Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : JURNAL TEKNIK INDUSTRI

Integrasi New Seven Tools dan TRIZ (Theory of Inventive Problem Solving) untuk Pengendalian Kualitas Produk Kran (Studi Kasus: PT. Ever Age Valves Metals – Wringinanom, Gresik) Rony Prabowo; Sony Wijaya
JURNAL TEKNIK INDUSTRI Vol. 10 No. 1 (2020): VOLUME 10 NO 1 MARET 2020
Publisher : Jurusan Teknik Industri, Fakultas Teknologi Indusri Universitas Trisakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (516.642 KB) | DOI: 10.25105/jti.v10i1.8386

Abstract

Intisari— PT. Ever Age Valves Metals Gresik merupakan salah satu perusahaan yang bergerak di bidang jasa manufaktur yang memproduksi katup kran salah satunya jenis kran GV (gate valve) yang terbuat dari bahan baku kuningan, tembaga dan pasir keren. Pada proses produksinya dimana jenis kran GV (gate valve), perusahaan mendapati banyaknya jumlah kran yang cacat sehingga perlu dilakukan proses ulang. Penelitian ini bertujuan untuk meminimalisir kecacatan serta memberikan solusi ideal dalam hal kualitas produk. Berdasarkan analisa proses produksi, kecacatan pada produk kran terdapat tujuh jenis kecacatan yaitu afkir kropos, afkir tidak jalan, afkir kempot, afkir lain-lain, afkir miring, afkir bocor dan afkir kasar. Pada penelitian ini menggunakan pendekatan New Seven Tools (diagram afinitas, diagram hubungan, diagram matriks, matriks data analisis, diagram pohon, diagram panah dan PDPC) dan metode TRIZ (theory of inventive problem solving) sebagai alternatif solusi perbaikan. Berdasarkan hasil pengolahan data diperoleh jenis kecacatan tertinggi yaitu cacat kropos, penyebab dari kecacatan tersebut adalah tidak hati-hati saat melakukan pemisahan cor, perawatan mesin yang dilakukan belum sesuai berkala, penyimpanan material tidak sesuai SOP, belum adanya SOP dalam pengoprasian mesin dan kondisi ruang produksi kurang baik. Solusi ideal yang usulkan adalah dengan membuat standar operasional prosedur, melakukan perbaikan atau perawatan mesin yang terjadwal, melakukan pemeriksaan dan pemilahan material, membuat pelatihan dan peraturan kerja pada operator dan menambahkan fasilitas seperti blower/filter udara dan penambahan cahaya.Abstract— PT. Ever Age Valves Metals Gresik is one of the companies engaged in manufacturing services that produce valve valves, one of which is a type of GV faucet (gate valve) made of raw brass, copper and cool sand. In the production process where there is a type of GV faucet (gate valve), the company finds a large number of defective faucets so it needs to be reprocessed. This study aims to minimize disability and provide ideal solutions in terms of product quality. Based on the analysis of the production process, defects in faucet products have seven types of disabilities, namely rejections, rejects do not work, weak rejects, other rejections, reject rejects, leaked rejections and rough rejections. In this study using the New Seven Tools approach (affinity diagrams, relationship diagrams, matrix diagrams, analysis data matrices, tree diagrams, arrow diagrams and PDPC) and the TRIZ method (theory of inventive problem solving) as an alternative remedial solution. Based on the results of data processing, the highest type of disability was obtained from defects, the cause of the disability was not careful when doing cast separation, machine maintenance was not carried out periodically, material storage was not in accordance with SOP, the absence of SOPs in machine operation and production room conditions not good. The ideal solution that is proposed is to make standard operating procedures, carry out repairs or maintenance of scheduled machines, carry out inspection and sorting of materials, make training and work rules for operators and add facilities such as air blowers / filters and adding light.
Line Balance Application to Achieve Optimum Work Efficiency at Work Station in PT. Pulsara Cempaka – Cigarette Factory at Tulungagung District, East Java Rony Prabowo
JURNAL TEKNIK INDUSTRI Vol. 12 No. 3 (2022): VOLUME 12 NO 3 NOVEMBER 2022
Publisher : Jurusan Teknik Industri, Fakultas Teknologi Indusri Universitas Trisakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25105/jti.v12i3.15659

Abstract

Intisari— Keseimbanngan lintasan sebagai aspek utama yang harus diberikan perhatian pada saat melakukan proses produksi dan jika keseimbangan pada stasiun kerja mengalami gangguan maka akan terjadi permasalahan seperti delay, bottle neck, proses produksi tidak efisien dan efektif yang dapat berakibat terjadinya penurunan produktivitas. Pabrik rokok Pulsara Cempaka mengalami permasalahan terkait keseimbangan lintasan karena pekerja masih banyak menganggur karena berbagai hal terutama menunggu pekerjaan selanjutnya. Pada penelitian ini digunakan beberapa metode antara lain region approach, Ranked Positional Weight (RPW), presedence diagram, bobot posisi, penentuan waktu siklus, penentuan jumlah stasiun kerja, balance delay dan efisiensi lintasan. Dengan berbagai pendekatan metode tersebut diharapkan waktu produksi dan efisiensi lintasan optimal maupun stasiun kerja optimal. Jumlah outut produksi rata-rata sebagai parameter untuk menetapan waktu siklus ideal. Hasil dari penelitian ini bahwa perusahaan dapat memperoleh efisiensi lintasan sebesar 69% dan balance delay dapat dikurangi sebesar 42% dari 74% menjadi 32% dengan target produksi harian sesuai target. Abstract— The line balance is the main aspect that must be paid attention to when carrying out the production process. If the balance at the workstation is disturbed, there will be problems such as delays, bottlenecks, and inefficient and effective production processes, which can result in a decrease in productivity. Pulsara Cempaka cigarette factory is experiencing issues related to line balancing because many workers are still unemployed for various reasons, especially waiting for the next job. This study used several methods, including the region approach, Ranked Positional Weight (RPW), precedence diagram, position weights, determining cycle time, deciding the number of workstations, balance delay, and track efficiency. With these various approaches, it is expected that the production time and efficiency of the optimal path and workstation are optimal—the amount of average production output as a parameter to determine the ideal cycle time. The results of this study show that the company can obtain a tracking efficiency of 69%, and the balance delay can be reduced by 42% from 74% to 32% with a daily production target according to the target
Co-Authors Achmad Agung Ahmad Puji Suryanto Andri Erawati Angga Novian Virana Putra Ar Rafli, Ferdiansyah ARDIANSYAH, SYAHRUL Arfian, Auly Fajar Arief, Saiful Arif Nurfadli Ariyanti, Ulfa Dwi Auly Fajar Arfian Bamatraf, Lutfia Basalamah, Muhammad Ridwan Cahyaningsih, Sekar Dwi Mei Riya Ristanti Dwicahyani, Anindya Rachma Erawati, Andri Erdhianto, Yoniv Erryx Setiawan Esty Poedjioetami Evi Yuliawati Evi Yuliawati Fahd Sulthony Farahlia Rachmi Farid Ardyansyah Hadi, Surjo Hastawati Chrisna Suroso, Hastawati Chrisna Hery Murnawan, Hery Hidayah, Manarul Hikam, Syandi Bhaskara Irwanto Hadi Husada Irwanto Irwanto Ishaq, Ardan Maulana Jajang Dimas Yogantara Kadek Yaniza Ayu Tantri Devi Lukmandono Lukmandono Marnoto, Marnoto Maulana Idris Zoelangga Moch Kalam Mollah Moch Kalam Mollah Moch. Kalam Mollah Moch. Kalam Mollah Muchammad Alfan Lutfianto Muchammad Alfan Lutfianto Muhammad Abdul Hafizh Muhammad Singgih Nugraha Muhammad Utsman Burair Mukti, Gatot Basuki Hari Ni Luh Putu Hariastuti Nugraha, Muhammad Singgih Nurfadli, Arif Pranakusuma Sudhana Pratama, Andreas Dhiyong Rangga Kurniawan Budianti Rio Adi Trisna Rizal Aditia Rizky Stighfarrinata Rusman Rusman saul weipsa Setiawan, Erryx Sony Wijaya Sudhana, Pranakusuma Sugiarto, Vito Andrianto Pratama Suhartini - Suhartini Suhartini Suliswanto Suliswanto Sulthon, Ali Sulthony, Fahd Suparjo Suparjo Suparjo Suparto Suparto Suparto Suparto Suryanto, Ahmad Puji Syamsuri Syamsuri Syandi Bhaskara Hikam Ubaid, Zaky Ulfa Dwi Ariyanti Vangesti, Wanvia Yoang Enggaling Sarosa Yogantara, Jajang Dimas Yoniv Erdhianto