Claim Missing Document
Check
Articles

Found 8 Documents
Search

Pelatihan Penerapan PUEBI untuk Guru dan Pengawas Madrasah di Kabupaten Magelang Winasti Rahma Diani; Liana Shinta Dewi
Humanism : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 2, No 3 (2021): Desember
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30651/hm.v2i3.10276

Abstract

Bahasa Indonesia adalah bahasa resmi yang digunakan sebagai bahasa pengantar pendidikan. Melihat pentingnya kedudukan bahasa Indonesia di dunia pendidikan, para guru dan pengawas madrasah dituntut memiliki keterampilan bahasa Indonesia yang baik. Untuk meningkatkan keterampilan tersebut, pelatihan penerapan Pedoman Umum Ejaan Bahasa Indonesia (PUEBI) dilaksanakan dalam tiga sesi, yaitu tes awal, presentasi dan diskusi, serta tes akhir. Tes awal ditujukan untuk mengukur tingkat pemahaman awal peserta. Materi soal mencakup (1) huruf kapital, (2) penggunaan tanda baca, (3) penulisan singkatan dan gelar, (4) penulisan istilah asing, (5) penulisan kata baku dan serapan. Dari hasil tes awal, diketahui tingkat pemahaman peserta terhadap PUEBI belum cukup baik, terutama dalam penulisan kata serapan dan gelar. Setelah melalui tes awal, peserta mendapat materi penerapan PUEBI melalui presentasi dan diskusi. Kemudian, keterampilan peserta dalam penerapan PUEBI kembali diuji pada tes akhir. Hasilnya, nilai tes akhir menunjukkan adanya peningkatan, yaitu dari rata-rata 53,7 menjadi 75,45.
Realitas Perjamuan Khong Guan Adalah Realitas Kita Liana Shinta Dewi; M. Daniel Fahmi Rizal; Muhammad Iqbal Khoirunnahya
Stilistika: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Vol 15, No 1 (2022)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30651/st.v15i1.10499

Abstract

General Social Construction in Illustration of Perjamuan Khong Guan ABSTRAKTujuan penelitian ini adalah membahas topik pembicaraan dan permainan bahasa yang ada di dalam kumpulan sajak Perjamuan Khong Guan karya Joko Pinurbo. Konsep dan metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah hermeneutika. Hasil analisis menunjukkan bahwa pengarang memilih topik-topik yang relatable dengan masyarakat, misalnya, religiusitas, keterasingan sosial, dan cinta dan kerinduan.  Terkait bahasa, pemilihan bahasa-bahasa yang sederhana dan kontekstual oleh pengarang justru untuk membuat maknanya mudah dipahami dan bisa dengan mudah direfleksikan kembali oleh masyarakat pembacanya.Kata kunci: Joko Pinurbo, Khong Guan, Hermeneutika, Cinta, ReligiusitasABSTRACTThe aims of this study are discussing the topic converstion and how the language play in the book of poem collection, Perjamuan Khong Guan written by Joko Pinurbo. Concept and method used in this study is hermeneutics.The study shows that the author chose topics that are relatable to society i.e., religiosity, social alienation, and love and longing. From the language perspective, the author chose simple and contextual languages precisely to make the meaning easily to be understood and be reflected by the reader.Keyword: Joko Pinurbo, Khong Guan, Hermeneutics, Love, Religiosity
Pelatihan Penggunaan Aplikasi Mendeley untuk Pengembangan Literasi Digital Kelompok MGMP Bahasa Indonesia SMP Kota Magelang Winasti Rahma Diani; Liana Shinta Dewi
KAIBON ABHINAYA : JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT Vol. 5 No. 2 (2023)
Publisher : Universitas Serang Raya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30656/ka.v5i2.5592

Abstract

Literasi digital memiliki peran penting dalam berbagai aspek kehidupan, termasuk dalam bidang pendidikan. Hal tersebut menuntut guru untuk terus mengembangkan kompetensinya dalam bidang literasi digital. Untuk mendukung pengembangan profesi dan literasi digital guru, salah satu upaya yang dapat dilakukan adalah melalui pelatihan penggunaan program referensi manajer Mendeley yang dapat membantu guru dalam penulisan karya tulis ilmiah. Dalam kegiatan ini, tim PKM mengadakan pelatihan untuk MGMP Bahasa Indonesia SMP Kota Magelang secara luring. Pelaksanaan pelatihan dibagi menjadi dua sesi, yaitu presentasi dan praktik. Pada sesi presentasi, pemateri menyampaikan manfaat dan pentingnya aplikasi Mendeley. Kemudian, pada sesi praktik, tim PKM memperagakan dan mendampingi para guru untuk menggunakan aplikasi Mendeley. Hasilnya, guru-guru berhasil mencoba menyusun daftar pustaka menggunakan Mendeley untuk meningkatkan kualitas karya tulis ilmiahnya.
Pola dan Implikasi Sikap Partisan terhadap Estetika Trilogi Novel “Kemi” Karya Adian Husaini (Patterns and Implications of Partisan Attitudes to the Aesthetics of Adian Husaini's “Kemi” Novel Trilogy) Liana Shinta Dewi; Winasti Rahma Diani; M. Dhaniel Fahmi Rizal
Indonesian Language Education and Literature Vol. 7 No. 2 (2022)
Publisher : Jurusan Tadris Bahasa Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24235/ileal.v7i2.7759

Abstract

This study aims to understand the partiality of Kemi trilogy by Adian Husaini and its impact on the aesthetic of the novel. This is a quantitative study using a methodology of aesthetics established by Dewit H. Parker. The result shows two patterns of partiality. First, the author ignores the "show don't tell method" in the novel. Second, the author tends to use flat characterization.  Thus, it affects the balance of the novel that is determined by the contradictory pattern. The result of this study can be used as teaching material on Literary Criticism subject.Penelitian ini bertujuan untuk melihat pola partisan yang muncul dalam trilogi novel Kemi karya Adian Husaini dan melihat implikasinya terhadap estetika novel. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan menggunakan teori estetika yang digagas oleh Dewitt H. Parker. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sikap partisan dalam novel terlihat dari dua pola yaitu kecenderungan menjelaskan alih-alih menunjukkan dan penokohan dan pelataran yang datar. Implikasi sikap partisan ini adalah keseimbangan di dalam novel cenderung dibangun oleh model pertentangan. Hasil penelitian ini bisa digunakan sebagai materi dalam mata kuliah Kritik Sastra.
The Representation of Sita and Rama in Cok Sawitri’s Sitayana: A Critical Discourse Analysis Liana Shinta Dewi; Winasti Rahma Diani
RETORIKA: Jurnal Bahasa, Sastra, dan Pengajarannya Vol 19, No 1 (2026)
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/retorika.v19i1.78310

Abstract

The aim of this research is to reveal the representation of Sita and Rama in the novel Sitayana. This research uses Norman Fairclough’s critical discourse analysis as both theory and method. Data collection and data analysis conducted through text analysis, discourse practice analysis, and social practice analysis. The results show that, at textual level, there is a different constructions of Sita and Rama from their classical form. The representation of Rama is weakened meanwhile the representation of Sita is strengthened. This construction is shaped by various overlapping discourses and ideological contestations within the text. The contested ideology in Sitayana are feminism, patriarchy, traditionalism, modernism, capitalism, and feudalism. The novel offers an alternative reading of the Ramayana narrative that tend to differ from other interpretation of Ramayana. Sitayana provides an intersacting space between Rama dan Sita namely a shared position as victim. So that, Rama and Sita’s are not really in a black and white opposition.
Hubungan Kekuasaan dalam Novel Namaku Alam Karya Leila S. Chudori: Kajian Sosiologi Sastra Antonio Gramsci dan Implementasinya Sebagai Bahan Ajar Pemberlajaran Sastra Di SMA Restiana Setia Ningrum; Muhammad Daniel Fahmi Rizal; Liana Shinta Dewi
Repetisi: Riset Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol. 8 No. 2 (2025): REPETISI VOLUME 8 NOMOR 2
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Tidar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31002/repetisi.v8i2.4670

Abstract

Gramsci menjelaskan sastra adalah bagian dari dunia gagasan yang memuat ideologi di dalamnya. Dalam dinamika hubungan antarideologi, terdapat proses pemertahanan kekuasaan ideologi dominan terhadap ideologi subordinat. Pemertahanan ini dapat dilakukan dengan cara kekerasan (dominasi) maupun negosiasi (hegemoni). Oleh karena itu, tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan formasi ideologi dan hubungan kekuasaan dalam Novel Namaku Alam karya Leila S. Chudori. Penelitian ini berjenis deskriptif kualitatif. Objek penelitian ini berupa novel Namaku Alam (objek material) dan sosiologi sastra Gramsci (objek formal). Sumber data dalam penelitian ini adalah novel Namaku Alam. Metode dan teknik penyediaan data penelitian ini berupa studi pustaka, close reading, dan pencatatan. Dalam menganalisis data digunakan metode deskriptif kualitatif dan teknik analisis isi. Hasil penelitian menunjukkan praktik hegemoni terlihat dari interaksi antarideologi tokoh-tokoh novel Namaku Alam. Dalam interaksi antarideologi tersebut, hubungan yang terjalin antara ideologi liberalisme (didukung humanisme) selaku ideologi subordinat dan otoritarianisme (didukung etnosentrisme) selaku ideologi dominan ialah saling bersubordinasi. Subordinasi dilakukan dengan cara negosiasi dari internalisasi nilai-nilai ideologi dominan sehingga secara sukarela tercapai konsensus terselubung. Artinya, kekuasaan otoriter tidak hanya dipertahankan melalui kekerasan, tetapi juga melalui pengaruh ideologis yang membentuk kesadaran kolektif masyarakat. Kata kunci: formasi ideologi, interaksi antarideologi, dominasi, hegemoni.
Perspektif Feminis dalam Naskah Drama “Jeng Menul” Karya Puthut Buchori: Analisis Gender dan Stereotipe Perempuan serta Pembuatan Modul Ajar untuk Implementasinya dalam Pembelajaran di Kelas XI Ayuning Sekar Gitanty; Liana Shinta Dewi; Muhammad Nur Hanif
Repetisi: Riset Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol. 8 No. 2 (2025): REPETISI VOLUME 8 NOMOR 2
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Tidar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31002/repetisi.v8i2.4753

Abstract

Penelitian ini menganalisis isu ketidakadilan gender dan resistensi perempuan dalam naskah drama "Jeng Menul" karya Puthut Buchori melalui perspektif feminisme Mansour Fakih. Karya sastra ini berperan sebagai medium kritik sosial terhadap struktur masyarakat patriarkal. Penelitian bertujuan mengidentifikasi isu perempuan, menganalisis resistensi tokoh Jeng Menul melalui praktik ekonomi mandiri, dan mengembangkan modul ajar responsif gender untuk pembelajaran sastra di SMA kelas XI Kurikulum Merdeka. Menggunakan metode deskriptif-kualitatif, data berupa dialog dan adegan yang mencerminkan ketidakadilan gender dianalisis berdasarkan lima bentuk ketidakadilan menurut Mansour Fakih: marginalisasi, subordinasi, stereotipe, kekerasan, dan beban kerja ganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa naskah drama "Jeng Menul" mengandung kelima bentuk ketidakadilan gender tersebut, seperti stereotipe negatif terhadap Jeng Menul, marginalisasi usahanya, serta kekerasan verbal dan psikologis. Resistensi ditunjukkan melalui kemandirian ekonomi dan kritik verbal tokoh Jeng Menul. Disimpulkan bahwa ketidakadilan gender dalam naskah ini merefleksikan realitas sosial yang relevan dan resistensi perempuan menegaskan perjuangan mereka untuk pengakuan dan keadilan. Kata Kunci: feminisme, ketidakadilan gender, naskah drama, resistensi perempuan, modul ajar  
Representasi Bahasa dan Budaya Daerah dalam Buku Ajar BIPA Sahabatku Indonesia untuk Pelajar: Regional Language and Cultural Representation in the BIPA Textbook Sahabatku Indonesia for Learners Winasti Rahma Diani; Liana Shinta Dewi; Nilam Rizki Yazera; Naswa Maulida
Transformatika: Jurnal Bahasa, Sastra, dan Pengajarannya Vol. 10 No. 2 (2026): TRANSFORMATIKA: JURNAL BAHASA, SASTRA, DAN PENGAJARANNYA
Publisher : Universitas Tidar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31002/transformatika.v10i2.3612

Abstract

Sahabatku Indonesia 1–7 for Students are the most accessed teaching materials by users as a reference in learning Bahasa Indonesia as a Foreign Language (BIPA) for beginner and intermediate-level students. These books contain linguistic and cultural materials that can be studied by BIPA learners at the school age equivalent to elementary and junior high school levels. Through these books, the teaching content presented serves as a representation of the Indonesian language and culture for BIPA learners who wish to learn and deepen their knowledge about Indonesia. Therefore, this study aims to identify the representation of regional languages and cultures in Indonesia within the Sahabatku Indonesia 1–7 for Students, published by the Ministry of Education and Culture. This research is important as a form of feedback from BIPA practitioners. The results of the study show that the representation in these books is quite diverse, but the distribution of language and cultural content at each level is inconsistent. Regional language representation is most prevalent in level 4 books, while regional cultural representation is most prevalent in level 1 books.