Claim Missing Document
Check
Articles

Found 16 Documents
Search

Sosialisasi Pedoman Pelaksanaan Hasil Penelitian Terkait Aspal Buton di Kabupaten Buton Hado, Hado; Lakawa, Irwan; Bahrun, Andi; Taufik, Yani; Hidayat, Ahid; Bana, Sahindomi; Satyadharma, Maudhy
INTEGRITAS : Jurnal Pengabdian Vol 8 No 1 (2024): JANUARI - JULI
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat - Universitas Abdurachman Saleh Situbondo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36841/integritas.v8i1.4114

Abstract

Keberhasilan pembangunan yang dilaksanakan oleh pemerintah sangat dipengaruhi oleh tersedianya infrastruktur. Salah satu infrastruktur yang mendapat perhatian besar pemerintah adalah infrastruktur jalan. Salah satu material khususnya lapis permukaan jalan beraspal adalah Aspal baik yang berasal dari jenis Aspal minyak maupun aspal alam yang tersedia dan diproduksi dari pulau Buton sebagai lapis Penutup Permukaan Jalan beraspal. Sayangnya hal itu tidak berbanding lurus dengan pemanfaatan secara maksimal Aspal Buton. Aspal Buton adalah jenis aspal alam yang sudah dikenal dengan sejumlah karakteristik uniknya. Kegiatan pengabdian ini dilakukan dalam upaya pihak kampus (Universitas Sulawesi Tenggara) yang ingin mendorong pemanfaatan Aspal Buton secara maksimal demi peningkatan kesejahteraan masyarakat di Kab Buton secara khusus dan Provinsi Sulawesi Tenggara secara umum dan tentu berdampak signifikan terhadap Provinsi Sulawesi Tenggara. Kegiatan pengabdian ini dilakukan dengan pemaparan pemateri yang berkompeten lalu dilanjutkan dengan diskusi. Kegiatan ini dihadiri oleh seluruh Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) lingkup Pemkab Buton dan pihak Swasta di bidang Aspal Buton. Dari hasil kegiatan sosialisasi sebagai bentuk pengabdian ini menghasilkan tambahan pemahaman yang benar mengenai potensi Aspal Buton dan pemanfaatan berbagai jenis olahan Aspal Buton dan diharapkan mampu ditindaklanjuti oleh SKPD terkait di Kab. Buton untuk memanfaatkan potensi Aspal Buton untuk bahan pembentuk Lapis Perkerasan jalan beraspal buton terutama di Kabupaten Buton.
Pemberdayaan Warga Binaan Lapas Kelas II Kendari Berbasis Pengembangan Usaha Tanaman Tomat Bahrun, Andi; Panga, La; Tamrin, Tamrin; Oge, La
Almufi Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 4 No 2: Desember (2024)
Publisher : Yayasan Almubarak Fil Ilmi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63821/ajpkm.v4i2.368

Abstract

Lapas Lapas Kelas II Kendari memiliki sebidang lahan yang diperuntukan untuk dikelola oleh warga binaan yang bergabung pada Kelompok Tani Lapas Idaman Baruga. Lahan belum dimanfaatkan secara maksimal, sebagian lahan tidak dimanfaatkan, hasil tanaman termasuk tomat rendah dan menggunakan pupuk kimia serta saja karena pengetahuan dan keterampilan teknik budidaya masih sangat rendah. Disamping itu hasil buah tomat hanya bisa dikonsumsi atau dijual dalam bentuk buah segar dan tidak ada diolah menjadi produk olahan yang memiliki nilai tambah. Pemberdayaan Warga Binaan Lapas Kelas II Kendari Berbasis Pengembangan Usaha Tanaman Tomat sangat diperlukan seperti bimbingan teknis budidaya, panen dan pascapanen dan proses pengolahan buah tomat menjadi produk tomat kering bergizi (TOMKERGIZ), pengemasan dan pemasaran sangat perlu dilakukan. Tujuan pelaksanaan kegiatan adalah untuk memberdayakan warga binaan Lapas Kelas II Kendari sebagai upaya memberikan semangat dan motivasi serta dapat meningkatkan pengetahuan dan keterampilan dalam bidang budidaya tanaman tomat dan pengolahan buah tomat menjadi produk yang memiliki nilai tambah dan menguntungkan sehingga bisa menjadi modal usaha untuk mengembangkannya ketika kelak bebas menjalani tahanan. Keberhasilan kegiatan ini dapat memberikan kepercayaan diri dan motivasi bagi warga binaan karena ada peningkatan pengetahuan dan adanya keterampilan dalam budidaya tanaman, mengolah produk serta menejemen usaha sehingga diharapkan menjadi percontohan pembinaan warga binaan Lapas diseluruh Indonesia. Berdasarkan kegiatan pemberdayaan masyarakat yang telah dilakukan dapat disimpulkan sebagai berikut 1) Warga binaan yang tergabung dalam kelompok tani Idaman Lapas Baruga sangat antusias k mengikuti kegiatan pemberdayaan masyarakat yang meliputi produksi pupuk dan mulsa organik serta aplikasinya, budidaya tomat organik, pengolahan buah tomat menjadi produk olahan, penyimpanan dan pengemasaan serta pengelolaan kelompok dan pemasaran; 2) Inovasi teknologi yang diberikan adalah budidaya tanaman menggunakan pupuk kandang, biochar dan mulsa organik yang dapat dapat memperbaiki kesuburan tanah dan meningkatkan hasil tanaman tomat serta inovasi produk olahan buat tomat menjadi tomat kering bergizi (TOMKERGIZ) dengan kemasan produk yang baik; 3)Tingkat penerimaan dan penguasaan warga binaan petani terhadap materi yang diberikan dikategorikan baik sampai dengan sangat baik; 4)Pimpinan Lapas Kelas II Kendari sangat respon terhadap kegiatan program pemberdayaan masyarakat yang telah dilaksanakan dan berharap agar dapat berkelanjutan dan agar jenis serta volume dapat ditingkatkan agar dapat meningkatkan pengetahuan dan keterampilan serta motivasi serta kepercayaan diri warga binaan jika kelak bebas dan kembali ditengah-tengah masyarakat.
Isolasi dan Karakterisasi Rizobakteri Asal Tanah Salin dan Potensinya sebagai Pemacu Pertumbuhan Tanaman Mrois, Jason; Bahrun, Andi; Nurhalima; La, Mudi
JURNAL AGRIMENT Vol. 8 No. 2 (2023): Desember 2023
Publisher : Politeknik Pertanian Negeri Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51967/jurnalagriment.v8i2.2976

Abstract

Research related to the isolation and characterization of rhizobacteria and their potential as plant growth promoters was carried out to support the development of environmentally friendly and sustainable agriculture. This research aims to isolate and characterize rhizobacteria from saline soil which have the potential to promote plant growth. This research was carried out for 2 months at the Agrotechnology Laboratory, Agronomy Unit, Faculty of Agriculture, Halu Oleo University, Kendari. The research was conducted using an experimental design. Research on testing rhizobacteria isolates as plant growth promoters was carried out using a completely randomized design with 3 replications. The research was carried out by isolating and characterization of rhizobacteria both morphologically (elevation, appearance, margins, color, shape, and size of microbes) and biochemically (nitrogen fixation test, phosphate solubilization, and IAA hormone synthesis) and continued with germination tests of local tomato seeds. Data from research on morphological, physiological, and biochemical tests of endophytic microbes were analyzed using descriptive analysis, while rhizobacteria tests on germination (maximum growth potential) were analyzed using analysis of variance. The results of the analysis showing a real effect were followed by the Duncan test at a confidence level of 95%. Based on the research results, 20 isolates were obtained. The isolates with the highest ability to fix nitrogen (isolates Ab01, Ab03, Ab05, and Bb07), phosphate solubilizers (Ab10 and Ab03), and the highest ability of bacteria to produce IAA were obtained from isolate Ab04 at 124.91 ppm and isolate Bb05 at 115.27 ppm. Meanwhile, the highest ability of rhizobacteria isolates to germinate seeds (maximum growth potential) was obtained in isolate Bb05 at 88.89% and isolate Ab04 at 82.22% when compared with other isolates and controls.
Deteksi Dini Tanaman yang Mengalami Kekurangan Air untuk Menentukan Waktu Pengairan Bahrun, Andi
Jurnal Agronomi Indonesia (Indonesian Journal of Agronomy) Vol. 30 No. 3 (2002): Buletin Agronomi
Publisher : Indonesia Society of Agronomy (PERAGI) and Department of Agronomy and Horticulture, Faculty of Agriculture, IPB University, Bogor, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (566.95 KB) | DOI: 10.24831/jai.v30i3.1417

Abstract

Detection of water stress in olants may help to schedule irrigation and improve water use efficiency. The objective of this study was to determine the reflectance vegetation index (RVI) obtained from remote sensing of the crops duringg soil drying and fully watered plots as a tool for detection of water stress. RVI was calculated from incoming (PARi) and reflected (PARc) photosynthetically active radiation and from incoming (NIi) and reflected (NIc) near infrared radiation using the equation RVI = (NIc / NIi) / PARc / PARi). the effect of soil drying on leaf expansion, biomass accumulution, abscisic acid (ABA) in xylem sap and leaf water potential were used as drought indicators in maize grown in lysimeter in the field. Leaf area expansion and biomass acimulation were decreased by drought. The reflectance vegetation index was measured when green crop area index increased during the vegetation stage of growth. Xylem (ABA) increment coincided with decrease in RVI of drought plants. Changes in RVI of drought plants which were compared to RVI of fully irrigated reference plants occurred at early stage of drought stress when relative available soil water content was 60%. RVI was higly correlated with green crop area index (R2 = 0.84) and biomass accumulation (R2 = 0.88). We suggest that measurements of RVI in drought field plants compared to RVI measurements of fully irrigated reference plants within the same field can be used as an early warning system of irrigation.Keyword : Abscisic acid, Drought Reflectance, Water
Pengaruh Pengairan Separuh Daerah Akar terhadap Efisiensi Penggunaan Air dan Produksi Kedelai (Glycine max L.) pada Musim Kemarau Bahrun, Andi
Jurnal Agronomi Indonesia (Indonesian Journal of Agronomy) Vol. 40 No. 1 (2012): Jurnal Agronomi Indonesia
Publisher : Indonesia Society of Agronomy (PERAGI) and Department of Agronomy and Horticulture, Faculty of Agriculture, IPB University, Bogor, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (396.12 KB) | DOI: 10.24831/jai.v40i1.14944

Abstract

A new method of irrigation was designed for increasing water use efficiency (WUE) and yield of field grown soybeanduring dry season. This experiment consisted of four treatments , namely (1) the whole root zone system was irrigated with4 L m-2; (2) the partial root zone system was irrigated with 4 L m-2; (3) the partial root zone system was irrigated with 3 Lm-2; and (4) the partial root zone system was irrigated with 2 L m-2. Partial root zone irrigation treatments were done bydaily watering one side between two plants row while the other side was allowed to dry and irrigation was shifted to the dryside while the wet side was allowed to dry every 7 days irrigation interval, respectively. The experiment was designed as arandomized complete block design with four replications and a 2.6 m x 2.4 m plot size. The results showed that the partialroot zone irrigation treatment maintained growth, biomass, nodule, relative leaf water content, relative leaf chlorophyllcontent, leaf nitrogen content and yield at the level of fully irrigated treatment and increased leaf ABA content and water useefficiency, but the effect depended on volume of water applied. Partial root zone irrigation with 2 L m-2 and 3 L m-2 irrigationdecreased yield by 2.97% and 16.91%, respectively, however, those treatments increased water use efficiency by 29.97% and23.63%, respectively, compared to those with fully irrigated plots.Keywords: ABA, irrigation, soybean, root zone, water use efficiency
Bimbingan Teknis Pembuatan POC Berbasis Sampah Organik Rumah Tangga untuk Meningkatkan Produksi Tanaman Sayuran Di Desa Jati Bali Sulawesi Tenggara Safuan, La Ode; Bahrun, Andi; Wijayanto, Teguh; Hasid, Rachmawati; Hijria, Hijria; Ansi, Azhar
Lebah Vol. 19 No. 2 (2025): November: Pengabdian
Publisher : IHSA Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35335/lebah.v19i2.443

Abstract

Tujuan dari kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini adalah untuk memberdayakan ibu-ibu Dasawisma di Desa Jati Bali melalui bimbingan teknis pembuatan pupuk organik berbasis sampah organik rumah tangga berkualitas tinggi yang bermanfaat untuk meningkatkan produksi sayuran, ramah lingkungan, dan berkelanjutan. Kegiatan ini dapat meningkatkan pemahaman tentang manfaat POC dan keterampilan dalam pembuatan POC. Metode yang digunakan dalam kegiatan pengabdian masyarakat ini meliputi sosialisasi, demonstrasi, dan proyek percontohan. Sasaran kegiatan ini adalah para ibu rumah tangga anggota Dasawisma di Desa Jati Bali, Kecamatan Ranomeeto Barat, Kabupaten Konawe Selatan. Materi yang disampaikan merupakan teknologi tepat guna pembuatan POC sebagai salah satu cara mengatasi permasalahan sampah dan limbah rumah tangga yang dapat mencemari lingkungan. Melalui kegiatan ini, pemahaman dan keterampilan ibu-ibu Desa Dasawisma Jati Bali sangat dibutuhkan untuk meningkat. Sumber daya lokal berupa sampah organik dapat dibuat menjadi POC berkualitas yang dapat dimanfaatkan sebagai pupuk organik untuk meningkatkan kesuburan tanah di pekarangan, kebun sayur dan meminimalisir penggunaan pupuk anorganik. Pengenalan, bimbingan teknis dan pendampingan pembuatan POC dilakukan di pekarangan rumah ketua Dasawisma. Hasil dari kegiatan ini menunjukkan antusiasme dan partisipasi aktif peserta dalam mengikuti Sosialisasi dan bimbingan teknis pembuatan POC yang dilakukan secara berkelompok dan pendampingan selama 14 hari hingga POC selesai dan siap pakai. Peningkatan pemahaman peserta terhadap pengertian, cara pembuatan, dan pemanfaatan POC meningkat dari 20% menjadi 65%. Luaran dari kegiatan ini berupa laporan pengabdian masyarakat, video kegiatan berdurasi lima menit, dan artikel Sinta 5.