Claim Missing Document
Check
Articles

Found 27 Documents
Search

Dampak Residu Pestisida Regent terhadap Survival Rate Ikan Mas (Cyprinus Carpion LINN) Mimatun Nasihah; Adisti Risma Putri Azzahra Arismaya; Nurul Dwi Khasanah
Jurnal EnviScience (Environment Science) Vol 5, No 1 (2021): Public Health, Food and Environmental Sectors Supporting Global Health Quality
Publisher : Universitas Islam Lamongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30736/5ijev.v5iss1.265

Abstract

Limbah yang masuk ke perairan, salah satunya adalah limbah yang berasal dari pertanian yakni pestisida. Berbagai pestisida digunakan sebagai pengendali hama untuk meningkatkan produksi pertanian. Pestisida yang masuk dalam jumlah yang besar dapat bersifat racun bagi biota-biota yang hidup di perairan, antara lain adalah ikan-ikan. Penggunaan pestisida untuk membasmi hama baik secara langsung ataupun tidak langsung akan mengganggu kualitas air, sehingga kelangsungan hidup dan pertumbuhan ikan juga akan terganggu. Kelangsungan hidup ikan sangat tergantung dari kondisi perairan tempat hidupnya. Mengingat besarnya potensi pencemaran dari limbah pestisida dalam perairan, dan adanya perbedaan kepentingan tersebut, maka pemakaian pestisida kiranya perlu dilakukan secara cermat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kemampuan hidup rata-rata ikan mas yang terdampak oleh residu pestisda. Metode penelitian menggunakan metode eksperimen dengan variasi konsentrasi pestisida sebagai variable bebas dan survival rate ikan mas sebagaia variable terikatnya. Hasil penelitian menunjukan bahwa rata-rata ikan Mas mati dalam waktu ke 10 dengan konsentrasi tertinggi 20 ml/l air. Hasil uji ANOVA menunjukan bahwa nilai F hitung sebesar 39.0 > F tabel 8.7 hal ini menunjukan terdapat pengaruh perbedaan konsentrasi pestisida terhadap mortalitas ikan mas.               Limbah yang masuk ke perairan, salah satunya adalah limbah yang berasal dari pertanian yakni pestisida. Berbagai pestisida digunakan sebagai pengendali hama untuk meningkatkan produksi pertanian. Pestisida yang masuk dalam jumlah yang besar dapat bersifat racun bagi biota-biota yang hidup di perairan, antara lain adalah ikan-ikan. Penggunaan pestisida untuk membasmi hama baik secara langsung ataupun tidak langsung akan mengganggu kualitas air, sehingga kelangsungan hidup dan pertumbuhan ikan juga akan terganggu. Kelangsungan hidup ikan sangat tergantung dari kondisi perairan tempat hidupnya. Mengingat besarnya potensi pencemaran dari limbah pestisida dalam perairan, dan adanya perbedaan kepentingan tersebut, maka pemakaian pestisida kiranya perlu dilakukan secara cermat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kemampuan hidup rata-rata ikan mas yang terdampak oleh residu pestisda. Metode penelitian menggunakan metode eksperimen dengan variasi konsentrasi pestisida sebagai variable bebas dan survival rate ikan mas sebagaia variable terikatnya. Hasil penelitian menunjukan bahwa rata-rata ikan Mas mati dalam waktu ke 10 dengan konsentrasi tertinggi 20 ml/l air. Hasil uji ANOVA menunjukan bahwa nilai F hitung sebesar 39.0 > F tabel 8.7 hal ini menunjukan terdapat pengaruh perbedaan konsentrasi pestisida terhadap mortalitas ikan mas.  
Efek Biolarvasida Ekstrak Daun Pandan Wangi (Pandanus amaryllifolius Roxb.) terhadap Resistensi Larva Aedes aegypti Era Fazira; Mimatun Nasihah; Nur Lathifah Syakbanah
Jurnal EnviScience (Environment Science) Vol 5, No 2 (2021): Implementing the Quality of Environmental Health as a 2030 Sustainable Developme
Publisher : Universitas Islam Lamongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30736/5ijev.v5iss2.287

Abstract

Abstrak Demam Berdarah Dengue (DBD) merupakan penyakit yang disebabkan oleh virus dengue yang ditularkan melalui gigitan nyamuk Aedes aegypti. Larvasida nabati daun pandan wangi dapat mengakibatkan toksisitas larva nyamuk oleh karena itu dilakukan pemutusan mata rantai penularan penyakit DBD. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui efektivitas larvasida nabati ekstrak daun pandan wangi (Pandanus amaryllifolius Roxb.) terhadap resistensi larva nyamuk Aedes aegypti. Penelitian ini menggunakan menggunakan metode eksperiment dengan rancangan posttest only with control group design. yakni menggunakan larva Aedes aegypti instar IV sebanyak 200 ekor dalam 5 perlakuan 4 kali ulangan. Uji analisis statistik one way ANOVA didapatkan nilai F hitung sebesar 0,667 dan F tabel sebesar 3,84. hasil persentase menunjukkan Ekstrak daun pandan wangi (Pandanus amaryllifolius Roxb.) tidak  memberikan pengaruh terhadap kematian larva nyamuk Aedes aegypti.  Konsentrasi 5% dan 20% ekstrak daun pandan wangi (Pandanus amaryllifolius Roxb.) dapat membunuh 1%  larva nyamuk Aedes aegypti. Konsentrasi 10%, 15% dan kontrol tidak dapat membunuh nyamuk larva Aedes aegypti. Kata Kunci: Daun Pandan Wangi, Larvasida Nabati, Aedes aegypti. 
Efek Hujan Asam terhadap Pertum buhan Tanaman Mimatun Nasihah
Jurnal EnviScience (Environment Science) Vol 1, No 1 (2017): Increasing Environment Health Quality as our First Step to Fight Climate Change
Publisher : Universitas Islam Lamongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (276.041 KB) | DOI: 10.30736/1ijev.v1iss1.53

Abstract

Pencemaran Udara  adalah peristiwa masuknya, atau tercampurnya, polutan (unsur-unsur berbahaya)  ke  dalam  lapisan  udara  (atmosfer)  yang  dapat  mengakibatkan  menurunnya  kualitas  udara  (lingkungan).  (Hogan, 1973).  Hujan asam  diartikan sebagai berbagai macam hujan dengan pH di bawah 5,6. Hujan secara  alami bersifat asam (pH sedikit di bawah 6) karena karbondioksida (CO2) di udara yang larut dengan air hujan  memiliki  bentuk sebagai asam  lemah. Tanaman dipengaruhi oleh  hujan asam dalam  berbagai  macam  cara.  Lapisan lilin pada daun rusak sehingga nutrisi menghilang sehingga tanaman tidak tahan terhadap keadaan  dingin, jamur dan serangga. Pertumbuhan akar menjadi lambat sehingga lebih sedikit nutrisi yang bisa diambil,  dan  mineral-mineral  penting  menjadi  hilang.  Metode  penelitian  ini  eksperimen  yakni  Penelitian  ini  menggunakan  metode  eksperimental  yaitu  suatu  penelitian  yang  dengan  sengaja  peneliti  melakukan  manipulasi terhadap satu atau lebih variabel dengan suatu cara tertentu sehingga berpengaruh pada satu atau  lebih variabel lain yang diukur.  Hasil penelitian ini menunjukan bahwa terdapat pengaruh hujan asam terhadap  pertumbuhan  tanaman.  Semakin  banyak  hujan  asam/semakin  rendah  pH  air  maka  pertumbuhan  tanaman  semakin tidak  normal, tidak  hanya pertumbuhan yang tidak normal tetapi banya k tanaman  yang tidak bisa tumbuh.Keywords: Pencemaran Udara, Hujan Asam, Pertumbuhan Tanaman
Efektifitas Filter Batang Pisang terhadap Penurunan Kadar Total Suspended Solid, Chemical Oxygen Demand dan Biological Oxygen Demand pada Limbah Domestik Emi Jayanti Dwi Pratiwi; Eko Sulistiono; Mimatun Nasihah
Jurnal EnviScience (Environment Science) Vol 5, No 2 (2021): Implementing the Quality of Environmental Health as a 2030 Sustainable Developme
Publisher : Universitas Islam Lamongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30736/5ijev.v5iss2.281

Abstract

Limbah rumah tangga adalah limbah cair hasil buangan dari kegiatan perumahan (rumah tangga) seperti dapur, mandi, dan cucian. Limbah domestik merupakan jumlah pencemar terbesar (85%) yang masuk ke badan air. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penurunan kadar TSS (Total Suspended Solid), COD (Chemical Oxygen Demand) dan BOD (Biocemical Oxygen Demand) pada limbah domestik setelah dilakukan filter batang pisang. Jenis penelitian ini menggunakan eksperimen dengan uji analisis ANOVA dan didukung dengan uji analisis REGRESI. hasil analisis kualitas air limbah domestik akan dibandingkan dengan standart baku mutu PERMEN LHK No. P68/2016. Hasil penelitian dari tiga ketebalan batang pisang (5 cm, 10 cm, 15 cm) terdapat hasil yang berbeda-beda, penurunan TSS terbaik 84 % ada pada 15 cm ketebalan media filter batang pisang sedangkan penurunan COD terbaik 81% dan penurunan BOD terbaik 58% terbaik pada 5 cm  ketebalan media filter batang pisang. Dapat disimpulkan bahwa uji TSS pada air limbah domestik menunjukkan semakin tebal ketebalan filter batang pisang maka nilai TSS akan semakin menurun, sedangkan hasil uji COD dan BOD pada air limbah menunjukkan bahwa semakin tipis ketebalan filter batang pisang maka nilai COD dan BOD akan semakin menurun.
Paparan electric liquid vaporizer ekstrak daun salam terhadap durasi kematian nyamuk Aedes aegypti Mimatun Nasihah; Nur Lathifah Syakbanah; Ana Windari
Prosiding Seminar Biologi Vol 7 No 1 (2021): PROSIDING BIOLOGI ACHIEVING THE SUSTAINABLE DEVELOPMENT GOALS WITH BIODIVERSITY I
Publisher : Jurusan Biologi, Fakultas Sains dan Teknologi, Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/psb.v7i1.22463

Abstract

Insidensi DBD di Indonesia dalam 50 tahun terakhir mengalami peningkatan dengan pola siklus puncak tiap 6-8 tahun. Fokus pengendalian vektor pada upaya kimiawi mengakibatkan resistensi nyamuk di sejumlah daerah sehingga perlu upaya biologis sederhana yang ramah lingkungan dengan memanfaatkan daun salam sebagai obat nyamuk cair elektrik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui paparan electric liquid vaporizer ekstrak daun salam (Syzygium polyanthum) terhadap durasi kematian nyamuk Aedes aegypti. Penelitian menggunakan sampel 150 ekor nyamuk dewasa yang dibagi dalam 5 perlakuan (kontrol, 20ml, 40 ml, 60 ml, dan 80ml) dan 3 kali pengulangan selama 30 menit durasi pengamatan. Hasil penelitian menunjukkan efek tertinggi dalam membunuh 60% nyamuk Ae. aegypti terjadi pada durasi paparan 30 menit electric liquid vaporizer ekstrak daun salam (Syzygium polyanthum) di konsentrasi 80 ml. Sementara durasi paparan 10 menit tidak memberikan efek apapun bagi nyamuk. Besar konsentrasi uap dari ekstrak terhadap mortalitas nyamuk secara berurutan adalah 80 ml, 60 ml, 40 ml dan 20 ml mengakibatkan kematian 60%, 46,6%, 13,3%, dan 30%. Bagaimanapun penggunaan alat electric liquid vaporizer memiliki keuntungan dan kerugian yang harus diwaspadai. Disarankan untuk studi lanjutan pengendalian vektor antar jenis electric vaporizer, variasi dosis dan jenis tanaman.
INCREASING POLITICAL AWARENESS THROUGH POLITICAL EDUCATION FOR WOMEN IN SAMBENG SUB-DISTRICT, LAMONGAN DISTRICT Mimatun Nasihah
Sosio-Didaktika: Social Science Education Journal Vol 5, No 2 (2018)
Publisher : Faculty of Education and Teacher Training, UIN (State Islamic University) Syarif Hidayatul

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (187.706 KB) | DOI: 10.15408/sd.v5i2.9855

Abstract

The title of its outreach program is the Increasing Political Awareness through Political Education for women in Sambeng Sub-district, Lamongan District. The objects of the activity were PKK members (a program at village level to educate women on various aspect of family welfare), female village heads, and female village secretaries in Sambeng sub-district. The objective of this outreach program was to elevate the understanding and awareness of the community for its role as a human or kholifah (leaders on earth), specifically the role of women in politics. The outcome of this program was to promote public understanding and awareness (especially women) in Sambeng District about political awareness for women. The method implemented was through Community Education namely educational activities used to elevate the perceptive and awareness of the community, especially political awareness for women. The conclusion of this outreach program was that the participants had limited understanding and awareness for the role and position of women in the family and in society (the state). The participants did not understand and were not aware of the political role it assumes as a kholifah on earth. In addition, the participants did not understand the procedures and mechanisms to become a representative of the people as members of the legislative council either. Therefore, the participants were very enthusiastic and asked many questions about how the religion viewed women who are actively involved in politics, how to balance family obligations with their social-political role, how to start engaging the political world if their husbands did not allow them, and the participants also asked how should be a capable and qualified board member.
Education And Training of Bengawan Solo Water Cleaning Using Filtration Method in Karanggeneng Village, Karanggeneng District, Lamongan Regency Mima Mimatun Nasihah; Nur Lathifah Syakbanah; Gading Wilda Aniriani; Andini Dwi Magfiroh
ABDIMAS: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 2 (2021): ABDIMAS UMTAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : LPPM Universitas Muhammadiyah Tasikmalaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (866.512 KB) | DOI: 10.35568/abdimas.v4i2.1329

Abstract

The northern part of Lamongan Regency is an area that is geologically and geographically vulnerable to freshwater. The condition of the existing water sources is not suitable for use as a source of clean water, because the water is brackish and green in color. The eutrophication process occurs due to excessive use of fertilizers for pond business, so that the nitrogen and phosphate content is high. The community in Karanggeneng village uses water from the Bengawan Solo River for daily use. The water condition of Bengawan Solo in the rainy season is dark brown in color because it contains a lot of soil, while in the dry season it is green because it contains a lot of pesticide or fertilizer residues discarded by farmers. From the problems above, it is necessary to socialize the water purification of Bengawan Solo by using the filtration method. Socialization activities are carried out directly to the Karanggeneng village community. This activity is carried out in two stages, the first is the preparation of tools and materials, the second stage is socialization to the community. In the first stage, chemical and physical water quality parameters were tested. In the second stage, the community was very enthusiastic about the implementation of this activity. The use of filtration methods is easy and inexpensive to be applied on a household scale. Suggestions, it is necessary to disseminate information to the wider community so that all people can access clean water for their daily needs. the second stage is socialization to the community. In the first stage, chemical and physical water quality parameters were tested. In the second stage, the community was very enthusiastic about the implementation of this activity. The use of filtration methods is easy and inexpensive to be applied on a household scale. Suggestions, it is necessary to disseminate information to the wider community so that all people can access clean water for their daily needs. the second stage is socialization to the community. In the first stage, chemical and physical water quality parameters were tested. In the second stage, the community was very enthusiastic about the implementation of this activity. The use of filtration methods is easy and inexpensive to be applied on a household scale. Suggestions, it is necessary to disseminate information to the wider community so that all people can access clean water for their daily needs.
Strategi Pengembangan Pola Hidup Bersih Dan Sehat (PHBS) dalam Mengantisipasi Penyakit Berbasis Lingkungan (PBL) Mimatun Nasihah; Istianah Istianah; Anggreani Ayu Saraswati
Jurnal Abdimas Berdaya : Jurnal Pembelajaran, Pemberdayaan dan Pengabdian Masyarakat Vol 2, No 02 (2019): Jurnal Abdimas Berdaya
Publisher : Universitas Islam Lamongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30736/jab.v2i02.3

Abstract

Saat ini pesantren berlomba-lomba memiliki infrastruktur modern, tetapi hanya beberapa pesantren yang menerapkan life-stlye modern. Masih banyak pesantren yang melestarikan kultur tradisional dimana santri di pesantren tersebut dituntut untuk berperilaku sesuai life-style tradisional demi melestarikan kultur tersebut. studi ini dimaksudkan memahami perilaku kesehatan di pesantren, yang berfokuskan tentang bagaimana memahami perilaku pemeliharaan kesehatan santri, memahami perilaku pencarian dan penggunaan sistem pelayanan kesehatan santri, memahami perilaku kesehatan lingkungan, dan rasionalisasi, tindakan sosial terhadap perilaku hidup sehat dan bersih santri di pondok pesantren Ihyaul Ulum Dukun Gresik. Dari hasil studi didapatkan, bahwa respon santri terhadap perilaku kesehatan masih kurang dipandang dari sudut pandang medis modern, karena pesantren memiliki kultur yang berbeda dengan masyarakat diluar pesantren.Hal ini terlihat dari pertama, dalam memelihara kesehatan, santri masih mempertahankan diri dari penyakit dan menjaga kesehatan masih dengan cara yang sederhana. Kedua, dalam usaha memanfaatkan sistem kesehatan, santri mengacu pada pengetahuan kesehatan yang santri pahami.Ketiga, perilaku kesehatan lingkungan santri dipengaruhi erat struktur dan nilai-nilai budaya serta nilai-nilai religi yang ada dipesantren.Keempat, usaha rasionalisasi PHBS, dengan menyesuaikan dengan nilai-nilai kultural dan religi di pesantren guna meningkatkan derajat kesehatan santri. Kata Kunci: Pondok Pesantren, PHBS, PBL
Pendidikan dan Pelatihan Penjernihan Air Waduk Gumining Menggunakan Metode Koagulasi, Flokulasi, dan Filtrasi di Desa Guminingrejo Kecamatan Tikung Kabupaten Lamongan Mimatun Nasihah; Anggreani Ayu Saraswati; Sayyidatun Najah
Jurnal Abdimas Berdaya : Jurnal Pembelajaran, Pemberdayaan dan Pengabdian Masyarakat Vol 3, No 01 (2020): Jurnal Abdimas Berdaya
Publisher : Universitas Islam Lamongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30736/jab.v3i01.41

Abstract

Desa Guminingrejo adalah salah satu desa yang berada di sebelah selatan Kabupaten Lamongan. Desa Guminingrejo memiliki waduk  yang terkenal dengan nama waduk gumining. Waduk ini dimanfaatkan masyakat untuk memenuhi banyak kebutuhan hidup mereka. Kualitas air waduk saat ini sudah dalam kondisi tercemar. Hasil observasi yang dilakukan pada air waduk gumining dan hasil wawancara dengan masyarakat diketahui bahwa waduk ini dimanfaatkan untuk kebutuhan minum, mandi, mencuci dan juga kebutuhan untuk pertanian. Besarnya aktivitas di sekitar waduk membuat air waduk tercemar dan berada di bawah  baku  mutu  air  kelas  II,  sehingga  perlu  dilakukan  pengolahan. Dari permasalahan diatas perlu diberikan alternatif solusi yakni melalui kegiatan pengabdian masyarakat berupa pendidikan dan pelatihan penjernihan air waduk dengan menggunakan metode koagulasi, flokulasi dan filtrasi. Rencana kegiatan ini dilaksanakan dalam kegiatan pengabdian masyarakat Program Kemitraan Masyarakat (PKM) ini adalah membentuk kelompok masyarakat Peduli Air Bersih, memberikan pendidikan dan pelatihan tentang upaya penjernihan air dengan menggunakan metode koagulasi flokulasi dan filtrasi, membantu masyarakat dalam menjernihkan air untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari. Hasil dari kegiatan ini adalah masyarakat sangat antusias dengan pelaksanaan kegiatan penjernihan air waduk gumining. Air yang dihasilkan dari proses penjernihan menjadi jernih dan tidak berbau dengan pH normal yakni 7.
Pemanfaatan Jerami Padi sebagai Pakan Ternak Mengunakan Metode Silase di Desa Kelorarum Kecamatan Tikung Lamongan Mimatun Nasihah; Selvy Hani Putri Pratiwi
Jurnal Abdimas Berdaya : Jurnal Pembelajaran, Pemberdayaan dan Pengabdian Masyarakat Vol 4, No 01 (2021): Jurnal Abdimas Berdaya
Publisher : Universitas Islam Lamongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30736/jab.v4i01.88

Abstract