Claim Missing Document
Check
Articles

Found 16 Documents
Search

Program Edukasi Penanganan Pascapanen untuk Meningkatkan Nilai Jual Jahe Merah (Zingiber officinale var. Rubrum) di Desa Pao Kecamatan Tombolopao Kabupaten Gowa Reski Febyanti Rauf; Ratnawaty Fadilah; Andi Alamsyah Rivai
DEDIKASI Vol 23, No 1 (2021): Jurnal Dedikasi
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/dedikasi.v23i1.25642

Abstract

Abstrak. Kemandirian ekonomi dalam pengembangan desa wisata dilakukan dengan mengoptimalkan potensi sumber daya lokal dan sumber daya manusia di daerah tersebut. Program edukasi ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan, kemandirian, dan berdampak positif terhadap kualitas produksi dan nilai jual jahe merah di Desa Pao Kecamatan Tombolopao Kabupaten Gowa. Metode pendekatan yang digunakan menitikberatkan pada pendekatan partisipasi kelompok mitra dalam bentuk pelatihan dan pendampingan. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, kuisioner, tes, dan dokumentasi. Analisis data dilakukan dengan metode deskriptif analisis yang menekankan pada pendekatan kuantitatif. Dari pelaksanaan program ini, dihasilkan tingkat distribusi kecenderungan respon pengetahuan akhir peserta yang berada pada kategori tinggi dan sedang. Program ini berhasil meningkatkan pengetahuan, motivasi dan ketertarikan peserta dalam penanganan pascapanen jahe merah. Dengan program edukasi ini, peserta mendapatkan kesempatan untuk mengembangkan potensi sumber daya alam di desa mereka.Kata kunci: desa wisata, jahe merah, nilai jual, pascapanen, pelatihan
Pengaruh Penambahan Daun Mangrove Rhizophora apiculata dalam Pembuatan Pupuk Organik Cair (POC) sebagai Alternatif Pupuk dalam Budidaya Udang Ratnawaty Fadilah; Weningtyas Kismorodati; Syafruddin Syafruddin
Jurnal Pendidikan Teknologi Pertanian Vol 8, No 1 (2022): Februari
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/jptp.v8i1.31036

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penambahan daun mangrove terhadap kualitas nutrisi pupuk organik cair (POC) dan pengaruh lama fermentasi terhadap jumlah mikroba dengan penambahan jumlah bahan baku berbedadan pengaruh aplikasinya terhadap kualitas air tambak udang. Rancangan percobaan yang digunakan ialah Rancangan Acak Kelompok (RAK) dengan 3kombinasi perlakuan dan 3 kali ulangan. Perlakuan pertama yakni penggunaan jumlah bahan baku sayuran 20% + buah-buahan 40% + ikan 40%. Perlakuan kedua yakni penggunaan jumlah bahan baku sayuran 30% + buah-buahan 30% + ikan 40%. Perlakuan ketiga yakni penggunaan daun mangrove 30% + buah-buahan 30% + ikan 40%. Tahap pertama adalah persiapan bahan dan peralatanpenelitian. Tahap kedua adalah pembuatan pupuk organic cair. Tahap ketiga adalahanalisis pengaruh POC pada air dan udang. Lalu dilakukanpengumpulan data, uji normalitas dan homogenitas, serta dilanjutkan dengan analisis sidik ragam (ANOVA) beserta uji lanjut pengaruh perlakuan. Parameter yang diamati antara lain, kadar nitrogen (%), kadar kalium (%), kadar fosfor (%), pH, jumlah bakteri, jumlah kapang/khamir, kualitas iar tambak yang terdiri dari suhu, pH, dissolved oxygen, salinitas dan identifikasi serangan WSSV pada udang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Hasil penelitian menunjukkan bahwa Pupuk Organik Cair berbahan baku daun mangrove, buah dan ikan menunjukkan kandungan  N, P, K,  yang terbaik sekaligus mengandung Bakteri dan Kapang Khamir yang dapat berfungsi sebagai biodegradator dan penghambat mikroba pathogen pada budidaya udang.
Penagaruh Lama Waktu Perendaman Umbi Gadung (Dioscorea Hispida Dennst) Terhadap Fisiko-Kimia Tepung Umbi Gadung Fitri Fitriani; Husain Syam; Ratnawaty Fadilah
Jurnal Pendidikan Teknologi Pertanian Vol 8, No 1 (2022): Februari
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/jptp.v8i1.22383

Abstract

Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui pengaruh lama waktu perendaman terhadap sifat-fisiko kimia tepung umbi gadung.Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen dengan menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL). Penelitian ini dilakukan dengan 4 perlakuan yaitu  0 jam perendaman, 48 jam perendaman, 72 jam perendaman, dan 96 jam perendaman dengan konsentrasi garam 5 % pengeringan menggunakan cabinet dryer suhu 60 ͦc selama 4 jam. Variabel yang diamati yaitu analisis kandungan proksimat tepung umbi gadung yaitu rendemen, viskositas, kadar air, kadar pati, amilosa, amilopektin dan asam sianida (HCN). Data diperoleh dengan menggunakan SPSS versi 22.Data dianalisis dengan menggunakan analisis sidik ragam (ANOVA) dan dilanjutkan dengan uji DMRT (Duncan). Hasil penelitian lama waktu perendaman menunjukkan bahwa perlakuan perendaman 96 jam merupakan perlakuan terbaik untuk dilanjutkan kedalam pembuatan tepung. Perlakuan berpengaruh nyata terhadap rendemen 8,10 %, viskositas 8,13 rpm, kadar air 6,40 %, kadar pati 16,10 %, amilosa 9,09 %, amilopektin 7,01 %, asam sianida (HCN) 10,50 ppm. Secara keseluruhan tepung umbi gadung yang dihasilkan telah memenuhi syarat mutu yang telah ditetapkan.
Penerapan Metode Pasteurisasi untuk Meningkatkan Daya Simpan dan Mutu Minuman Khas Sinjai (Minas) Irdan Syam; Ratnawaty Fadilah; Andi Sukainah
Jurnal Pendidikan Teknologi Pertanian Vol 9, No 1 (2023): Februari
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/jptp.v9i1.19313

Abstract

Minas is a typical drink with the main ingredient of cassava tape which comes from Sinjai Regency, South Sulawesi. This study aims to determine the effect of pasteurization and storage temperature on the shelf life and quality of typical Sinjai (Minas) drinks. This research is a quantitative research (experiment) using a Completely Randomized Design (CRD) factorial pattern consisting of 4 treatments with 3 repetitions, namely: P1T1 (Minas without pasteurization with room temperature storage), P1T2 (Minas without pasteurization with refrigerator temperature storage) , P2T1 (Minas pasteurization with storage at room temperature), P2T2 (Minas pasteurization with storage at refrigerator temperature). The data obtained will be analyzed with analysis of variance and advanced test DMRT (Duncan Multiple Range Test) which is processed using SPSS version 22. The results showed that pasteurization and storage temperature have an influence on the shelf life and quality of Minas. The best treatment based on the DMRT test is P2T2 treatment (Minas pasteurization with refrigerator temperature storage) with TAT on the 10th day of 0.64%, pH on the 10th day of 3.84, and ALT on the 10th day of 3, 13 log cfu / ml.Penelitian ini bertujuan mengetahui pengaruh pasteurisasi dan suhu penyimpanan terhadap daya simpan dan mutu minuman khas Sinjai (Minas). Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif (eksperimen) dengan menggunakan rancangan percobaan Rancangan Acak Lengkap (RAL) pola faktorial yang terdiri atas 4 perlakuan dengan 3 kali pengulangan yaitu: Minas tanpa pasteurisasi (kontrol), Minas yang dipasteurisasi dengan suhu 77 0C selama 15 menit dan penyimpanan pada suhu ruang dan suhu dingin (refrigerator) dengan parameter pengamatan Angka Kapang/Khamir (AKK), Total Mikroba/TPC (Total Plate Count), pH (Potensial Hydrogen), Total Asam Tertitrasi (TAT) dan hedonik. Data yang diperoleh akan dianalisis dengan analisis sidik ragam dan uji lanjut DMRT (Duncan Multiple Rate). Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlakuan pasteurisasi pada penyimpanan suhu dingin (refrigerator) merupakan perlakuan terbaik untuk meningkatkan daya simpan dan mutu minuman khas Sinjai (Minas).
Analisis Kualitas Nata De Nipah Melalui Penambahan Limbah Cair Tahu Sebagai Sumber Nitrogen Dian Sepriliana Syam; Patang Patang; Ratnawaty Fadilah
Jurnal Pendidikan Teknologi Pertanian Vol 9, No 1 (2023): Februari
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/jptp.v9i1.35658

Abstract

Penelitian ini memiliki tujuan mengetahui pengaruh pemberian limbah cair tahu yang memiliki sumber nitrogen terhadap kualitas nata de nipah serta mengetahui penambahan jumlah limbah cair tahu yang baik untuk memperoleh nata de nipah dengan kualitas terbaik. Kandungan nitrogen yang cukup tinggi dalam limbah cair tahu sebesar 7,61% sangat berpotensi sebagai tempat pertumbuhan bakteri Acetobacter xylinum sebagai bakteri yang memperoleh lapisan selulosa. Jenis penelitian yang digunakan adalah eksperimen yang memakai Rancangan Acak Lengkap (RAL), menggunakan 4 perlakuan dengan 3 kali ulangan yaitu: (K) pupuk ZA 0,3%, (P1) penambahan limbah cair tahu 15%, (P2) penambahan limbah cair tahu 20%, (P3) penambahan limbah cair tahu 25%. Pengujian dalam penelitian ini yaitu ketebalan, rendemen, uji kadar air, uji kadar serat, serta uji sensorik (warna, rasa, aroma, dan tekstur). Teknik analisis data memakai analisis sidik ragam (ANOVA) dengan uji lanjut Duncan menggunakan SPSS versi 22. Berdasarkan penelitian diketahui bahwa sampel terbaik diperoleh pada sampel P3 yaitu penambahan limbah cair tahu 25% dengan ketebalan 1,17 cm, rendemen 61,20%, kadar air 95,55%, kadar serat 4,34%, serta uji sensorik (warna, aroma, rasa, dan tekstur) yang kebanyakan disenangi panelis.This study aims to determine the effect of giving tofu liquid waste which has a nitrogen source on the quality of nata de nipah and to find out the addition of a good amount of tofu liquid waste to obtain the best quality nata de nipah. The nitrogen content which is quite high in tofu liquid waste of 7.61% has the potential as a place for the growth of Acetobacter xylinum bacteria as bacteria that obtain a cellulose layer. This research uses a completely randomized design (CRD), using 4 treatments with 3 replications, namely: (K) 0.3% ZA fertilizer, (P1) the addition of 15% tofu liquid waste, (P2) the addition of liquid waste tofu 20%, (P3) the addition of liquid waste tofu 25%. The tests in this study were thickness, yield, moisture content test, fiber content test, and sensory test (color, taste, aroma, and texture). The data analysis technique used analysis of variance (ANOVA) followed by Duncan's further test using SPSS version 22. Based on the research, it was found that the best sample was obtained in sample P3, namely the addition of 25% tofu liquid waste with a thickness of 1.17 cm, yield 61.20%, 95.55% moisture content, 4.34% fiber content, and sensory tests (color, aroma, taste, and texture) which were mostly favored by panelists.
Aplikasi Kultur Campuran (Lactobacillus fabifermentans dan Aspergillus sp.) Pada Modifikasi Tepung Jagung Dengan Metode Fermentasi Terkontrol yang Dilanjutkan Dengan Pragelatinisasi Andi Sukainah; Reski Praja Putra; Ratnawaty Fadilah; Yeni Yuliawati
Seminar Nasional LP2M UNM SEMNAS 2019 : PROSIDING EDISI 6
Publisher : Seminar Nasional LP2M UNM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (686.217 KB)

Abstract

Abstract. This study aims to determine the effect of mixed culture concentrations (Lactobacillus fabifermentans and Aspergillus sp) on the physicochemical properties of cornflour. This research is a quantitative (experimental) study using the Completely Randomized Design (CRD) method. The concentration of mixed cultures (L. fabifermentans and Aspergillus sp) became the treatment variables in this study. The treatments consisted of four concentrations of mixed cultures (L. fabifermentans: Aspergillus sp) namely (1: 0), (1: 1), (1: 2) and (1: 3) by fermentation for 24 hours. After going through the fermentation process, the pragelatinization process is carried out on corn flour, 500 g of corn flour is added with 30% distilled water (150 ml) and steamed for 15 minutes in a steaming pot at 80˚C. The parameters observed were the pH value in the fermented liquid, while the cornflour was analyzed for water content, amylose content, starch content, viscosity, and rheology. Data analysis technique used was analysis of variance which was further processed using SPSS version 22. The results showed that the best treatment resulted from the treatment with the addition of mixed culture concentrations of L. fabifermentans: Aspergillus sp (1: 3) with a liquid pH value of 3.60, water content 2.12%, amylose content 17.42%, starch content 65.31%, viscosity 1825 cps with rheological properties included in the non-Newtonian category (pseudoplastic flow) Keywords: Cornflour, Lactobacillus fabifermentans, Aspergillus sp, fermentation, pragelatinization