Khoiron Khoiron
Departemen Administrasi Negara/Publik Universitas Islam Malang

Published : 25 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 25 Documents
Search

EVALUASI PELAKSANAAN KEBIJAKAN OTONOMI DAERAH (Studi Pemerataan Infrastruktur Fasilitas Kesehatan di Kepulauan Kangean Kabupaten Sumenep) Moh. Ibrahim; Yaqub Cikusin; Khoiron Khoiron
Respon Publik Vol 15, No 2 (2021): Respon Publik
Publisher : Universitas Islam Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (148.105 KB)

Abstract

Kebijakan otonomi daerah telah memberikan hak dan kewenangan kepada daerah untuk mengatur dan mengurus sendiri urusan pemerintahannya. Pemerintah daerah diharapkan mampu menyelesaikan persoalan-persoalan yang ada di daerah dengan kewenangan yang telah diberikan oleh pemerintah pusat, seperti halnya pemerataan pembangunan. Namun terkadang banyak pemerintah daerah lalai dengan tanggung jawab yang diberikan oleh pemerintah pusat, pemerataan pembangunan yang seharusnya menjadi fokus utama pemerintah daerah, seakan menjadi wacana belaka otonomi daerah. Seperti halnya yang terjadi dikepulauan kangean kabupaten Sumenep. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Melalui metode penelitian ini diharapkan dapat mempermudah peneliti melihat permasalahan serta dapat memberi solusi atas permasalahan yang diteliti. Hasil penelitian menunjukkan bahwa, (1) meningkatkan kualitas failitas kesehatan, akreditasi puskesmas (2) pembangunan rumah sakit (3) program-program dinas kesehatan kabupaten sumenep yang sudah terealisasi. Berdasarkan uraian latar belakang diatas maka penulis dapat menyimpulkan pokok permasalahan apa yang mempengaruhi berhasilnya kebijakan otonomi daerah  dalam hal pemerataan pembangunan fasilitas kesehatan di kepulauan kangean antara lain, implementasi kebijakan pembangunan infrastruktur kesehatan, distribusi tenaga medis serta alokasi anggaran yang masih kecil untuk kepualaun. Kata Kunci: Kebijakan Pembangunan, Fasilitas Kesehatan, Evaluasi kebijakan
INOVASI PELAYANAN PUBLIK PADA DINAS KEPENDUDUKAN DAN CATATAN SIPIL KOTA MALANG ( Studi Kasus Krisis Blangko E-KTP Di Dispendukcapil Kota Malang ) Lisna Wati Mohamad; Slamet Muchsin; Khoiron Khoiron
Respon Publik Vol 15, No 2 (2021): Respon Publik
Publisher : Universitas Islam Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (180.97 KB)

Abstract

Saat ini kartu identitas dibutuhkan dalam bidang apapun. Kartu identitas berfungsi sebagai alat yang menunjukkan diri, identitas dan informasi lainnya. Masyarakat yang terus bertambah setiap tahunnya mendiring pembauatan kartu identitas lebih sederhana namun mencakup semua informasi. Di Indonesia kartu identitas untuk penduduknya disebut dengan KTP (Kartu Tanda Penduduk). Namun semenjak ada perubahan regulasi terkait kartu identitas, KTP diganti menjadi e-KTP atau Kartu tanda penduduk elektronik. Perbedaan e-KTP dengan KTP biasa adalah masa berlaku, informasi yang berada didalamnya dan bahan pembuatan kartu. Masa berlaku e-KTP adalah seumur hidup, sedangkan informasi yang ada dialamnya tidak hanya informasi diri secara umum melainkan informasi secara khusus seperti sidik jari, iris mata dan lainnya. Untuk bahan pembuatan dalam e-KTP terdapat chip memori yang disebut blangko untuk perekaman data tersebut. Dalam upaya pelayanan e-KTP masih terdapat banyak permasalahan yang muncul. Salah satunya pada Dinas Dukcapil Kota Malang.Kata Kunci : Kartu Identitas, e-KTP, Pelayanan Publik.
INOVASI PROGRAM URBAN FARMING DALAM MENJAGA STABILITAS KETAHANAN PANGAN DI KOTA MALANG (Studi Kasus Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Di Kota Malang) Deni Adi Burohman; Yaqub Cikusin; Khoiron Khoiron
Respon Publik Vol 16, No 7 (2022): Respon Publik
Publisher : Universitas Islam Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (89.395 KB)

Abstract

Penelitian ini dilakukan atas dasar adanya program Urban Farming di Kota Malang khususnya Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kota Malang terkait dengan konversi lahan atau penyempitan lahan, program ini telah di angkat langsung oleh pemerintah Kota Malang yang mana menjadi sebuah inovasi bagi masyarakat khususnya Kota Malang. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui (1) Pelaksanaan program Urban Farming di Kota Malang (2) Faktor pendukung dan penghambat dari program Urban Farming dan yang paling utama adalah Inovasi Program Urban Farming Dalam Menjaga Stabilitas Ketahanan Pangan. Metode penelitian ini adalah dengan menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif. Peneliti memilih jenis penelitian deskriptis kualitatif bertujuan untuk mendapatkan gambaran yang jelas dan nyata apa yang terjadi dilapangan secara menyeluruh, kemudian mengungkapkan secara spesifik, rinci dan mendalam mengenai suatu permasalahan dengan mencari informasi sebanyak mungkin tentang “Inovasi program Urban Farming dalam menjaga stabilitas ketahanan pangan di Kota Malang”. Pada pengumpulan data dilakukan dengan teknik wawancara, observasi dan dokumentasi. Analisis data pada penelitian ini menggunakan tipe komponen yaitu antara lain : Reduksi Data, Penyajian data, kesimpulan atau Verifikasi.  Kemudian teknik pemeriksaan peneliti menggunakan teknik keabsahan data.Hasil penelitian ini menunjukan bahwa sangat beragam bentuk inovasi terkait Urban Farming (1) Bakti Inovasi Ex Vitro dan Budidaya Hidroponik (2) Drip Irrigation Sytem (3) QR Code (4) P2L(Pekaranan Pangan Lestari) (5) Petani Milenial (6) Kolam Terpal dan Budikdamber (7) Bantuan Saprodi. Hasil penelitian juga menunjukkan bahwa terdapat faktor pendukung dan juga faktor penghambat dari program Urban Farming diantaranya yaitu (1) didukung langsung oleh Pemkot (2) minset masyarakat cinta dengan lingkungan (3) program Urban Farming sesuai dengan Perda (4) kerja sama dengan berbagai elemen. Sedangkan faktor penghambat yang ditemui yaitu keterbatasan waktu dan kurang berkesinambungan antar kader lingkungan. Kata Kunci: Inovasi, Urban Farming, Ketahanan Pangan.
KESEJAHTERAAN MASYARAKAT DALAM FRAME GOOD GOVERNANCE (Studi Pemenuhan Hak Ganti Rugi Oleh PT. Rosneft di Desa Wadung Kecamatan Jenu Kabupaten Tuban) Ainun Harir; Yaqub Cikusin; Khoiron Khoiron
Respon Publik Vol 16, No 9 (2022): Respon Publik
Publisher : Universitas Islam Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (99.809 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis, mengetahui bagaimana kesejahteraan masyarakat Desa Wadung Kecamatan Jenu Kabupaten Tuban dan faktor-foktor yang menghambat kesejahteraan masyrakat. Jenis penelitian yang akan digunakan oleh peneliti adalah dengan menggunakan penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Metode kualitatif adalah, prosedur penelitian yang menghasilkan data deskriptif, ucapan pribadi, dan nantinya metode ini menghasilkan data deskriptif. Tujuan dari penelitian deskriptif adalah untuk membuat deskripsi, gambaran atau lukisan secara sistematis, faktual dan akurat mengenai fakta-fakta, sifat-sifat serta hubungan antar fenomena yang diselidiki. Teknik yang digunakan dalam peneliti ini adalah purposive sampling, purposive sampling merupakan teknik yang digunakan oleh peneliti apabila terdapat pertimbangan dalam pengambilan sampel. Pertimbangan tersebut erat kaitannya dengan informasi yang hendak digali oleh peneliti dari narasumber penelitian. Lokasi yang dijadikan setting penelitian oleh peneliti adalah di Kecamtan Jenu Kabupaten Tuban, dari setting penelitian peneliti memperoleh fakta lapang bahwasananya Desa Wadung merupakan Ring 1 dari pada proyek pembangunan kilang minyak PT. Pertamina Rosneft Pengolahan dan Petrokimia yang merupakan anak perusahaan dari PT. Pertamina Persero.Penelitian ini menunjukkan Dalam pembangunan industry oleh PT.Pertamina menimbulkan dampak  negatif berupa penuruan kesejahteraan masyarakat Desa Wadung. Pemerintah Desa Wadungdalam pembuatan kebijakannya tidak memperhatikan asas keadilan dan keterbukaan. Faktor yang menyebabkan menurunnya kesejahteraan masyarakat Desa Wadung adalah 1.) Hilangnya mata pencaharian. 2.)Kompensasi yang hanya cukup untuk membeli rumah baru dan bertahan hidup. 3.) Pandemi Covid-19 yang menyebabkan masyarakat tidak dapat membuka mata pencaharian baru dan menyebabkan terlambatnya penyaluran. Kata kunci : Kesejahteraan Masyarakat,Frame good  Governance
IMPLEMENTASI KEBIJAKAN PENGENDALIAN PENYEBARAN COVID-19 DI DESA TEMPUREJO – KABUPATEN JEMBER (Studi Kasus Implementasi Kebijakan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Skala Mikro di Desa Tempurejo – Kabupaten Jember) Ziana Walidah Yahya; M. Mas'ud Said; Khoiron Khoiron
Respon Publik Vol 16, No 3 (2022): Respon Publik
Publisher : Universitas Islam Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (72.43 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengimplementasian kebijakan PPKM Mikro yang di terapkan oleh pemerintah Indonesia dalam mengendalikan penyebaran wabah Covid-19 pada wilayah Jawa – Bali khususnya di wilayah Desa Tempurejo – Kabupaten Jember. Penelitian ini dilakukan dikantor pemerintahan Desa Tempurejo dan wilayah sekitar Desa Tempurejo, dengan menggunakan tipe penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan melakukan wawancara, obseravasi, dan dokumentasi. Penelitian ini menggunakan teori tentang konsep implementasi kebijakan publik, sumber daya manusia, pengendalian satgas Covid-19, dan pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) skala mikro. Hasil dari penelitian ini yakni dalam pengimplementasian kebijakan PPKM Mikro di Desa Tempurejo dengan melakukan pembentukan tim PPKM Mikro dengan meliputi seluruh organisasi yang berada di masyarakat dan melakukan sosialisasi kepada masyarakat desa terkait PPKM Mikro, adapun tingkat keberhasilannya mencapai 50%, hal ini dibuktikan dengan tidak adanya protesan dari masyarakat terkait pemberlakuan kebijakan PPKM Mikro di wilayah Desa Tempurejo.  Kata Kunci : Implementasi Kebijakan, PPKM Mikro, Covid-19
INOVASI KEBIJAKAN DALAM PEMILIHAN KEPALA DESA (Study Penggunaan Barcode Dalam Pilkades Desa Wringinanom Kec. Poncokusumo Kab. Malang) Roudhotul Angelika Wibowo; Yaqub Cikusin; Khoiron Khoiron
Respon Publik Vol 15, No 6 (2021): Respon Publik
Publisher : Universitas Islam Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (182.709 KB)

Abstract

ABSTRAKInovasi merupakan pembaharuan atau kreativitas atau ciptaan baru yang mampu memberikan nilai tambah. Dalam konteks pembangunan, inovasi bisa diartikan sebagai pembaharuan/ kreatifitas/ ciptaan dalam pembangunan guna untuk meningkatkan SDM. Inovasi kebijakan hakikatnya bersifat horisontal, vertikal, temporal, dan sangat erat dengan proses pembelajaran (learning process) untuk mendorong pengembangan kapasitas 7 inovatif. Oleh karena itu, inovasi kebijakan berkaitan erat dengan perubahan, fleksibilitas, dinamisme dan masa depan. Disadari bahwa inovasi kebijakan pada dasarnya tidak saja mencakup atau berkaitan dengan kebijakan iptek saja, tetapi juga kebijakan industri, kebijakan daerah dan kebijakan pendidikan, serta beberapa kebijakan relevan lainnya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui (1) Mekanisme registrasi dengan menggunakan barcode pada pemilihan kepala desa di Desa Wringinanom Kec. Poncokusumo Kab. Malang. (2) Dampak dengan adanya program inovasi registrasi barcode pada pemilihan kepala desa di Desa Wringinanom Kec. Poncokusumo Kab. Malang. Pada penelitian ini menggunakan metode pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa tujuan diterapkannya inovasi barcode dalam pemilihan kepala desa adalah untuk mengatasi persoalan terkait keluhan masyarakat yang berhubungan dengan antrian yang panjang, selain itu inovasi barcode juga diciptakan untuk mengatasi berbagai masalah yang dikhawatirkan dapat terjadi dalam pemilihan kepala desa, mengingat pilkades ini berbeda dengan pemilu-pemilu lainnya. Dimana persaingan dalam pilkades ini sangatlah tinggi. Permasalahan yang  dikhawatirkan terjadi yaitu misalnya penggelembungan suara, manipulasi data, dan kecurangan-kecurangan lainnya. Selain untuk mengatasi permasalahan yang kerap dikhawatirkan inovasi ini juga sangat berguna untuk panitia pilkades 2019, aplikasi barcode sangat membantu percepatan proses pemilihan kepala desa, dan memudahkan panitia dalam proses otentifikasi data pemilih, berbeda dengan pilkades 2013 yang masih menggunakan manual. Perbandingan yang terlihat akibat adanya inovasi barcode cukup jelas, dan perbedaan tersebut juga dapat dirasakan oleh beberapa pihak terutama dari pihak panitian. sehingga dapat disimpulkan bahwa inovasi barcode berdampak sangat baik kepada pelaksanaan pemilihan kepala desa di tahun 2019. Kata Kunci : Inovasi, Kebijakan Pemilihan kepala desa, Mekanisme Barcode, Dampak.
INOVASI PELAYANAN PUBLIK KOTA MALANG (Studi Program Sambat Online Di Dinas Komunikasi Dan Informatika) Ramis Mashuri; Afifuddin Afifuddin; Khoiron Khoiron
Respon Publik Vol 15, No 10 (2021): Respon Publik
Publisher : Universitas Islam Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (148.222 KB)

Abstract

ABSTRAKPelayanan (customer service) secara umum adalah setiap kegiatan yang diperuntukan atau ditujukan untuk memberikan kepuasan kepada pelanggan, melalui pelayanan ini keinginan dan kebutuhan pelanggan dapat terpenuhi. Dalam Kamus Bahasa Indonesia dijelaskan jika pelayanan adalah sebagai usaha melayani kebutuhan orang lain, sedangkan melayani membantu menyiapkan (membantu apa yang diperlukan seseorang) . Pada hakekatnya pelayanan adalah bentuk serangkaian kegiatan yang merupakan proses. Pelayanan yang sedang berlangsung secara rutin dan berkesinambungan meliputi seluruh kehidupan orang didalam masyarakat, proses pemenuhan kebutuhan melalui aktivitas orang lain. Pelayanan publik merupakan suatu bentuk tolak ukur kinerja pemerintah yang paling kasat mata.Masyarakat dapat menilai secara langsung kinerja pemerintah berdasarkan pelayanan yang di terimanya.Perkembangan dalam dunia administasi ataupun pelayanan telah berjalan begitu cepat, teknologi telah membuat batasan informasi dan kebutuhan semakit dekat. Kecepatan dan ketepatan juga sangat dibutuhkan dalam sebuah proses interaksi pemerintah dan warga negaranya. Warga negara wajib mempunyai hak untuk mendapatkan pelayanan publik yang berkualitas dari negara (birokrasi). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui (1) bagaimana jalannya fungsi Sambat Online yang di luncurkan Dinas Komunikasi dan Informasi untuk mewadahi segala bentuk pengaduan, saran, kritik, dan pertanyaan (2) untuk mengetahui apa saja hambatan pada saat penerimaan pesan masuk di Sambat Online Malang. Metode penelitian ini adalah dengan menggunakan pendekatan kualitatif dan jenis penelitian deskriptif. Peneliti memilih jenis kualitatif dengan metode deskriptif bertujuan untuk mendapatkan gambaran secara jelas dan nyata apa yang terjadi di lapangan secara menyeluruh, kemudian mengungkapkan secara deskriptif tentang bagaimana gambaran jelas dan nyata apa yang terjadi dilapangan secara menyeluruh, kemudian mengungkapkan secara deskriptif rentang Program Sambat Online Malang. Pada pengumpulan data dilakukan dengan teknik wawancara, observasi, dan dokumentasi. Analisis data pada penelitian ini menggunakan tiga komponen yaitu antara lain : reduksi data, penyajian data, dan kesimpulan atau verifikasi. Sedangkan dalam teknik pemeriksaan peneliti menggunakan teknik keabsahan data. Hasil penlitian ini menunjukkan bahwa (1) keadaan aspek jalannya fungsi Sambat Online Sebelum diterapkannya program ini, memfokuskan pada jalannya proses pengaduan dan hambatan sebelum adanya sambat online serta inovasi yang diambil sebelum program dibuat. (2) cara pelayanan yang diberikan setelah adanya program sambat online, memfokuskan terhadap proses pelayanan dalam merespon pesan masuk dan mengetahui hambatan dan pendukung setelah adanya program. Kata Kunci : Inovasi, Pelayanan Publik, Kota Malang Program Sambat Online di Dinas Komunikasi Dan Informatika.
STRATEGI PENGEMBANGAN DESTINASI WISATA KALI CEMPLONG DESA MANGLIAWAN KECAMATAN PAKIS KABUPATEN MALANG Riska Aisyah Putri; Slamet Muchsin; Khoiron Khoiron
Respon Publik Vol 15, No 5 (2021): Respon Publik
Publisher : Universitas Islam Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (237.2 KB)

Abstract

ABSTRAKPembangunan adalah upaya berkesinambungan menciptakan keadaan yang dapat menyediakan lebih banyak alternatifnya yang sah (valid) bagi setiap warha negara umtuk mencapai aspirasinya yang paling humanistik. Pada umumnya, aspirasi yang paling humanistik tersebut dinyatakan sebagai peningkatan kesejahteraan masyarakat (society welfare). Secara umum tujuan pembangunan sendiri ialah mewujudkan bangsa yang maju, mandiri, dan sejahtera lahir batin, sebagai landasan bagi tahap pembangunan berikutnya menuju masyarakat adil makmur. Untuk mewujudkan sasaran tersebut, maka titik berat pembangunan diletakkan pada bidang ekonomi, yang merupakan penggerak utama pembangunan seirama dengan peningkatan kualitas sumber daya manusia dan didorong secara saling memperkuat, saling terkait, dan terpadu dengan pembangunan bidang – bidang lainnya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui (1) Strategi Pengembangan Destinasti Kali Cemplong Desa Mangliawan Kecamatan Pakis Kabupaten Malang, (2) faktor pendukung dan penghambat dalam Strategi Pengembangan Destinasti Kali Cemplong Desa Mangliawan Kecamatan Pakis Kabupaten Malang. Metode penelitian ini adalah dengan menggunakan pendekatan kualitatif dan jenis penelitian deskriptif. Hasil penlitian ini menunjukkan bahwa (1) Strategi yang digunakan Ketua Pokdarwis untuk mengembangkan destinasi wisata Kali Cemplong Kabupaten Malang yakni untuk strategi yang tepat dalam pengembangan ini Ketua Pokdarwis yakni untuk Strategi pemberdayaan masyarakat dalam menjadikan kali cemplong sebagai destinasi wisata, yang kedua Strategi meningkatkan pemahaman masyarakat dalam memanfaatkan potensi, yang ketiga Strategi pengembangan produk wisata, dan yang terakhir Strategi pengelolaan lingkungan. (2) Faktor penghambat Faktor penghambat adalah promosi objek wisata yang masih kurang, program pengembangan objek wisata yang masih sederhana, keterbatasan anggaran untuk biaya sarana dan prasarana objek wisata, kurang adanya dukungan dari Ketua RT dan Ketua RW. Dan faktor pendukungnya adalah Faktor pendukung adalah, panorama alam yang indah, sejuk, dan masih asli, suasana objek wisata yang memberikan kenyamanan, jarak tempuh objek wisata yang dekat dengan kota. Kata Kunci : Strategi Pengembangan, Destinasi Wisata, Kali Cemplong, Kecamatan Pakis Kabupaten Malang
ANALISIS KUALITAS PELAYANAN KESEHATAN DALAM MENERAPKAN PUBLIC SERVICE DI PUSKESMAS ARJASA PULAU KANGEAN KABUPATEN SUMENEP Subha Hermanto; Afifuddin Afifuddin; Khoiron Khoiron
Respon Publik Vol 15, No 3 (2021): Respon Publik
Publisher : Universitas Islam Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (55.651 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan 1untuk mengetahui tingkat kualitas pelayanan kesehatan di puskesmas arjasa pulau kangean kabupaten sumenep. 2 untuk mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi kualitas pelayanan kesehatan di puskesmas arjasa pulau kangean kabupaten  Sumenep.. Metode penelitian ini menggunakan  kualitatif   pendekatan  deskriptif. Teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara dan dokumentasi. Lokasi penelitian ini di puskesmas arjasa pulau kangean kabupaten.Teknik analisis data yang dilakukan melalui pengumpulan data, reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan.Hasil dari penelitian ini  menjelaskan bahwa tingkat kualitas pelayanan kesehatan  di Puskesmas Arjasa sudah cukup baik. Dilihat dari pelayanan Tim Medis terhadap pasien sudah berjalan dengan baik. Tetapi, kurangnya ketersedian obat-obatan dan tidak adanya dokter spesialis yang ada di Puskesmas Arjasa menjadi salah  satu  kekurangan yang  perlu diusahakan untuk dipenuhi oleh pihak Puskesmas. Sedangkan letak geografis pulau kangean ke kabupaten sumenep sangatlah jauh menjadi alasan kurang tepenuhinya obat-obatan  yang ada dipuskesmas. Kata Kunci: Kualitas Pelayanan, Puskesmas, kualitatif
STRATEGI PALANG MERAH INDONESIA KOTA MALANG DALAM MEMPERTAHANKAN KUALITAS PELAYANAN PUBLIK PADA SITUASI PANDEMI COVID-19 Denis Wijayanto; Slamet Muchsin; Khoiron Khoiron
Respon Publik Vol 16, No 1 (2022): Respon Publik
Publisher : Universitas Islam Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (58.904 KB)

Abstract

Pelayanan dapat diciptakan dengan memberikan strategi yang tepat, dalam persaingan saat ini. Pelayanan diharapkan mampu menjadi salah satu unsur agar masyarakat bisa merasakan kepuasan pelayanan yang diberikan. Di era reformasi ini penyelenggaraan pelayanan publik sering dihadapkan pada tantangan kondisi yang belum sesuai dengan kebutuhan baik itu dalam perubahan kehidupan dibidang kehidupan masyarakat maupun berbangsa dan bernegara. Ditambah lagi adanya tantangan global yang dipicu oleh kemajuan dibidang pengetahuan, teknologi, informasi, komunikasi dan lainnya. Manajemen strategi merupakan langkah awal dalam mempertahankan kualitas pelayanan yang mengalami penurunan diberbagai unit pelayanan public yang disediakan oleh PMI. tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui strategi, langkah-langkah serta faktor pendorong dan penghambat PMI Kota Malang dalam mempertahankan kualitas pelayanan publik pada Situasi Pandemi COVID-19.  metode penelitian yang dilakukan menggunakan metoide kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Hasil yang didapat dari penelitian ini adalah 1) strategi yang dilakukan dengan memperbanyak titik pelayanan, mengembangkan pelayanan berbasis online, Memperbanyak Kerja Sama Dengan Berbagai Macam Instansi. 2) langkah-langkah yang dilakukan Identifikasi Lingkungan meliputi dimensi empati PMI melakukan peninjauan ulang ke seluruh titik yang ada di seluruh Kota Malang serta Analisis Lingkungan Internal dan Eksternal. 3) faktor pendorong meliputi fasilitas teknologi yang sudah memadai, tingkat kepercayaan masyarakat terhadap PMI Kota Malang sudah tinggi, dan letak geografis PMI Kota Malang yang berada di Sentral Kota Malang dapat mudah dijangkau oleh masyarakat ingin ke PMI Kota Malang. sedangkan untuk faktor penghambat meliputi pelaksanaan kerjasama yang masih kurang efektif saat terjadi pandemi COVID-19, fungsi media kurang efektif dalam pengunaan media sosial.