Bambang Permono
And Department Of Child Health, Universitas Airlangga Medical School/Dr. Soetomo General Hospital, Surabaya, East Java

Published : 12 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : Sari Pediatri

Luaran Pengobatan Fase Induksi Pasien Leukemia Limfoblastik Akut pada Anak di Rumah Sakit Umum Dr. Soetomo Surabaya Widiaskara IM; Bambang Permono; Ugrasena IDG; Mia Ratwita
Sari Pediatri Vol 12, No 2 (2010)
Publisher : Badan Penerbit Ikatan Dokter Anak Indonesia (BP-IDAI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14238/sp12.2.2010.128-34

Abstract

Latar belakang. Kasus baru leukemia limfoblastik akut (LLA) menduduki peringkat pertama keganasanpada anak di RSU Dr. Soetomo – SurabayaTujuan. Mengetahui gambaran klinis, laboratorium, dan melihat hasil aspirasi sumsum tulang pada faseinduksi pada pasien LLAMetode. Penelitian menggunakan rancangan deskritif, secara retrospektif menggunakan catatan medisterhadap pasien LLA selama 1 tahun (1 Januari 2006 s/d 31 Desember 2006). Semua pasien berumur<15 tahun yang pertama kali didiagnosis sebagai LLA dan belum mendapat terapi sitostatik. Pengobatanmenggunakan protokol Indonesia tahun 2006.Hasil. Didapatkan 82 pasien baru, umur 4 bulan – 15 tahun, sebagian besar berumur antara 2 – 5 tahun.Gambaran klinis berupa demam 70,7%, pucat 50%, perdarahan 62,1%, hepatomegali 60,9%, splenomegali52,4%. Pada aspirasi sumsum tulang fase induksi didapatkan remisi 33(48,5%), non remisi 10 (14,7%)dan meninggal 25 (36,8%), sisanya tidak dikerjakan oleh karena menolak sitostatik 6 pasien dan pulangpermintaan keluarga 8 pasien.Kesimpulan. Aspirasi sumsum tulang fase induksi didapatkan remisi 48,5 %, meninggal 36,8% dan nonremisi 14,7%. Pasien LLA dengan risiko tinggi mempunyai angka kematian 2 kali lebih tinggi daripadarisiko standar, dan penyebab kematian tersering adalah infeksi 19 (76%).
Pengaruh Kadar Feritin Serum terhadap Fungsi Ventrikel Kiri pada Thalassemia Mayor yang Mendapat Transfusi Multipel Renny Suwarniaty; Teddy Ontoseno; Bambang Permono; Sudigdo Sastroasmoro
Sari Pediatri Vol 9, No 3 (2007)
Publisher : Badan Penerbit Ikatan Dokter Anak Indonesia (BP-IDAI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14238/sp9.3.2007.178-84

Abstract

Latar belakang. Thalassemia adalah penyakit darah yang bersifat diturunkan, transfusi darah secara teraturmerupakan satu-satunya cara untuk memperpanjang hidup.Tujuan. Untuk mengetahui pengaruh kadar feritin serum terhadap fungsi ventrikel kiri pada pasienthalassemia mayor yang mendapatkan transfusi multipel.Metode. Penelitian dengan rancang bangun cross sectional. Dilakukan di Divisi Hematologi - OnkologiRS Dr Sutomo Surabaya dari bulan Agustus-November 2006. Pengambilan sampel secara konsekutif,dibagi menjadi 3 kelompok berdasarkan jumlah transfusi darah yang telah diterima.Hasil. Subjek penelitian 61 anak rerata kadar serum feritin pada kelompok 1: 768,7, kelompok 2: 2338,8,kelompok 3: 5207,3. Hasil ekokardiografi EF < 64% kelompok 1: 3 dari 18 anak (16,7%), kelompok 2: 2dari 15 anak (13,3%), kelompok 3: 8 dari 28 anak (28,6%). Rasio E/A < 1,5 kelompok 1: 6 dari 18 anak(33,3%), kelompok 2: 3 dari 15 anak (20,0%), kelompok 3: 12 dari 28 anak (42,9%). Rasio E/A > 2,5kelompok 1: 1 dari 18 anak (5,6%), kelompok 2: 1 dari 15 anak (6,7%), kelompok 3: 4 dari 28 anak(9,8%). Dengan analisis regresi logistik, ternyata tidak ada hubungan bermakna antara kadar feritin serumdengan gangguan fungsi ventrikel kiri pada subyek penelitian. (p > 0,05)Kesimpulan. Terdapat hubungan antara lama transfusi dengan rasio E/A yang > 2,5, namun tidakdidapatkan hubungan antara kadar serum feritin dengan gangguan fungsi ventrikel kiri pada pasientallasemia mayor yang mendapatkan transfusi secara multipel.