Claim Missing Document
Check
Articles

Found 17 Documents
Search

IPTEK BAGI MASYARAKAT KELOMPOK USAHA KRUPUK PULI DI DESA TOYOMARTO, KECAMATAN SINGOSARI, KABUPATEN MALANG Tri Wardhani; Frida Dwi Anggraeni

Publisher : Program Studi Ilmu dan Teknologi Pangan, Universitas Yudharta, Pasuruan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (544.009 KB) | DOI: 10.35891/tp.v9i1.940

Abstract

Krupuk tidak sekedar pelengkap makan, bahkan telah menjadi produk oleh-oleh kuliner khas suatu daerah. Desa Toyomarto di wilayah Kecamatan Singosari, Kabupaten Malang menyimpan potensi industri rumah tangga krupuk puli. Permasalahan pada usaha krupuk puli di Desa Toyomarto adalah (1) Penjemuran krupuk puli terhambat pada saat musim penghujan, yang mengakibatkan produksi merosot sebesar 60%; (2) Kurang higienisnya mixer akibat alat pemutar yang tidak dapat dilepas sehingga tidak pernah dicuci; (3) Masih digunakan bleng yang dilarang pemakaiannya oleh Kemenkes, sehingga krupuk puli sangat berpotensi mengganggu kesehatan konsumen; (4) Belum mengetahui prosedur/cara penggunaan BTP yang dianjurkan oleh Kemenkes untuk pembuatan krupuk puli. Solusi yang ditawarkan untuk menyelesaikan permasalahan mitra adalah: (1) Mendesain dan membuat alat pengering krupuk (dryer); (2) Mendesain dan membuat mixer; (3) Mengganti bleng dengan BTP yang diijinkan oleh Menkes, yaitu STPP (Sodium Tri Poly Phosphat); (4) Meningkatkan pengetahuan dan ketrampilan mitra dalam penggunaan STPP.
PKM Bagi Pengembang Jamu Herbal Berbasis Gulma Di UKM “Mbok Waras“ Menjadi Es Kream Di Desa Ngenep Kecamatan Karangploso Kabupaten Malang Untung Sugiarti; Frida Dwi Anggraeni
SNHRP Vol. 2 (2019): Seminar Nasional Hasil Riset dan Pengabdian (SNHRP) Ke 2 Tahun 2019
Publisher : LPPM Universitas PGRI Adi Buana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (694.326 KB)

Abstract

Daun sendokan (Plantago major) sejenis gulma dikenal nama daerah kiurat yang telah di aplikasikan oleh sebagian masyarakat untuk jamu herbal. Dahulu jamu hanya menjadi ramuan obat, namun sekarang dengan berkembangnya pengetahuan dan budaya maka jamu semakin beraneka bentuk sesuai selera pasar yang menginginkan. Hal ini menjadi salah satu peluang usaha/bisnis jenis jamu yang sering ditawarkan untuk para penikmat jamu herbal. Jamu herbal yang memanfaatkan gulma lokal belum ada yang memanfaatkan tanaman liar yang mempunyai khasiat lebih dari empon-empon oleh karena itu untuk menyikapi kondisi itu perlu dilakukan deseminasi tentang tumbuhan obat yang tumbuh disekitar tempat tinggal yang berupa gulma (tumbuhan pengganggu) yang mempunyai kandungan obat untuk berbagai penyakit. Dengan inovasi yang tadinya cair menjadi ramuan dalam bentuk powder dan siap di seduh dan diminum sehingga dengan demikian dapat meningkatkan daya simpan tanpa pengawet dan harga serta mereka-mereka yang ingin membuka dan mengembangkan usaha mandiri. Oleh karenanya supaya kalangan masyarakat suka akan jamu itu pelu ada pengembangan bentuk menjadi es kream. Program ini dilaksanakan di Dusun Babaan Desa Ngenep Kecamatan Karangploso Kabupaten Malang pada UKM “mbok Waras” merupakan mitra yang sangat potensi untuk mendapatkan pengembangan inovasi tentang diversifikasi jamu herbal menjadi jamu herbal yang lebih inovatif dengan memanfaatkan gulma lokal yang tumbuh liar di lingkungan. Dengan tahapan kegiatan: (1) Penyuluhan yaitu memberikan pemahaman tentang teknik mengembangkan usaha, mempertahankan mutu serta diversifikasi produk jamu herbal serta fasilitasi pengurusan ijin usaha rumah tangga, dalam proses ini melibatkan calon usaha baru (2) Program Pelatihan dan praktek pembuatan jamu herbal tim bekerjasama dengan laboratorium teknologi pangan Universitas Widyagama Malang. Iptek yang diberikan kepada masyarakat adalah (1) pengetahuan tentang teknik mengembangkan usaha rumah tangga menjadi lebih meningkat, (2) pengetahuan tentang mempertahankan mutu dan diversifikasi produk Jamu herbal dan (3) ketrampilan pembuatan jamu herbal dalam bentuk powder .Luaran PKM (1) Teknologi Tepat Guna (2) Pelatihan manajemen keuangan, produksi dan pemasaran untuk meningkatkan kualitas SDM UKM IRT jamu herbal (3) Sertifikat PIRT/Merk dagang UKM IRT jamu herbal dari Dinas Kesehatan Kota Malang. (4) Publikasi dalam jurnal nasional. Kata Kunci: Daun Sendokan (kiurat), Jamu herbal, gulma,empon-empon, es kream.
Pembuatan Filter Air Bersih di Dusun Gondang Suko Desa Randuagung Kecamatan Singosari Kabupaten Malang Frida Dwi Anggraeni; Winda Matondang; Ananda S. Wardana; Nanda Budiarta Sabela
JURNAL APLIKASI DAN INOVASI IPTEKS "SOLIDITAS" (J-SOLID) Vol 5, No 2 (2022): Jurnal Aplikasi Dan Inovasi Ipteks SOLIDITAS
Publisher : Badan Penerbitan Universitas Widyagama Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31328/js.v5i2.4044

Abstract

Air bersih merupakan hal yang vital bagi masyarakat. Indonesia yang terletak di daerah tropis memiliki potensi sumber air yang besar. Kendala yang dihadapi di Dusun Gondang Suko adalah sistem pengelolaan dan penyaluran air serta kebersihan air, terutama pada aliran air untuk wudhu. Permasalahan ini harus segera ditangani mengingat air dengan kualitas kebersihan yang rendah akan memberikan dampak negatif terhadap kesehatan masyarakat. Apalagi, Dusun Gondang Suko merupakan dusun dengan mayoritas Islam yang sering menggunakan air untuk wudhu. Sehingga berinisiatif untuk memasangkan filter penyaring air, agar air yang tersalurkan merupakan air yang bersih. Tujuan kegiatan ini adalah untuk meningkatkan pengetahuan dan kesadaran masyarakat Dusun Gondang Suko, Desa Randuagung, Kecamatan Singosari, Kabupaten Malang mengenai pentingnya kualitas air sehingga kesehatan pada masyarakat dapat tetap terjaga.
PENGARUH SUBSTITUSI TEPUNG UBI KAYU DENGAN CAMPURAN TEPUNG KACANG HIJAU DAN TEPUNG KACANG KEDELAI TERHADAP KUALITAS GIZI TIWUL INSTAN Fransiskus D Boleng; Frida Dwi Anggraeni; Enny Sumaryati; Suprihana Suprihana
Prosidia Widya Saintek Vol 1, No 1 (2022)
Publisher : Universitas Widyagama Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (184.405 KB)

Abstract

-
Pemanfaatan Eco-Electric Sprayer Bagi UMKM Jamur di Desa Ngenep Kec Karangploso Kab Malang Frida Dwi Anggraeni; Fredy Rahalus; Rinda Irma Rovita; Shinta Idani; Arditya Radiantama
Jurnal Aplikasi Dan Inovasi Ipteks "SOLIDITAS" Vol 6, No 1 (2023): Jurnal Aplikasi Dan Inovasi Ipteks SOLIDITAS
Publisher : Badan Penerbitan Universitas Widyagama Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31328/js.v6i1.4624

Abstract

Indonesia memiliki basis ekonomi yang kuat karena jumlah UMKM terutama usaha mikro yang sangat banyak dan daya serat terhadap tenaga kerja sangat besar. Ditambah lagi di era 4.0 saat ini disegala bidang usaha mengunakan alat teknologi sebagai alat bantu dalam meningkatkan kerja. Namun ada permasalahan yang dialami oleh UMKM khususnya petani jamur yaitu lemahnya pemahaman terhadap teknologi dan juga akses terhadap literasi digital. Sehingga menghambat pertumbuhan usaha dan menyebabkan UMKM stagnan dan kalah saing di Era serba teknologi. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya pemanfaatan alat teknologi Eco-Electrik Sprayer dan memperoleh informasi terkait Eco-Electrik Sprayer serta dapat memanfaatkan alat teknologi sebagai sarana dalam menunjang usaha mikro. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif. Pendekatan yang digunakan adalah studi kasus pada UMKM Jamur di Desa Ngenep. Adapun hasil dari penelitian ini adalah bahwa Alat penyiraman Eco-Electrik Sprayer tersebut sangat berguna dan bermanfaat untuk UMKM Jamur Tiram. Hal ini terbukti dengan mempermudah pertumbuhan jamur karena alat yang digunakan sudah otomatis dan siklus yang dilakukan sama setiap waktunya. Alat Eco-Electrik Sprayer atau alat penyiraman otomatis ini membantu mengurangi pemakaian tenaga/efisiensi tenaga kerja bagi UMKM jamur.
UJI AKTIVITAS ENZIM LIPASE PADA FRAKSI SKIM SANTAN TERHIDROLISIS moh su'i; Enny Sumaryati; Frida Dwi Anggraeni; Aghfariza Indriyani
BUANA SAINS Vol 23, No 1 (2023)
Publisher : Universitas Tribhuwana Tunggadewi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33366/bs.v23i1.4311

Abstract

Fresh coconut milk (not hydrolyzed) contains lipase enzymes. If coconut milk is hydrolyzed using lipase enzymes, it will produce free fatty acids, lauric acid, and monoglycerides (monolaurin), which have anti-bacterial and anti-viral activities. Besides that, hydrolyzed coconut milk can produce diglycerides which function as emulsifiers. During the hydrolysis process, it's a possibility of damage to the lipase enzyme due to the activity of the protease enzyme in coconut milk. The aim of this study is to examine the activity of the lipase enzyme in coconut milk which is hydrolyzed. The research used two factors, namely the first factor was the hydrolysis time (0, 24, and 48 hours) and the second factor was the incubation temperature (40 C and 55 C) which were arranged factorially. The study was repeated three times and used a randomized block design (RBD). The hydrolyzed fraction in the form of skim was tested for lipase enzyme activity, free fatty acid content, and yield. The results showed that coconut milk which was hydrolyzed for 2 days at 40 oC and 55 oC still contained the lipase enzyme with an activity of 3.49 to 9.40 units/ml. Large fatty acid levels ranged from 0.32 m mol/ml to 0.72 m mol/ml..
Pengembangan produk yoghurt dari santan kelapa dan susu sapi (kajian dari suhu dan lama inkubasi) Moh Su'i; Mustika Paramitha Cendia; Frida Dwi Anggraeni
AGROINTEK Vol 19, No 1 (2025)
Publisher : Agroindustrial Technology, University of Trunojoyo Madura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21107/agrointek.v19i1.17429

Abstract

Yoghurt is a probiotic drink from milk that utilizes the performance of the Lactobacillus bulgaricus and Streptococcus thermophilus as starter bacteria. The purpose of this study was to determine the temperature and incubation time and the resulting effect on yoghurt that was produced from milk and coconut milk. Samples for research were treated by incubation temperatures of 25oC, 40oC and 55oC and incubation time of 4 hours, 8 hours and 12 hours with 3 repetitions. The research method was carried out experimentally with a research design using RAK factorial experiments. Data analysis using ANOVA test with a value of = 0.05. The values that resulted in each analysis were pH values 4.26 to 6.36, free fatty acids (FFA) 1.16% to 2.92%, lactic acid 0.35% to 1.21%, N - Amino 0.015% to 0.048% and the total lactic acid bacteria was 3.0 x 106 CFU/ml. While the organoleptic test resulted for the color in a preference value ranged from 3.7 (neutral) – 5 (like), a texture preference value ranged from 3.5 (neutral) – 5 (like), an aroma preference value ranged from 3.8 (neutral) – 4, 4 (slightly like) and taste preferences ranged from 3.2 (neutral) – 5 (like). From the results of the analysis of variance, it was known that yoghurt was made from a mixture of milk and coconut milk had a very significant effect on the pH value, free fatty acid value, lactic acid value and N – Amino value that produced but had no significant effect on sensory test for color, texture, aroma and taste of the yoghurt.