Claim Missing Document
Check
Articles

Found 37 Documents
Search

Effect of Load Balancing Bonding and Failover on Speed, Latency, Average, and Packet Loss Toriq, Farhan; Santoso, Banu
Journal of Applied Informatics and Computing Vol. 8 No. 2 (2024): December 2024
Publisher : Politeknik Negeri Batam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30871/jaic.v8i2.8276

Abstract

This study compares the performance between using load balancing bonding and not using load balancing bonding. This test was conducted on a virtual environment VMware and applied to an Internet Service Provider (ISP) network. The configuration was carried out on two routers connected with three virtual cables that function as load balancing bonding, for the computer to function as a load balancing bonding test. In this study, the workload given consisted of 1000 package. The results of this study showed better performance with load balancing bonding compared to without load balancing bonding, shown in the default condition, the speed with Balance Round Robin mode being higher with a value of 0,157Mbps (Tx) and 3.4Mbps (Rx). Latency with Balance Round Robin mode is smaller with a value of 729ms. The average with Balance Round Robin mode is higher with a value of 768bps. While the packet loss has the same result, namely 0% no lost packets were found. In failover conditions, the speed with Balance Round Robin mode is still higher with a value of 0,107Mbps (Tx) and 2.2Mbps (Rx). The value is"‹"‹ obtained from testing conducted on Bandwidth Test and Traceroute tools. It can be concluded that the use of load balancing bonding can provide a significant effect on improving network performance both when used in default conditions and in failover conditions based on speed, failover, latency, average, packet loss parameters in the research that has been conducted.
PENERAPAN METODE TRIPLE EXPONENTIAL SMOOTHING UNTUK PREDIKSI HARGA EMAS : STUDI KASUS PADA PT. ANEKA TAMBANG Rasyid, Rum Mohamad Andri K; Pambudi, Agung; Santoso, Banu
Journal of Information System Management (JOISM) Vol. 6 No. 2 (2025): Januari
Publisher : Universitas Amikom Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24076/joism.2025v6i2.1793

Abstract

Sebagai salah satu instrumen yang paling aman, emas seringkali dipilih untuk melindungi nilai set dari inflasi, devaluasi dan gejolak pasar keuangan. Di tengan kondisi perekonomian yang tidak pasti yang disebabkan oleh krisis global atau pandemi COVID-19 emas semakin diminati sehingga permintaannya semakin meningkat. Fluktuasi selalu terjadi pada harga emas sehingga kemampuan memprediksi harga emas menjadi sangat penting dalam membantu pengambilan keputusan investasi yang lebih tepat dan efisien. Salah satu metode yang sering digunakan dalam prediksi harga komoditas adalah Triple Exponential Smoothing yaitu salah satu metode peramalan deret waku yang digunakan ketika data menunjukkan tren dan musiman. Metode ini menggunakan tiga faktor pelicinan untuk menangani level, tren, dan pola musiman, yang telah terbukti andal dalam memprediksi bekerja secara responsif terhadap perubahan tren harga yang terkini. Dalam konteks harga emas, kemampuan metode ini untuk memprediksi tren jangka pendek dan menengah di tengah pergerakan harga emas yang sering kali tidak stabil menunjukkan nilai akurasi yang sangat tinggi dengan MAPE 2,143%.
Analisis Perbandingan QoS Antara HSRP dengan GLBP pada Routing EIGRP Menggunakan IPv6 'Alaika 'izza alfa azkiya'; Banu Santoso
The Indonesian Journal of Computer Science Vol. 13 No. 1 (2024): The Indonesian Journal of Computer Science (IJCS)
Publisher : AI Society & STMIK Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33022/ijcs.v13i1.3572

Abstract

Penelitian ini fokus pada dampak meningkatnya penggunaan internet secara massif, terutama dalam konteks kehabisan sumber daya IPv4 dan peralihan ke IPv6. Selain itu, penelitian juga menyoroti peran ketersediaan jaringan dan kemampuan dalam mengatasi kegagalan pada router dalam konteks manajemen perangkat dan kualitas layanan. Penelitian ini membandingkan performa HSRP dan GLBP dengan IPv6 menggunakan parameter QoS (Quality of Service), termasuk delay, throughput, downtime, dan packet loss. HSRP menunjukkan kinerja lebih baik daripada GLBP dalam kondisi default, dengan throughput HSRP lebih tinggi (0,128 Bps), packet loss yang lebih rendah (0%), dan delay yang lebih rendah (0,308 ms). Saat terjadi hardware failure, HSRP tetap unggul dalam throughput (perbedaan sekitar 0,695 Bps) namun memiliki packet loss lebih tinggi (0,55%) dan delay yang lebih tinggi (0,566 ms). Downtime yang dibutuhkan oleh HSRP juga lebih cepat (8,13 detik) dibandingkan dengan GLBP (8,6 detik), dengan selisih sekitar 0,47 detik.
Analisis Kinerja Algoritme WRR dengan WLC pada Load Balancing Nginx Baeturohman, Rama; Banu Santoso
The Indonesian Journal of Computer Science Vol. 13 No. 1 (2024): The Indonesian Journal of Computer Science (IJCS)
Publisher : AI Society & STMIK Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33022/ijcs.v13i1.3577

Abstract

Semakin meningkatnya pengunjung website mengakibatkan web server menjadi sibuk merespons permintaan klien. Untuk mengatasi masalah kelebihan beban, penggunaan load balancing menjadi solusi yang efektif. Nginx merupakan aplikasi web server memiliki keunggulan sebagai perangkat lunak sumber terbuka, ringan, dan berkinerja tinggi sebagai HTTP dan reverse proxy. Dalam konteks ini, algoritma penjadwalan menjadi penting untuk menyeimbangkan beban Algoritma penjadwalan seperti Weighted Round Robin (WRR) dan Weighted Least Connection (WLC) menjadi pilihan yang relevan. Pengujian dilakukan dengan mengirimkan 1000, 2000, dan 5000 permintaan dengan bobot server 10:15:20, analisis throughput menunjukkan bahwa algoritma WLC lebih unggul daripada algoritma WRR. WLC mencapai waktu throughput terbaik dengan nilai 108.988 Kbits/sec. Parameter respon time menunjukkan bahwa algoritma WRR memiliki kinerja lebih baik, dengan waktu rata-rata respon sebesar 2.761ms. Untuk parameter packet loss, algoritma WRR juga menunjukkan hasil yang lebih baik, dengan rata-rata nilai packet loss sebesar 56%.
Desain Sistem Keamanan terhadap Spoofing GPS pada Aplikasi Android: Integrasi Program Perlindungan dalam Source Code Zaim Irfansyah Arbi; Santoso , Banu
The Indonesian Journal of Computer Science Vol. 13 No. 1 (2024): The Indonesian Journal of Computer Science (IJCS)
Publisher : AI Society & STMIK Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33022/ijcs.v13i1.3630

Abstract

Perkembangan aplikasi Android berbasis lokasi menghadapi ancaman serius dari serangan spoofing GPS yang semakin canggih. Penelitian ini mengusulkan sebuah sistem keamanan yang responsif dengan mengintegrasikan perlindungan langsung ke dalam source code aplikasi Android. Fokusnya adalah memblokir akses opsi pengembang, yang sering dimanfaatkan oleh aplikasi spoofing GPS di Play Store. Metode ini diharapkan dapat meningkatkan keamanan aplikasi Android berbasis lokasi. Tujuan utama adalah mencegah serangan spoofing dengan melindungi integritas data lokasi. Hasil penelitian menunjukkan efektivitas sistem dalam mengatasi celah keamanan yang spesifik ini, memberikan kontribusi penting dalam menjaga keamanan aplikasi Android di era serangan spoofing GPS yang semakin mengancam.
Pembuatan Dan Pelatihan Aplikasi Manajemen Proyek Berbasis Android Pada CV. Global Mitra Perkasa Nuraini Nuraini; Ninik Tri Hartanti; Angga Arindra Shonta; Irma Rofni Wulandari; Banu Santoso; Rosyidah Jayanti Vijaya
Jurnal Pelayanan dan Pengabdian Masyarakat Indonesia Vol. 2 No. 1 (2023): Maret : Jurnal Pelayanan dan Pengabdian Masyarakat Indonesia
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Administrasi Yappi Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55606/jppmi.v2i1.416

Abstract

Pemanfaatan teknologi bagi CV. Global Mitra Perkasa dengan menggunakan WhatsApp sebagai media koordinasi proyek, tidak sesuai untuk manajemen proyek yang terstruktur. Untuk mengatasi masalah yang ada pada mitra, maka pada pengabdian ini akan dibangun sebuah aplikasi manajemen proyek dengan mengimplementasikan Application Programming Interface (API) yang terintegrasi dengan aplikasi mobile berbasis Android untuk memudahkan manajemen dan dokumentasi proyek secara terstruktur dalam satu sistem internal perusahaan. Metode pengabdian ini dimulai dari analisa masalah kemudian dicari penentuan solusinya, dilanjutkan dengan pembuatan aplikasi dan testing aplikasi, jika sudah tidak ditemukan bug kemudian dilanjutkan testing menggunakan data pekerjaan proyek sekaligus evaluasi dan tahap terakhir adalah implementasi. Hasil kegiatan menunjukkan administrasi dan koordinasi lebih terstruktur, dan efisien dalam pelaksanaan proyek. Hal ini berdampak pada meningkatnya efektivitas dan efisiensi dalam manajemen proyek, mengurangi risiko kehilangan data, serta mempercepat proses dokumentasi progres proyek. Saran penelitian selanjutnya adalah menambah fitur edit untuk memungkinkan admin melakukan perubahan pada data proyek, serta menambah fitur pemantauan progres proyek secara real-time dan integrasi dengan alat manajemen proyek lainnya.
Analisis Perbandingan Routing Loops antara OSPF dan EIGRP Menggunakan Spanning Tree Protocol Wijayanto, Febri; Santoso, Banu
The Indonesian Journal of Computer Science Vol. 13 No. 5 (2024): The Indonesian Journal of Computer Science (IJCS)
Publisher : AI Society & STMIK Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33022/ijcs.v13i5.4342

Abstract

This study analyzes the quality of service (QoS) in routing loops between Open Shortest Path First (OSPF) and Enhanced Interior Gateway Routing Protocol (EIGRP) using Spanning Tree Protocol (STP) to prevent loops in network topology. OSPF uses a link-state algorithm, while EIGRP combines link-state and distance vector algorithms. Routing loops can cause network congestion and communication disruptions. Four routing scenarios on IPv6 were tested. Results show that EIGRP without STP yields a throughput of 93.973 Bytes with a delay of 0.147ms, while OSPF without STP yields 94.056 Bytes with a delay of 0.180ms. EIGRP with STP produces a throughput of 93.922 Bytes with a delay of 0.150ms, and OSPF with STP produces 94.056 Bytes. STP implementation improves OSPF delay but does not significantly affect throughput. No packet loss occurred in all scenarios. OSPF without STP had the lowest jitter at 0.011ms, and EIGRP with STP had the highest at 0.0124ms. This study shows that the choice of routing protocol and STP implementation affects IPv6 network performance, depending on throughput or delay priorities.
Sistem Kontrol Elektronik pada Rumah Pintar Dengan Input Suara pada Module Pengenalan Suara V3 Berbasis IoT Feriman; Banu Santoso
The Indonesian Journal of Computer Science Vol. 13 No. 5 (2024): The Indonesian Journal of Computer Science (IJCS)
Publisher : AI Society & STMIK Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33022/ijcs.v13i5.4398

Abstract

This research aims to develop and implement an electronic control system for a smart home based on IoT, utilizing the Voice Recognition Module v3. The system is designed to allow users to operate electronic devices at home through voice commands recognized by the module, which are then transmitted to the Arduino to turn connected devices on or off. Additionally, the system is integrated with the Telegram application, enabling remote control of devices. Testing results indicate that the system is highly effective in recognizing voice commands, with a high success rate, and functions optimally through both voice input and the Telegram application. Therefore, this system offers an efficient solution for managing smart homes, particularly in enhancing the convenience and efficiency of daily electronic device usage.
EVALUASI DASAR PENETRATION TESTING MENGGUNAKAN FRAMEWORK MITRE ATT&CK Wahyudi, Vivin; Arief, Muhammad Rudyanto; Santoso, Banu; Nugroho, Rangga Wahyu
E-Link: Jurnal Teknik Elektro dan Informatika Vol. 20 No. 1: Mei 2025
Publisher : Universitas Muhammadiyah Gresik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30587/e-link.v20i1.9399

Abstract

Penetration testing is a method used to identify security vulnerabilities in networks or computer systems. In this process, pentesters attempt to exploit security gaps by simulating potential attacks that could be carried out by an actual attacker. The goal of penetration testing is to evaluate the security of computer systems or networks. This multi-stage approach, which includes information gathering, exploitation, and post-exploitation, utilizes the MITRE ATT&CK framework. Tools are used to help identify and exploit security weaknesses, such as nmap, netdiscover, metasploit, SSH, and MySQL. This research can reduce the risk of data loss and operational disruptions, enhance pentesters' skills and awareness, and strengthen the security of computer systems and networks.
IoT implementation for Adjustment Automatic pH and TDS/EC Parameters on the System Hydroponics Lettuce Setiawan, Fanes; Santoso, Banu
APPLIED SCIENCE AND TECHNOLOGY REASERCH JOURNAL Vol. 4 No. 1 (2025): Applied Science and Technology Research Journal
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Mayarakat (LPPM) Universitas PGRI Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31316/astro.v4i1.7878

Abstract

Cultivation hydroponics becomes a solution for efficient modern agriculture, especially in the use of land and water. However, maintaining stability of pH and TDS/EC parameters remains become main challenge. Research: This developed system is based on the Internet of Things (IoT) using an ESP32 microcontroller for monitoring and adjusting automatic pH and TDS in cultivating lettuce. Integrated pH and TDS sensors with an actuator automatically in the form of a pump, micro and DC motors, which are controlled in real-time via the Flutter app and Firebase cloud storage. Test results show that the system succeeds in maintaining the pH in the range 6.0–7.0 for 96.44% of the time operations and TDS in the range 560–840 ppm for 96.79% of the time testing. The Paired Samples t-Test produced a p-value of 0.289 for pH and 0.595 for TDS. This value is more than 0.05, so there is no significant relationship in statistical relationship between the condition before and after automation. That is, the system automatically has no significant influence on parameter values, but is capable of guarding its stability consistently. Thus, the system is effective in managing hydroponic water quality in an automatic way.