Claim Missing Document
Check
Articles

Found 16 Documents
Search

Readiness of Elementary School Teachers in Pajo District to Implement English Language Learning under the National Curriculum Arif Bulan; Risca Ariska Ramadhan; Desi Rubiyanti; Amron Zarkasih Ritonga; Maimunah Ritonga; Nur Wahyuni
Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Indonesia (JPPI) Vol. 5 No. 1 (2025): Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Indonesia (JPPI), 2025 (1)
Publisher : Yayasan Pendidikan Bima Berilmu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53299/jppi.v5i1.915

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kesiapan guru sekolah dasar di Kecamatan Pajo dalam mengimplementasikan pembelajaran Bahasa Inggris berdasarkan Kurikulum Nasional. Penelitian ini fokus pada tiga aspek utama yang mempengaruhi kesiapan guru, yaitu pengetahuan tentang kurikulum, keterampilan mengajar yang dimiliki, dan tantangan yang dihadapi dalam proses implementasi. Dengan menggunakan pendekatan deskriptif dan metode kombinasi kuantitatif serta kualitatif, penelitian ini melibatkan survei dan wawancara dengan 10 guru di beberapa sekolah dasar di Kecamatan Pajo. Hasil penelitian menunjukkan bahwa meskipun sebagian besar guru memiliki pemahaman dasar tentang kurikulum Bahasa Inggris, banyak guru yang merasa belum sepenuhnya siap dalam mengimplementasikan kurikulum tersebut secara efektif. Kesiapan ini terhambat oleh terbatasnya akses terhadap pelatihan yang relevan, serta kurangnya bahan ajar yang sesuai dengan kurikulum. Selain itu, guru juga menghadapi tantangan dalam menyesuaikan pengajaran dengan keberagaman kemampuan siswa, serta kesulitan dalam pengelolaan waktu akibat beban kerja yang tinggi. Penelitian ini menyarankan agar pihak berwenang, terutama pemerintah dan lembaga pendidikan, memberikan dukungan yang lebih besar berupa pelatihan berkelanjutan yang lebih terfokus dan penyediaan fasilitas yang memadai. Dengan adanya peningkatan dukungan ini, diharapkan implementasi kurikulum Bahasa Inggris di sekolah dasar dapat berjalan lebih efektif dan sesuai dengan tujuan pendidikan nasional.
Silu sebagai Alat Musik Tradisional Suku Mbojo: Kajian Budaya dan Pelestariannya Arif Bulan; Nawasyarif Nawasyarif; Tasrif Tasrif; Kasman Kasman
Jurnal Ilmu Sosial dan Humaniora Vol. 2 No. 2 (2026): APRIL-JUNI 2026
Publisher : Indo Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63822/ywrbwf47

Abstract

This study aims to describe the form and characteristics of the traditional musical instrument silu, examine its symbolic meanings and cultural values, and identify its existence and preservation challenges within the Mbojo community in Bima Regency. The study employed a qualitative approach with a descriptive research design. Data were collected through observation, interviews, and documentation involving traditional leaders, traditional artists, and members of the Mbojo cultural community. Data analysis was conducted through data reduction, data presentation, and conclusion drawing. The findings reveal that silu is a traditional wind instrument characterized by its loud and resonant sound and consists of three detachable parts: the upper, middle, and lower sections. These parts contain symbolic meanings related to the structure of the human body and Islamic religious values within the Mbojo community. The middle section contains seven sound holes symbolizing the seven days of the week as a representation of order and balance in life. Silu functions as an accompanying musical instrument in traditional performances such as tari soka, tari manca, and the folk game mpa’a gantao. Beyond its entertainment function, silu also represents the cultural identity of the Bima community. However, its existence currently faces challenges due to modernization, the declining interest of younger generations, and the lack of cultural documentation. Therefore, preservation efforts through cultural education, cultural dialogue, art studio development, and documentation of local traditions are necessary to maintain silu as a cultural heritage of the Mbojo community.  
Pelatihan Bahasa Jualan dan Copywriting untuk UMKM dalam Upaya Meningkatkan Literasi Digital Marketing Arif Bulan; Yeye Suhaety; Muh. Nasoha; Conta Lestari; Safinah Safinah; Ulfatun Nuriah; Nanda Syifana
Aksi Kita: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 2 No. 1 (2026): JANUARI-FEBRUARI
Publisher : Indo Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63822/rqdg2p08

Abstract

Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) ini bertujuan meningkatkan kapasitas pemasaran pelaku UMKM di Kabupaten Dompu melalui pelatihan Bahasa Jualan dan Copywriting. Sebanyak 20 peserta dengan jenis usaha beragam makanan, minuman, pakaian, dan kopi dilibatkan dalam program yang berlangsung selama empat hari dengan satu hari khusus untuk materi copywriting. Kegiatan ini dilaksanakan bekerja sama dengan Dinas Koperasi dan Usaha Kecil Menengah Kabupaten Dompu. Pelatihan dirancang menggunakan pendekatan participatory training melalui penyampaian teori, studi kasus, praktik menulis, dan pendampingan langsung. Hasil pelaksanaan menunjukkan adanya peningkatan signifikan pada empat aspek utama. Pertama, literasi pemasaran peserta meningkat terlihat dari kemampuan mereka memahami konsep headline, value proposition, dan call-to-action. Kedua, peserta mampu menghasilkan copywriting yang lebih persuasif dan sesuai dengan karakteristik produk, dengan kenaikan nilai rata-rata kualitas tulisan dari 62,5 menjadi 86,4. Ketiga, peserta berhasil mengaplikasikan copywriting dalam unggahan media sosial, yang berdampak pada meningkatnya interaksi awal dari calon konsumen. Keempat, peserta mampu mengidentifikasi keunggulan produk dan menyusun pesan pemasaran yang lebih tersegmentasi. Pelatihan ini memberikan dampak langsung pada peningkatan strategi promosi dan kepercayaan diri pelaku UMKM dalam memasarkan produk secara digital. Dengan demikian, program PKM ini efektif dalam memperkuat kemampuan komunikasi pemasaran dan potensi daya saing UMKM di Kabupaten Dompu
Tutor’s Strategies in Teaching TOEFL to Dompu Scholarship Hunter Community Nur Wahyuni; Idhar Idhar; Arif Bulan
International Journal of Science and Applied Science: Conference Series Vol 6, No 1 (2022): International Journal of Science and Applied Science: Conference Series
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/ijsascs.v6i1.69945

Abstract

Test of English as a foreign language (TOEFL) is a test instrument to measure an individual skill level to English proficiency. Today, TOEFL is studied by almost students in Indonesia at the university level. The study aims to find out; (1) how are the tutor's strategies in teaching TOEFL to Dompu Scholarship Hunter Community, (2) what are the tutor's obstacles in teaching TOEFL to Dompu Scholarship Hunter Community, and (3) how are the tutor's efforts in solve the obstacles in teaching TOEFL to Dompu Scholarships Hunter Community. The research method was a qualitative research method with a qualitative descriptive approach. The data collection technique used structured interviews with three tutors. The findings were: (1) the tutor’s strategies were direct-learning, indirect learning, interactive learning, and independent learning, (2) inadequate time of learning per meeting, different basic abilities of students, and late distribution of TOEFL modules, (3) tutors provide TOEFL ebooks and additional assignments outside of class, and insert general material in each topic discussion.
Analisis Nilai Pendidikan Karakter dalam Kumpulan Dongeng Suku Mbojo Arif Bulan; Hasan Hasan
Ainara Journal (Jurnal Penelitian dan PKM Bidang Ilmu Pendidikan) Vol. 1 No. 1 (2020): Ainara Journal (Jurnal Penelitian dan PKM Bidang Ilmu Pendidikan)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengembangan Sumberdaya Wilayah (elrispeswil)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54371/ainj.v1i1.11

Abstract

Sebagai produk budaya suatu dari daerah, dongeng memiliki banyak nilai yang terkandung di dalamnya.Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan nilai-nilai pendidikan karakter yang termuat dalam cerita rakyat suku Mbojo. Metode penelitian yang digunakan dala penelitian ini yaitu metode deskriptif kualitatif. Data penelitian diambil dari buku “kumpulan dongeng suku Mbojo: sebagai bahan ajar bahasa Indonesia di Sekolah Dasar” yang diterbitkan oleh penerbit Nathan Indonesia 2020. Data-data yang dibutuhkan dalam penelitian dikumpulkan melalui membaca secara cermat unsur-unsur dongeng yang termuat dalam buku. Teknik yang digunanakan dalam penelitian teknik catat. Teknik analisis data yang dilakukan dalam penelitian ini yaitu menggunakan teknik analisis isi (content analysis). Hasil penelitian ini menunjukan bahwa terdapat lima nilai pendidikan karakter yang termuat dalam buku kumpulan dongeng suku Mbojo di antaranya: (1) peduli sosial; (2) keadilan; (3) tanggung jawab; (4) kerjasama; (5) menghargai pendapat orang lain.
Pengembangan Perangkat Pembelajaran Penanganan dan Perawatan Cidera (PPC) “Lo,i Ncara ro Mpoka” menggunakan Hellison’s Model terhadap Berpikir Kreativitas Mahasiswa Amal Fauqi; Arif Bulan
Ainara Journal (Jurnal Penelitian dan PKM Bidang Ilmu Pendidikan) Vol. 3 No. 1 (2022): Ainara Journal (Jurnal Penelitian dan PKM Bidang Ilmu Pendidikan)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengembangan Sumberdaya Wilayah (elrispeswil)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54371/ainj.v3i1.114

Abstract

Pengembangan Perangkat Pembelajaran dengan Menggunakan Hellison’s Model bertujuan untuk memberikan kebebasan pada Mahasiswa untuk bertanggung Jawab, Mandiri serta melakukan langkah-langkah kreatif, ilmiah dengan cara mengumpulkan data dari hasil pembelajaran, kemudian Mahasiswa dapat menafsirkan, menganalisis, dan akhirnya sampai pada suatu kesimpulan, sehingga diharapkan prestasi belajar Mahasiswa menjadi tumbuh dan meningkat. Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan (developmental research), dengan mengembangkan perangkat pembelajaran yang meliputi: Buku Ajar, RPS, Worksheet serta instrument kemampuan berpikir kreatif Mahasiswa yang mengacu pada model 4-D (Define, Design, Develop, dan Deisemination). Berdasarkan hasil analisis deskriptif, pengembangan Perangkat Pembelajaran Hellison’s Model pada Mata Kuliah Penanganan dan Perawatan Cedera ”Loi Ncara Ro Mpoka” untuk Melatih Kemampuan Berpikir Kreatif Mahasiswa diketegorikan Layak  atau “Sangat Baik”, karena keenam kriteria perangkat pembelajaran yang baik terpenuhi. Secara keseluruhan Perangkat Pembelajaran Penanganan dan perawatan cedera olahraga ini layak digunakan dalam penerapan Penanganan dan perawatan cedera olahraga untuk Mahasiswa setelah melalui 2 tahap uji coba. Penelitian pengembangan ini sudah tercapai untuk digunakan oleh Dosen dalam memperkenalkan Penanganan dan perawatan cedera olahraga kepada mahasiswa.