Claim Missing Document
Check
Articles

Found 36 Documents
Search

Effect of Blended Learning On Cost Accounting Academic Evaluation of Student in State University of Malang Hanjar Ikrima Nanda; Ria Zulkha Ermayda; Dewi Noor Fatikhah R.
Journal of International Conference Proceedings (JICP) Vol 2, No 1 (2019): Proceedings of the 3rd International Conference of Project Management (ICPM) Bal
Publisher : AIBPM Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32535/jicp.v2i1.489

Abstract

Products to support blended learning called "Solutive Blended Learning" have been developed. This study aims to evaluate the effectiveness of blended learning using these products, on the learning outcomes of cost accounting for students at State University of Malang. Closed questionnaires were distributed to 32 students who were studying the calculation of manufacturing business production costs, using these products. The independent variables tested were website effectiveness in blended learning management, blended learning concepts, and use of blended learning. The dependent variable is academic evaluation. SPSS 22 is used to make statistical analysis, which uses Pearson correlation test. The results of the analysis show that there is a positive and significant relationship between the use of blended learning, using the products developed, and the results of academic evaluations.
PERANCANGAN SITEPLAN TAMAN REFUGIA JATI SEBAGAI DESA WISATA DI DESA JATIREJOYOSO Hanjar Ikrima Nanda; Fitri Purnamasari; M. Hafidz Rifki Farokhi; M. Zulkarnaen Purnamaputra
J-ABDI: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 2 No. 7: Desember 2022
Publisher : Bajang Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53625/jabdi.v2i7.3999

Abstract

Indonesia sebagai negara dengan sektor wisatanya telah dikenal dunia menyimpan berbagai potensi untuk terus dikembangkan. Meningkatnya kualitas dan kuantitas daerah wisata di Indonesia nyatanya mampu untuk menjadi salah satu pendukung dalam perekonomian nasional. Dalam hal ini, pengembangan Desa Jatirejoyoso sebagai desa wisata menjadi salah satu langkah untuk mengangkat potensi daerah di Indonesia. Desa tersebut telah memiliki kelompok sadar wisata (POKDARWIS) yang mengelola Taman Refugia Jati, meski pengetahuan mengenai pengelolaan desa wisata masih tergolong minim. Melalui kegiatan FGD bersama anggota POKDARWIS dan juga perangkat desa, pendampingan dan evaluasi, diperoleh solusi untuk mengatasi permasalahan mitra dengan pembuatan siteplan wisata edukasi pertanian. Melalui kegiatan-kegiatan tersebut, diharapkan pihak-pihak perangkat desa dan POKDARWIS Desa Jatirejoyoso dapat mengatasi permasalahannya dalam mengembangkan potensinya di dunia pariwisata.
MERGER IN ISLAMIC BANKING SECTOR: A SNAP OF VIEWS FROM THEIR CUSTOMERS AND PROSPECTIVE CUSTOMERS Fitri Purnamasari; Hanjar Ikrima Nanda; Muhammad Zulkarnaen Purnamaputra; Margareta Susanti; Mohd. Rizal Palil
International Journal of Social Science Vol. 2 No. 4: December 2022
Publisher : Bajang Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53625/ijss.v2i4.4145

Abstract

Various kinds of strategies tend to be carried out by the perpetrators’ business to maintain effort at a time strengthen position in the middle competitors others, such as carry out a strategy of merging effort or mergers. However, a merger also has an impact on the internal parties of the entities that do. This study attempted for dig more in about the views of banking customers and prospective customers from Bank Syariah Indonesia (BSI) after the merger process. We use qualitative method and collected the research data from open questionnaire and interview from 81 banking customers and prospective customers of 3 ex-BSI Islamic Banks in Malang City. They responded to this merger as a positive phenomenon, although there are also some things to worry about.
Edu-Tax21: Integrasi Program Pembelajaran Pajak dengan Keterampilan TIK di Perguruan Tinggi Sheila Febriani Putri; Hanjar Ikrima Nanda; Anin Dyah Luthfiani; Slamet Fauzan
Ekuitas: Jurnal Pendidikan Ekonomi Vol. 10 No. 2 (2022)
Publisher : Fakultas Ekonomi Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/ekuitas.v10i2.50191

Abstract

This study aims to provide an effective learning system from technology-based taxation practicum. The learning videos uploaded to MOOC are the material studied in this case study research. The data taken are interviews with expert validators and also students who are taking taxation practicum. Furthermore, the results are triangulated with the value of the assignment before and after using the learning video. The results of the analysis show that using e-learning provided by publishers is not enough to help students learn tax practicum well. The e-learning content presented by publishers is still conventional, namely pdf files related to cases and also working paper files in the form of excel which can be downloaded. Students still feel confused about the flow of work. Meanwhile, after accessing the video, students feel more independent in doing e-learning tax practicum. Interaction with technology makes it easier for students to do tax practicum.
Studi Kasus Usaha Bebek antar Tetangga: Piutang atau Modal? Hanjar Ikrima Nanda; Fitriana Santi; Dhita Arizka Oktavia
Jesya (Jurnal Ekonomi dan Ekonomi Syariah) Vol 6 No 1 (2023): Article Research Volume 6 Number 1, Januari 2023
Publisher : LPPM Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Al-Washliyah Sibolga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36778/jesya.v6i1.1017

Abstract

Kerjasama antar tetangga menjadi hal yang biasa terjadi di desa, termasuk terkait dengan bisnis. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis model kerjasama dalam lingkup ekonomi syariah, dan juga bagaimana etika bisnis diterapkan. Data diambil dengan wawancara tidak terstruktur kepada pemilik dana, dan juga melakukan observasi tidak langsung kepada informan. Data sekunder diambil dari hasil studi literatur. Analisis data dilakukan dengan mengorganisasi data wawancara, memberikan tema, dan juga menginterpretasikan hasil. Penelitian menunjukkan jika tidak ada akad tersurat yang dinyatakan dalam usaha bebek, antara pemilik dana dengan pengelola dana. Skema akad yang paling mendekati adalah mudharabah muqayyadah. Pemilik dana menganggap uang yang sudah dikeluarkan sebagai modal, dan menyepakati di awal terkait biaya apa yang diperkirakan akan dibutuhkan. Kesepakatan pembagian keuntungan disampaikan di awal antara pemilik dana dan pengelola.. Pemilik dana hanya berpesan agar pengelola berusaha menjaga modal tetap kembali. Pengelola berupaya menjaga amanah agar pemilik dana mau memberikan modal usaha lagi di kemudian hari
LITERASI KEUANGAN: URGENSI DALAM PANDANGAN MAMA MUDA Fitriana Santi; Hanjar Ikrima Nanda; Ahmad Septian Hidayat
Sebatik Vol. 27 No. 1 (2023): Juni 2023
Publisher : STMIK Widya Cipta Dharma

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46984/sebatik.v27i1.2123

Abstract

Literasi keuangan merupakan upaya seseorang mengelola keuangan agar bijak dalam mengambil keputusan. Seseorang yang terbiasa mengelola keuangan sejak dini maka akan terbiasa ketika dewasa kelak. Usia dini biasa disebut dengan golden age adalah masa yang sangat mudah untuk diterapkan pengetahuan. Apabila pada lingkungan keluarga anak dibiasakan mengelola keuangan dengan bijak maka kelak dia akan dapat membedakan keinginan dan kebutuhan. Revolusi 5.0 yang mendekatkan manusia dengan internet membuat anak mulai mengenal transaksi digital. Kebiasaan orang tua bertransaksi secara digital membuat anak sering bertanya tentang pasar online. Faktanya, tidak banyak orang tua mengenalkan pada anak sehingga muncul berbagai pertanyaan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pentingnya literasi keuangan digital bagi anak usia dini berdasarkan persepsi mama muda. Penelitian ini menggunakan jenis kualitatif yakni studi kasus. Data diperoleh dari hasil wawancara dengan orang tua yang memiliki anak sekolah TK B. Hasil penelitian menunjukkan bahwa orang tua merasa penting mengajarkan anak mengenai transaksi digital karena kekhawatiran mama muda akan perilaku konsumtif pada saat dewasa kelak. Usia dini adalah fase dimana anak belajar dan menerapkan apa yang sudah menjadi pondasi sejak dini untuk dipraktekkan pada saat dewasa. Sayangnya hal ini tidak diimbangi dengan usaha kuat untuk memahamkan mereka tentang pengelolaan uang secara digital
Sosialisasi Pengenalan APE dari Barang Bekas Guna Mengurangi Penumpukan Sampah Hanjar Ikrima Nanda; Friska Salsa Billa
Jurnal KARINOV Vol 6, No 2 (2023): Mei
Publisher : Institute for Research and Community Service (LP2M), Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um045v6i2p72-77

Abstract

Sampah merupakan permasalahan yang krusial di tengah masyarakat. Hingga saat ini masih ditemukan masyarakat yang membuang sampah sembarangan seperti di jalan, di selokan, atau di belakang rumah. Tak jarang pula masyarakat yang memilih untuk membakar sampah-sampah. Aktivitas membuang, menimbun, atau membakar sampah dapat menimbulkan dampak buruk baik pada manusia maupun lingkungan sekitarnya. Oleh karena itu, diperlukan teknik atau cara pengolahan sampah yang baik seperti dengan melakukan daur ulang sampah atau recycle. Salah satu upaya daur ulang sampah yang dapat dilakukan adalah pembuatan Alat Permainan Edukatif (APE) dengan memanfaatkan barang-barang bekas. Dalam pelaksanaannya, sosialisasi pengenalan APE menggunakan empat metode yaitu tahap perencanaan atau persiapan, proses pembuatan APE, pelaksanaan sosialisasi pengenalan APE, hingga tahap monitoring dan evaluasi. Selain bermanfaat dalam bidang pendidikan, sosialisasi pengenalan APE juga bertujuan untuk memberikan edukasi kepada para guru agar dapat meningkatkan kreativitasnya dalam membuat APE dengan memanfaatkan barang-barang bekas yang ada di sekitarnya, sehingga dapat membantu mengurangi penumpukan sampah. Kata kunci— Sosialisasi, APE, Barang Bekas, Permainan Edukatif Abstract Garbage is a crucial problem in society. Until now, people are still found littering the streets, in ditches, or behind houses. Not infrequently people also choose to burn garbage. The activity of disposing, hoarding, or burning waste can have a negative impact on both humans and the surrounding environment. Therefore, a good technique or method of waste management is needed, such as recycling waste or recycling. One of the efforts to recycle waste that can be done is to make Educational Game Tools (APE) by utilizing used goods. In its implementation, the socialization of the introduction of APE uses four methods, namely the planning or preparation stage, the process of making APE, implementing the socialization of introducing APE, to the monitoring and evaluation stage. Besides being useful in the field of education, the socialization of the introduction of APE also aims to provide education to teachers so they can increase their creativity in making APE by utilizing used items around them, so that they can help reduce the accumulation of waste. Keywords— Sosialization, APE, Scraps, Educative Game
Media Edukasi Siswa Usia Dini di Masa Pandemi Hanjar Ikrima Nanda; Emil Cahayaning Pratiwi; Indana Risma Nurul Fadila; Nira Arsita Budhi Maharani; Vilawati Aziza Putri Ardono
SULUH: Jurnal Abdimas Vol 2 No 1 (2020): SULUH: Jurnal Abdimas Agustus
Publisher : FEB-UP Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35814/suluh.v2i1.1554

Abstract

A suggestion to School From Home during Covid-19 pandemic made learning process at RA Riyadlotul Uqul, Dusun Lowok, less optimally. Online learning takes place in the form of assignments, and those who haven’t gadgets continue to study at school in turn. The purposes of this service activvity is to develop learning media that is suitbale for the pandemic situation in RA Riyadlotul Uqul. The results of discussions with teachers at that school stated that there were threee suitable media to be developed, animated video, relay stick games, and hand puppets, where all produccts were equipped with user manuals book, so that teacher and parents could easily apply them at home. The product development method adopt ADDIE. The result shows that teacher feels helped by the existance of educational media that is developed, as a variation of teaching techniques, and also build good character for students, which guidebook contains the benefits of using developed media. The teacher, as user, gave suggestions that the video should be uploaded on YouTube, and the guidebook has been copied to make it easier for the teacher to distribute it to the parents of students. The hope is that parents can accompany children to learn while playing at their home.
PENDAMPINGAN INOVASI KUE GARPU DARI TEPUNG MOCAF SEBAGAI PENINGKATAN HASIL USAHA UMKM DI DESA WONOKERSO Hanjar Ikrima Nanda; Reisya Alvira Harmantya
Jurnal Bakti Masyarakat Indonesia Vol. 6 No. 2 (2023): Jurnal Bakti Masyarakat Indonesia
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat, Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/jbmi.v6i2.21012

Abstract

Cassava is a commodity source of carbohydrates that is cultivated in Wonokerso Village. To increase its utilization,cassava can be modified into various types of flour such as mocaf. Modified Cassava Flour (MOCAF) is a productderived from cassava flour which uses the principle of modifying cassava cells by microbial fermentation, thendrying and grinding into mocaf. The training and assistance was carried out by the service team to innovate newproduct made from mocaf for one of the UMKM in Wonokerso Village, called the UMKM Assorted Chips "LUKAAHAN". The fork biscuit product made from mocaf was chosen as an innovation in processed cassava, as well as thenew UMKM Assorted Chips "LUKA AHAN" product to increase it business results. Observation and problemanalysis were carried out prior to the implementation of training and mentoring, as well as evaluation by means ofanalysis of interview results. The training was carried out once at the beginning of the program, followed by fourtimes assistance for making fork biscuit, three times for product packaging assistance and two times for productphotography assistance. The results of the activity were fork biscuit with a crunchy texture on the outside and softinside, “Garpu” biscuit with a hard texture, and fork biscuit with a crunchy texture on the outside and inside. Inaddition, the community's response to the fork biscuit product was very good, and there was an increase inknowledge and skills for the program's targets so that other innovations made it possible to make so that the use ofmocaf flour did not stop at the making of fork biscuit product. ABSTRAK: Singkong atau ubi kayu merupakan salah satu komoditas sumber karbohidrat yang dibudidayakan di DesaWonokerso. Untuk meningkatkan pemanfaatannya, singkong dapat dimodifikasi menjadi berbagai jenis tepungseperti tepung mocaf. Modified Cassava Flour (MOCAF) merupakan produk turunan dari tepung singkong yangmenggunakan prinsip modifikasi sel singkong oleh fermentasi mikroba, kemudian dikeringkan dan digiling menjadimocaf. Pelatihan dan pendampingan dilakukan oleh tim pengabdian untuk membuat inovasi produk baru berbahanutama tepung mocaf kepada salah satu usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) di Desa Wonokerso yaitu UMKMAneka Keripik “LUKA AHAN”. Produk kue garpu dari tepung mocaf dipilih sebagai inovasi olahan singkong, sertaproduk baru UMKM Aneka Keripik “LUKA AHAN” untuk meningkatkan hasil usaha UMKM. Observasi dananalisis masalah dilakukan sebelum dilaksanakannya pelatihan dan pendampingan, serta adanya evaluasi dengancara analisis hasil wawancara. Pelatihan dilakukan satu kali di awal program kerja dilaksanakan, dilanjutkan denganempat kali pendampingan pembuatan kue garpu, tiga kali pendampingan untuk pengemasan produk dan dua kalipendampingan pengambilan gambar produk. Hasil kegiatan didapatkan kue garpu bertekstur renyah di luar danlembut di dalam, kue garpu bertekstur keras, serta kue garpu bertekstur renyah luar dan dalam. Selain itu, tanggapanmasyarakat mengenai produk kue garpu sangat baik, serta terdapat peningkatan pengetahuan dan keterampilansasaran program sehingga inovasi lain memungkinkan untuk dibuat agar pemanfaatan tepung mocaf tidak berhentipada produk kue garpu saja.
PENINGKATAN PRODUKTIVITAS MELALUI PENGEMBANGAN APLIKASI PPH 21 VOL. 1 PADA KKP TJARMADI DAN REKAN Sheila Febriani Putri; Ria Zulkha Ermayda; Dhika Maha Putri; Hanjar Ikrima Nanda
JURNAL PENGABDIAN MANDIRI Vol. 2 No. 10: Oktober 2023
Publisher : Bajang Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Taxes are contributions that are obligatory for citizens of the country. Tax is something that is coercive and is the main income of the state for the improvement and development of the country. Taxes consist of various types, one of which is Income Tax. Income Tax (PPh) Article 21 is a tax imposed on income for work, services or other activities which include wages, salaries, honoraria and the like. Where the PPh calculation is calculated using the self-assessment method so that the calculation often makes mistakes. This activity aims to develop the PPh Article 21 application so that the calculation of the tax to be paid can be more accurate. The Tax Consultant Office will work with vendors to make PPh Article 21 applications which are expected to be able to separate how many employees have income above PTKP and below PTKP (tax free). The result of this activity is the creation of the PPh Article 21 application related to a more accurate calculation of types of income and other additional income and deductions received by employees.