Suryawan Asfar
Department Of Geological Engineering, Faculty Of Mathematics And Natural Sciences, Halu Oleo University, Bumi Tridharma Green Campus, Anduonohu, Kendari City, Southeast Sulawesi 93232, Indonesia.

Published : 32 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 32 Documents
Search

Pemetaan Geomorfologi Teluk Kendari Kota Kendari, Provinsi Sulawesi Tenggara Putri Bintang; Muliddin Muliddin; Suryawan Asfar
OPHIOLITE : Jurnal Geologi Terapan Vol 3, No 2 (2021): OPHIOLITE
Publisher : Program Studi Teknik Geologi Fakultas Ilmu dan Teknologi Kebumian Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (712.7 KB) | DOI: 10.56099/ophiolite.v3i2.23258

Abstract

Daerah penelitian terletak di Teluk Kendari Kota Kendari, Provinsi Sulawesi Tenggara. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tipe dan karakteristik satuan geomorfologi pada daerah penelitian. Metode penelitian berupa metode pemetaan geomorfologi yang menggabungkan observasi lapangan dan interpretasi data citra SRTM-DEM. Data primer berupa profil pantai, data sedimen pesisir, morfologi, litologi, dan pembuatan peta geomorfologi berdasarkan aspek kuantitatif dan genetik. Hasil penelitian menunjukkan terdapat 3 tipe satuan bentang alam pada Teluk Kendari yaitu dataran pantai dengan endapan berukuran pasir hingga kerakal, dataran pasang surut dengan komposisi material berukuran pasir, dan dataran terumbu (terangkat) yang tersusun atas batugamping terumbu berumur Plistosen – Holosen.
Penentuan zona resapan air menggunakan analisis Sistem Informasi Geografis untuk kawasan perlindungan sumberdaya airtanah di Kabupaten Kolaka Provinsi Sulawesi Tenggara Adi Pangestu; Irawati Irawati; Suryawan Asfar
OPHIOLITE : Jurnal Geologi Terapan Vol 1, No 1 (2019): OPHIOLITE
Publisher : Program Studi Teknik Geologi Fakultas Ilmu dan Teknologi Kebumian Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (455.082 KB) | DOI: 10.56099/ophiolite.v1i1.9315

Abstract

Daerah penelitian ini terletak di Kabupaten Kolaka, Provinsi Sulawesi Tenggara, terletak 165 km dari ibukota Kendari, Sulawesi Tenggara. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui sebaran dan luas daerah tangkapan air menggunakan metode survei dan analisis overlay menggunakan sistem informasi geografis (SIG). Metode survei bertujuan untuk mengetahui kondisi lapangan, sedangkan analisis overlay telah dilakukan untuk menentukan distribusi dan luas daerah resapan air. Distribusi zona resapan kawasan, termasuk penelitian ke dalam 5 kategori: zona resapan baik hingga kedalaman level air tanah antara 0-10 meter dengan wilayah tangkapan air seluas 37851,72 ha (13%), zona resapan normal alami hingga kedalaman level air tanah berkisar antara 5-20 meter seluas 33553,73 ha (12%), zona resapan mulai kritis hingga kedalaman muka air tanah berkisar dari 0-30 meter dengan daerah tangkapan air seluas 74850,11 ha (25%), zona resapan agak kritis dengan rentang level air tanah dari 0-20 meter seluas 50175,72 ha (17%), dan zona resapan sangat kritis untuk kedalaman level air tanah berkisar 0-10 meter dengan zona tangkapan seluas 95211,3 ha (33%).
Keanekaragaman geologi Teluk Lasongko dan sekitarnya Kabupaten Buton Tengah Provinsi Sulawesi Tenggara Laode Muhammad Farhan; Muliddin Muliddin; Suryawan Asfar
OPHIOLITE : Jurnal Geologi Terapan Vol 3, No 1 (2021): OPHIOLITE
Publisher : Program Studi Teknik Geologi Fakultas Ilmu dan Teknologi Kebumian Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1102.162 KB) | DOI: 10.56099/ophiolite.v3i1.22147

Abstract

Penelitian ini terletak di daerah Lasongko, Kecamatan Lakudo Kabupaten Buton Tengah Provinsi Sulawesi Tenggara. Daerah penelitian termasuk dalam Formasi Wapulaka yang tersusun atas batugamping berumur kuarter. Geologi Teluk Lasongko berpotensi menjadi objek pengembangan kawasan geowisata dengan strategi pengembangan yang tepat. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu analisis geomorfologi dengan mengkaji satuan bentang alam, bentukan lahan serta bentuk bentang alam lainya. Kondisi geologi daerah penelitian berupa perbukitan karst, dan pedataran karst, dan keterdapatn gua speleoterm. Pada Gua Mone terdapat stalakmit, stalaktit, dan pilar. Litologi yang dijumpai berupa wackestone pada geosite Kampolele, Pantai Lasongko, Moko dan Mone sedangkan packstone terdapat pada geosite Matawine, dan terdapat paparan terumbu serta alluvium yang tersebar sepanjang Teluk Lasongko sehingga dapat diusulkan sebagai kawasan geowisata. Strategi pengembangan geowisata daerah penelitian antara lain dilakukannya studi kelayakan, pengusulan kawasan geoheritage, dan kawasan konservasi geologi dilanjutkan dengan sosialisasi, edukasi dan promosi
Analisis geokimia unsur penyusun batugamping Formasi Wapulaka, Desa Oempu, Kecamatan Tongkuno, Kabupaten Muna, Provinsi Sulawesi Tenggara Asmawati Asmawati; Hasria Hasria; Suryawan Asfar
OPHIOLITE : Jurnal Geologi Terapan Vol 2, No 2 (2020): OPHIOLITE
Publisher : Program Studi Teknik Geologi Fakultas Ilmu dan Teknologi Kebumian Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (702.174 KB) | DOI: 10.56099/ophiolite.v2i2.22440

Abstract

Daerah penelitian terletak di desa Oempu, Kecamatan Tongkuno, Kabupaten Muna, Provinsis Sulawesi Tenggara. Tujuan penelitian adalah bagaimana jenis batugamping berdasarkan klasifikasi (Dunham 1962), bagaimana kandungan unsur penyusun batugamping dan bagaimana pemanfaatan batugamping berdasarkan kandungan unsur dengan menggunakan metode XRF. Berdasarkan karakteristik fisik dan biota yang dikandungnya maka batugamping Formasi Wapulaka dapat dikelompokkan menjadi Wackstone, Packstone dan Mudstone (Dunham 1962). Unsur kimia dari batugamping diperoleh dengan cara uji XRF pada sampel batugamping yang digunakan sehingga diperoleh kandungan unsur. Pemanfaatan batugamping di daerah penelitian dapat dipergunakan untuk bahan dasar industri, antara lain : bahan baku industri gelas, pembuatan soda abu, bahan dalam industri gula, dan bahan baku pembuatan karbit.
Analisis pengaruh aktivitas pertambangan terhadap kualitas air tanah di Kabupaten Konawe Selatan Ali Okto; La Ode Ngkoimani; Suryawan Asfar; Jahiddin Jahiddin; Marwan Zam Mili
OPHIOLITE : Jurnal Geologi Terapan Vol 1, No 1 (2019): OPHIOLITE
Publisher : Program Studi Teknik Geologi Fakultas Ilmu dan Teknologi Kebumian Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (585.605 KB) | DOI: 10.56099/ophiolite.v1i1.9321

Abstract

Aktivitas pertambangan dengan metode open pit mining dilakukan dengan cara pengupasan lahan, sehingga meninggalkan lahan tanpa tutupan vegetasi. Lahan tanpa tutupan vegetasi akan memperbesar laju aliran permukaan dan laju infiltrasi bawah permukaan. Metode yang digunakan untuk mengetahui tingkat pencemaran air menggunakan metode Indeks Pencemaran (IP). Hasil dari analisis terhadap sampel air yang berada di sekitar lokasi pertambangan di Kabupaten Konawe Selatan menunjukkan adanya unsur logam berbahaya seperti Arsen (As), Kromium VI (Cr+6), Kadmium (Cd), Tembaga (Cu), Seng (Zn) dan Timbal (Pb). Berdasarkan perhitungan dengan menggunakan Metode Indeks Pencemaran sampel air telah mengalami pencemaran ringan (untuk peruntukan Kelas I) dan masih memenuhi baku mutu air (untuk peruntukan Kelas III).
Morfotektonik Segmen Sesar Kolaka Daerah Tikonu dan Sekitarnya, Kabupaten Kolaka, Sulawesi Tenggara Reza Pasca Purniawan Misu; Masri Masri; Suryawan Asfar; Laode Ngkoimani
JAGAT (Jurnal Geografi Aplikasi dan Teknologi) Vol 6, No 2 (2022): JAGAT (Jurnal Geografi Aplikasi dan Teknologi)
Publisher : Halu Oleo University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33772/jagat.v6i2.25304

Abstract

Analisis morfotektonik di salah satu segmen Sesar Kolaka telah dilakukan pada Daerah Tikonu dan sekitarnya, Kecamatan Wundulako, Kabupaten Kolaka. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan tingkat aktivitas tektonik relatif (IATR). Metode penelitian yang digunakan adalah geomorfologi tektonik dengan pendekatan kuantitatif (morfometri DAS dan nonDAS) dan pendekatan kualitatif (morfotektonik) melalui observasi lapangan. Analisis morfometri digunakan untuk menentukan indeks aktivitas tektonik relatif (IATR) yang terdiri atas lima parameter DAS; kurva hipsometrik integral, asimetri DAS (AF), indeks bentuk DAS (BS), indeks gradien panjang sungai (SL), rasio dasar lembah (VF), sedangkan sinousitas muka pegunungan (SMF) sebagai parameter nonDAS. Analisis morfotektonik meliputi analisis kelurusan dan pengamatan fitur morfotektonik pada tiap kelas aktivitas tektonik pada daerah penelitian. Pola kelurusan punggungan dan lembah sungai berarah tenggara-baratlaut searah Sesar Kolaka. Fitur morfotektonik mengindikasikan aktivitas Sesar Kolaka dicirikan dengan hadirnya triangular facet, sagpond, knickpoint, offset drainage channel, dan fault scarp. IATR daerah penelitian terbagi atas empat kelas, kelas aktivitas tektonik 1 (sangat tinggi) dengan luas daerah ± 3,58 km², kelas aktivitas tektonik 2 (tinggi) dengan luas daerah ± 58,468 km², kelas aktivitas tektonik 3 (menengah) dengan luas daerah ± 35,752 km², kelas aktivitas tektonik 4 (rendah) dengan luas daerah ± 14,764 km². Kelas aktivitas tektonik sangat tinggi dan tnggi dijumpai pada subDAS 10 di bagian selatan dan beberapa subDAS di bagian utara yang tersusun atas sekis dan gneiss disertai hadirnya triangular facet, mata air, knickpoint, gawir sesar, dan milonitik.
Karakterisasi dan Aplikasi Pasir Silika Desa Oko-Oko Kecamatan Pomalaa Kabupaten Kolaka sebagai Media Filter untuk Menurunkan Kadar Besi dan Mangan Pada Air Sumur Gali Akhiruddin Akhiruddin; Suryawan Asfar; La Ode Rusman; La Aba
Jurnal Aplikasi Fisika Vol 15, No 2 (2019): JAF, Agustus 2019
Publisher : Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Telah dilakukan penelitian karakterisasi dan aplikasi pasir silika Desa Oko-Oko Kecamatan Pomalaa Kabupaten Kolaka sebagai media filter untuk mereduksi kadar besi dan mangan pada air sumur gali dengan metode aerasi-filtrasi menggunakan bubble aerator. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui komposisi pasir silika Desa Oko-Oko Kecamatan Pomalaa Kabupaten Kolaka dengan menggunakan XRF dan mengetahui efektifitas variasi ketebalan pasir pada aplikasi pasir silika sebagai media filter terhadap penurunan besi (Fe), mangan (Mn), warna dan kekeruhan sumur gali dengan menggunakan saringan pasir cepat dengan metode aerasi-filtrasi. Hasil pengamatan mikroskopis menunjukkan pasir silika Desa Oko-Oko memiliki ukuran butir pasir yang bervariasi dan termasuk kategori halus. Karakterisasi mineral pasir silika dari Desa Oko-Oko menggunakan XRF menunjukkan bahwa kandungan mineral SiO2 tertinggi adalah 98,72% yang berarti telah memenuhi syarat untuk dikatakan pasir silika. Pengukuran sampel awal air sumur gali untuk penentuan kadar Fe dan Mn dengan metode Spektroskopi Serapan Atom menghasilkan kadar logam Fe sebesar 2,078 mg/L dan untuk kadar Mn sebesar 1,422 mg/L. Penurunan kadar Fe dan Mn pada metode aerasi-filtrasi dengan variasi ketebalan pasir (20 cm, 40 cm, dan 80 cm) menghasilkan kadar Fe sebesar 0,131 mg/L, 0,081 mg/L, dan 0,026 mg/L, 0,617 mg/L, 0,029 mg/L, dan 0,013 mg/L. Hasil analisis menunjukkan bahwa konsentrasi Fe dan Mn telah memenuhi baku mutu baku Permenkes. 492/Menkes/IV/2010 adalah 0,3 mg/L untuk besi (Fe) dan 0,4 mg/L untuk mangan (Mn). Berdasarkan hasil penelitian bahwa pasir silika desa Oko-Oko berhasil menurunkan kadar Fe dan kadar Mn pada air sumur gali dengan metode aerasi-filtrasi menggunakan bubble aerator dan fast sand filter
Analisis Kandungan Mineral Pasir Pantai Kumbewaha dan Aplikasinya Sebagai Media Filter Untuk Menurunkan Kadar Besi dan Mangan Pada Air Sumur Gali La Aba; Suryawan Asfar; Ahmad Londir
Jurnal Aplikasi Fisika Vol 16, No 1 (2020): JAF, Februari 2020
Publisher : Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Telah dilakukan penelitian tentang analisis kandungan mineral pasir pantai Kumbewaha dan aplikasinya sebagai media filter untuk menurunkan kadar besi (Fe) dan mangan (Mn) pada air sumur gali. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kandungan mineral pasir menggunakan XRF serta mengetahui pengaruh ukuran butir pasir pantai Kumbewaha sebagai media filter untuk penurunan kadar Fe, Mn, warna dan kekeruhan dalam air sumur gali. Penurunan kadar Fe, Mn, warna dan kekeruhan dalam penelitian ini dilakukan dengan metode aerasi-filtrasi menggunakan aerator gelembung dan saringan pasir cepat dengan variasi ukuran butir pasir (1 mm, 0,5 mm dan 0,25 mm). Pengukuran kadar besi dan mangan menggunakan AAS, pengukuran warna menggunakan colorimeter, dan pengukuran kekeruhan menggunakan turbidimeter. Hasil karakterisasi mineral pasir sungai Kumbewaha menggunakan XRF menunjukkan bahwa kandungan mineral yang paling tinggi yaitu mineral silika (SiO2) sebesar 82,18%. Adapun hasil aplikasi pasir pantai Kumbewaha sebagai media filter terhadap penurunan kadar besi, mangan, warna, dan kekeruhan dengan variasi ukuran butir diperoleh bahwa semakin kecil ukuran butir, maka semakin rendah kadar besi, mangan, warna, dan kekeruhan dalam air hasil filtrasi dengan efektivitas pengolahan rata-rata di atas 90%. Hasil analisis tersebut menunjukan bahwa kadar besi, mangan, warna, dan kekeruhan telah memenuhi standar baku mutu air bersih sesuai Permenkes No. 492/Menkes/IV/2010peneltian
Inventarisasi Geoheritage Potensi Kawasan Geowisata Daerah Tongkuno, Pulau Muna, Provinsi Sulawesi Tenggara Hasria Hasria; Ham Karim; Suryawan Asfar
Jurnal Geosains dan Teknologi Vol 6, No 1 (2023): Maret 2023
Publisher : Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/jgt.6.1.2023.1-16

Abstract

Daerah Tongkuno yang termasuk dalam Peta Geologi Lembar Buton Formasi Wapulaka dan merupakan bagian dari kars Pulau Muna, Provinsi Sulawesi Tenggara, memiliki potensi keanekaragaman fenomena geologi yang dapat dikembangkang sebagai kawasan geowisata. Tujuan penelitian ini untuk menginventarisasi geoheritage potensi geowisata dan menentukan site (lokasi) serta geotrek yang ada di daerah Tongkuno Kabupaten Muna, Provinsi Sulawesi Tenggara. Metode yang digunakan terdiri dari pengamatan dan pengambilan data lapangan. Pengambilan data lapangan meliputi data litologi penyusun geosite, data geomorfologi/topografi geosite, titik koordinat geosite, akses menuju lokasi geosite, kondisi infrastruktur daerah geowisata, serta kesampaian waktu menuju geosite. Hasil studi ini menunjukkan bahwa Daerah Tongkuno memiliki 3 (tiga) geosite yakni Geosite Walengkabola, Geosite Labora dan Geosite Kotanowuna. Geosite Walengkabola memiliki keunikan berupa danau dolin, pantai bergisik, gua mata air, gua bawah laut serta hamparan terumbu karang yang indah serta terdapat stalagtit dan stalagmit, limestone cliff, gordyn karst, ponor, pits, serta karren. Geosite Labora memiliki keunikan berupa tanjung yang memiliki bentuk memanjang dan mendatar membentuk teras yang dibatasi oleh tebing-tebing gamping yang terjal. Pada dinding tebing terdapat ornamen-ornamen berupa fitur geologi minor seperti pits dan pans, rill karren, protocave, gordyn, dan karst dan pada kaki tebing dekat pantai terdapat gua dengan ornamen berupa stalagtit dan stalagmit, kristal kalsit dan mata air. Geosite Kotanowuna memiliki keunikan berupa perbukitan karst dengan berbagai macam bentuk seperti menara kars, bukit kars terisolir, bukit yang menyerupai kapal, bukit poligonal dan terdapat pedataran kars, karren field dan terraa rosa serta uvala juga fitur-fitur budaya  seperti Masjid Muna yang merupakan pusat kerajaan Muna di masa lampau, Benteng kota muna yang mengelilingi kerajaan muna, makam raja dan keluarga raja, serta batu pelantikan raja. Site/lokasi geowisata di daerah penelitian dapat ditempuh dengan penjalanan darat menggunakan kendaraan roda empat. Kajian potensi geowisata daerah  Tongkuno diharapakan dapat menjadi suatu upaya dalam menggali informasi mengenai potensi-potensi geologi yang dapat dikembangkan sebagai objek geowisata.
Analisis Kualitas Air Tanah pada Daerah Sekitar Lokasi Pertambangan di Kabupaten Kolaka Ali Okto; Al Rubaiyn; Jahidin; La Ode Sahiddin; La ode Andimbara; Suryawan Asfar
Jurnal Rekayasa Geofisika Indonesia Vol. 5 No. 01 (2023): Edisi April Jurnal Rekayasa Geofisika Indonesia (JRGI)
Publisher : Program Studi Teknik Geofisika FITK UHO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56099/jrgi.v5i01.1

Abstract

This research was conducted around mining sites is Pomalaa district, Kolaka. Nickel mining activities have an impact on water pollution which can reduce water quality in both rivers and groundwater. The decrease in water quality around the mining area can be caused by the flow of runoff from rainwater which carries soil particles to water bodies which makes the water cloudy and may contain heavy metals. This study aims to determine the quality of the soil around the mining area of ​​Pomalaa District. Sampling of surface water and subsurface water was carried out using the purposive sampling method. The Pollution Index method is used to analyze the level of water pollution. The results of the analysis show that mining activities in the study area do not have a significant impact on decreasing air quality even though some hazardous metal elements are found such as Arsenic (Ar), Khomium VI (Cr+6), Iron , Cadmium, Copper (Cu) and Lead (Pb). The dominant influence is the high content of BOD and DO in the waters which makes several locations of minor occurrences according to the calculation of indexing calculations. Geological factors that play a role in decreasing air quality are morphological, lithological and structura