Claim Missing Document
Check
Articles

Found 15 Documents
Search

Optimasi Media Pertumbuhan Tunas Anggrek Dendrobium sp. dengan Pemberian Bahan Organik secara In Vitro Anur, Alifiyan; Murgayanti, Murgayanti; Risda, Anis Satu; Qur’ani, Nurul
Jurnal Media Informatika Vol. 5 No. 3 (2024): Jurnal Media Informatika Edisi Mei - Agustus
Publisher : Jurnal Media Informatika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tanaman anggrek Dendrobium sp. merupakan salah satu tanaman hias yang sangat populer di Indonesia karena memiliki nilai estetik yang tinggi. Perbanyakan tanaman ini dapat dilakukan melalui teknik kultur jaringan dengan memanfaatkan zat pengatur tumbuh seperti chitosan, air kelapa, dan ekstrak kentang. Penelitian ini bertujuan untuk menemukan campuran media VW yang paling optimal untuk pertumbuhan tunas anggrek dan mengevaluasi pengaruh kombinasi ekstrak kentang dan air kelapa dalam jumlah yang tepat untuk mendukung pertumbuhan tunas anggrek Dendrobium sp. Metode yang digunakan adalah Rancangan Acak Lengkap (RAL) faktorial dengan dua faktor, yaitu ekstrak kentang dan air kelapa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kombinasi ekstrak kentang 5 gr dan air kelapa 150 ml memberikan peningkatan jumlah tunas yang signifikan. Selain itu, kombinasi ekstrak kentang 10 gr dan air kelapa 100 ml memberikan hasil terbaik dalam meningkatkan pertumbuhan tunas, daun, dan tinggi tunas anggrek Dendrobium sp. Semua perlakuan menunjukkan persentase planlet hidup yang sama, yang mengindikasikan bahwa eksplan dapat merespon unsur hara dalam media dengan baik. Penelitian ini menyimpulkan bahwa kombinasi ekstrak kentang 5 gr dan air kelapa 150 ml dapat meningkatkan pertumbuhan anggrek Dendrobium sp. secara signifikan dan memberikan nutrisi optimal bagi tanaman.
Effect of meta-topolin and kinetin at various concentrations on shoot multiplication in white turmeric (Curcuma zedoaria Rosc.) Murgayanti, Murgayanti; Azizah, Annisa Nanda Nur; Nuraini, Anne; Suminar, Erni; Mubarok, Syariful
Kultivasi Vol 24, No 1 (2025): Jurnal Kultivasi
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/kultivasi.v24i1.61664

Abstract

White turmeric is a medicinal plant widely used to treat various diseases. The limited availability of white turmeric seedlings is influenced by the scarcity of quality seeds due to the long dormancy of the rhizomes and the high incidence of pathogen attacks. Tissue culture techniques are one alternative to address the problem of white turmeric seedling availability. This study aims to determine the best concentrations of meta-topolin and kinetin for in vitro shoot multiplication of white turmeric. The research was conducted from January to June 2022 at the tissue culture laboratory, Faculty of Agriculture, Universitas Padjadjaran. This study used a completely randomized design consisting of 7 treatments: control (0 mg L-1), meta-topolin (1 mg L-1; 2 mg L-1; 3 mg L-1), kinetin (1 mg L-1; 2 mg L-1; 3 mg L-1). Analysis of variance (ANOVA) and Duncan’s multiple range test were used to analyze the statistical effects of meta-topolin and kinetin application. Applying 1 mg L-1 meta-topolin yielded the best results for shoot number, indicating that 1 mg L-1 meta-topolin is a potential cytokinin for the propagation of Curcuma zedoaria Rosc. 
OPTIMASI BUDIDAYA JAHE MERAH: STRATEGI PENGEMBANGAN UNTUK MENINGKATKAN PRODUKSI DAN KUALITAS DI DESA PASIGARAN KECAMATAN TANJUNGSARI KABUPATEN SUMEDANG Anjarsari, Intan Ratna Dewi; Umiyati, Uum; Murgayanti, Murgayanti
DHARMAKARYA: Jurnal Aplikasi Ipteks untuk Masyarakat Vol 14, No 1 (2025): Dharmakarya
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/dharmakarya.v14i1.63123

Abstract

Desa Pasigaran memiliki posisi yang tidak terlalu jauh dari pusat Kecamatan Jatinangor. Pada umumnya petani di Desa Pasigaran membudidayakan tanaman pangan dan palawija, sedangkan tanaman rempah dan obat seperti jahe merah ditanam hanya sekedar pelengkap saja. Jahe merah merupakan memiliki prospek yang sangat baik dalam meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya budaya tradisional dan meningkatkan nilai ekonomis komoditas ini. Teknik budidaya yang tepat juga sangat penting untuk meningkatkan produksi dan kualitas jahe merah. Salah satu solusi  untuk memberdayaan lahan pekarangan yang ada  oleh Kelompok Wanita tani  adalah mengenalkan jahe merah sebagai tanaman rempah dan obat  ini untuk dikelola lebih baik lagi.  Tujuan dari kegiatan pengabdian ini adalah adalah memnberdayakan Kelompok Wanita Tani (KWT)  di Desa ini supaya jauh lebih produktif dalam  membudidayakan jahe merah.  Sosialisasi ini menggunakan  metode penyuluhan budidaya jahe merah, menampilkan contoh produk olahan jahe merah yang sudah ada di pasaran dan praktek langsung budidaya jahe merah dalam polibag. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa kelompok tani sangat tertarik dan berminat dalam budidaya jahe merah, yang tercermin dari keaktifan dalam berdiskusi maupun dalam melaksanakan pelatihan. Melalui metode ini menunjukkan respons yang positif terlihat dari minat dan ketertarikan kelompok tani yang cukup tinggi sehingga  diharapkan pengetahuan mengenai budidaya jahe merah meningkat, serta produksi jahe merah di Desa Pasigaran dapat meningkat secara signifikan, sehingga dapat memenuhi permintaan pasar dan meningkatkan pendapatan petani.
PROSPEK PENGEMBANGAN BUDIDAYA MELON DI DESA CILELES KABUPATEN SUMEDANG Murgayanti, Murgayanti; Anjarsari, Intan Ratna Dewi; Umiyati, Uum
DHARMAKARYA: Jurnal Aplikasi Ipteks untuk Masyarakat Vol 14, No 1 (2025): Dharmakarya
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/dharmakarya.v14i1.60768

Abstract

Tanaman melon (Cucumis melo) merupakan tanaman dari famili Cucurbitaceae yang memiliki berbagai manfaat, terutama di bidang kesehatan. Meskipun melon memiliki banyak manfaat, produksi melon cenderung mengalami menurun. Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat, pada tahun 2022 produksi tanaman melon mengalami penurunan 8,08% dibandingkan pada tahun sebelumnya yang sebesar 129.147 ton. Hal itu terjadi karena harga jual melon yang cenderung turun, sehingga petani cenderung beralih ke tanaman lainnya. Oleh karena itu perlu dikakukan sosialisasi kepada masyarakat mengenai pemanfaatan buah melon dan potensi ekonomis melon agar dapat meningkatkan harga jualnya. Kegiatan ini dilaksanakan pada Kelompok Wanita Tani (KWT) Desa Cileles Kabupaten Sumedang. Metode yang digunakan adalah dengan penyuluhan secara tatap muka dan pembuatan demplot budidaya buah melon sebagai m,edia praktik. Hasil kegiatan menunjukkan respon positif dari masyarakat, terbukti dengan meningkatnya minat mereka dalam membudidayakan melon setelah memahami manfaatnya serta peluang ekonomi yang ditawarkan. Hal ini menjadikan budidaya melon menjadi peluang usaha yang menjanjikan bagi masyarakat.
Peningkatan Nilai Jual Pisang Roid Jatigede Melalui Produk Olahan Bolu Pisang Dalam di Dusun Ciboboko Desa Mekarasih Kecamatan Jatigede Kabupaten Sumedang Suminar, Erni; Nuraini, Anne; Murgayanti, Murgayanti; Damayanti, Farida; Bakti, Citra; Sari, Santika; Ismail, Ade; Mubarok, Syariful; Erizon, Meisyela Salsabila
Agrimasta Vol 3, No 1 (2025): November
Publisher : Fakultas Pertanian, Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/agrimasta.v3i1.67841

Abstract

Pisang Roid merupakan komoditas lokal yang memiliki keunggulan dari daya simpan buah, tingkat kerontokan buah rendah, dan tahan terhadap serangan hama dan penyakit. Dengan keunggulan yang dimiliki pisang Roid, pisang Roid memiliki potensi yang dapat dikembangkan untuk memajukan perekonomian di Jatigede. Tujuan dari kegiatan ini adalah meningkatkan nilai jual dan mempopulerkan pisang Roid Jatigede sebagai komoditas asal dari Jatigede. Untuk memenuhi tujuan tersebut, maka dilakukan kegiatan pembekalan dan pelatihan pemanfaatan pisang Roid menjadi Bolu Pisang Ciboboko (BOSANGKO) yang diikuti oleh ibu-ibu dan mahasiswa KKN kelompok 84 yang berlokasi di Dusun Ciboboko, Desa Mekarasih, Kecamatan Jatigede, Kabupaten Sumedang pada tanggal 29 Januari dan 4 Februari 2024. Melalui Kegiatan ini, diharapkan masyarakat dapat mendukung kegiatan ini guna peningkatan populatitas Pisang Roid.