Claim Missing Document
Check
Articles

Found 13 Documents
Search

IMPLEMENTASI METODE SIX SIGMA DMAIC UNTUK MENGURANGI DEFECT PIPE EXHAUST XE 611 Edi Sukirno; Joko Prasetiyo; Rizqina Rosma; Marta Hayu Raras Sita Rukmika Sari
Jurnal Aplikasi Ilmu Teknik Industri (JAPTI) Vol 2, No 2 (2021)
Publisher : Universitas Veteran Bangun Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32585/japti.v2i2.1492

Abstract

PT Trimitra Chitrahasta merupakan perusahaan yang bergerak di bidang manufaktur otomotif. Dalam persaingan di dunia industri manufaktur yang semakin ketat. Setiap perusahaan berlomba untuk menghasilkan yang terbaik guna merebut pangsa pasar dan mempertahankan eksistensinya. Untuk merebut pangsa pasar, kepuasan konsumen menjadi prioritas yang harus dipenuhi perusahaan. Kepuasan konsumen erat kaitannya dengan kualitas produk yang dihasilkan perusahaan. Dengan skala ekonomi perusahaan yang menuntut efisiensi,  perusahaan harus memiliki keunggulan terhadap kualitas produk yang dihasilkan, agar produk mereka dapat bersaing dan memiliki keunggulan yang kompetitif. Pada penelitian yang dilakukan pada produk Pipe Exhaust XE 611 dengan menggunakan metode atau tahapan six sigma yang dikenal sebagai DMAIC (Define-Measure-Analyze-Improve-Control). Dimana tiap tahapan digunakan alat-alat six sigma baik yang bersifat kuantitatif maupun kualitatif secara fleksibel dan konstektual. Berdasarkan hasil penelitian di dapat bahwa nilai sigma produk Pipe Exhaust XE 611 baru mencapai 4.16 sigma, yang menandakan masih terdapat 3820 kejadian defect dalam satu juta kemungkinan. Banyaknya defect sebagian besar di dominasi jenis defect welding jebol/bolong yaitu sebesar 55.12% (199 pcs defect dari 361 pcs total defect). Setelah dilakukan tahapan six sigma DMAIC di dapat peningkatan terhadap nilai sigma menjadi 4.58 sigma dengan DPMO 1021 kejadian defect dalam satu juta kemungkinan. Tingkat defect turun menjadi 35.26% (61 pcs defect dari 173 pcs total defect).
Pengembangan Sistem Informasi Registrasi Mahasiswa Baru dengan Metode Analisis Gugus Kendali Mutu Santo Wijaya; Marta H.R.S.R. Sari; Adian Wihariono Putera
Jurnal Nasional Pendidikan Teknik Informatika : JANAPATI Vol. 10 No. 3 (2021)
Publisher : Prodi Pendidikan Teknik Informatika Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/janapati.v10i3.41763

Abstract

Pendidikan sebagai industri produk dan jasa berbasis ilmu pengetahuan dan keterampilan menghadapi persaingan yang semakin kompetitif dengan banyaknya institusi baik dalam dan luar negeri yang operasional di Indonesia. Untuk meningkatkan daya saing, maka utilisasi teknologi informasi khususnya di era revolusi industri 4.0 menjadi kunci penting. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan Sistem Informasi Registrasi Mahasiswa Baru (SIRMB) menggunakan kerangka open-source web-based application serta integrasinya dengan teknologi Application Programming Interface (API) Bank BNI menjadikan layanan administrasi yang terotomasi. Proses identifikasi masalah sampai perancangan solusi SIRMB menggunakan analisis gugus kendali mutu (QCC) dengan pendekatan metode Plan-Do-Check-Action (PDCA) sehingga menjamin perbaikan yang berkesinambungan. Penelitian ini berkontribusi terhadap perbaikan 76.9% terhadap proses kerja dengan eliminasi proses kerja manual registrasi mahasiswa baru, sehingga memberikan peningkatan kualitas layanan dan peningkatan produktivitas secara keseluruhan.
Integrated Information System of Material Resource Planning and Supply Chain Procurement: A Case Study of XYZ Company Santo Wijaya; Marta Hayu Raras Sita Rukmika Sari; Yeyeh Supriatna
CommIT (Communication and Information Technology) Journal Vol. 16 No. 2 (2022): CommIT Journal
Publisher : Bina Nusantara University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21512/commit.v16i2.7945

Abstract

Human errors are inevitable due to the mass customization and complex supply chain, which must be considered in the Material Resource Planning (MRP) explosion calculation and the Supply Chain Procurement (SCP) distribution of sales orders. Such errors lead to SCP problems with the subject company. The research presents the design and implementation of an integrated information system of MRP and SCP. The objective is to solve the issues in the subject company by designing and implementing an Integrated Information System (IIS) framework with an open-source software platform, which utilizes a generic Bill-of-Materials (BoM) explosion algorithm to calculate the MRP of customers’ sales orders. Then, an algorithm is also proposed to calculate SCP distribution to enable the framework in the implementation stage. The research subject is the process business in Indonesia’s local Original Equipment Manufacturer (OEM) for automotive components. The name of the company is concealed to be XYZ Company. The calculation is introduced in the testing phase to illustrate the algorithm’s mechanism. This approach ensures a valid calculation of efficient supply chain processes. The combined approaches in the subjected business process yield satisfactory results. It reduces significant issues to 12.5% for the stated problems. Hence, the design objective is achieved.
Pengembangan Sistem Enterprise Resource Planning Untuk Perbaikan Sistem Absensi dan Penggajian di Perusahaan Kontraktor Marta Hayu Raras Sita Rukmika Sari; Amalia Khusnul Irfani
Jurnal Aplikasi Ilmu Teknik Industri (JAPTI) Vol 3, No 1 (2022)
Publisher : Universitas Veteran Bangun Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32585/japti.v3i1.2301

Abstract

Penelitian ini mengambil objek di Perusahaan Kontraktor yang memiliki karyawan sekitar 20 orang dan masih menggunakan sistem manual yang dapat menimbulkan dampak negatif jika masih diterapkan hingga sekarang. Seperti kecurangan-kecurangan yang dapat dilakukan oleh karyawan, mulai dari menitipkan absensi kepada rekan kerja hingga memalsukan jam absensi. Selain itu, dampak negatif lainnya adalah mengharuskan untuk menginput data absensi karyawan satu per satu, terlebih dengan adanya penambahan jumlah karyawan setiap tahunnya yang dapat mengakibatkan human error yang lainnya. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kualitatif yang terdiri dari wawancara, kuesioner, observasi, dan studi pustaka. Untuk mengatasi permasalahan, dalam penelitian ini penulis mengembangkan sistem berbasis web dengan modul-modul yang saling terintegrasi sesuai dengan prinsip Enterprise Resource Planning (ERP) dan menggunakan perangkat pendukung Internet of Things (IoT) untuk proses absensi. Dalam membangun sistem ini, penulis menggunakan teknologi pengembangan web seperti Laravel, HTML, CSS, JS, PostgreSQL, dan beberapa perangkat IoT seperti RFID, NodeMCU, breadboard, dan kabel jumper. Modul-modul yang diintegrasikan dalam sistem ini diantaranya modul Human Resource yang berisi data karyawan, jabatan, divisi, dan jumlah gaji masing-masing jabatan karyawan, kemudian modul Absensi yang berisi daftar absensi yang telah dilakukan oleh karyawan, dan modul Finance yang berisi perhitungan secara otomatis total gaji per karyawan. Dari hasil sistem yang telah dikembangkan dapat disimpulkan bahwa sistem dapat berjalan dengan baik dan terdapat perbedaan yang signifikan dari sebelum perbaikan dan sesudah perbaikan sistem absensi dan penggajian di Perusahaan Kontraktor.  Kata kunci: Absensi, Penggajian, ERP, IoT
IMPLEMENTASI METODE SIX SIGMA DMAIC UNTUK MENGURANGI DEFECT PIPE EXHAUST XE 611 Sukirno, Edi; Prasetiyo, Joko; Rosma, Rizqina; Sari, Marta Hayu Raras Sita Rukmika
Jurnal Aplikasi Ilmu Teknik Industri (JAPTI) Vol. 2 No. 2 (2021)
Publisher : Universitas Veteran Bangun Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32585/japti.v2i2.1492

Abstract

PT Trimitra Chitrahasta merupakan perusahaan yang bergerak di bidang manufaktur otomotif. Dalam persaingan di dunia industri manufaktur yang semakin ketat. Setiap perusahaan berlomba untuk menghasilkan yang terbaik guna merebut pangsa pasar dan mempertahankan eksistensinya. Untuk merebut pangsa pasar, kepuasan konsumen menjadi prioritas yang harus dipenuhi perusahaan. Kepuasan konsumen erat kaitannya dengan kualitas produk yang dihasilkan perusahaan. Dengan skala ekonomi perusahaan yang menuntut efisiensi,  perusahaan harus memiliki keunggulan terhadap kualitas produk yang dihasilkan, agar produk mereka dapat bersaing dan memiliki keunggulan yang kompetitif. Pada penelitian yang dilakukan pada produk Pipe Exhaust XE 611 dengan menggunakan metode atau tahapan six sigma yang dikenal sebagai DMAIC (Define-Measure-Analyze-Improve-Control). Dimana tiap tahapan digunakan alat-alat six sigma baik yang bersifat kuantitatif maupun kualitatif secara fleksibel dan konstektual. Berdasarkan hasil penelitian di dapat bahwa nilai sigma produk Pipe Exhaust XE 611 baru mencapai 4.16 sigma, yang menandakan masih terdapat 3820 kejadian defect dalam satu juta kemungkinan. Banyaknya defect sebagian besar di dominasi jenis defect welding jebol/bolong yaitu sebesar 55.12% (199 pcs defect dari 361 pcs total defect). Setelah dilakukan tahapan six sigma DMAIC di dapat peningkatan terhadap nilai sigma menjadi 4.58 sigma dengan DPMO 1021 kejadian defect dalam satu juta kemungkinan. Tingkat defect turun menjadi 35.26% (61 pcs defect dari 173 pcs total defect).
Pengembangan Sistem Enterprise Resource Planning Untuk Perbaikan Sistem Absensi dan Penggajian di Perusahaan Kontraktor Sari, Marta Hayu Raras Sita Rukmika; Irfani, Amalia Khusnul
Jurnal Aplikasi Ilmu Teknik Industri (JAPTI) Vol. 3 No. 1 (2022)
Publisher : Universitas Veteran Bangun Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32585/japti.v3i1.2301

Abstract

Penelitian ini mengambil objek di Perusahaan Kontraktor yang memiliki karyawan sekitar 20 orang dan masih menggunakan sistem manual yang dapat menimbulkan dampak negatif jika masih diterapkan hingga sekarang. Seperti kecurangan-kecurangan yang dapat dilakukan oleh karyawan, mulai dari menitipkan absensi kepada rekan kerja hingga memalsukan jam absensi. Selain itu, dampak negatif lainnya adalah mengharuskan untuk menginput data absensi karyawan satu per satu, terlebih dengan adanya penambahan jumlah karyawan setiap tahunnya yang dapat mengakibatkan human error yang lainnya. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kualitatif yang terdiri dari wawancara, kuesioner, observasi, dan studi pustaka. Untuk mengatasi permasalahan, dalam penelitian ini penulis mengembangkan sistem berbasis web dengan modul-modul yang saling terintegrasi sesuai dengan prinsip Enterprise Resource Planning (ERP) dan menggunakan perangkat pendukung Internet of Things (IoT) untuk proses absensi. Dalam membangun sistem ini, penulis menggunakan teknologi pengembangan web seperti Laravel, HTML, CSS, JS, PostgreSQL, dan beberapa perangkat IoT seperti RFID, NodeMCU, breadboard, dan kabel jumper. Modul-modul yang diintegrasikan dalam sistem ini diantaranya modul Human Resource yang berisi data karyawan, jabatan, divisi, dan jumlah gaji masing-masing jabatan karyawan, kemudian modul Absensi yang berisi daftar absensi yang telah dilakukan oleh karyawan, dan modul Finance yang berisi perhitungan secara otomatis total gaji per karyawan. Dari hasil sistem yang telah dikembangkan dapat disimpulkan bahwa sistem dapat berjalan dengan baik dan terdapat perbedaan yang signifikan dari sebelum perbaikan dan sesudah perbaikan sistem absensi dan penggajian di Perusahaan Kontraktor.  Kata kunci: Absensi, Penggajian, ERP, IoT
Evaluasi Penggunaan Software Lathe Simulator Dengan Menggunakan User Experience Questionaire Prasetyo, Rian; Sari, Maria Puspita; Suprapto, Suprapto; Sari, Marta Hayu Raras Sita Rukmika
JURNAL Al-AZHAR INDONESIA SERI SAINS DAN TEKNOLOGI Vol 7, No 3 (2022): September 2022
Publisher : Universitas Al Azhar Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36722/sst.v7i3.1239

Abstract

Manufacturing industry is one of industrial sector in Indonesia that interesting to research. Based on Indonesian GDP in 2015, this sector has a contribution up to 21.13 percent. Most of production process in manufacturing industry used to machining process. One of them is lathe. Moreover, HR preparation is needed, due to have knowledge about this machine. One of them is using machine simulator called “Lathe Simulator 1k62”. The purpose of this research is to find out user experienced of “Lathe Simulator 1k62”. The research method is giving several tasked to respondent, then to fill the User Experienced Questionnaire (UEQ) to find out the Attractiveness, Perspicuity, Efficiency, Dependability, Stimulation, and Novelty. The result found that all of the respondent had complete the assigned task. The UEQ, found that “Lathe Simulator 1k62” in generally had positive value, based on Attractiveness, Perspicuity, Efficiency, Dependability, Stimulation, and Novelty all above 0.8. Furthermore, user experienced of “Lathe Simulator 1k62” had “good” category compared to other software.Keywords: User Experienced, UEQ, Usability, Simulator
Pemberdayaan Guru SMK Melalui Kurikulum Digital dan Teknologi CAD/CAM Berbasis Design for Manufacturing (DfM) pada Praktikum Pemesinan di SMK MedikaCom Bandung Arliyanto, P Yudi Dwi; Rivandi, Merdieco; Sari, Marta Hayu Raras Sita Rukmika; Yushardian, Hamdi Akmal; Wibowo, Rifky Budiarto; Yusuf, Rifqi Akmal; Shandra, Olivia Ferisca; Debora, Fransisca; Arridho, Ilham Ali; Khoerunnisa, Ahshonat; Setiawan, Aan Eko; Amhar, Usamah
Jurnal SOLMA Vol. 14 No. 3 (2025)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Prof. DR. Hamka (UHAMKA Press)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22236/solma.v14i3.20800

Abstract

Background: Vocational education plays a crucial role in preparing competent graduates who meet industry needs. SMK MedikaCom Bandung, as a Center of Excellence school, continuously strives to enhance teacher competencies to improve the quality of graduates who can be absorbed into the workforce and to serve as a model for other vocational schools. The Department of Mechanical Engineering at SMK MedikaCom Bandung seeks to strengthen both teacher and student understanding of CAD/CAM technology through the application of CNC machines, supported by training and the integration of a (DfM)-based curriculum. Methods: The activities were conducted on August 22 and 27, 2025, through several stages, including socialization, FGDs, teacher training on DfM, development of digital teaching modules, and student mentoring in product-based projects. Evaluation was carried out using pre- and post-test instruments to measure differences in participants’ knowledge and skills before and after the program. Results: The test results indicated that all variables had p-values < 0.05, signifying a significant improvement. Teachers showed an increase in their understanding of CAD/CAM applications on CNC machines from 80% to 90% and in their knowledge of Project-Based Learning (PjBL) and Teaching Factory methods from 70% to 85%. Students also demonstrated improved comprehension of CNC utilization in non-conventional machining learning from 75% to 93%. Conclusions: The community service program effectively enhanced teachers’ and students’ mastery of CAD/CAM technology and their understanding of DfM. These outcomes support the implementation of an industry-based digital curriculum and strengthen the relevance of vocational school learning to workforce demands.
PKM Peningkatan Wawasan Industri Mahasiswa Melalui Kemahiran Bahasa Jerman Lapasau, Merry; Arliyanto, P Yudi Dwi; Debora, Fransisca; Raras, Marta Hayu
Jurnal ABDINUS : Jurnal Pengabdian Nusantara Vol 6 No 1 (2022): Volume 6 Nomor 1 Tahun 2022
Publisher : Universitas Nusantara PGRI Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29407/ja.v6i1.15705

Abstract

This community service (hereinafter, PkM) is the result of a collaboration between University Indraprasta PGRI Jakarta and Politeknik Meta Industri Cikarang which aims to increase the industrial insight of students and general participants through proficiency in German. This activity was held on December 17, 2020 through a media zoom meeting with a power point and smartboard interactive whiteboard (hereinafter, IWB) presentation for two hours, which was attended by around 100 participants. The material is divided into three parts, namely 1) Introduction to the industrial world in Germany, 2) German Industry in Indonesia, and 3) Introduction to German language and culture. At the end of the activity, participants write down suggestions and comments. In general, it can be concluded that this PkM activity increases the participants' insight and understanding of industry in Germany and German language which is useful for industrial engineering students and society in general.
Performance Analysis of Industrial Ventilation Systems: A Case Study of Exhaust Fan and Roof Cooling Fan Installations in a Textile Manufacturing Area noviandani, pradika; Latipah, Yeni; Sari, Marta Hayu Raras Sita Rukmika; Suryaman
Operations Research: International Conference Series Vol. 6 No. 4 (2025): Operations Research International Conference Series (ORICS), December 2025
Publisher : Indonesian Operations Research Association (IORA)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47194/orics.v6i4.438

Abstract

This study presents a performance analysis of industrial ventilation systems using exhaust fans and roof cooling fans in a textile manufacturing environment. The research was conducted as a case study in the Preparation and Processing areas of a textile factory located in Cimahi, West Java, Indonesia, under actual operating conditions. Air temperature and relative humidity (RH) were measured and compared with recommended textile industry standards (20–30°C and RH 55–75%). Two mechanical ventilation alternatives were evaluated: an exhaust fan system (1.46 × 1.46 m) and a roof cooling fan system (1.82 × 1.45 m). The results show that areas equipped with exhaust fans exhibited lower indoor temperatures by approximately 2–3°C and more stable RH levels (50–52%) compared to areas without mechanical ventilation, where temperatures reached up to 42°C and RH dropped to 25–30%. Both systems required 0.75 kW per unit, with monthly operating costs ranging from IDR 7–10 million. Volumetric efficiency analysis indicates that exhaust fans achieved 60,000 m³/kWh, while roof cooling fans produced 46,667 m³/kWh, indicating a 28% difference in airflow efficiency. These findings provide empirical evidence on the thermal and energy performance characteristics of industrial ventilation systems in textile production areas.