Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Performance evaluation of serverless cloud-native API deployment: a case study on a mobile health application Maulana Bintang Irfansyah; Bilal Waheed; Idris Winarno; Akhmad Alimudin
TELKOMNIKA (Telecommunication Computing Electronics and Control) Vol 24, No 1: February 2026
Publisher : Universitas Ahmad Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12928/telkomnika.v24i1.27261

Abstract

As software applications become increasingly complex, there is a growing need for scalable, flexible, and high-performance backend solutions. Cloud computing-based application programming interfaces (APIs) address these demands by enabling developers to offload resource-intensive tasks to the cloud while eliminating the burden of infrastructure management. This study presents a case study using Obesifix, a mobile health application for real time dietary monitoring and personalized nutrition recommendations. Two deployment models were evaluated: a traditional server-based architecture using Google Compute Engine (GCE) and a serverless approach using Google Cloud Run (GCR). Performance testing was conducted with Apache JMeter under simulated loads of 60, 120, and 180 users across four critical API endpoints (register, login, recommendation, prediction). Results show that GCR consistently achieved 20–30% lower response times and 15–20% higher throughput compared to GCE, while maintaining 0% error rate, lower memory consumption, and more balanced virtual central processing unit (vCPU) utilization. Time to first byte (TTFB) remained below 800 ms across all scenarios, confirming good server responsiveness. These findings highlight the scalability and efficiency benefits of serverless architectures for mobile health applications. Future research should explore asynchronous programming paradigms, autoscaling thresholds, and cost-performance trade-offs, as well as multi-cloud deployments to enhance system resilience and generalizability.
Implementasi Media Pembelajaran Digital Berbasis Interaksi Suara untuk Mendukung Keterlibatan Belajar Anak di KB-TK Cita Mandiri Rizki Dwi Irianti; Zakha Maisat Eka Darmawan; Ashafidz Fauzan Dianta; Akhmad Alimudin; Tri Budi Santoso; Hestiasari Rante; Rendra Suprobo Aji; Sritrusta Sukaridhoto; Rizky Yuniar Hakkun; Muhammad Agus Zainuddin; M. Udin Harun Al Rasyid; Moh. Zikky; Muhammad Iqbal Izzul Haq; Fani Firdausi Nuzula; Yasmin Nur Afifah
I-Com: Indonesian Community Journal Vol 6 No 3 (2026): I-Com: Indonesian Community Journal (September 2026)
Publisher : Fakultas Sains Dan Teknologi, Universitas Raden Rahmat Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70609/icom.v6i3.11121

Abstract

Keterlibatan verbal anak usia dini pada kegiatan pembelajaran di KB-TK Cita Mandiri masih terbatas karena minimnya media interaktif berbasis teknologi yang mendorong partisipasi aktif anak. Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) ini bertujuan mengimplementasikan media pembelajaran digital berbasis interaksi suara dalam kegiatan pembelajaran di KB-TK Cita Mandiri, Surabaya. Sasaran kegiatan adalah anak usia 2–5 tahun (n=10) dan guru pendamping (n=5). Metode pelaksanaan mencakup sosialisasi program, penerapan media, pendampingan dan evaluasi, serta observasi perilaku anak pada dua titik waktu (T1 dan T2) dan evaluasi penerimaan-usabilitas media oleh guru menggunakan instrumen Technology Acceptance Model (TAM) dan System Usability Scale (SUS) yang dilaksanakan pada hari terpisah dari sesi implementasi. Hasil observasi menunjukkan tingkat keterlibatan anak yang tinggi sejak awal sesi dan relatif terjaga hingga akhir sesi (rata-rata skor T1=4,58 menjadi T2=4,67 dari skala 1–5). Guru menunjukkan penerimaan yang positif terhadap media (rata-rata skor TAM=4,98 dari skala 1–5) dengan tingkat usabilitas tergolong sangat baik (rata-rata skor SUS=91,5). Kegiatan ini menunjukkan bahwa media pembelajaran digital berbasis interaksi suara dapat diterima dengan baik dan mendukung keterlibatan belajar anak di lingkungan PAUD.
PENGEMBANGAN VIDEO PROMOSI KESEHATAN MELALUI SOCIAL MEDIA DI WILAYAH CAKUPAN DINAS KESEHATAN KOTA MALANG Aji Sapta Pramulen; Widi Sarinastiti; Maulidita Setya Putri; Marwah Insan Kamil; Akhmad Alimudin; Jauari Akhmad Nur Hasim
Al-Khidmat : Jurnal Ilmiah Pengabdian Kepada masyarakat Vol. 6 No. 2 (2023): Jurnal Al-Khidmat : Jurnal Ilmiah Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Pusat Pengabdian kepada Masyarakat LP2M UIN Sunan Gunung Djati Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15575/jak.v6i2.30508

Abstract

AbstrakSegala aktivitas Promosi Kesehatan (Promkes) memiliki tujuan memberikan informasi bagi masyarakat terkait segala hal yang bertujuan pada peningkatan kualitas Kesehatan; baik itu Kesehatan individu maupun Masyarakat. Pada saat ini terdapat beberapa materi Promosi Kesehatan yang tengah giat disosialisasikan. Salah satu contoh Promosi Kesehatan yang tengah digaungkan adalah sosialisasi Gerakan masyarakat hidup sehat (GERMAS). Salah satu yang menjadi tanggung jawab Dinas Kesehatan Kota Malang tentang Penyakit Tidak Menular. Namun pada saat ini penyampaian materi Promosi Kesehatan masih dilaksanakan langsung dengan cara sosialisasi menggunakan power point dari satu tempat ketempat lainnya, sehingga materi yang disampaikan secara terbatas hanya untuk audience yang mengikuti kegiatan sosialisasi. Metode yang digunakan untuk pengabdian di Dinas Kesehatan Kota Malang adalah Community Based Research (CBR). Berdasarkan metode ini, maka Dinas Kesehatan Kota Malang diposisikan sebagai mitra tim pengabdi dalam pengembangan promosi kesehatan melalui video explanner. Hal tersebut akan membantu misi dari Kementerian Keseahtan tentang promosi kesehatan tentang GERMAS yang kedepannya dapat menambah pengetahuan masyarakat tentang kesehatan. AbstractAll Health Promotion (Promkes) activities have the aim of providing information for the community regarding all matters aimed at improving the quality of health; both individual and community health. Currently, there are several Health Promotion materials that are being actively socialized. One example of Health Promotion that is being echoed is the socialization of the Healthy Living Community Movement (GERMAS). One of the responsibilities of the Malang City Health Office is about non-communicable diseases. However, at this time the delivery of Health Promotion material is still carried out directly by means of socialization using power points from one place to another, so that the material presented is limited only to the audience who participates in socialization activities. The method used for service at the Malang City Health Office is Community Based Research (CBR). Based on this method, the Malang City Health Office is positioned as a partner of the service team in developing health promotion through explanner videos. This will help the mission of the Ministry of Health regarding health promotion about GERMAS which in the future can increase public knowledge about health.