Claim Missing Document
Check
Articles

Found 14 Documents
Search

Perbandingan Gaya Geser Dasar Struktur Gedung Fix Base dengan Base Isolation Tipe High Damping Rubber Bearing (Studi kasus Modifikasi Gedung H Rumah Sakit Rujukan Regional Cut Nyak Dhien Meulaboh) Andrisman Satria; Rahmat Djamaluddin; Syafri Yosep Kurniawan
Jurnal Teknik Sipil dan Teknologi Konstruksi Vol 9, No 1 (2023): Jurnal Teknik Sipil dan Teknologi Konstruksi
Publisher : Universitas Teuku Umar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35308/jts-utu.v9i1.7537

Abstract

Abstract Aceh merupakan salah satu provinsi di Indonesia dengan instensitas kegempaan yang cukup tinggi sehingga kewaspadaan terkait kerusakan yang terjadi akan lebih besar baik ancaman jatuhnya korban jiwa serta kerusakan terhadap bangunan. Salah satu metode untuk mengurangi energi gempa yaitu dengan menambahkan seismic device pada bagman tertentu bangunan sesuai dengan fungsinya masing-masing. Salah satu sistem seismic device yang digunakan adalah menggunakan sistem isolasi dengan konsep memisahkan antara struktur bangunan bawah dengan bangunan struktur atas yaitu antara pondasi dengan kolom sehingga jika terjadi gempa, gaya yang diterima pondasi tidak langsung di terima oleh struktur kolom namun di redam oleh base isolation ini. Hasil analisis digunakan untuk mendesain gedung pada yang terletak di zona gempa kuat untuk daerah Aceh Barat dengan metode respons spektrum menggunakan software Etabs. Berdasarkan hasil perhitungan analisa struktur, gedung yang ditinjau menggunakan High Damping Rubber Bearing mengalami reduksi gaya geser pada struktur sebesar 16,44%.  Keywords:  Seismik, base isolation, Respons spektrum, HDRB, Software Etabs
Daily Activity of Teuku Umar University Students Going to Campus firzan firzan; Irfan Irfan; Samsunan Samsunan; Rahmat Djamaluddin; Deni Ilham Yani
International Journal of Engineering, Science and Information Technology Vol 3, No 2 (2023)
Publisher : Department of Information Technology, Universitas Malikussaleh, Aceh Utara, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52088/ijesty.v3i2.438

Abstract

Teuku Umar University (UTU) is a public university located in West Aceh Regency. The number of active students at UTU was recorded as 6,636 in the academic year 2021-2022. Currently, the UTU campus lacks public transportation serving its vicinity. This study aims to identify the daily activities of UTU students in commuting to the campus and to determine the extent of students' response to the implementation of public transportation services within a ±5 KM buffer zone from the UTU campus. This research utilizes two types of data analysis methods, namely qualitative descriptive and quantitative descriptive. The research findings indicate that 93.5% of students strongly agree with the concept of implementing public transportation, and 75.3% of students agree to switch from private vehicles to public transportation. The majority of daily travel activities are conducted by female students, accounting for 54% compared to 46% of male students. The modes of transportation used to reach the campus are motorcycles (56%), bicycles (6%), and walking (38%). Regarding the frequency of departure times to the campus, 41% of students depart at 08:00 AM, 23% at 09:40 AM, 15% at 10:30 AM, 12% at 11:20 AM, 6% at 01:50 PM, and 3% depart at 04:20 PM. As for the frequency of return times, 16% return at 01:30 PM, 21% at 11:20 AM, 34% at 01:50 PM, 10% at 03:30 PM, 16% at 04:20 PM, and 3% return at 05:10 PM. Based on this study, we recommend developing a dedicated public transportation service concept for UTU students. Data on students' daily activities can serve as crucial input for the future development of public transportation projects.
Tingkat Partisipasi Masyarakat Terhadap Upaya Mengatasi Permasalahan Sampah Dian Febrianti; Rahmat Djamaluddin; TEUKU FARİZAL; Edi Mawardi
Jurnal Serambi Engineering Vol. 9 No. 2 (2024): April 2024
Publisher : Faculty of Engineering, Universitas Serambi Mekkah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Garbage is the remnants of the use of human activities that are no longer needed. Garbage is one of the things that can have a negative impact on development. Improvement through the participation of the community is the key to the success of efforts to build a city in order to create a clean and safe city from the adverse effects caused by waste. In 2019 the West Aceh District Environmental Service (DLHK) has carried out at least 129 m3 of garbage dumping and is only able to handle 114.3 m3 of waste from the total services spread across four sub-districts which are waste management services, namely Johan Pahlawan District of 66,601 m3, Samatiga 15,787 m3, Meureubo 31,486 m3, and Kaway XVI 22,524 m3. So waste becomes one of the serious problems for sustainable city development and a countermeasures must be taken. This research method uses the Likert scale method, the results of the calculation of the number of samples using the Slovin formula are 41 respondents. From the results of calculations based on the questionnaire submitted to the respondents, the score was 40.878%. So the conclusion is that the ADB1 housing complex community is still not satisfied with waste management, and it is also urgently needed support from various parties, both government and institutions related to waste management.
Analisis Tingkat Kerusakan Jalan Menggunakan Metode PCI dan Strategi Penanganannya Pada Ruas Jalan Meulaboh-Tutut Agusmaniza, Roni; Liliiza Yusra, Cut; Agustian, Kusmira; Farizal, Teuku; Djamaluddin, Rahmat
JURNAL SIMETRIK Vol. 14 No. 2 (2024)
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (P3M) Politeknik Negeri Ambon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31959/js.v14i2.2739

Abstract

Analisis timgkat kerusakan jalan pada ruas jalan Meulaboh-Tutut sangat penting dalam menentukan prioritas penanganan yang efektif. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi tingkat kerusakan jalan pada ruas Jalan Meulaboh-Tutut KM 19 di Kecamatan Kaway XVI, Kabupaten Aceh Barat dengan menggunakan metode Pavement Condition Index (PCI). Metode PCI merupakan metode evaluasi visual yang memberikan penilaian objektif terhadap kondisi perkerasan jalan berdasarkan jenis kerusakan, luas area yang terdampak, serta tingkat keparahan kerusakan tersebut. Skala nilai PCI berkisar antara 0 hingga 100, di mana nilai PCI 100 menunjukkan kondisi jalan yang gagal total, sementara 0 mengindikasikan kondisi perkerasan jalan masih sempurna. Berdasarkan hasil survei lapangan, ditemukan bahwa kerusakan dominan pada ruas jalan ini adalah retak buaya, lubang, dan amblas. Nilai PCI rata-rata dari ruas jalan tersebut tercatat sebesar 43.25, yang menempatkannya pada kategori “sedang (fair)” dan mengindikasikan perlunya pemeliharaan intensif untuk mengembalikan fungsi jalan tersebut. Analisis lebih rinci menunjukkan adanya variasi kondisi di berbagai segmen jalan, dengan nilai PCI terendah sebesar 0 terdapat pada beberapa STA jalan yang menunjukkan jalan masih sempurna, sedangkan nilai PCI tertinggi diperoleh pada STA 0+350 sampai dengan STA 0+400 yaitu sebesar 98.5 yang mengindikasikan kerusakan sangat parah atau gagal. Berdasarkan kondisi kerusakan yang ditemukan, strategi penanganan yang diusulkan untuk lubang menggunakan metode perbaikan P5 dan P6, untuk kulit buaya menggunakan metode perbaikan P2 dan P5 serta kerusakan amblas menggunakan metode perbaikan P5 dan P6. Metode perbaikan ini mengajukan pada Kementerian Pekerjaan Umum Direktorat Jenderal Bina Marga No. 001- 01/M/BM/2011.