Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search
Journal : Jurnal Sport Science

SURVEI MANAJEMEN PEMBINAAN PRESTASI CABANG OLAHRAGA BULUTANGKIS DI PB GANESHA KOTA BATU Adi Pratama; Supriyadi Supriyadi; Slamet Raharjo
Jurnal Sport Science Vol 10, No 1 (2020): June
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (495.642 KB) | DOI: 10.17977/um057v10i1p21-31

Abstract

ABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk menganalisis manajemen pembinaan prestasi cabang olahraga bulutangkis di PB Ganesha Kota Batu. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kuantitatif dengan cara survei menggunakan angket dan menghasilkan data deskriptif kuantitatif. Berdasarkan hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) Manajemen Pembinaan Prestasi Bulutangkis di Kota Batu dengan kategori “baik sebesar 0%”. Kategori “cukup” sebesar 32%, kategori “kurang baik” sebesar 68%, kategori “tidak baik” sebesar 0, (2) faktor internal berada pada kategori “baik” sebesar 0%, kategori “cukup” sebesar 32%, kategori “kurang baik” sebesar 68%, kategori “tidak baik” sebesar 0%, (3) faktor eksternal berada pada kategori “baik” sebesar 0%, kategori “cukup” sebesar 36%, kategori “kurang baik” sebesar 64%, kategori “tidak baik” sebesar 0%. Berdasarkan hasil penelitian disimpulkan bahwa manajemen pembinaan prestasi cabang olahraga bulutangkis di PB Ganesha Kota Batu memiliki manajemen pembinaan kurang baik.
PENGARUH LATIHAN PLYOMETRIC DROP JUMP DAN SIDE TO SIDE BOX SHUFFLE TERHADAP PENINGKATAN POWER OTOT TUNGKAI Yayang Satria Al Hafidz; Mulyani Surendra; Supriyadi Supriyadi
Jurnal Sport Science Vol 10, No 1 (2020): June
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (351.655 KB) | DOI: 10.17977/um057v10i1p77-84

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh latihan plyometric drop jump dan side to side box shuffle  terhadap power otot tungkai di UKM Badminton Universitas Negeri Malang. Penelitian ini Menggunakan metode eksperimen matching pretest-posttest comparison group design dengan analisis uji t independent sample test dan paired sample test. Hasil analisis data: (1) latihan drop jump  berpengaruh terhadap power otot tungkai (P=0,000 < α=0,05). (2) latihan side to side box shuffle  berpengaruh terhadap power otot tungkai (P=0,035 < α=0,05). (3) ada perbedaan pengaruh antara latihan drop jump dengan latihan side to side box shuffle terhadap power otot tungkai (P=0,035 < α=0,05).
PENGARUH LATIHAN BEBAN LEG PRESS DAN SQUAT TERHADAP POWER OTOT TUNGKAI PELARI DI PASI KOTA MALANG Jaya Suprapto; Supriyadi Supriyadi; Desiana Merawati
Jurnal Sport Science Vol 9, No 2 (2019): December
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (460.469 KB) | DOI: 10.17977/um057v9i2p163-170

Abstract

Kemampuan lari maksimal memerlukan power tungkai yang besar sebagai dayadorong sehingga pelari mampu melakukan lari dengan kecepatan tinggi. Power otot tungkaiberfungsi sebagai dorongan ketika melakukan start, proses berlangsungnya lari sampaimenyentuh garis finish. Kualitas power otot tungkai yang baik dapat ditingkatkan melalui latihanbeban. Latihan beban yang tepat untuk meningkatkan power otot tungkai adalah leg press dansquat. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh latihan beban leg press dan squatterhadap power otot tungkai. Penelitian ini menggunakan metode eksperimental semu (Pre-Experimental) berupa Desain prates-pascates kelompok statik (The Static Grup Pretest-PosttestDesign), Selanjutnya data dianalisis dengan bantuan SPSS seri 23.0. Berdasarkan uji bedaANOVA pada SPSS seri 23.0 antara latihan beban leg press dan squat didapatkan hasil, Fsquat=5.065, lebih besar dibandingkan F leg press=1.081. Ditinjau dari hasil mean latihan legpress diperoleh sebesar 260.139, sedangkan latihan squat diperoleh mean sebesar 307.778.Berdasarkan data tersebut dapat disimpulkan bahwa latihan squat lebih berpengaruh terhadappeningkatan power otot tungkai dibandingkan latihan leg press.Kemampuan lari maksimal memerlukan power tungkai yang besar sebagai dayadorong sehingga pelari mampu melakukan lari dengan kecepatan tinggi. Power otot tungkaiberfungsi sebagai dorongan ketika melakukan start, proses berlangsungnya lari sampaimenyentuh garis finish. Kualitas power otot tungkai yang baik dapat ditingkatkan melalui latihanbeban. Latihan beban yang tepat untuk meningkatkan power otot tungkai adalah leg press dansquat. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh latihan beban leg press dan squatterhadap power otot tungkai. Penelitian ini menggunakan metode eksperimental semu (Pre-Experimental) berupa Desain prates-pascates kelompok statik (The Static Grup Pretest-PosttestDesign), Selanjutnya data dianalisis dengan bantuan SPSS seri 23.0. Berdasarkan uji bedaANOVA pada SPSS seri 23.0 antara latihan beban leg press dan squat didapatkan hasil, Fsquat=5.065, lebih besar dibandingkan F leg press=1.081. Ditinjau dari hasil mean latihan legpress diperoleh sebesar 260.139, sedangkan latihan squat diperoleh mean sebesar 307.778.Berdasarkan data tersebut dapat disimpulkan bahwa latihan squat lebih berpengaruh terhadappeningkatan power otot tungkai dibandingkan latihan leg press.