Claim Missing Document
Check
Articles

Found 29 Documents
Search

PELATIHAN PENILAIAN HASIL BELAJAR UNTUK MENINGKATKAN KOMPETENSI PROFESIONAL GURU Kartini, Harti; Yuniawatika, Yuniawatika; Bintartik, Lilik; Winahyu, Sri Estu
ABDIMAS PEDAGOGI Vol 1, No 1 (2017)
Publisher : ABDIMAS PEDAGOGI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1795.293 KB)

Abstract

Abstract: Implementation of learning result assessment training was given to Blitar elementary school teachers because based on initial study conducted with some elementary school teachers in Blitar City revealed that they generally have difficulties in understanding the assessment in Curriculum 2013. In addition, the assessment result is not utilized optimal for feedback and for improvement of learning process. The lack of understanding is due to the socialization of the Curriculum 2013 has not reached them. The results of the activities show the teachers of Blitar Elementary School get knowledge insight, understanding the concept of assessment, and skillfully devise an assessment instrument to measure the competence of spiritual attitude, social attitude, knowledge and skill according to the assessment guide on Curriculum 2013.Keywords: assessment of learning outcomes, teacher professional competenceAbstrak: Pelaksanaan pelatihan penilaian hasil belajar diberikan kepada guru-guru SD Kota Blitar karena berdasarkan hasil studi awal yang dilakukan dengan beberapa guru SD di Kota Blitar terungkap bahwa mereka pada umumnya mengalami kesulitan dalam memahami penilaian dalam Kurikulum 2013. Selain itu hasil penilaian kurang dimanfaatkan secara optimal untuk umpan balik dan untuk perbaikan proses pembelajaran. Kurangnya pemahaman tersebut disebabkan karena sosialisasi Kurikulum 2013 belum menjangkau mereka. Hasil kegiatan menunjukkan guru-guru SD Kota Blitar mendapatkan wawasan pengetahuan, pemahaman konsep penilaian, dan terampil menyusun instrumen penilaian untuk mengukur kompetensi sikap spiritual, sikap sosial, pengetahuan dan keterampilan sesuai panduan penilaian pada Kurikulum 2013.Kata kunci: penilaian hasil belajar, kompetensi profesional guru
Penerapan Pendekatan Sains-lingkungan-teknologi-masyarakat (STM) untuk Meningkatkan Kemampuan Siswa SD dalam Mengaplikasikan Konsep Keseimbangan Lingkungan Sri Estu Winahyu; Harti Kartini
Sekolah Dasar : Kajian Teori dan Praktik Pendidikan Vol 17, No 2 (2008): Tahun 17, Nomor 2, November 2008
Publisher : Sekolah Dasar : Kajian Teori dan Praktik Pendidikan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract: The purpose of this collaborative action research is to describe the improvement  students competencies in applying a concept of environmental balance through the STM approach. The subjects was Sixth grade students of the VI Madyopuro Elementary School. The collected data were acquired through observation and interview. The collected data were analyzed by qualitative and path model. The results found: STM approach changed  students’ conception about influence human action on environmental balance; improvement students’ competency in applying concept; improvement students’ critical thinking.
MENGEMBANGKAN KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS SISWA SD PADA PEMBELAJARAN IPA DENGAN MODEL PREDICT OBSERVE EXPLAIN (POE) Sri Estu Winahyu; Harti Kartini
Sekolah Dasar : Kajian Teori dan Praktik Pendidikan Vol 22, No 1 (2013): Tahun 22, Nomor 1, Mei 2013
Publisher : Sekolah Dasar : Kajian Teori dan Praktik Pendidikan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract: Teaching Science with Predict Observe Explain (POE) Model. Improving quality of education for elementary schools’ students needs to do through learning process improvement. Achievement indicator in learning can be marked with development of critical thinking in students in responding phenomena in their environment. One of the learning models believed developing students’ critical thinking is application of predict observe explain (POE) model. The model give chance in students practicing to predict phenomena in their environment with logical reasoning, to prove the truth of prediction by experiment and also to explain results based on scientific observation. Through POE model students’ critical thinking optimally develop and they are trained developing their reasoning skills with making relationship among observed facts resulted from conducted experiment.Abstrak: Peningkatan kualitas pendidikan bagi anak Sekolah Dasar (SD) perlu dilakukan melalui perbaikan proses pembelajaran. Indikator keberhasilan dalam pembelajaran diantaranya ditandai dengan berkembangnya kemampuan berfikir kritis siswa dalam menanggapi fenomena yang terjadi di lingkungannya. Salah satu model pembelajaran yang diyakini mampu mengembangkan kemampuan berpikir siswa adalah dengan menerapkan model POE (Predict-Observe-Explain). Model pembelajaran POE memberi kesempatan kepada siswa untuk berlatih memprediksi gejala-gejala di lingkungan dengan alasan logis, membuktikan kebenaran prediksi melalui eksperimen serta menjelaskan temuan berdasarkan hasil pengamatannya secara ilmiah. Melalui model POE kemampuan berfikir kritis berkembang secara optimal dan siswa dilatih mengembangkan daya nalarnya dengan cara menghubungkan antar fakta yang diamati dari percobaan yang dilakukan.Kata Kunci: berfikir kritis, model POE, IPA SD
Penerapan Penilaian Kinerja Pada Pembelajaran Sekolah Dasar Risa Listyaningrum; Sri Estu Winahyu; Muchtar Muchtar
Ilmu Pendidikan: Jurnal Kajian Teori dan Praktik Kependidikan Vol 2, No 1 (2017): June 2017
Publisher : Faculty of Education Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (320.759 KB) | DOI: 10.17977/um027v2i12017p092

Abstract

Abstract: The purpose og this research is: (1) planning the performance assessment; (2) the implementation of performance assessment; and (3) report on the performance evaluation results of learning in the fifth class of Public Elementary School Blimbing 3 Malang (Sekolah Dasar Negeri Blimbing 3 Malang). This research used a descriptive qualitative approach in case study. The data is collected through observation, interviews, and documentation. The results showed that: (1) the preparation of integrated performance assessment plan in the course plan (RPP) in even semester consisting of Theme 5 to Theme 9 cannot be found because teachers do not prepare lesson plans; (2) the implementation of performance assessment is not done thoroughly by teachers, as they have difficulty in time management and teachers focused on a material with a performance assessment; (3) the implementation of performance assessment conducted by teachers in even semester consisting of Theme 5 to Theme 9 are not yet fully accordance with the measures of performance appraisal. This is proven by the performance assessment of the teachers which do not deliver the performance assessment rubric to students, the time management is not well-organized, and how teacher just memorize in assessing the learners, making the result less maximum; and (4) the report of performance assessment conducted by the teacher is already good, proven by how meaningful the report card reporting performance appraisal in the form of numbers, title, and description. However, teachers have a hard time in processing the outcome score of learners.Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan: (1) perencanaan penilaian kinerja; (2) penerapan penilaian kinerja; dan (3) pelaporan hasil penilaian kinerja pada pembelajaran di kelas V SDN Blimbing 3 Kota Malang. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif studi kasus. Pengumpulan datanya melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan: (1) penyusunan perencanaan penilaian kinerja yang terintegrasi di RPP Semester Genap yang terdiri dari Tema 5 sampai Tema 9 tidak ada karena guru tidak menyusun RPP; (2) penerapan penilaian kinerja tidak terlaksana semuanya karena guru kesulitan pada waktu perlaksanaannya dan guru terfokus pada satu materi dengan satu penilaian kinerja; (3) penerapan penilaian kinerja yang dilakukan oleh guru di Semester Genap yang terdiri dari Tema 5 sampai Tema 9 belum sepenuhnya sesuai dengan langkah-langkah penilaian kinerja. Hal ini terbukti pada penilaian kinerja karena guru tidak menyampaikan rubrik penilaian kinerja pada peserta didik, waktu yang digunakan tidak teroganisir dengan baik, dan dalam menilai peserta didik guru hanya mengingat-ingat sehingga kurang maksimal dalam menilai; dan (4) pelaporan penilaian kinerja yang dilakukan oleh guru yaitu sudah baik, terbukti dari pelaporan penilaian kinerja di rapor berbentuk angka, predikat, dan deskripsi yang bermakna. Namun guru memiliki kesulitan waktu pengolahan nilai peserta didik.
Penggunaan Media pada Pembelajaran Daring Tema 7 “Peristiwa dalam Kehidupan” Kelas V di SDN Sumbersari 1 Malang Mar’atus Sholichah; Sri Estu Winahyu; Sukamti Sukamti
Jurnal Pembelajaran, Bimbingan, dan Pengelolaan Pendidikan Vol. 1 No. 6 (2021)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (266.104 KB) | DOI: 10.17977/um065v1i62021p419-429

Abstract

Abstract: Learning media is one of the important components in learning. Before using the media the teacher must pay attention to the planning and criteria for selecting a good media. So that the desired learning objectives can be achieved optimally. However, not all teachers plan, select, and use learning media properly and appropriately. This study aims to describe the planning, selection, and use of media as well as the obstacles experienced in implementing the use of media in online learning Theme 7 "Events in Life" Fifth Grade at State Elementary School Sumbersari 1 Malang. This study uses a descriptive qualitative approach. Collecting data using interview, observation, and documentation techniques. Based on the results of the study, it was found that the teacher did not do the media planning themselves but used the media planning listed in the lesson plans which were arranged in one cluster. In choosing the media, it is different from the media that has been planned. This is because the media planned in the lesson plans cannot be applied 100 percent the same, adjusting to the conditions of each school. There are media that are not in accordance with the learning objectives. The use of media has implemented the steps of using media well. The obstacle experienced is that there are students who do not open the media sent by the teacher. As well as the limited ability of teachers in making technology-based media. Abstrak: Media pembelajaran merupakan salah satu komponen penting dalam pembelajaran. Sebelum menggunakan media guru harus memperhatikan perencanaan dan kriteria pemilihan media yang baik. Sehingga tujuan pembelajaran yang diinginkan dapat tercapai dengan optimal. Namun, tidak semua guru melakukan perencanaan, pemilihan, dan penggunaan media pembelajaran dengan baik dan sesuai. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan perencanaan, pemilihan, dan penggunaan media serta kendala yang dialami dalam penerapan penggunaan media pada pembelajaran daring Tema 7 “Peristiwa dalam Kehidupan” kelas V di SDN Sumbersari 1 Malang. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif. Pengumpulan data menggunakan teknik wawancara, observasi, dan dokumentasi. Berdasarkan hasil penelitian diperoleh bahwa guru tidak melakukan perencanaan media sendiri melainkan menggunakan perencanaan media yang tertera pada dokumen RPP yang disusun dalam satu gugus. Dalam memilih media, berbeda dengan media yang sudah direncanakan. Hal ini dikarenakan media yang direncanakan dalam RPP tidak bisa diterapkan 100 persen sama, menyesuaikan dengan kondisi sekolah masing-masing. Terdapat media yang tidak sesuai dengan tujuan pembelajaran. Penggunaan media sudah menerapkan langkah-langkah penggunaan media dengan baik. Kendala yang dialami yaitu terdapat siswa yang tidak membuka media yang dikirimkan oleh guru. Serta keterbatasan kemampuan guru dalam membuat media berbasis teknologi.
Analisis Konsepsi Awal Siswa pada Materi Siklus Air Kelas V SD Ilma Nasukha; Sri Estu Winahyu; M. Anas Thohir
Jurnal Pembelajaran, Bimbingan, dan Pengelolaan Pendidikan Vol. 1 No. 8 (2021)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (254.547 KB) | DOI: 10.17977/um065v1i82021p646-652

Abstract

Abstract: This study aims to reveal students' initial conceptions of the water cycle material for class V. The method used in this research is descriptive qualitative. Data collection techniques used by researchers are using questionnaires, interviews and documentation. The instrument used to collect data is the researcher himself. The steps of data analysis used in the study, namely: (1) data reduction, (2) data presentation, and (3) making conclusions. The results of this study, obtained the fact that students' initial conceptions have initial conceptions that are scientifically correct and not scientifically correct. Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mengungkap konsepsi awal siswa pada materi siklus air kelas V. metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu kualitatif deskriptif. Teknik pengumpulan data yang digunakan oleh peneliti yaitu menggunakan angket, wawancara dan dokumentasi. Instrumen yang digunakan untuk mengumpulkan data, yaitu peneliti sendiri. Langkah-langkah analisis data yang digunakan dalam penelitian, yaitu: (1) reduksi data, (2) penyajian data, dan (3) membuat kesimpulan. Hasil dari penelitian ini, diperoleh fakta adanya konsepsi awal siswa memiliki konsepsi awal yang sudah benar secara ilmiah dan belum benar secara ilmiah.
Analisis Miskonsepsi Materi Sistem Peredaran Darah Manusia Tema 4 pada Siswa Kelas V SD Mar’atul Izza; Sukamti Sukamti; Sri Estu Winahyu
Jurnal Pembelajaran, Bimbingan, dan Pengelolaan Pendidikan Vol. 1 No. 8 (2021)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (203.605 KB) | DOI: 10.17977/um065v1i82021p660-664

Abstract

Abstract: This study aims to describe the material misconceptions about the human circulatory system in fifth grade students at SD Negeri 1 Sumberpasir. This study uses a qualitative approach with data collection through essay tests and interviews. The research subjects were fifth grade students. The results showed that there were still many students who had misconceptions about the concept of the human circulatory organ, the process of human blood circulation, human blood circulation disorders and how to maintain the health of the circulatory organ. Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan miskonsepsi materi sistem peredaran darah manusia pada siswa kelas V di SD Negeri 1 Sumberpasir. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan pengumpulan data melalui tes esai dan wawancara. Subjek penelitian yaitu siswa kelas V. Hasil penelitian menunjukkan masih banyak siswa yang mengalami miskonsepsi pada konsep organ peredaran darah manusia, proses peredaran darah manusia, gangguan peredaran darah manusia dan cara memelihara kesehatan organ peredaran darah.
PENERAPAN MODEL KOOPERATIF BERPIKIR, BERPASANGAN DAN BERBAGI (KOPI PAGI) DALAM MENINGKATKAN KETERAMPILAN BERBICARA DAN HASIL BELAJAR MUATAN IPA SISWA KELAS IV SEKOLAH DASAR Esti Untari; Sukamti Sukamti; Lilik Bintartik; Sri Estu Winahyu; Sigit Wibowo; Riski Riski Solehariyah; Zulfa Aji Mukti
Primary: Jurnal Pendidikan Guru Sekolah Dasar Vol 11, No 5 (2022)
Publisher : Laboratorium Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (726.833 KB) | DOI: 10.33578/jpfkip.v11i5.8619

Abstract

Tujuan penelitian untuk mengetahui penerapan model KOPI PAGI terhadap keterampilan berbicara dan hasil belajar siswa kelas 4 SDN Bendogerit 1 Kota Blitar. Desain penelitian menggunakan Quasi Experimen atau eksperimen semu dengan desain penelitian non equivalent control group design. Penelitian dilakukan di dua kelas, kelas 4A sebagai kelas kontrol dan kelas 4B sebagai kelas eksperimen. Rata-rata hasil belajar siswa kelas kontrol menggunakan model pembelajaran konvensional yaitu 57.78 meningkat menjadi 65.3. Sedangkan hasil belajar siswa kelas eksperimen model pembelajaran KOPI PAGI dari 60.2 meningkat menjadi 80.8. Hasil keterampilan berbicara siswa di kelas kontrol rata–rata hasil keterampilan berbicara siswa 46.41 meningkat menjadi 65.37. Sedangkan, data pada kelas eksperimen, rata–rata hasil keterampilan berbicara siswa didapatkan hasil 57.44 dan meningkat menjadi 74.6. Setelah dilakukan pengujian N-Gain Score hasil bahwa nilai rata–rata kelas kontrol 21,69% tergolong tidak efektif. Sedangkan pada kelas eksperimen nilai rata–ratanya 58.12% tergolong cukup efektif. Sehingga disimpulkan model KOPI PAGI dapat meningkatkan hasil belajar dan keterampilan berbicara siswa serta model KOPI PAGI lebih efektif diterapkan pada materi perubahan energi dan sumber daya alternatif di SD kelas IV SDN Bendogerit 1 Kota Blitar.
Pengembangan E-Modul Materi Sifat-Sifat Cahaya Berbasis Discovery Learning untuk Siswa Kelas IV SDN Bumiayu 2 Kota Malang Alma Kumala Dani; Sukamti Sukamti; Sri Estu Winahyu
Jurnal Pembelajaran, Bimbingan, dan Pengelolaan Pendidikan Vol. 2 No. 9 (2022)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract: Researchers conducted development research aimed at producing discovery learning-based e-module teaching materials for the fourth grade elementary school students that are practical and interesting when used in learning and produce products that are suitable for use based on the assessments of material experts, media experts, and teachers. as a user. Researchers found problems, namely the lack of development of teaching materials when learning online and offline, and information obtained that most teachers only rely on teaching materials published by the government and LKS from schools, not all available teaching materials contain detailed learning materials, especially on science content. the properties of light in grade IV elementary school. The method used in this research is RnD with ADDIE model.The results of the product validity test are very valid and can be tested without revision by media experts with a percentage of 96, 36 percent, material experts 98, 75 percent, and users of 88, 18 percent. In addition, this teaching material product was tested in a small stage with the number of students 6 students and a large test stage of 24 fourth grade elementary school students. The results of the trial get a practical response value from students with an average percentage of 96, 63 percent. According to the calculation of the assessment results, the e-module teaching material product deserves to be tested without revision. Abstrak: Peneliti melakukan penelitian pengembangan bertujuan menghasilkan produk bahan ajar e-modul materi sifat-sifat cahaya berbasis discovery learning untuk siswa kelas IV sekolah dasar yang praktis dan menarik ketika digunakan dalam pembelajaran serta menghasilkan produk yang layak digunakan berdasarkan penilaian ahli materi, ahli media, dan guru sebagai pengguna. Peneliti menemukan permasalahan yaitu kurangnya pengembangan bahan ajar ketika pembelajaran online maupun offline, serta diperoleh informasi bahwa kebanyakan guru hanya mengandalkan bahan ajar yang diterbitkan oleh pemerintah dan LKS yang dari sekolah, tidak semua bahan ajar yang tersedia memuat secara rinci materi pembelajaran terutama pada muatan IPA materi sifat-sifat cahaya pada kelas IV sekolah dasar. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah RnD dengan model ADDIE. Hasil uji kevalidan produk masuk kriteria sangat valid dan dapat diuji coba tanpa revisi oleh ahli media dengan persentase 96, 36 persen, ahli materi 98, 75 persen, dan pengguna sebesar 88, 18 persen. Selain itu, produk bahan ajar ini diujicobakan dalam tahap kecil dengan jumlah siswa 6 siswa dan tahap uji besar 24 siswa kelas IV sekolah dasar. Hasil ujicoba mendapatkan nilai respon kepraktisan dari siswa dengan rata-rata persentase sebesar 96, 63 persen. Menurut perhitungan hasil penilaian, produk bahan ajar e-modul layak diuji coba tanpa revisi.
Analisis Pemanfaatan Media Pembelajaran IPA di SD Dela Diana; Sukamti Sukamti; Sri Estu Winahyu
Jurnal Pembelajaran, Bimbingan, dan Pengelolaan Pendidikan Vol. 2 No. 11 (2022)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract: The purpose of this research to determine the use of science learning media, types of learning media used, obstacles faced by teachers and efforts to deal with obstacles in the use of science learning media at SDN Polehan 5 Malang. This type of research is phenomenological research with a qualitative descriptive method. The subjects of this study were the first to sixth grade teachers. Data collection techniques used include observation, interviews, and documentation. The data analysis technique uses the data reduction stage, data presentation and conclusions. The results showed that (1) the types of science learning media used by the teacher were natural environment media, visual media, audio visual media, physical object media and multimedia media, (2) the use of science learning media at SDN Polehan 5 Malang was still low, four of six teachers still do not use science learning media when teaching, (3) the obstacles faced by teachers in the use of science learning media are the limited facilities owned by the school and the limited ability of the teacher, (4) the efforts made are to improve the teacher's ability by studying with colleagues work, attended training on the use of learning media from the Malang city office. Abstrak: Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pemanfaatan media pembelajaran IPA, jenis media pembelajaran yang digunakan, kendala yang dihadapi guru serta upaya dalam menghadapi kendala dalam pemanfaatan media pembelajaran IPA di SDN Polehan 5 Malang. Jenis penelitian ini adalah penelitian fenomenologi dengan pendekatan kualitatif metode deskriptif. Subjek penelitian ini adalah guru kelas satu sampai kelas enam. Pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan teknik observasi, wawancara, dan dokumentasi. Teknik analisis data meliputi tiga tahap yaitu tahap reduksi data, penyajian data dan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) jenis media pembelajaran IPA yang digunakan guru adalah media lingkungan alam, media visual, media audio visual, media objek fisik dan media multimedia, (2) pemanfaatan media pembelajaran IPA di SDN Polehan 5 Malang masih rendah, empat dari enam guru masih belum menggunakan media pembelajaran IPA ketika mengajar, (3) kendala yang dihadapi guru dalam pemanfaatan media pembelajaran IPA yaitu keterbatasan fasilitas yang dimiliki sekolah dan keterbatasan kemampuan yang dimiliki guru, (4) upaya yang dilakukan adalah meningkatkan kemampuan guru dengan belajar bersama rekan kerja, mengikuti pelatihan penggunaan media pembelajaran dari dinas kota Malang.