyalitas Kreatifitas Abdi Masyarakat Kreatif Vol. 5 No. 1 (2024): Maret 2024
Publisher : Universitas Pamulang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat yang dilaksanakan dengan tujuan untuk mewujudkan salah satu kewajiban dari Tri Dharma Perguruan Tinggi. Harapan dari pelaksanaan kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat ini yaitu untuk meningkatkan mengenai upaya meningkatkan pelayanan kepada masayarakat kepada Kelurahan Serua Indah dimana pemahaman tentang meningkatkan pelayanan masyarakat menjadi semakin penting bagi seluruh masyarakat. Melalui kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat ini, diharapkan dapat menjadi peluang bagi Kelurahan Serua Indah untuk berdiskusi dengan narasumber terkait dengan dasar-dasar hal penting yang harus diperhatikan dalam pelayanan. Tujuan dari kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat ini yaitu untuk mewujudkan salah satu kewajiban dari Tri Dharma Perguruan Tinggi dengan tujuan utama untuk meningkatkan pengetahuan dan wawasan mengenai hal-hal penting yang perlu diperhatikan dalam pelayanan dimana merupakan salah satu aspek penting dalam pemerintahan. Kata kunci : Pelayanan, Masyarakat
Digital Marketing Upaya Peningkatan Pemasaran Berbasis 4.0 Coklat Factory Dan Honney Bee Thailand Veta Lidya; Widia Astuti; Ratna Sari
Jurnal Lokabmas Kreatif : Loyalitas Kreatifitas Abdi Masyarakat Kreatif Vol. 5 No. 1 (2024): Maret 2024
Publisher : Universitas Pamulang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Indonesia adalah “raksasa teknologi digital Asia yang sedang berkembang”, ini terbukti dengan hadirnya startup berstatus Unicorn, Decacorn, dan tidak menutup kemungkinan startup Hectocorn . Jumlah penduduk Indonesia yang mencapai 250 juta jiwa adalah pasar yang besar. Pengguna smartphone Indonesia juga bertumbuh dengan pesat. Lembaga riset digital marketing Emarketer menyatakan bahwa pada 2018 jumlah pengguna aktif smartphone di Indonesia lebih dari 100 juta orang. Dengan jumlah sebesar itu, Indonesia akan menjadi negara dengan pengguna aktif smartphone terbesar keempat di dunia setelah Cina, India, dan Amerika. Dengan adanya perkembangan digital, terutama di masa Pandemi Covid-19 saat ini, pelaku UMKM diperkirakan meningkat dalam rentang 15%-26% selama beberapa bulan terakhir. Seiring dengan tantangan yang makin berat, peluang di era digital juga semakin terbuka dan mudah bagi kita melihatnya sebagai tantangan atau peluang. Meningkatnya permintaan produk-produk kreatif melalui sektor UMKM, perkembangan gaya hidup digital, sampai bonus demografi tahun 2035 menjadi potensi dalam meningkatkan sektor usaha. Pada awal tahun 2019 dalam pertemuan tahunan World Economic Forum (WEF) di Davos- Swiss, Perdana Menteri Jepang Shinzo Abe mengemukan Visi Jepang mengenai Society 5.0. Istilah Society 5.0 muncul pertama kali di Jepang pada tahun 2016, setelah mendapat persetujuan dari kabinet Jepang. Society 5.0 diawali dengan era perburuan (Society 1.0), pertanian (Society 2.0), industri (Society 3.0), dan teknologi informasi (Society 4.0). Society 5.0 menciptakan masyarakat yang berpusat pada manusia dan berbasis teknologi. Manusia mempunyai peran di era digital. Sehingga dibutuhkan keseimbangan antara pencapaian ekonomi dan penyelesaian masalah sosial. Society 5.0 dimaksudkan untuk mengantisipasi era Industri 4.0, dimana peran masyarakat dirasakan masih kurang. Melalui Society 5.0, kecerdasan buatan yang memperhatikan sisi kemanusiaan akan mentransformasi jutaan data yang dikumpulkan melalui internet pada segala bidang kehidupan. Tentu saja diharapkan, akan menjadi suatu kearifan baru dalam tatanan bermasyarakat. Tidak dapat dipungkiri, transformasi ini akan membantu manusia untuk menjalani kehidupan yang lebih bermakna. Dalam Society 5.0, juga ditekankan perlunya keseimbangan pencapaian ekonomi dengan penyelesaian problem sosial. Sistem yang terhubung di dunia maya merupakan hasil optimal yang telah diperoleh dari adanya Artific
Membangun Jiwa Pebisnis Sejak Dini Ratna Sari; Bintang Kusuma; Dede Nur Arofah; Intan Nur Azzahra; Ferdy Rahmansyah
Jurnal Lokabmas Kreatif : Loyalitas Kreatifitas Abdi Masyarakat Kreatif Vol. 5 No. 2 (2024): Juli 2024
Publisher : Universitas Pamulang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan pemahaman lebih tentang bagaimana mengenai cara menjadi seorang pebisnis atau pengusaha dan memberikan penyuluhan mengenai berwirausaha, serta menumbuhkan karakteristik wirausaha seperti kreativitas, inovasi, dan ketahanan mental sejak usia dini pada anak-anak di Yayasan Pondok Pesantren dan Panti Asuhan Nurul Ihsan. Penelitian ini menggunakan metode penyampaian secara tatap muka dengan penjelasan sosialisasi, dokumentasi, pembuatan kerajinan tangan dan berdiskusi. Subjek pada penelitian ini adalah anak-anak pondok pesantren dan panti asuhan pada Yayasan Nurul Ihsan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa dengan membangun jiwa pebisnis sejak dini, maka dapat membangun motivasi berwirausaha pada anak-anak dan menambah wawasan terhadap berwirausaha, serta bagaimana membangun usaha awal yang sederhana.Kata kunci: membangun jiwa pebisnis, berwirausaha, pengusaha
Meningkatkan Kesadaran Anak Usia Dini Tentang Pentingnya Menabung Amanda ila; Ratna Sari; Fina A; Juliana; M Yusuf
Jurnal Lokabmas Kreatif : Loyalitas Kreatifitas Abdi Masyarakat Kreatif Vol. 5 No. 2 (2024): Juli 2024
Publisher : Universitas Pamulang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Program Pengabdian Kepada Masyarakat Yayasan Nurul Ihsan melakukan salah satu kegiatan sosialisasi tentang “Meningkatkan Kesadaran Anak Usi Dini Tentang Pentingnya Menabung” kepada siswa dan siswi Yayasan Nurul Ihsan, mengingat masih rendahnya budaya menabung di kalangan masyarakat khususnya pada anak-anak usia dini. Kegiatan ini bertujuan untukmemberikan pemahaman kepada siswa dan siswi mengenai pentingnya menabung dan manfaatnya untuk masa depan, dan memotivasi siswa dan siswi untuk mau menabung sehingga menumbuhkan kesadaran pada siswa dan siswi untuk dapat menyisihkan sebagian kecil dari uang jajannya untuk ditabung. Metode Pelaksanaan Sosialisasi ini yaitu dengan Metode Deskriptif pendekatan kualitatif secara tatap muka. Hasil dari kegiatan Sosialisasi ini diharapkan para siswa dan siswi Yayasan Nurul Ihsan khususnya pada anak-anak dapat menerapkan pola hidup yang hemat demi masa depan yang lebih baik.Kata Kunci : Pentingnya Menabung, Lingkungan, Pengabdian Masyaraka