Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search
Journal : MULTIPLE: Journal of Global and Multidisciplinary

Pemberdayaan Sdm Lokal Untuk Implementasi Konsep Smart Village Di Kawasan Perdesaan (Studi Kasus Di Desa Balongtunjung Kabupaten Gresik Eko Budianto; Sri Kamariyah; Ika Devy Pramudiana
urn:multiple://2988-7828multiple.v3i84
Publisher : Institute of Educational, Research, and Community Service

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Konsep Desa Pintar merupakan pendekatan baru dalam pembangunan pedesaan yang mengintegrasikan teknologi digital untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Namun, keberhasilan pelaksanaannya sangat bergantung pada kesiapan dan kapasitas sumber daya manusia (SDM) lokal. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi pemberdayaan SDM lokal dalam mendukung implementasi konsep Smart Village di Desa Balongtunjung, Kabupaten Gresik. Dengan menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif, data diperoleh melalui observasi lapangan, wawancara dengan perangkat desa dan masyarakat, serta dokumentasi kegiatan berbasis digital. Analisis ini menggunakan teori Soeharto (2005) tentang pemberdayaan masyarakat, yang mencakup lima pendekatan utama: enablement, Empowering, protecting, supporting, dan fostering. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemerintah desa telah melakukan berbagai inisiatif pemberdayaan melalui pemberian akses informasi dan pelatihan teknologi dasar. Pemberdayaan dilakukan melalui peningkatan kapasitas pelaku pemuda dan UMKM untuk dapat memanfaatkan platform digital. Perlindungan kelompok rentan mulai dipertimbangkan melalui pendampingan dan edukasi digital. Dukungan diberikan dalam bentuk pendampingan teknologi dan kolaborasi dengan pihak eksternal, seperti perguruan tinggi dan relawan digital. Sementara itu, pembinaan diwujudkan melalui pembentukan forum digital desa dan integrasi program Desa Pintar ke dalam perencanaan desa. Terlepas dari kemajuan, masih ada tantangan dalam hal pemerataan akses, literasi digital bagi kelompok rentan, keberlanjutan program, dan regenerasi sumber daya manusia. Oleh karena itu, diperlukan upaya kolaboratif yang lebih sistematis agar pemberdayaan masyarakat benar-benar mendorong kemandirian dan keberlanjutan Desa Pintar di pedesaan