Claim Missing Document
Check
Articles

Found 12 Documents
Search

PANDUAN METRONOM UNTUK RJP BERKUALITAS TINGGI DALAM PEMBELAJARAN LABORATORIUM KEPERAWATAN LESTARI EKO DARWATI; Selly Prasasti; Setianingsih Setianingsih; Ahmad Asyrofi
Jurnal Ilmu Keperawatan dan Kesehatan Vol. 1 No. 2 (2024): Juni
Publisher : CV. Naiwa Best Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5281/zenodo.18692743

Abstract

Henti jantung merupakan penyebab kematian nomor satu di dunia. Kualitas kompresi saat RJP yang diberikan kepada seseorang yang mengalami henti jantung sangat mempengaruhi keberlangsungan hidupnya. Mahasiswa keperawatan memiliki peran penting dalam upaya penyelamatan. Masih rendahnya kualitas kompresi saat simulasi RJP di laboratorium keperawatan pada mahasiswa Prodi Keperawatan menjadi dasar diperlukannya inovasi untuk meningkatkannya. Metronom menjadi salah satu alat yang dapat digunakan karena dapat menghasilkan ketukan yang berirama dan jelas dengan frekuensi yang telah diprogram. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh penggunaan metronome terhadap kecepatan kompresi dada pada RJP. Penelitian ini menggunakan desain Quasy Eksperimen (eksperimen semu) pretest posttest without control groups. Sampel penelitian ini adalah mahasiswa perempuan Prodi Keperawatan. Teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling. Hasil penelitian diperoleh bahwa rata-rata pre intervensi 126 x/menit dan rata-rata post intervensi 117 x/menit. Hasil uji Wilcoxon diperoleh nilai p 0.036 ( p <0.05) yang artinya ada pengaruh penggunaan metronom terhadap kecepatan kompresi dada. Metronom dapat digunakan sebagai alat pandu mencapai kecepatan kompresi dada yang terstandar dalam pembelajaran laboratorium keperawatan.
STUDI DESKRIPTIF : PENGETAHUAN PENGASUH DALAM MEMENUHI KEBUTUHAN SPIRITUAL LANSIA DI AKHIR HAYAT Deniza Anggun Wulandari; Setianingsih Setianingsih; Lestari Eko Darwati; Triana Arisdiani
Jurnal Ilmu Keperawatan dan Kesehatan Vol. 1 No. 3 (2024): September
Publisher : CV. Naiwa Best Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5281/zenodo.18720497

Abstract

Ketidakterpenuhan kebutuhan spiritual pada lansia dapat menyebabkan tekanan spiritual berupa gangguan terhadap keyakinan dan nilai-nilai yang memberikan keberanian, harapan, serta tujuan hidup. Hal ini dapat meningkatkan risiko lansia mengalami keputusasaan, kesepian, kecemasan, dan gangguan kesehatan. Lansia yang berada dalam kondisi terminal memiliki kebutuhan spiritual yang dapat dipenuhi dengan dukungan dari pengasuh. Informasi yang diberikan oleh atasan kepada pengasuh berperan penting dalam memastikan lansia mendapatkan pemenuhan kebutuhan spiritual, sehingga mereka dapat menghadapi akhir hayat dengan damai dan tenang. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tingkat pengetahuan pengasuh dalam memenuhi kebutuhan spiritual lansia yang mendekati ajal. Metode penelitian yang digunakan adalah survei deskriptif dengan jumlah responden sebanyak 37 orang, yang seluruhnya merupakan pengasuh. Teknik total sampling digunakan dalam pengambilan sampel. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 51% pengasuh berjenis kelamin laki-laki, 54% memiliki tingkat pendidikan terakhir SMA, dan 92% memiliki pengalaman kerja lebih dari tiga tahun. Selain itu, 51% pengasuh memiliki tingkat keahlian yang dikategorikan sebagai "baik" atau lebih tinggi.  Mayoritas pengasuh memiliki pengalaman yang memadai yang berkontribusi pada optimalisasi pemenuhan kebutuhan spiritual lansia, memungkinkan mereka menghadapi akhir kehidupan dengan tenang dan bermartabat.