Claim Missing Document
Check
Articles

Found 14 Documents
Search

PKM Membangun Karakter Wirausahawan dan Menumbuhkan Kreatifitas pada Kelompok Dasawisma Dilingkungan RW 011 Cipinang Melayu Jakarta Timur Pujiastuti Pujiastuti; Yossi Indrawati Syuhardi; Danang Sutrisno; Burhanudin Burhanudin; Andri Suryana; Arief Nugroho Wibowo; Micheal Sonny; Firdaus Budhy Saputro
Jurnal Pengabdian Masyarakat Indonesia (JPMI) Vol. 1 No. 3 (2024): Februari
Publisher : Publikasi Inspirasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62017/jpmi.v1i3.758

Abstract

Membangun Karakter Wirausahawan dan Menumbuhkan Kreativitas pada Kelompok Dasawisma RW 011 Cipinang Melayu Jakarta Timur" merupakan upaya konstruktif untuk meningkatkan kapasitas anggota Dasawisma dalam aspek wirausaha dan kreativitas. Melalui pendekatan pendidikan karakter dan pelatihan kreativitas, proyek ini berhasil menghasilkan dampak positif, termasuk peningkatan kemandirian, kemampuan mengambil risiko, dan kreativitas anggota. Dengan merancang modul edukasi, menyelenggarakan workshop, dan memberikan mentoring, proyek ini mendorong terbentuknya usaha bersama di dalam kelompok Dasawisma. Keberhasilan ini tidak hanya menguatkan ekonomi kelompok tetapi juga memperkuat ikatan sosial di antara anggotanya. Pentingnya keberlanjutan program ditekankan melalui pendekatan pembinaan kelompok, pemantauan dampak, dan evaluasi berkala. Kolaborasi dengan pihak eksternal menjadi faktor kunci dalam memberikan dukungan tambahan dan memperluas peluang bagi anggota Dasawisma. Kesimpulannya pengabdian kepada masyarakat ini bukan hanya memberikan manfaat langsung bagi anggota Dasawisma RW 011 Cipinang Melayu, tetapi juga dapat dijadikan inspirasi bagi upaya serupa dalam membangun karakter wirausahawan dan menumbuhkan kreativitas di tingkat lokal. Melalui pendekatan holistik, proyek ini memberikan kontribusi positif dalam membentuk masyarakat yang lebih mandiri dan inovatif.
Pengenalan Komputer dan Internet Aman untuk Anak dan Remaja di Era Digital Yossi Indrawati Syuhardi; Eko Tri Asmoro; Michael Sonny
Jurnal Pengabdian Masyarakat Indonesia (JPMI) Vol. 3 No. 2 (2025): Desember
Publisher : Publikasi Inspirasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62017/jpmi.v3i2.6487

Abstract

Program “Pengenalan Komputer dan Internet Aman untuk Anak dan Remaja di Era Digital” dilaksanakan untuk meningkatkan literasi digital dasar dan kesadaran keamanan daring pada peserta usia 10–17 tahun. Kegiatan meliputi workshop pengenalan komputer, penggunaan internet, literasi digital, serta simulasi risiko siber yang dirancang menggunakan pendekatan experiential learning. Sebanyak 30 peserta mengikuti rangkaian pelatihan dan dievaluasi melalui pre-test, post-test, serta observasi praktik. Hasil menunjukkan adanya peningkatan signifikan pada pengetahuan peserta dengan kenaikan rata-rata nilai post-test sebesar 77,7% dibandingkan pre-test. Keterampilan teknis juga mengalami peningkatan pada aspek operasional komputer (92%), navigasi internet (90%), manajemen file (85%), dan keamanan digital (88%). Distribusi tingkat keberhasilan menunjukkan bahwa 70% peserta berada pada kategori tinggi, 25% pada kategori sedang, dan 5% pada kategori rendah. Temuan ini mengindikasikan bahwa pelatihan berjalan efektif dalam meningkatkan kompetensi digital sekaligus memperkuat kesiapsiagaan peserta terhadap risiko siber seperti phishing, cyberbullying, dan pencurian data. Program ini menegaskan urgensi edukasi literasi digital sejak usia dini dan dapat direplikasi untuk komunitas lain sebagai upaya membangun ekosistem digital yang aman, produktif, dan berkelanjutan.
Pendampingan UMKM dalam Pemasaran Produk Melalui Media Sosial dan Marketplace Yossi Indrawati Syuhardi; Danang Sutrisno; Michael Sonny; Riezca Talita Trista; Eko Tri Asmoro
Jurnal Ragam Pengabdian Vol. 2 No. 2 (2025): Mei-Agustus "The Role of Community Service in Increasing Children's Educational
Publisher : Lembaga Teewan Journal Solutions

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62710/pcd3q350

Abstract

This community service activity aims to enhance the capacity of Micro, Small, and Medium Enterprises (MSMEs) in utilizing social media and marketplaces as digital marketing tools. The program involved hands-on training, digital platform simulations, and assistance in creating business accounts and promotional content. A total of 15 MSME participants were involved. Initial findings showed that 80% of the participants had no business social media accounts, and 73% had never used marketplace platforms. However, following the mentoring sessions, there was a significant increase in participants’ knowledge and skills, with 93% stating that the program was highly practical and helpful. This activity also fostered digital entrepreneurship enthusiasm and opened new opportunities for MSMEs to grow sustainably in the digital era.
Pemetaan Kesenjangan Digital Provinsi di Indonesia Menggunakan Algoritma K-Means Berdasarkan Indikator Teknologi Informasi dan Komunikasi Tahun 2024 Cut Asiana Gemawaty; Yossi Indrawati Syuhardi; Baihaqi Baihaqi
Indonesian Journal of Multidisciplinary on Social and Technology Vol. 4 No. 3 (2026): Juli - Oktober
Publisher : PT Ilmu Data Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69693/ijmst.v4i3.10576

Abstract

Perkembangan teknologi informasi dan komunikasi (TIK) memiliki peran penting dalam mendukung transformasi digital di berbagai sektor. Namun, tingkat akses dan pemanfaatan TIK antarprovinsi di Indonesia masih menunjukkan perbedaan yang cukup signifikan. Penelitian ini bertujuan untuk mengelompokkan provinsi di Indonesia berdasarkan indikator teknologi informasi dan komunikasi menggunakan algoritma K-Means Clustering sehingga diperoleh pemetaan tingkat digitalisasi provinsi yang dapat digunakan sebagai dasar perumusan kebijakan pemerataan pembangunan digital. Penelitian menggunakan data sekunder yang bersumber dari Statistik Telekomunikasi Indonesia Tahun 2024 yang diterbitkan oleh Badan Pusat Statistik (BPS). Variabel yang digunakan meliputi persentase penduduk mengakses internet, persentase penduduk memiliki atau menguasai telepon seluler, persentase rumah tangga memiliki atau menguasai komputer, persentase rumah tangga mengakses internet, dan persentase rumah tangga memiliki atau menguasai telepon seluler. Tahapan penelitian meliputi preprocessing data, standardisasi menggunakan metode Z-score, penentuan jumlah cluster optimal menggunakan Elbow Method, pengelompokan menggunakan algoritma K-Means, serta evaluasi menggunakan Silhouette Score. Hasil penelitian menunjukkan bahwa jumlah cluster optimal adalah tiga cluster. Cluster digital tinggi terdiri atas enam provinsi, cluster digital menengah terdiri atas 31 provinsi, dan cluster digital rendah terdiri atas dua provinsi, yaitu Papua Tengah dan Papua Pegunungan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kesenjangan digital antarprovinsi di Indonesia masih cukup signifikan. Temuan ini diharapkan dapat menjadi masukan bagi pemerintah dalam menyusun kebijakan pemerataan pembangunan digital yang lebih efektif dan berkelanjutan.