Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search
Journal : Metodik Didaktik

Pengembangan Media Flanelgraf Berbasis QR Code Pada Materi Peredaran Darah Manusia Kelas V Sekolah Dasar Rifasyah, Aranda; Winahyu, Sri Estu; Untari, Esti
Metodik Didaktik Vol 19, No 2 (2024): Metodik Didaktik Januari 2024
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/md.v19i2.60476

Abstract

Penelitian ini memiliki tujuan untuk menghasilkan media pembelajaran flanelgraf berbasis QR Code pada materi peredaran darah manusia kelas V SD yang valid menurut ahli materi, ahli media, dan pengguna (guru), juga menarik bagi peserta didik. Penelitian pengembangan ini menggunakan model ADDIE. Hasil validasi yang diperoleh dari ahli materi sebesar 87,5%, dari ahli media sebesar 100%, dan dari pengguna (guru) sebesar 93,055% dengan kategori penilaian sangat valid dapat digunakan tanpa revisi. Lalu uji coba skala kecil dilaksanakan di kelas V SDN Madyopuro 05 Malang dengan melakukan penyebaran angket kemenarikan media dan mendapatkan hasil sebesar 100%. Sedangkan uji coba skala besar dilaksanakan di kelas V SDN Madyopuro 02 Malang dan mendapatkan hasil sebesar 93,45%. Dari kedua uji coba termasuk dalam kriteria penilaian sangat valid dapat digunakan tanpa revisi. Dengan demikian, media pembelajaran flanelgraf berbasis QR Code dinyatakan sangat valid dan sangat menarik sehingga layak untuk digunakan dalam pembelajaran.
Pengembangan Emoktif (Elektronik Modul Komik Interaktif) berbasis Discovery Learning untuk Melatih Kemandirian Siswa Sekolah Dasar Nafi'ah, Durotun; Untari, Esti; Winahyu, Sri Estu
Metodik Didaktik Vol 19, No 2 (2024): Metodik Didaktik Januari 2024
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/md.v19i2.60938

Abstract

Penelitian yang dilaksanakan bertujuan untuk menghasilkan produk EMOKTIF (Elektronik Modul Komik Interaktif) berbasis discovery learning pada materi perubahan bentuk energi kelas IV SD yang valid menurut ahli materi, ahli bahan ajar, pengguna (guru), dan menarik bagi siswa. Penelitian ini menggunakan model ADDIE. Lokasi penelitian ini dilakukan di SDN Sawojajar 1 Kota Malang dan subjek uji coba yaitu siswa kelas IV SDN Sawojajar 1 Kota Malang. Metode pengumpulan data berupa wawancara dan angket. Perolehan hasil dari ahli materi sebesar 90%, ahli bahan ajar 98%, dan pengguna (guru) 95% dengan kategori penilaian sangat valid serta dapat digunakan tanpa revisi. Perolehan hasil uji coba skala kecil 96,29% dan uji coba skala besar 90,80%. Dari kedua uji coba termasuk dalam kategori sangat menarik. Dengan demikian, bahan ajar EMOKTIF berbasis discovery learning pada materi perubahan brntuk energi dinyatakan sangat valid dan sangat menarik sehingga layak digunakan dalam pembelajaran di sekolah
Pengembangan Media Pembelajaran Monertif Berbasis QR Code untuk Melatih Kemandirian Siswa Kelas III Sekolah Dasar Rahmawati, Novi; Winahyu, Sri Estu; Untari, Esti
Metodik Didaktik Vol 19, No 2 (2024): Metodik Didaktik Januari 2024
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/md.v19i2.61934

Abstract

     Penggunaan media pembelajaran di SD belum banyak, ditandai dengan kurang variasi media pembelajaran. Proses belajar mengajar yang cenderung bukan mengarah pada student centeredmengakibatkan siswa pasif dalam proses belajarnya. Dengan demikian diperlukan media pembelajaran yang dekat dengan kehidupan siswa agar siswa merasa tertarik untuk belajar. Tujuan penelitian dan pengembangan ini adalah mengembangkan produk yang layak menurut ahli materi, ahli media, praktis menurut guru, serta menarik dan melatih kemandirian belajar siswa kelas III sekolah dasar. Penelitian dan pengembangan ini menggunakan Model ADDIE dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi, Email penulis: angket, dan dokumentasi. Analisis angket ahli materi, ahli media, dan angket kepraktisan guru menggunakan skala Likert. Sedangkan angket respon dan angket kemandirian siswa menggunakan skala Guttman. Berdasarkan hasil angket ahli materi dan ahli media, produk Media Monertif dinyatakan layak digunakan tanpa revisi. Berdasarkan angket kepraktisan guru, media Monertif dinyatakan valid dengan persentase 100%. Media Monertif dinyatakan dapat melatih kemandirian siswa berdasarkan angket kemandirian siswa.