Claim Missing Document
Check
Articles

Found 13 Documents
Search

PENGARUH PENGGUNAAN VIDEO ANIMASI PEMBELAJARAN TERHADAP HASIL BELAJAR IPA SEKOLAH DASAR Sudirman Sudirman; Nurul Afifah Herman; Achmad Shabir
Bestari: Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan Vol 5, No 1 (2024): April 2024
Publisher : Sekolah Tinggi Keguruan dan Ilmu Pendidikan (STKIP) Melawi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46368/bjpd.v5i1.1690

Abstract

Abstract: The research is a quantitative type of experimental research which aims to determine the influence of animated videos on science learning outcomes. The research design used was one group pretest-posstest design. The population of this research was 35 fifth grade at SD Negeri 14 Biru. The sample for this research in the entire population. The sampling technique is saturated sampling. Data collection technique are test and documentation. The data analysis showed that the students science learning outcomes before the use of animated learning videos were in sufficient category with a frequency of 19 students (55%) with an average score of 57,43. The description of science learning outcomes after using animated learning videos is in the very good category with a frequency of 24 students (69%) with an average score of 83,46. The results of the paired samples test show that the sig value is 0,000 0,05, which means there is a significant difference in students science learning outcomes before and after the use of learning animation videos in fifth grade of SD Negeri 14 Biru. In doing so, it can be concluded that there is an influence of the use of learning animation videos on science learning outcomes fifth grade students at SD Negeri 14 Biru, Tanete Riattang District, Bone Regency, proven by a significance value of 0,000 with a significance level of 0,05.Keywords: animated videos, learning outcomes, audio-visualo,  Abstrak: Penelitian ini adalah penelitian kuantitatif jenis quasi-eksperimen yang bertujuan untuk mengetahui adakah pengaruh penggunaan media video animasi terhadap  hasil belajar IPA di sekolah dasar.  Desain penelitian yang digunakan adalah One Group Pretest-Posttest Design. Populasi penelitian ini yaitu siswa kelas V SD Negeri 14 Biru sebanyak 35 orang. Sampel penelitian ini adalah sampel populasi yang ditentukan dengan teknik sampling jenuh. Teknik pengumpulan data adalah tes dan dokumentasi. Analisis data yang digunakan adalah analisis statistik deskriptif dan inferensial. Hasil analisis deskriptif diperoleh bahwa  hasil belajar IPA siswa sebelum penggunaan video animasi pembelajaran berada pada kategori cukup dengan frekuensi sebanyak 19 siswa (55%) dengan nilai rata-rata 57,43. Sedangkan, hasil belajar IPA setelah penggunaan video animasi pembelajaran berada pada kategori sangat baik dengan frekuensi 24 siswa (69%) dengan nilai rata-rata 83,46.. Hasil uji Paired Samples Test menunjukkan bahwa nilai Sig 0,000 0,05 yang berarti terdapat pengaruh signifikan hasil belajar IPA siswa sebelum dan setelah penggunaan video animasi pembelajaran di kelas V SD Negeri 14. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh yang cukup signifikan penggunaan video animasi pembelajaran terhadap hasil belajar IPA siswa kelas V SD Negeri 14 Biru Kecamatan Tanete Riattang Kabupaten Bone dibuktikan dengan nilai signifikansi 0,000 dengan taraf signifikansi 0,05.Kata Kunci:  video animasi, audio-visual, hasil belajar, pembelajaran.
PENINGKATAN KETERAMPILAN BERPIKIR KRITIS DAN HASIL BELAJAR MELALUI PENERAPAN MODEL PROBLEM BASED LEARNING Fadli A. M. Mandagi; Marthen Paloboran; Sudirman Sudirman
Jurnal Media Elektrik Vol. 19 No. 1 (2021): MEDIA ELEKTRIK
Publisher : Jurusan Pendidikan Teknik Elektro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59562/metrik.v19i1.5449

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan berpikir kritis dan hasil belajar peserta didik SMK Negeri 1 Banggai kelas XI Teknik dan Bisnis Sepeda Motor dalam pembelajaran perawatan mekanisme katup dan kelengkapannya melalui penerapan model pembelajaran problem based learning. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas. Subjek penelitian ini adalah Peserta didik kelas XI Teknik dan Bisnis Sepeda Motor. Teknik pengambilan data dengan menggunakan metode pengamatan dan perangkat checklist serta uji kinerja. Data yang didapatkan dianalisis secara descriptive. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa diterapkannya model problem based learning pada kompetensi dasar perawatan mekanisme katup dan kelengkapannya, dapat meningkatkan tingkat berpikir kritis dan hasil belajar peserta didik serta mencapai tujuan pembelajaran dengan rincian sebagai berikut: (a) meningkatnya keterampilan berpikir kritis peserta didik setelah penerapan model dengan kategori sangat tinggi sebanyak 38 Peserta didik (71,69%), kategori tinggi sebanyak 12 Peserta didik (22,64%), kategori rendah sebanyak 3 Peserta didik (5,66%) dan kategori sangat rendah yaitu sebanyak 0 Peserta didik (0%); (b) penerapan pembelajaran model problem based learning dapat meningkatkan hasil belajar Peserta didik sebesar 33,97%; dan (c) Hasil belajar Peserta didik setelah penerapan model problem based learning, peserta didik yang mencapai StandarKetuntasan Minimum sebanyak 53 Peserta didik (100%).
Media Padlet dalam Pembelajaran Menulis Teks Prosedur pada Siswa Kelas VI SD Metro School Kota Makassar Sudirman Sudirman; Usman Usman; Abdul Azis
Jurnal Onoma: Pendidikan, Bahasa, dan Sastra Vol. 11 No. 1 (2025)
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/onoma.v11i1.5421

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji keefektifan media Padlet dalam meningkatkan kemampuan menulis teks prosedur pada siswa kelas VI SD Metro School. Metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan desain kuasi eksperimen non-equivalent-control-group-design. Populasi penelitian terdiri dari 32 siswa yang diberikan pre-test dan post-test untuk mengukur kemampuan menulis teks prosedur. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan signifikan pada nilai rata-rata post-test (89.94) dibandingkan pre-test (59.67), dengan varians dan standar deviasi yang lebih kecil. Keunggulan Padlet, seperti kolaborasi, fleksibilitas visualisasi, kemudahan umpan balik, dan aksesibilitas, terbukti efektif dalam meningkatkan partisipasi dan pemahaman siswa. Penelitian ini menyimpulkan bahwa Padlet merupakan media pembelajaran yang efektif untuk meningkatkan keterampilan menulis teks prosedur pada siswa sekolah dasar.