Claim Missing Document
Check
Articles

Found 35 Documents
Search

ANALISIS PERBANDINGAN MODEL ZMIJEWSKI DAN GROVER PADA PERUSAHAAN SEMEN DI BEI 2008-2014 Putra, Ivan Gumilar Sambas; Septiani, Rahma
Jurnal Riset Akuntansi dan Keuangan Vol 4, No 3 (2016): Jurnal Riset Akuntansi dan Keuangan. Desember 2016
Publisher : Program Studi Akuntansi FPEB UPI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/jrak.v4i3.4667

Abstract

Abstract. Each company was founded with the hope of making a profit so that they can survive or thrive in the long term and does not undergo liquidation. In fact, this assumption is not always the case with the well according to expectations. Often a company that has been operating for a certain period of time was forced to disband or liquidated due to financial distress that led to the bankruptcy. then researchers interested in studying with the title Comparative Analysis Model Zmijewski And Grover On Cement Company on the Stock Exchange from 2008 to 2014. The purpose of this study is to determine Zmijewski Model analysis Dan Grover and examine the differences in the method. The method used in this research is a comparative descriptive research model by using purposive sampling, then from 6 companies captured three companies sampled in this study. This study was processed with SPSS so can result in that there are significant differences between the models Zmijewski with Grover models in predicting bankruptcy in a cement company from 2008 to 2014.Keyword: Bankruptcy, ZMIJEWSKI, GROVER. Abstrak. Setiap perusahaan didirikan dengan harapan menghasilkan keuntungan sehingga bisa bertahan atau berkembang dalam jangka panjang dan tidak mengalami likuidasi. Padahal, asumsi ini tidak selalu terjadi dengan baik sesuai harapan. Seringkali perusahaan yang telah beroperasi dalam kurun waktu tertentu terpaksa bubar atau dilikuidasi karena kesulitan keuangan yang menyebabkan kebangkrutan. maka peneliti tertarik untuk belajar dengan judul Model Analisis Perbandingan Zmijewski Dan Grover On Cement Company di Bursa Efek dari tahun 2008 sampai 2014. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui model Zmijewski analysis Dan Grover dan menguji perbedaan metode. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah model penelitian deskriptif komparatif dengan menggunakan purposive sampling, kemudian dari 6 perusahaan menangkap tiga perusahaan sampel dalam penelitian ini. Studi ini diolah dengan SPSS sehingga dapat berakibat pada adanya perbedaan yang signifikan antara model Zmijewski dengan model Grover dalam memprediksi kebangkrutan di perusahaan semen mulai tahun 2008 sampai 2014.Kata Kunci: Kebangkrutan, ZMIJEWSKI, GROVER
Perbandingan 3 Faktor dan 5 Faktor Asset Pricing Model Sambas Putra, Ivan Gumilar; Susanti, Neneng
JURNAL PENDIDIKAN AKUNTANSI & KEUANGAN Vol 7, No 1 (2019): JURNAL PENDIDIKAN AKUNTANSI DAN KEUANGAN 2019
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/jpak.v7i1.15799

Abstract

AbstractIn the period 1993-2014 Fama and French elicited two models that can be used to calculate asset pricing, the two models are three factors and five factors asset pricing models. The purpose of this study is to compare the best models in predicting excess returns in LQ 45 companies for the period 2012-2016. The population used in this study is the company contained in the LQ 45 category during the period 2012-2016. Based on the sampling method used in this study was purposive sampling with the research criteria set by the researchers, the sample in this study amounted to as many as 20 companies. The research method used in this study is explanatory research methods. Based on tests conducted using statistical data processing applications, namely SPSS Version 24, it is known that five factors are better at explaining excess return compared to three factors when viewed from the simultaneous test and paired samples test that has been done.AbstrakDalam periode 1993-2014, Fama dan French memunculkan dua model yang dapat digunakan untuk menghitung harga aset, dua model tersebut adalah tiga faktor dan lima faktor model penetapan harga aset. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk membandingkan model terbaik dalam memprediksi kelebihan pengembalian di perusahaan LQ 45 untuk periode 2012-2016. Populasi yang digunakan dalam penelitian ini adalah perusahaan yang terdapat dalam kategori LQ 45 selama periode 2012-2016. Berdasarkan metode pengambilan sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah purposive sampling dengan kriteria penelitian yang ditetapkan oleh peneliti, sampel dalam penelitian ini berjumlah sebanyak 20 perusahaan. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitian eksplanatori. Berdasarkan tes yang dilakukan menggunakan aplikasi pengolahan data statistik, yaitu SPSS Versi 24, diketahui bahwa lima faktor lebih baik dalam menjelaskan kelebihan pengembalian dibandingkan dengan tiga faktor jika dilihat dari uji simultan dan uji sampel berpasangan yang telah dilakukanKeywords: excess return; five factors; three factors. 
Audit Internal dan Efektivitas Pengendalian Intern Penjualan Halim Rachmat, Radhi Abdul; Sambas Putra, Ivan Gumilar; Halilah, Ii
Jurnal Riset Bisnis dan Investasi Vol 3, No 3 (2017): JURNAL RISET BISNIS & INVESTASI
Publisher : Jurnal Riset Bisnis dan Investasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (471.3 KB)

Abstract

Sales activity plays an important role and needs to be controlled because it affects to the revenue. Sales control requires sales analysis that reveal undesirable developments need to be corrected. Internal Auditors who are not directly involved in operational activities can, therefore, assess all activities. Internal Auditors also provides objective information regarding sales data that will be the basis for management decision making. The purpose of this study is to: determine whether the internal audit on sales activities conducted by the company has been done adequately; determine whether the internal control over sales has been implemented effectively; and determine the role of internal audit in supporting the effectiveness of internal control sales. The authors perform hypothesis testing by doing descriptive analysis and statistical analysis. Based on the results, the effectiveness of internal control can be explained by the Internal Audit role of 63.2%. Aktivitas penjualan memegang peranan penting dan perlu dikendalikan karena dari aktivitas inilah akan terbentuk pendapatan. Pengendalian penjualan memerlukan analisis aktivitas penjualan yang mengungkapkan perkembangan yang tidak diinginkan dan harus dikoreksi. Kedudukan Auditor Internal yang tidak terlibat langsung dalam aktivitas operasional memungkinkan mereka menilai semua aktivitas perusahaan. Audit Internal juga memberikan informasi yang objektif menyangkut keakuratan data penjualan yang akan dijadikan dasar pengambilan keputusan manajemen. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah: pelaksanaan audit internal yang dilakukan perusahaan atas aktifitas penjualan telah terlaksana secara memadai; pengendalian intern atas penjualan telah dilaksanakan secara efektif; dan untuk mengetahui peranan audit internal dalam menunjang efektivitas pengendalian intern penjualan. Pengujian hipotesis dilakukan dengan analisis deskriptif dan analisis statistik. Berdasarkan hasil penelitian dapat diketahui bahwa efektivitas pengendalian internal bisa dijelaskan oleh peran Audit Internal sebesar 63,2%.
PENGUJIAN FAMA & FRENCH FIVE-FACTORS ASSET PRICING MODEL PADA INDEKS LQ 45 PERIODE 2014-2018 Putra, Ivan Gumilar Sambas; Susanti, Neneng; Putra, Okta Eka
BISMA: Jurnal Bisnis dan Manajemen Vol 13 No 3 (2019)
Publisher : Jurusan Manajemen Fakultas Ekonomi dan Bisnis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19184/bisma.v13i3.10981

Abstract

This study aims to determine whether the Fama & French Five-Factors Asset Pricing Model can explain the excess return expected by investors. The population used is the LQ 45 index with large capitalization and liquid. Based on the sample in this study was used by 25 companies. The sampling technique used was purposive sampling and the analysis technique used was multiple regression analysis. The results show that the variables in the Fama & French Five-Factors Asset Pricing Model have a significant effect on the excess return, which is 65.7%. Partial testing results also show that all variables in this study have a significant effect on excess return. This means that the Fama & French Five-Factors Asset Pricing Model in this study period can explain the expected rate of return of shares by investors.
COGNITIVE ASPEK DAN EMOSIONAL ASPEK TERHADAP PENGAMBILAN KEPUTUSAN INVESTASI SAHAM PADA INDIVIDUAL INVESTOR MUDA DI GALERI BURSA UNIVERSITAS WIDYATAMA Sambas Putra, Ivan Gumilar
JPAK : Jurnal Pendidikan Akuntansi dan Keuangan Vol 8, No 1 (2020): JPAK : Jurnal Pendidikan Akuntansi dan Keuangan
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/jpak.v8i1.23243

Abstract

Meningkatnya investor perorangan tidak terlepas dari adanya campur tangan Bursa Efek Indonesia (BEI) yang bekerjasama dengan Perguruan Tinggi untuk mendirikan Galeri Investasi. Semakin banyak investor muda di kalangan mahasiswa yang bergabung di galeri investasi menjadi ketertarikan peneliti dalam meneliti sejauhmana aspek-aspek kognitif dan emosional mempengaruhi para investor muda dalam mengambil keputusan investasi saham di galeri investasi khususnya pada galeri investasi di Universitas Widyatama, sehingga dalam penelitian ini dalam pengambilan samplenya menggunakan Teknik purposive sampling sehingga terdapat sebanyak 35 responden. Metode analisis data menggunakan metode regresi berganda dengan hasil penelitian menyebutkan bahwa variabel cognitive dissonance bias, loss aversion bias, regret aversion bias, dan status quo bias berpengaruh positif terhadap keputusan pengambilan investasi saham, sedangkan variabel overconvince bias dan illusion of control bias tidak berpengaruh signifikan terhadap pengambilan keputusan investasi.
Dampak Pelatihan Manajemen Kreatif Industri Peci Menuju Sentra Peci Di Desa Langonsari Kecamatan Pameungpeuk Kabupaten Bandung Sambas Putra, Ivan Gumilar; Daniel Nababan; Andhika Ligar
Coopetition : Jurnal Ilmiah Manajemen Vol 11 No 1 (2020): Coopetition : Jurnal Ilmiah Manajemen
Publisher : Program Studi Magister Manajemen, Institut Manajemen Koperasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (550.815 KB)

Abstract

This study aims to determine the impact of the Peci industry's creative management training towards the Peci center in Langonsari Village, Pameungpeuk District, Bandung Regency specifically in the field of creative economy management. The study was conducted for 6 months in Langonsari Village, Pameungpeuk, Bandung. Data collection techniques using interviews, documentation, and observation with research subjects, namely the Village Head, BUMDES Manager, Mitra Peci Harmoni and some Desa Langonsari users of BUMDES services. In order to guarantee the validity of the data, researchers used source triangulation techniques. Data analysis in this study uses an interactive analysis model that is analysis using data reduction, data display, and verification and conclusions, the results of this study indicate that the creative management training for the peci industry to the peci center has succeeded in having a positive impact on improving the economy of the community.
Optimalisasi Manajemen Strategi BUMDes Untuk Mewujudkan Produk Unggulan Kawasan Perdesaan Desa Langonsari Andhika Ligar Hardika; Ivan Gumilar Sambas Putra
JURNAL ONLINE INSAN AKUNTAN Vol 5 No 2 (2020): Jurnal Online Insan Akuntan (Desember 2020)
Publisher : Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas Bina Insani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51211/joia.v5i2.1442

Abstract

Abstrak: Pembangunan desa dapat dijadikan kekuatan pembangunan tingkat nasional. Hal ini dapat terwujud apabila desa mampu melaksanakan pembangunan secara mandiri, sehingga kesejahteraan masyarakat desa dapat terlaksana dengan baik. Tujuan dari penelitian ini adalah menetapkan produk unggulan desa Langonsari dan menetapkan manajemen strategi badan usaha milik desa dalam mewujudkan produk unggulan kawasan perdesaan di Desa Langonsari. Jenis penelitian ini menggunakan kualitatif deskriptif, metode yang digunakan dalam penelitian ini dengan survey, wawancara serta pelatihan mengenai manajemen bisnis yaitu memanfaatkan peluang potensi yang dimiliki. Dalam mewujudkan pendekatan kualitatif deskriptif dengan menggunakan metode AHP dan Analisis SWOT. Hasil penelitian ini yang menjadi produk unggulan di desa Langonsari adalah produk peci berdasarkan identifikasi peluang dan kekuatan dengan skor 2,62 lebih besar dibandingkan ancaman dan kelemahannya dengan skor 2,38. Analisis internal eksternal, menujukkan badan usaha milik desa di Desa Langonsari berada pada kuadran V yaitu strategi penetrasi pasar dan pengembangan produk. Program yang dapat dilakukan antara lain, meningkatkan pemasaran di daerah wisata dan komunitas daerah sekitar, promosi visual melalui video, melakukan pemasaran melalui media sosial, membuat variasi produk, bermitra dengan pengrajin aksesoris khas sunda dan menjalin dengan masyarakat sekitar membentuk kemitraan. Kata kunci: AHP, Bonus Demografi, Manajemen Strategi, Produk Unggulan, SWOT Abstract: Village development can be used as a force for national development. This can be done by the village being able to carry out independent development, so that the welfare of the village community can be carried out properly. The purpose of this research is to determine the superior products of Langonsari village and to determine the management strategy of village-owned enterprises in realizing superior products in rural areas in Langonsari Village. This type of research uses descriptive qualitative, the method used in this study with surveys, interviews and training on business management that is to take advantage of potential opportunities. In a descriptive qualitative approach using the AHP method and SWOT analysis. The results of the research which became the superior product in Langonsari village were products based on opportunities and strengths, a score of 2.62 was greater than the threats and weaknesses with a score of 2.38. Internal external analysis, shows that village-owned enterprises in Langonsari Village are in quadrant V, namely the market penetration strategy and product development. Programs that can be carried out include increasing marketing in tourist areas and local communities, visual promotion through video, marketing through social media, making product variations, partnering with Sundanese accessories craftsmen and establishing partnerships with the surrounding community. Keywords: AHP, Demographic Bonus, Strategy Management, Featured Products, SWOT
PELATIHAN DIGITAL MARKETING PADA UMKM BINAAN KADIN JAWA BARAT DALAM MENGHADAPI ERA NEW NORMAL Agatha Rinta Suhardi; Vina Silviani Marinda; Titto Rohendra; Ivan Gumilar Sambas Putra; Andi Budiawan
Jurnal Pengabdian Dharma Laksana Vol 3, No 2 (2021): JPDL (Jurnal Pengabdian Dharma Laksana)
Publisher : LPPM Universitas Pamulang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32493/j.pdl.v3i2.8792

Abstract

ABSTRAK             Pemberdayaan UMKM merupakan usaha yang tampil sebagai salah satu kelompok usaha yang dapat dijadikan penentu atau andalan dalam mengelola tata kota usaha daerah. Dengan demikian UMKM mendapat perhatian dari semua kalangan, karena dianggap mampu menggerakkan minat usaha yang berbasis ekonomi kerakyatan dan mampu memotivasi dalam mengembangkan potensi daerah dalam menyongsong era globalisasi. Tujuan kegiatan ini adalah untuk memberikan penyelenggaraan pelatihan kewirausahaan mengenai pentingnya manajemen keluarga sebagai pembentuk keberhasilan wirausahawan, memberikan penyelenggaraan pelatihan kewirausahaan mengenai inovasi sebagai modal penting dalam kegiatan bisnisnya, memberikan penyelenggaraan pelatihan kewirausahaan mengenai kreativitas sebagai modal penting dalam kegiatan bisnisnya. Metode pelaksanaan adalah dengan memberikan pelatihan, memberikan implementasi digital marketing dalam mengembangkan usaha selama pandemi corona. Target materi pada kegiatan Pengabdian kepada Masayarakat ini tercapai dengan cukup baik karena materi webinar dan implementasi digital marketing agar dapat mengembangkan peluang usaha terbatas menjadi peluang usaha yang dapat menghasilkan profit secara maksimal. Kata Kunci : Pelatihan,Implementasi, Digital Marketing
PENGARUH EARNING PER SHARE DAN DEBT TO EQUITY RATIO TERHADAP HARGA SAHAM PADA PT. DELTA DUNIA MAKMUR, TBK TAHUN 2006-2019 Widya Intan Sari; Azhar Affandi; Ivan Gumilar Sambas Putra; Denok. Sunarsi; Denok Sunarsi
Jurnal Ekonomi Efektif Vol 3, No 3 (2021): JURNAL EKONOMI EFEKTIF
Publisher : Universitas Pamulang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32493/JEE.v3i3.10541

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Pengaruh Earning Per Share dan Debt to Equity Ratio Terhadap Harga saham Pada PT. Delta Dunia Makmur, Tbk. Metode yang digunakan adalah explanatory research. Teknik analisis menggunakan analisis statistik dengan pengujian regresi, korelasi, determinasi dan uji hipotesis. Hasil penelitian ini Earning Per Share berpengaruh signifikan terhadap Harga saham sebesar 81,3%, uji hipotesis diperoleh t hitung > t tabel atau (2,716 > 2,179). Debt to Equity Ratio berpengaruh signifikan terhadap Harga saham sebesar 36,2%, uji  hipotesis diperoleh t hitung > t tabel atau (2,607 > 2,179). Earning Per Share dan Debt to Equity Ratio secara simultan berpengaruh signifikan terhadap Harga saham diperoleh persamaan regresi Y = 0,277 + 0,459X1 + 0,002X2 dan nilai determinasi sebesar 82,5%, uji hipotesis diperoleh nilai F hitung > F tabel atau (25,884 > 3,590).
Tax Planning (Insentif Pajak) Sebagai Strategi UMKM Binaan KADIN Jawa Barat Dalam Menghadapi Dampak Covid-19 Neneng Susanti; Ivan Gumilar Sambas Putra; Muhammad Bayu Aji Sumantri; Nugi Muhammad Nugraha; Supardi Supardi; Tanti Irawati Mukhlis; Vincentia Wahju Widajatun
Jurnal PADMA: Pengabdian Dharma Masyarakat Vol 1, No 2 (2021): PADMA
Publisher : Universitas Pamulang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32493/jpdm.v1i2.10643

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat diselenggaran dengan tujuan untuk memberikan pemahaman kebijakan pemerintah dalam pemberian insentif pajak; pemahaman atas masa pembayaran, penyetoran dan pelaporan pajak; dan perhitungan atas pph (pajak penghasilan).Pelaksanaan kegiatan pengabdian kepada masyarakat dilakukan dengan metode ceramah, tutorial, dan diskusi. Materi kegiatan mengenai Tax Planning (insentif pajak) sebagai strategi UMKM dalam menghadapi dampak COVID-19 dengan harapan  memberikan pemahaman bagi UMKM yang nantinya dapat diterapkan dan ditularkan ke masyarakat luas. Target materi pada kegiatan penyuluhan PKM tercapai dengan cukup baik, dapat dilihat dari hasil pemahaman dari materi kegiatan. Untuk menerapkan hasil dari kegiatan masih diperlukan UMKM binaan KADIN di sektor kuliner dan fashion dapat melaksanakan pengadministrasian keuangan yang baik, merencanakan strategi keuangan yang baik dan perencanaan perpajakan tepat guna dan tertib administrasi.Kata Kunci : Tax planning, insentif pajak, Covid 19,  UMKM Community service activities are held with the aim of providing an understanding of government policies in providing tax incentives; understanding of the payment period, deposit and tax reporting; and calculation of pph (income tax). The implementation of community service activities is carried out by means of lectures, tutorials, and discussions. Activity material regarding Tax Planning (tax incentives) as a strategy for MSMEs in dealing with the impact of COVID-19 with the hope of providing understanding for MSMEs which can later be applied and transmitted to the wider community. The target material in PKM extension activities was achieved quite well, it can be seen from the results of the understanding of the activity material. To implement the results of these activities, KADIN-assisted MSMEs in the culinary and fashion sectors are still required to carry out good financial administration, plan a good financial strategy and plan taxation in an efficient and orderly manner.Keywords: Tax planning, tax incentives, Covid 19, UMKM