Claim Missing Document
Check
Articles

Found 12 Documents
Search

Pengembangan Model MAK Modular Berbasis Produktivitas Kerja Perawat dalam Meningkatkan Kepuasan Pasien Sofiatun Sofiatun; Rizki Fitryasari; Ahsan Ahsan
Jurnal Keperawatan Vol 20 No 4 (2022): Edisi Khusus Jurnal Keperawatan
Publisher : STIKES Insan Cendekia Medika Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35874/jkp.v20i4.1106

Abstract

ABSTRAK Latar Belakang: Kepuasan pasien merupakan salah satu indikator keberhasilan rumah sakit. Asuhan keperawatan komprehensif merupakan salah satu aspek yang dapat meningkatkan kepuasan pasien. Tujuan penelitian adalah mengembangkan model MAKP moduler berbasis produktivitas kerja perawat dalam meningkatkan kepuasan pasien. Metode: Penelitian Tahap 1 menggunakan desain eksplanatory dengan pendekatan cross sectional. Sampelnya adalah perawat dan pasien RSUD Ibnu Sina Gresik, dengan jumlah sampel 112 reponden berdasarkan perhitungan Rule of Thumb. Teknik pengambilan sampel probability sampling jenis cluster sampling, dan menggunakan analisis Uji PLS (Partial Least Square). Variabelnya adalah karakteristik organisasi, karakteristik perawat, karakteristik pekerjaan, MAKP modular berbasis produktivitas kerja, kepuasan pasien. Tahap 2 peneliti melakukan diskusi pakar, diawali dengan FGD (Focus Group Discussion) oleh Ketua Komite Koordinasi Pendidikan, Ka Sub Bid SDM dan Asuhan Keperawatan dan 6 kepala ruang serta pembimbing kedua peneliti, dilanjutkan diskusi pakar, dan rekomendasi pakar. Hasil: Tahap 1 didapatkan hasil uji hipotesis secara langsung nilai p-value<0,05, sehingga variabel karakteristik organisasi, karakteristik individu, karakteristik pekerjaan, dan MAKP modular berbasis produktivitas kerja berpengaruh signifikan terhadap variabel kepuasan pasien. Uji hipotesis secara tidak langsung didapatkan nilai p-value>0,05, sehingga karakteristik organisasi berhubungan signifikan dengan MAKP moduler berbasis produktivitas kerja melaui karakteristik individu, karakteristik pekerjaan berhubungan signifikan dengan MAKP moduler berbasis produktivitas kerja melalui karakteristik individu, dan karakteristik individu berhubungan signifikan dengan kepuasan pasien melalui MAKP moduler berbasis produktivitas kerja. Tahap 2 didapatkan konsep modul yaitu konsep MAKP moduler, konsep produktivitas kerja perawat, dan penerapan model MAKP moduler berbasis produktivitas kerja perawat. Kesimpulan: Kepuasan pasien yang optimal dapat dicapai melalui peningkatan karakteristik pekerjaan. Kata Kunci: Kepuasan Pasien, MAKP Modular berbasis Produktivitas Kerja, Model AsuhanKeperawatan ABSTRACT Background: Patient satisfaction is one indicator of hospital success. Comprehensive nursing care is one of aspect that increase patient satisfaction. The purpose of the study was to develop a modular MAKP model based on nurse work productivity in increasing patient satisfaction . Methods: Stage 1 research used an explanatory design with a cross sectional approach. The samples were nurses and patients at Ibnu Sina Gresik Hospital, with a total sample of 112 respondents based on the Rule of Thumb. The sampling technique is probability sampling type cluster sampling, and used PLS (Partial Least Square) test analysis. The variables are organizational characteristics, nurse characteristics, job characteristics, modular MAKP based on work productivity, patient satisfaction. Stage 2 researchers conducted expert discussions, starting with FGD (Focus Group Discussion) by the Head of the Education Coordination Committee, Head of Sub-Bid and Nursing Care and 6 heads of rooms and supervisors for the two researchers. Then continued proficient discussion, and recommendations. Results: Stage 1 obtained direct results of hypothesis testing with p-value <0.05, so that the variables of organizational characteristics, individual characteristics, job characteristics, and modular MAKP based on work productivity have a significant effect on patient satisfaction variables. The hypothesis test indirectly obtained p-value> 0.05, so that organizational characteristics were significantly related to the modular MAKP based on work productivity through individual characteristics, job characteristics were significantly related to the modular MAKP based on work productivity through individual characteristics, and individual characteristics were significantly related to patient satisfaction through work productivity-based modular MAKP. Stage 2 obtained module concepts, the concept of modular MAKP, the concept of nurse work productivity, and the application of the modular MAKP model based on nurse work productivity. Conclusion: The optimal patient satisfaction can be achieved through improving job’s characteristic.. Keywords: Patient Satisfaction ,Modular MAKP based on Work Productivity, Nursing Care Model,
The Relationship of Triage Competence with The Performance of Emergency Room Nurses at General Hospitals Muhamad Nur Rahmad; Ahsan Ahsan; Yulian Wiji Utami
Jurnal Aisyah : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol 6, No 4: December 2021
Publisher : Universitas Aisyah Pringsewu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (611.672 KB) | DOI: 10.30604/jika.v6i4.732

Abstract

Triage assessment unsuitable with patient conditions has a risk of increasing pain level, disability, and death. It causes nurses to perform non-optimal emergency nursing care for patients. This study aimed to analyze triage competency factors affecting ER nurse performance in performing emergency nursing care. The current study used the analytic observational design. The study was performed at ER of RSUD Bahteramas and RSUD Kendari City from 1 March – 7 April 2021, with all ER nurses as the samples. Total sampling was applied to obtain 55 nurses. Data analysis was conducted using the Rank Spearman and ordinal logistic regression tests. The study result shows a relationship between triage knowledge and skills with ER nurse performance in performing emergency nursing care with a p-value of 0.533. The most dominant factor affecting ER nurse performance in performing emergency nursing care was skills, with an odds ratio of 4.61.  Penilaian triase yang tidak sesuai dengan keadaan pasien memiliki resiko dalam meningkatkan angka kesakitan, kecacatan bahkan kematian pasien sehingga membuat kinerja perawat tidak maksimal dalam melakukan asuhan kegawatan bagi pasien. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor kompetensi triage yang mempengaruhi kinerja perawat IGD dalam melakukan askep kegawatdarurata. Penelitian ini menggunakan desain observational analitik yang telah dilaksanakan di ruang IGD RSUD Bahteramas dan RSUD Kota Kendari pada 1 maret - 7 april 2021, dengan sampel semua perawat yang bertugas diruang IGD. Teknik sampling menggunakan total samping dengan jumlah responden 55 Perawat. Analisa data menggunakan uji rank spearman dan uji regresi logistik ordinal. Hasil penelitian menunjukkan ada hubungan pengetahuan triage, keterampilan triage dengan kinerja perawat IGD dalam melakukan askep kegawatdaruratan dengan p-value 0,021 dan 0,000 dan tidak ada hubungan sikap triage dengan kinerja perawat IGD dalam melakukan askep kegawatdaruratan dengan p-value 0,533. Faktor paling dominan berpengaruh terhadap kinerja perawat IGD dalam melakukan askep kegawatdaruratan adalah keterampilan dengan nilai odds ratio paling besar yaitu 4,61.