Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search
Journal : Jurnal Abdiraja

UPAYA MENCETAK PROFESIONALISME GURU IPA WILAYAH PESISIR MELALUI PELATIHAN LESSON STUDY DI KAMPUS CEMARA Dyah Ayu Fajarianingtyas
Jurnal ABDIRAJA Vol 2 No 1 (2019): Jurnal Abdiraja
Publisher : LPPM Universitas Wiraraja Sumenep, Jalan Raya Sumenep Pamekasan KM. 5 Patean Sumenep 69451, Telp. (0328) 673399 Fax. (0328) 673088

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24929/adr.v2i1.611

Abstract

Permasalahan mitra/kelompok sasaran Pengabdian Kepada Masyarakat adalah sebagai berikut (1) Penyusunan perangkat pembelajaran IPA Terpadu belum dilakukan secara kolaboratif, dan (2) implementasi Lesson Study belum dilakukan berlandaskan prinsip-prinsip kolegalitas dan mutual learning secara akademis. Solusi yang ditawarkan untuk permasalahan mitra adalah pelatihan Lesson Study dalam kegiatan pembelajaran yang melibatkan sejumlah guru dan pakar pembelajaran. Metode yang ditawarkan untuk menyelesaikan persoalan mitra adalah menggunakan metode pendidikan masyarakat yaitu pelatihan penyusunan perangkat pembelajaran IPA Terpadu secara kolaboratif dan pendampingan implementasi Lesson Study berlandaskan prinsip-prinsip kolegalitas dan mutual learning secara akademis mencakup 3 (tiga) tahap kegiatan, yaitu merencanakan (plan) tahap pelaksanaan (do) yaitu pelaksanaan pembelajaran dan pengamatan oleh teman sejawat, dan tahap perefleksian (see) secara bersiklus dengan teman sejawat dan berkelanjutan. Pelaksanaan program pengabdian kepada masyarakat berupa pelatihan Lesson Study dapat disimpulkan berhasil yang ditunjukkan antara lain sebagai berikut: (1) respon positif dari HMP SECo adalah sebagai peserta pelatihan, guru IPA/alumni, dan dosen yang sesuai bidang keahlian Pendidikan IPA selama proses kegiatan pengabdian, serta (2) adanya peningkatan keterampilan/skill dalam menyusun perangkat pembelajaran IPA Terpadu secara kolaboratif melalui penerapan pembelajaran secara kolaboratif dan berkelanjutan berlandaskan prinsip-prinsip kolegalitas dan mutual learning. Kata kunci: Lesson Study, guru, IPA, wilayah pesisir
PENDAMPINGAN KETERAMPILAN MENGOLAH PRODUK SAINS (SUSU FERMENTASI VARIANS BUAH) MENGGUNAKAN METODE EKSPERIMEN MELALUI AKTIVITAS PRAKTIKUM SEKOLAH DALAM MENINGKATKAN ACADEMIC ENTREPRENEUR Dyah Ayu Fajarianingtyas; Jefri Nur Hidayat
Jurnal ABDIRAJA Vol 2 No 2 (2019): Jurnal Abdiraja
Publisher : LPPM Universitas Wiraraja Sumenep, Jalan Raya Sumenep Pamekasan KM. 5 Patean Sumenep 69451, Telp. (0328) 673399 Fax. (0328) 673088

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24929/adr.v2i2.739

Abstract

Nama mitra/kelompok sasaran adalah SD Luqman Al Hakim yang terletak di di Jalan Payudan Barat Nomor 3 Sumenep. Masalah mitra/kelompok sasaran berdasarkan analisis situasi adalah dari hasil observasi oleh Tim PKM bulan Januari tahun 2019 diketahui bahwa (1) ketersediaan alat dan bahan di kelompok mitra belum memenuhi standar IPA Sekolah untuk melakukan metode eksperimen di bidang Sains; (2) keterampilan proses siswa belum tergali secara optimal karena jarang melakukan metode eksperimen untuk membuktikan konsep IPA. Salah satu solusi/target luaran yang ingin dicapai adalah perlu dilakukan Pendampingan Pelatihan Produk Sains Melalui Aktivitas Praktikum Sekolah. Melalui Program Pelatihan ini, maka luaran dan tujuan yang diharapkan adalah adanya publikasi jurnal Abdiraja dan peningkatan keterampilan/skill dalam mengolah pembuatan susu fermentasi dari berbagai varian rasa buah sebagai produk sains. Metode pendekatan yang ditawarkan untuk menyelesaikan persoalan mitra adalah metode pendidikan masyarakat melalui pendampingan keterampilan mengolah Produk Sains (susu fermentasi Varians Buah) Menggunakan Metode Eksperimen Melalui Aktivitas Praktikum Sekolah. Pelatihan dilakukan dengan menggunakan metode eksperimen. Metode eksperimen sebagai cara belajar mengajar yang melibatkan siswa dengan mengalami serta membuktikan sendiri proses dan hasil percobaan (Putra, 2013). SD Luqman Al Hakim secara kelompok akan melakukan praktikum produk Sains (susu fermentasi Varians Buah) yang akan didampingi oleh Tim PKM. Manfaat yang dirasakan oleh kelompok sasaran adalah keterampilan siswa menjadi terasah karena siswa melakukan metode eksperimen untuk membuat (susu fermentasi Varians Buah). Siswa sangat antusias melakukan experiment susu fermentasi varians buah. Hasil rata-rata respon sebesar 96%. Pembelajaran berbasis entrepreneurship memberikan memberikan bekal kewirausahaan dengan tetap memperhatikan bakat, minat, dan suasana menyenangkan.
PELATIHAN PENGELOLAAN KEUANGAN RUMAH TANGGA BAGI KELUARGA PENERIMA MANFAAT BANSOS DAN BPNT DI KECAMATAN GAPURA Enza Resdiana; Dyah Ayu Fajarianingtyas
Jurnal ABDIRAJA Vol 3 No 1 (2020): Jurnal Abdiraja
Publisher : LPPM Universitas Wiraraja Sumenep, Jalan Raya Sumenep Pamekasan KM. 5 Patean Sumenep 69451, Telp. (0328) 673399 Fax. (0328) 673088

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24929/adr.v3i1.771

Abstract

Kecamatan Gapura khusunya di Desa Longos, adalah salah satu desa di Kabupaten Sumenep yang mendapatkan CCT, yaitu penerima program bansosdan BPNT di desa ini sekitar 231 keluarga penerima manfaat (sumber: CCT Kecamatan Gapura 2018), dan pengelolaan bantuan sosial tersebut belum secara menyeluruh dapat menjadi stimulant bagi meningkatkannya kesehjateraan keluarga yang dapat diukur dari pemanfaatan dan pengelolaan keuangan keluarga. Rendahnya tingkat pendidikan masyarakat miskin mengakibatkan kebiasaan buruk dalam mengatur pengeluaran keluarga. Oleh karena itu, untuk memutus rantai rendahnya kemiskinan juga dapat dilakukan dengan memberikan informasi terkait pentingnya pengelolaan serta penyuluhan secara berkala kepada masyarakat terkait pelatihan dan pendidikan dalam pengeloalaan keuangan keluarga, yang diharapkan nantinya akan mampu membuka pemikiran dan menarik minat masyarakat untuk merubah perilaku hidup hemat. Metode pelaksanaan kegiatan dalam pengabdian masyarakat ini yaitu dengan pelatihan yang dilakukan melibatkan masyarakat penerima bantuan sosial dan komunikasi interaktif. Hasil kegiatan Pelatihan pengelolaan keuangan dan memanfaatan bantuan sosial yang diberikan oleh Pemerintah kepada keluarga miskin memiliki respon yang positif pada saat dilakukannya pelatihan, beberapa masyarakat antusias terhadap pelatihan yang diberikan sehingga pelatian yang dilakukan berjalan dengan maksimal.
PELATIHAN PENGOLAHAN LIMBAH MINYAK GORENG MENJADI SABUN PADAT DENGAN EKSTRAK LIDAH BUAYA DALAM PENDIDIKAN KEWIRAUSAHAAN Dyah Ayu Fajarianingtyas; Jefri Nur Hidayat
Jurnal ABDIRAJA Vol 5 No 1 (2022): Jurnal Abdiraja
Publisher : LPPM Universitas Wiraraja Sumenep, Jalan Raya Sumenep Pamekasan KM. 5 Patean Sumenep 69451, Telp. (0328) 673399 Fax. (0328) 673088

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24929/adr.v5i1.1113

Abstract

Kondisi terkini sekolah Mts Al-Mujahidin berlokasi di Jalan Raya Rubaru Nomor 36 Peyangan sebagai mitra memiliki potensi telah melaksanakan pembelajaran IPA secara kontekstual dan peluang mitra berada di lingkungan pondok pesantren yang bersinergi dengan lingkungan sekolah sehingga peluang pendidikan wirausaha besar karena ada dukungan dari masyarakat setempat. Hasil wawancara pada bulan maret tahun 2020 didapatkan fakta bahwa pembelajaran IPA yang ada di pondok diintegrasikan dalam kegiatan kewirausahaan. Akan tetapi, mitra/sekolah ini memiliki permasalahan yang berkaitan dengan layanan pendidikan yaitu kurangnya pengetahuan dan keterampilan dalam upaya pengelolaan limbah yang ramah lingkungan, khususnya limbah minyak goreng. Pelatihan ini bertujuan meningkatkan pengetahuan dan keterampilan kewirausahaan. Manfaat kegiatan ini adalah dapat membentuk dan mengembangkan kelompok siswa agar memiliki keterampilan khusus untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan berwirausaha. Metode pelaksanaan untuk menyelesaikan persoalan mitra adalah metode pendidikan masyarakat melalui pelatihan limbah minyak goreng menjadi sabun padat dengan ekstrak lidah buaya. Pemberian edukasi berupa penyuluhan dapat mengubah paradigma masyarakat sehingga limbah minyak goreng dapat diolah menjadi alternatif produk yang dapat diaplikasikan dalam masyarakat dan mempunyai nilai guna dan nilai ekonomi yang tinggi. Produk sabun padat ekstrak lidah buaya sekarang ini sudah memiliki jangkauan pemasaran yang cukup luas. Pelatihan dilakukan menggunakan metode demonstrasi dan eksperimen. Metode ini dilakukan dengan memberikan praktek langsung didampingi oleh tutor. (1) respon positif dari mitra adalah sebagai peserta pelatihan sebesar 92.9% dan (2) adanya peningkatan keterampilan/skill entrepreneurship melalui kegiatan pengolahan limbah minyak goreng yang ramah lingkungan.
PELATIHAN PENGOLAHAN LIMBAH MINYAK GORENG MENJADI SABUN PADAT DENGAN EKSTRAK LIDAH BUAYA DALAM PENDIDIKAN KEWIRAUSAHAAN Fajarianingtyas, Dyah Ayu; Hidayat, Jefri Nur
Jurnal ABDIRAJA Vol 5 No 1 (2022): Jurnal Abdiraja
Publisher : LPPM Universitas Wiraraja Sumenep, Jalan Raya Sumenep Pamekasan KM. 5 Patean Sumenep 69451, Telp. (0328) 673399 Fax. (0328) 673088

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24929/adr.v5i1.1113

Abstract

Kondisi terkini sekolah Mts Al-Mujahidin berlokasi di Jalan Raya Rubaru Nomor 36 Peyangan sebagai mitra memiliki potensi telah melaksanakan pembelajaran IPA secara kontekstual dan peluang mitra berada di lingkungan pondok pesantren yang bersinergi dengan lingkungan sekolah sehingga peluang pendidikan wirausaha besar karena ada dukungan dari masyarakat setempat. Hasil wawancara pada bulan maret tahun 2020 didapatkan fakta bahwa pembelajaran IPA yang ada di pondok diintegrasikan dalam kegiatan kewirausahaan. Akan tetapi, mitra/sekolah ini memiliki permasalahan yang berkaitan dengan layanan pendidikan yaitu kurangnya pengetahuan dan keterampilan dalam upaya pengelolaan limbah yang ramah lingkungan, khususnya limbah minyak goreng. Pelatihan ini bertujuan meningkatkan pengetahuan dan keterampilan kewirausahaan. Manfaat kegiatan ini adalah dapat membentuk dan mengembangkan kelompok siswa agar memiliki keterampilan khusus untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan berwirausaha. Metode pelaksanaan untuk menyelesaikan persoalan mitra adalah metode pendidikan masyarakat melalui pelatihan limbah minyak goreng menjadi sabun padat dengan ekstrak lidah buaya. Pemberian edukasi berupa penyuluhan dapat mengubah paradigma masyarakat sehingga limbah minyak goreng dapat diolah menjadi alternatif produk yang dapat diaplikasikan dalam masyarakat dan mempunyai nilai guna dan nilai ekonomi yang tinggi. Produk sabun padat ekstrak lidah buaya sekarang ini sudah memiliki jangkauan pemasaran yang cukup luas. Pelatihan dilakukan menggunakan metode demonstrasi dan eksperimen. Metode ini dilakukan dengan memberikan praktek langsung didampingi oleh tutor. (1) respon positif dari mitra adalah sebagai peserta pelatihan sebesar 92.9% dan (2) adanya peningkatan keterampilan/skill entrepreneurship melalui kegiatan pengolahan limbah minyak goreng yang ramah lingkungan.