Claim Missing Document
Check
Articles

A Sistem Pendukung Keputusan Prioritas Perbaikan Instalasi EDP-IT menggunakan Meftode MOORA di RS Muhammadiyah Gresik Imanullah Ali Ubed; Indra Gita Anugrah; Harunur Rosyid
Indexia : Informatics and Computational Intelligent Journal Vol 3 No 1 (2021): Vol. 3 No. 1 (2021)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Gresik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1320.871 KB) | DOI: 10.30587/indexia.v3i1.2884

Abstract

Semakin berkembang perusahaan apalagi instansi kesehatan maka di butuhkan lebih banyak pegawai yang dibutuhkan untuk menunjang kegiatannya, akan tetapi pihak manajemen seringkali kesulitan untuk menentukan penambahan pegawai dikarenakan harus mempertimbangkan upah, karir dan kesejahteraan dari pegawai yang akan direkrut. Apalagi dalam sebuah instalasi IT tidak banyak perusahaan memikirkan bahwa dalam era saat ini pihak IT adalah ujung tombak dari perusahaan untuk bisa bersaing dalam bidang teknologi. Permasalahan yang ada di Rumah Sakit Muhammadiyah Gresik adalah dengan berkembangnya sebuah sistem maka semakin banyak pula hardware dan pendukung lainnya. Dengan banyaknya hardware dan keperluan pendukung jika ada kerusakan yang bersamaan terkadang pihak IT kebingungan untuk menentukan mana yang akan di perbaiki terlebih dahulu dengan keterbatasan SDM IT di rumah sakit untuk menentukan manakah yang harus diperbaiki terlebih dahulu terkadang merasa bingung. Maka dari itu dibuatlah sistem pendukung keputusan dengan menggunakan metode Multi-Objective Optimization on the Basis of Ratio Analysis (MOORA). Dengan menggunkan metode MOORA pihak IT dapat menentukan prioritas perbaikan dengan menggunakan beberapa kriteria yaitu status pelayanan, Status nyala PC, jenis perbaikan yang dilakukan atau jenis kerusakan, resiko komplain pasien dan lama waktu permintaan perbaikan di mulai. Dengan begitu pihak IT dengan mudah menentukan unit manakah yang akan diperbaiki terlebih dahulu
Maksimalisasi Penggunaan Metode Profile Matching dalam Menentukan Kandidat Terbaik Zainal Abidin; Indra Gita Anugrah; Ryco Puji Setyono
Jurnal Informatika Universitas Pamulang Vol 4, No 3 (2019): JURNAL INFORMATIKA UNIVERSITAS PAMULANG
Publisher : Teknik Informatika Universitas Pamulang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (400.712 KB) | DOI: 10.32493/informatika.v4i3.3249

Abstract

Determine the best candidate in a company is something that is natural. There are several methods to determine the best candidate. One of them using the "Profile Matching" method. The method will rate employees from the highest to the lowest value, the assessment is carried out with several aspects of assessment which are categorized into two categories, namely core factors and scondary factors. Core factor is an assessment of the main factors in an assessment and the scondary factor is the supporting factors in an assessment. In weight determining the core factor and scondary factors greatly influence the results of the assessment. With the use of the "Profile Matching" method, it is expected that employee assessment can be maximized and provide results as expected. But in the calculation, there are several factors that are very influential so that the results obtained are unsuitable. Normal calculation using the Profile Matching method with standard values is the middle value produces the best candidate that is not appropriate. Requires modification of the weighting gap table so that the results produced can be maximized and appropriate.
Sistem Pendukung Kepustusan Pemilihan Tempat Kos Untuk Mahasiswa di Gresik dengan Metode SAW (Simple Additive Weighting) Soffan Maulana Akbar; Indra Gita Anugrah
Syntax Literate Jurnal Ilmiah Indonesia
Publisher : Syntax Corporation

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1148.981 KB) | DOI: 10.36418/syntax-literate.v7i2.6358

Abstract

Indekos atau biasa disebut kos merupakan salah satu tempat penyedia jasa penginapan atau tempat tinggal sementara yang terdiri dari beberapa kamar dimana setiap kamar memiliki fasilitas yang telah disediakan oleh pemilik kost. Bagi mahasiswa yang berkuliah jauh dari daerah asal tentunya membutuhkan kost. Pada proses pemilihan kost mahasiswa yang berkuliah di Gresik sering kali mengalami kesulitan dan kendala dalam pemilihan kost tersebut dikarenakan ada beberapa kriteria dan faktor-faktor yang harus dipenuhi seperti lokasi, harga, fasilitas, dan juga keamanan. Untuk mengatasi permasalahan diatas diperlukan sebuah sistem untuk membantu mahasiswa di Gresik sebagai rekomendasi dan juga mencari informasi tentang kost yang ada di Gresik. Makadari itu dipilihlah suatu metode dari beberapa metode yang ada yakni metode Simple Additive Weighting (SAW). Metode ini nantinya akan menghasilkan nilai terbesar yang akan terpilih sebagai alternatif terbaik dengan memperhitungkan kriteria yang ada
Pemilihan Jalur Terpendek Dalam Pengiriman Bahan Bangunan Menggunakan Metode Djikstra Imaduddin Agil Firdaus; Indra Gita Anugrah
Jurnal Nasional Komputasi dan Teknologi Informasi (JNKTI) Vol 2, No 2 (2019): OKTOBER 2019
Publisher : Program Studi Teknik Informatika, Fakultas Teknik. Universitas Serambi Mekkah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (121.431 KB) | DOI: 10.32672/jnkti.v2i2.1552

Abstract

Optimalisasi pengiriman merupakan sebuah permasalah yang sering terjadi pada setiap perusahaan. Pada studi kasus yang di alami oleh PT. Putra Sejati Bahagia saat ini masih kurang optimal dari segi waktu dan biaya dalam satu kali perjalanan pengiriman bahan bangunan, sehingga pencarian rute tercepat untuk pengiriman bahan bangunan perlu dioptimalkan dari segi waktu dan biaya untuk menentukan lokasi toko-toko mana saja yang dapat dikirim bahan bangunan secara bersamaan. Permasalahan tersebut bisa diselesaikan dengan metode djikstra yang berbasis titik dan node terpilih dan yang belum terpilih, sehingga dapat membantu perusahaan dalam menentukan pilihan toko yang bisa dikirim bahan bangunan. Pada penggunaan system aplikasi algoritma djikstra dapat membantu untuk menentukan rute terpendek yang dapat memilih lokasi terpilih dengan lokasi lain yang belum terpilih, dan juga bisa mengetahui rute mana yang dapat memberikan keuntungan lebih serta dapat memotong perhitungan waktu pengiriman. Karena proses pengiriman dengan menentukan jalur-jalur yang tepat akan memberikan keuntungan lebih dari segi ketepatan  waktu dan tidak boros ketika dalam perjalanan. Dalam penelitian ini masih terdapat banyak kekurangan seperti belum dimasukannya parameter cost atau biaya yang dikeluarkan, jenis bahan bangunan permintaan toko sehingga kedepannya penelitian ini masih bisa dikembangkan lebih lanjut lagi.
Penerapan Information Retrieval Menggunakan Pemodelan Topik Pada Deskripsi Portal Multimedia Indra Gita Anugrah; Harunur Rosyid
Jurnal Nasional Komputasi dan Teknologi Informasi (JNKTI) Vol 2, No 1 (2019): APRIL 2019
Publisher : Program Studi Teknik Informatika, Fakultas Teknik. Universitas Serambi Mekkah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (269.553 KB) | DOI: 10.32672/jnkti.v2i1.1057

Abstract

Pesatnya perkembangan teknologi informasi saat ini, diikuti meningkatnya perkembangan data. Data merupakan informasi yang sangat berharga perkembangan yang semakin pesat menyebabkan kesulitan dalam pengelolaannya. Salah satu pemanfaatan data adalah penggunaan temu kembali informasi pada portal video multimedia. Semakin banyak video multimedia yang tersimpan pada repositori maka semakin sulit dalam proses pencarian. Pada proses pencarian, pengguna terkadang menginginkan korelasi diantara hasil pencarian. Untuk membentuk korelasi dari hasil pencarian, dibutuhkan sebuah pemodelan topik yang berfungsi sebagai penghubung diantara query, kata dan dokumen dari deskripsi video multimedia. Salah satu metode pemodelan topik dapat dilakukan menggunakan model Probabilistic Latent Semantic Analysis (PLSA) dengan algoritma Expectation dan Maximization (EM Algorithm). Algoritma EM merupakan algoritma untuk menduga suatu parameter, tahap awal adalah melakukan pencarian nilai ekspektasi (Expectation). Pencarian nilai ekspektasi membutuhkan topik sebagai parameter awal yang nilai parameter-parameter akan diperbaharui menggunakan algoritma Maximization. Proses pembentukan parameter awal dilakukan menggunakan algoritma Naive Bayes, dimana algoritma Naive Bayes digunakan memprediksi kejadian dimasa datang menggunakan pengalaman sebelumnya.
Implementasi CI/CD Pipeline Pada Framework Androbase Dengan Menggunakan Jenkins (Studi Kasus: PT. Andromedia) Ahmad Farid; Indra Gita Anugrah
Jurnal Nasional Komputasi dan Teknologi Informasi (JNKTI) Vol 4, No 6 (2021): Desember 2021
Publisher : Program Studi Teknik Informatika, Fakultas Teknik. Universitas Serambi Mekkah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (373.09 KB) | DOI: 10.32672/jnkti.v4i6.3703

Abstract

Proses deployment dalam pembangunan sebuah aplikasi sangatlah penting karena menentukan hasil akhir sebuah aplikasi namun sayangnya proses ini kerapkali bermasalah dikarenakan cara deploy yang masih manual yaitu dengan cara pull aplikasi dari server produksi, cara ini dirasa kurang parktis dikarenakan developer harus berulangkali melakukan pull dari server apabila ada update pada aplikasi, masalah serupa terjadi pada sebuah perusahaan jasa system informasi PT.Andromedia dimana proses deploy yang dilakukan masih secara manual, berangkat dari permasalahan tersebut maka penulis menawarkan solusi dengan mengintegrasikan proses deploymen aplikasi dengan menggunakan konsep continuous integration and deployment atau yang biasa disingkat CI/CD. CI atau Continuous integration Merupakan prosses dimana aplikasi akan di buat dan di uji secara otomatis setelah repositori aplikasi terintegrasi pada server CI. Sedangkan CD atau Continuous deploymen adalah prosses dimana aplikasi yang telah dibuat dan di uji akan dideploy pada server produksi secara otomotis. dengan mengimplementasikan CI/CD dapat membantu dalam proses deployment.
Implementasi Agile Scrum Dengan Menggunakan Trello Sebagai Manajemen Proyek Di PT Andromedia Afrisco Ardytia Febrian Amarta; Indra Gita Anugrah
Jurnal Nasional Komputasi dan Teknologi Informasi (JNKTI) Vol 4, No 6 (2021): Desember 2021
Publisher : Program Studi Teknik Informatika, Fakultas Teknik. Universitas Serambi Mekkah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (354.029 KB) | DOI: 10.32672/jnkti.v4i6.3702

Abstract

Abstrak — Pengembangan software erat kaitannya dengan rangkaian proses SDLC (Software Development Lifecycle). Dalam penerapan SDLC ada beberapa metodologi yang bisa diterapkan seperti waterfall dan agile. Waterfall merupakan suatu metodologi yang tahapan-tahapannya dilakukan secara berurutan. Hal ini menjadi sebuah kendala di metode waterfall jika terdapat perubahan requirement atau kebutuhan di tengah proses pengembangan. Berbeda dengan agile dimana tahapan-tahapannya dilakukan secara iteratif atau berulang. Namun dalam penerapannya membutuhkan kerangka kerja yang mendukung konsep agile, salah satunya adalah scrum. Dalam penerapan agile scrum membutuhkan alat yang bisa berfungsi sebagai kolaborasi antar anggota tim serta pencatatan manajemen proyek. Salah satu alat yang bisa digunakan adalah trello. Abstract — Software development is closely related to the SDLC (Software Development Lifecycle) process chain. Several methodologies can be applied in implementing the SDLC, such as waterfall and agile. The waterfall is a methodology whose stages are carried out sequentially. This becomes an obstacle in the waterfall method if there is a change in needs or needs in the middle of the development process. In contrast to agile where the stages are carried out iteratively or repeatedly. However, its implementation requires a framework that supports agile concepts, one of which is scrum. In implementing agile scrum, you need a tool that can work as a collaboration between team members and project management records. One tool that can be used is Trello.
Penentuan Pola Pembelian Konsumen pada Indomaret GKB Gresik dengan Metode FP-Growth Amir Setiawan; Indra Gita Anugrah
Jurnal Nasional Komputasi dan Teknologi Informasi (JNKTI) Vol 2, No 2 (2019): OKTOBER 2019
Publisher : Program Studi Teknik Informatika, Fakultas Teknik. Universitas Serambi Mekkah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (391.619 KB) | DOI: 10.32672/jnkti.v2i2.1564

Abstract

Tidak bisa dimungkiri lagi bahwa minimarket masih menjadi tempat favorit masyarakat Indonesia untuk membeli berbagai macam kebutuhan mereka, salah satu diantaranya adalah Indomaret. Di Indomaret sendiri banyak sekali pengunjung atau konsumen yang lalu lalang keluar masuk toko untuk membeli barang keperluan mereka. Dengan banyaknya konsumen yang keluar masuk toko dan membeli barang yang sangat beraneka ragam itu, terdapat kesulitan untuk menentukan item mana yang masuk kedalam item laku atau sebaliknya. Dirasa perlu diadakan pengujian terkait bagaimana pola pembelian konsumen yang terjadi dan apa item yang paling sering dibeli oleh konsumen dengan banyaknya jenis barang yang disediakan oleh toko tersebut. Dengan menerapkan metode Market Basket Analysis didapatkan sebuah pola asosiasi terkait dengan banyaknya barang yang dilakukan pembelian bersamaan untuk selanjutnya dapat dijadikan pertimbangan sebagai item bandage promosi. Metode FP-Growth dirasa tepat untuk menggambarkan masalah yang terjadi tersebut, karena metode ini mempunyai pattern yang membuat pengolahan data menjadi lebih cepat dalam menentukan pola asosiasi. Menggunakan data transaksi yang terjadi selama 1 bulan pada salah satu toko Indomaret di daerah GKB Gresik yang kemudian diolah dan dianalisis menggunakan program aplikasi WEKA, sehingga ditemukanlah pola pasangan item terbaik yang memenuhi syarat – syarat dalam aturan asosiasi yang ditetapkan.
Penerapan Information Retrieval Menggunakan Pemodelan Topik Pada Deskripsi Portal Multimedia Indra Gita Anugrah; Harunur Rosyid
Jurnal Nasional Komputasi dan Teknologi Informasi (JNKTI) Vol 2, No 1 (2019): APRIL 2019
Publisher : Program Studi Teknik Informatika, Fakultas Teknik. Universitas Serambi Mekkah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32672/jnkti.v2i1.907

Abstract

Pesatnya perkembangan teknologi informasi saat ini, diikuti meningkatnya perkembangan data. Data merupakan informasi yang sangat berharga perkembangan yang semakin pesat menyebabkan kesulitan dalam pengelolaannya. Salah satu pemanfaatan data adalah penggunaan temu kembali informasi pada portal video multimedia. Semakin banyak video multimedia yang tersimpan pada repositori maka semakin sulit dalam proses pencarian. Pada proses pencarian, pengguna terkadang menginginkan korelasi diantara hasil pencarian. Untuk membentuk korelasi dari hasil pencarian, dibutuhkan sebuah pemodelan topik yang berfungsi sebagai penghubung diantara query, kata dan dokumen dari deskripsi video multimedia. Salah satu metode pemodelan topik dapat dilakukan menggunakan model Probabilistic Latent Semantic Analysis (PLSA) dengan algoritma Expectation dan Maximization (EM Algorithm). Algoritma EM merupakan algoritma untuk menduga suatu parameter, tahap awal adalah melakukan pencarian nilai ekspektasi (Expectation). Pencarian nilai ekspektasi membutuhkan topik sebagai parameter awal yang nilai parameter-parameter akan diperbaharui menggunakan algoritma Maximization. Proses pembentukan parameter awal dilakukan menggunakan algoritma Naive Bayes, dimana algoritma Naive Bayes digunakan memprediksi kejadian dimasa datang menggunakan pengalaman sebelumnya.
Implementasi Metode Simple Multy Attribute Rating Technique Exploiting Ranks (Smarter) Dan Forward Chaining Pada Penentuan Posisi Karyawan Baru PT. Langgeng Buana Jaya, Gresik Ardi Rizkiyanto; Indra Gita Anugrah
Jurnal Nasional Komputasi dan Teknologi Informasi (JNKTI) Vol 2, No 2 (2019): OKTOBER 2019
Publisher : Program Studi Teknik Informatika, Fakultas Teknik. Universitas Serambi Mekkah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (226.889 KB) | DOI: 10.32672/jnkti.v2i2.1565

Abstract

Penentuan posisi karyawan baru disebuah perusahaan merupakan salah satu faktor penting yang menentukan kemajuan sebuah perusahaan. Sumberdaya manusia yang baik namun ditempatkan disebuah lingkungan kerja yang tidak sesuai dengan skill yang dimiliki maka hasilnya tidak akan maksimal. PT. Langgeng Buana Jaya dalam melakukan perekrutan dan penempatan posisi karyawan baru masih menggunakan metode manual yang cenderung bersifat subyektif dan membutuhkan waktu yang lama, hasilnya pun dinilai kurang maksimal. Untuk itu perlu dibangun sebuah sistem pendukung keputusan (SPK) untuk membantu dalam menentukan posisi karyawan baru dengan implementasi metode simple multy attribute rating technique exploiting ranks (SMARTER) dan metode forward chaining. Metode SMARTER merupakan metode pengambilan keputusan multi kriteria dan pengembangan dari metode SMART dalam hal pembobotannya. Kriteria yang digunakan dalam penelitian ini antara lain : kemampuan berkomunikasi, kemampuan mengolah angka, profesionalitas, kemampuan beradaptasi, pola kerja (individu/tim), kepercayaan diri, mentalitas (ketahanan kerja), konsistensi, ketelitian, kecepatan Kerja, kreatifitas. Metode SMARTER digunakan dalam menentukan peringkat karyawan berdasarkan hasil tes psikologi. Terdapat 4 divisi yang memiliki lingkungan kerja dan kebutuhan skill yang berbeda antara lain : divisi injeksi, divisi painting, divisi assembly dan divisi gudang. Penentuan posisi yang sesuai menggunakan metode forward chaining berdasarkan rule yang telah ditentukan. Kombinasi metode SMARTER dan forward chaining dinilai sesuai untuk permasalahan yang ada di PT. Langgeng Buana Jaya.