Claim Missing Document
Check
Articles

Found 32 Documents
Search

Study on Geomorphology of Cepogo Sub-District, Boyolali, Central Java Purwanto, Ajun
Forum Geografi Vol 11, No 1 (1997)
Publisher : Forum Geografi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

There are two point of this geomorphological research. Firstly, to study the characteristic or physical condition of the observed area. Secondly, data providing or geomorphology information extracted from geomorphological map of scale 1 : 25.000. this research included literature study collecting of primary and secondary data. The method applied in this researh was the map interpretation of the observed area. The maps interpretation  included topographical, geological, slope, and soil. Fieldwork was carried out to compare the result of maps interpretation  with the facts of field, all at once for recording and surveying of the field physical data observed in the research. There were four types of recorded physical data i.e morphology, morphogenesis, morphocronology,, and morphoarrangement. In the research there was known that the observed area consists of an origin landform i.e. formation of volcanic origin and distinguished into nine units of landform. In broad outline, in the observed area of the research, there were many geomorphological processes i.e. weathering, erosion, and massdenudation of rocks, and there were also found steeply slopes deep valleys and formation of alluvial fan.
EVALUASI KESESUAIAN LAHAN UNTUK PARIWISATA PANTAI KURA-KURA DI KECAMATAN SUNGAI RAYA KEPULAUAN KABUPATEN BENGKAYANG PROVINSI KALIMANTAN BARAT Purwanto, Ajun
Edukasi: Jurnal Pendidikan Vol 11, No 2 (2013): Edukasi: Jurnal Pendidikan
Publisher : LPPM IKIP PGRI Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (328.191 KB) | DOI: 10.31571/edukasi.v11i2.210

Abstract

Penelitian ini dilakukan di Pantai Kura-kura dengan judul: Evaluasi Kesesuaian Lahan Untuk Pariwisata Pantai Kura-Kura di Kecamatan Sungai Raya Kepulauan Kabupaten Bengkayang Provinsi Kalimantan Barat, bertujuan: 1) Mengidentifikasi karakteristik lahan untuk pariwisata yang ada di daerah penelitian, 2) Mengevaluasi kesesuaian lahan untuk pariwisata di daerah penelitian. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah survei. Data yang diperlukan adalah data primer dan sekunder. Data primer antara lain; kemiringan lereng, bahaya banjir, permeabilitas tanah, tekstur tanah, drainase tanah, prosentase krikil dan krakal, singkapan batuan, prosentase singkapan batuan dan kedalaman batuan induk. Metode pengambilan sampel dengan menggunakan stratified sampling dengan strata satuan lahan. Metode analisis data dengan matching antara karakteristik lahan dengan persyaratan untuk tempat wisata piknik Hasil penelitian menunjukkan 1) Karakteristik satuan lahan untuk pariwisata di daerah penelitian antara lain adalah: kemiringan lereng berkisar dari 2 – 8 %, tidak pernah terjadi banjir dalam kurun aktu satu tahun, permeabilitas tanah agak lambat, tekstur tanah lempung berdebu, drainase tanah agak cepat hingga lambat, kandungan krikil dan krakal di permukaan lahan 15 – 30 %, Singkapan batua sebagian besar lebih dari 30 % dari luas wilayah, batuan permukaan lebih dari 0.1 % dan kedalaman batuan kurang dari 50 cm, 2) Kelas kesesuaian lahan pariwisata untuk pariwisata adalah buruk, namun mempunyai tingkat penghambat yang tidak berat. Artinya kesesuaian yang buruk bukan berarti lokasi penelitian tidak cocok untuk tempat pariwisata, tetapi untuk menjadi tempat pariwisata yang ideal perlu adanya usaha-usaha yang serius untuk menghilangkan atau meminimalisir faktor penghambat tersebut. Berdasarkan analisis faktor penghambat yang paling serius adalah banyaknya singkapan batuan yang ada di permukaan lahan, sebaran krakal dan krikil yang juga besar yang bisa membahayakan keselamatan para pengunjung.Kata Kunci: Evaluasi, Kesesuaian Lahan, Pariwisata, Pantai Kura-Kura
Pemanfaatan Citra Landsat 8 untuk Identifikasi Normalized Difference Vegetation Index (NDVI) di Kecamatan Silat Hilir Kabupaten Kapuas Hulu Ajun Purwanto
Edukasi: Jurnal Pendidikan Vol 13, No 1 (2015): Edukasi: Jurnal Pendidikan
Publisher : LPPM IKIP PGRI Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31571/edukasi.v13i1.17

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: 1) tingkat kerapatan vegetasi (NDVI) menggunakan citra Landsat-8 dan, 2) luas tingkat kerapatan vegetasi (NDVI) di daerah peneltian. Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data kerapatan vegetasi dan luas wilayah yang disadap dari citra landsat 8 tahun 2011. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah interpretasi citra Landsat 8 dengan menghitung indeks kerapatan vegetasi atau NormalizedDiffrerence VegetationIndex(NDVI) yang diperoleh dengan perhitungan near infrared dengan red yang dipantulkan oleh tumbuhan. Nilai NDVI diperoleh dengan membandingkan data near-infrared (NIR) dan Red. NDVI adalah nilai Normalized Diffrerence Vegetation Index, NIR adalah band 5 citra Landasat 8 dan Red adalah band 4 dari citra Landsat 8. Teknik analisis dengan menggunakan Sistem Informasi Geografi (SIG), dengan menentukan nilai kerapatan tajuk vegetasi menggunakan hasil dari perhitungan NDVI,kemudian nilai kelas NDVI tersebut diklasifikasi ulang (reclass) menjadi tiga kelas, yaitu kerapatan jarang, sedang dan rapat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: 1) tingkat kerapatan vegetasi di daerah penelitian adalah jarang dengan nilai 0,022 - 0,188, tingkat kerapatan sedang dengan nilai 0,188 – 0,398 dan rapat dengan nilai 0,398 – 0,593, 2) tingkat kerapatan vegetasi jarang mempunyai luas 815.49 ha (1,32%), vegetasi yang mempunyai tingkat kerapatan sedang mempuyai luas 10.286.19 (16,68 %), dan untuk tingkat kerapatan rapat mempunyai luas 49.689.09 ha (80,57%), sisanya tubuh perairan dan awan mempunyai luas 881.01 ha (1,43%).
Pemanfaatan Saluran Thermal Infrared Sensor (TIRS) Landsat 8 untuk Estimasi Temperatur Permukaan Lahan Ajun Purwanto, Agus Sudiro
Edukasi: Jurnal Pendidikan Vol 13, No 2 (2015): Edukasi: Jurnal Pendidikan
Publisher : LPPM IKIP PGRI Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31571/edukasi.v13i2.110

Abstract

Penelitian ini dilaksanakan di Kecamatan Silat Hilir dan sekitarnya, bertujuan untuk mengetahui temperatur permukaan lahan dengan memanfaatkan saluran thermal citra Landsat 8. Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah: data indeks kerapatan vegetasi atau Normalized Diffrerence VegetationIndex (NDVI) yang diperoleh dengan perhitungan near infrared dengan red yang dipantulkan oleh tumbuhan. NDVI adalah nilai Normalized Diffrerence Vegetation Index, Near Infrared (NIR) dari band 5 dan Red dari band 4 citra Landsat 8, sedangkan untuk mendapatkan temperatur menggunakan saluran termal, yaitu saluran 10 dan 11. Alat yang digunakan dalam penelitian ini adalah citra Landsat 8 dan Arcgis 10.2.2. Teknik analisis data dalam penelitian ini menggunakan Sistem Informasi Geografi. Hasil analisis citra Landsat menggunakan Arcgis 10.2.2 pada saluran termal diketahui bahwa temperatur permukaan lahan berdasarkan hasil klasifikasi berkisar dari 21 -35 oC.
Inventarisasi Karakteristik Lahan Lokasi Sumber Air Panas untuk Pengembangan Pariwisata di Kecamatan Jangkang Kabupaten Sanggau Ajun Purwanto; Paiman Paiman
Edukasi: Jurnal Pendidikan Vol 12, No 2 (2014): Edukasi: Jurnal Pendidikan
Publisher : LPPM IKIP PGRI Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31571/edukasi.v12i2.154

Abstract

Penelitian ini bertujuan: 1) mengetahui karakteristik lahan untuk untuk pengembangan pariwisata air panas di daerah penelitian, 2) melakukan upaya pengembangan pariwisata air panas di daerah penelitian. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah survei. Data yang diperlukan adalah data primer dan sekunder. Data primer antara lain; topografi, tanah, batuan, hidrologi dan aksesibilitas data sekunder terdiri dari data monografi, curah hujan, peta geologi, peta tanah, penggunaan lahan dan jaring-jaring jalan. Metode analisis Data yang digunakan adalah anaisis SWOT. Hasil penelitian ini menunjukkan 1) Karakteristik lahan untuk untuk pengembangan pariwisata air panas di daerah penelitian adalah: mempunyai kemiringan lereng 3 -  7 %, ketinggian tempat berkisar dari 25 – 400 meter di atas permukaan air laut, bentuklahan yang menyusun adalah dataran aluvial dan perbukitan denudasional, tanah bertekstur lempung dan tersusun dari batuan sedimen, menuju lokasi air panas tersebut dengan jarak tempuh kurang lebih 70 km dari kota Sanggau. 2) Upaya yang dapat ditempuh untuk pengembangan pariwisata sumber air panas adalah peningkatan anggaran APBD khususnya untuk pengembangan dan pengelolaan pariwisata,  pemasaran yang lebih intensif, peningkatan industri-industri pariwisata di lokasi penelitian dan peningkatan tingkat kesadaran wisata.
Pemanfaatan Penginderaan Jauh dan Sistem Informasi Geografi untuk Pemantauan Perubahan Penggunaan Lahan di Lingkungan Kampus 2 STKIP-PGRI Pontianak Tahun 2003 - 2011 Ajun Purwanto
Edukasi: Jurnal Pendidikan Vol 12, No 1 (2014): Edukasi: Jurnal Pendidikan
Publisher : LPPM IKIP PGRI Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31571/edukasi.v12i1.186

Abstract

Penelitian ini dilakukan di lingkungan STKIP-PGRI Pontianak dan sekitarnyadengan judul: Pemanfaatan Pengideraan Jauh dan Sistem Informasi Geografi Untuk Pemantauan Perubahan Penggunaan Lahan di Lingkungan Kampus 2 STKIP-PGRI Pontianak Tahun 2003-2011, bertujuan: 1) Mengetahui perubahan penggunaan lahan yang terjadi di lingkungan kampus 2 STKIP PGRI Pontianak,2) Mengetahui kecenderungan arah perubahan penggunaan lahan di lingkungan kampus 2 STKIP PGRI Pontianak, 3) Memetakan luas perubahan penggunaan lahan di lingkungan kampus 2 STKIP PGRI Pontianak dari tahun 2003-2011. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah interpretasi citra Ikonos multi tahun, yang tersedia dari tahun 2003, 2008 dan 2011 dan cek lapangan lapangan. Data yang dapat di sadap dari citra antara lain; jenis penggunaan lahan, luas perubahan penggunaan lahan dan arah perubahan penggunaan lahan. Analisis data yang digunakan adalah tumpang susun (overlay). Hasil penelitian menunjukkan 1) Perubahan penggunaan lahan sebagian besar dari penggunan lahan hutan dan sawah menjadi permukiman, 2) Kecenderungan arah perubahan penggunaan lahan adalah mendekati kampus baik pada sisi Utara, Timur, Selatan maupun Barat, 3) Luas perubahan penggunaan lahan dari tahun 2003-2011 adalah: untuk permukiman mengalami pertambahan seluar 66.110 m2, bidang jasa (rumah makan) bertambah 10.254 m2, ladang mengalami pertambahan 17.097m2, sawah mengalami pengurangan sebesar 25.211 m2, hutan mengalami pengurangan seluas 104.327 m2 dan sarana pendidikan mengalami penambahan seluas 35.427 m2 dan polsek seluas 650 m2.
Evaluasi Kesesuaian Lahan untuk Pariwisata Pantai Kura-Kura di Kecamatan Sungai Raya Kepulauan Kabupaten Bengkayang Provinsi Kalimantan Barat Ajun Purwanto
Edukasi: Jurnal Pendidikan Vol 11, No 2 (2013): Edukasi: Jurnal Pendidikan
Publisher : LPPM IKIP PGRI Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31571/edukasi.v11i2.210

Abstract

Penelitian ini dilakukan di Pantai Kura-kura dengan judul: Evaluasi Kesesuaian Lahan Untuk Pariwisata Pantai Kura-Kura di Kecamatan Sungai Raya Kepulauan Kabupaten Bengkayang Provinsi Kalimantan Barat, bertujuan: 1) Mengidentifikasi karakteristik lahan untuk pariwisata yang ada di daerah penelitian, 2) Mengevaluasi kesesuaian lahan untuk pariwisata di daerah penelitian. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah survei. Data yang diperlukan adalah data primer dan sekunder. Data primer antara lain; kemiringan lereng, bahaya banjir, permeabilitas tanah, tekstur tanah, drainase tanah, prosentase krikil dan krakal, singkapan batuan, prosentase singkapan batuan dan kedalaman batuan induk. Metode pengambilan sampel dengan menggunakan stratified sampling dengan strata satuan lahan. Metode analisis data dengan matching antara karakteristik lahan dengan persyaratan untuk tempat wisata piknik Hasil penelitian menunjukkan 1) Karakteristik satuan lahan untuk pariwisata di daerah penelitian antara lain adalah: kemiringan lereng berkisar dari 2 – 8 %, tidak pernah terjadi banjir dalam kurun aktu satu tahun, permeabilitas tanah agak lambat, tekstur tanah lempung berdebu, drainase tanah agak cepat hingga lambat, kandungan krikil dan krakal di permukaan lahan 15 – 30 %, Singkapan batua sebagian besar lebih dari 30 % dari luas wilayah, batuan permukaan lebih dari 0.1 % dan kedalaman batuan kurang dari 50 cm, 2) Kelas kesesuaian lahan pariwisata untuk pariwisata adalah buruk, namun mempunyai tingkat penghambat yang tidak berat. Artinya kesesuaian yang buruk bukan berarti lokasi penelitian tidak cocok untuk tempat pariwisata, tetapi untuk menjadi tempat pariwisata yang ideal perlu adanya usaha-usaha yang serius untuk menghilangkan atau meminimalisir faktor penghambat tersebut. Berdasarkan analisis faktor penghambat yang paling serius adalah banyaknya singkapan batuan yang ada di permukaan lahan, sebaran krakal dan krikil yang juga besar yang bisa membahayakan keselamatan para pengunjung. 
Analisis Mahasiswa Program Studi Pendidikan Geografi dalam Perspektif Spasial sebagai Upaya Penjaringan Mahasiswa Baru Ajun Purwanto; Paiman Paiman; Dony Andrasmoro
Edukasi: Jurnal Pendidikan Vol 19, No 2 (2021): Edukasi: Jurnal Pendidikan
Publisher : LPPM IKIP PGRI Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31571/edukasi.v19i2.2901

Abstract

AbstrakPenelitian bertujuan untuk mengetahui profil dan menganalisis persebaran spasial mahasiswa Program Studi Pendidikan Geografi angkatan 2016-2019. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif. Bentuk penelitian survei dengan responden sebanyak 196. Teknik pengambilan data menggunakan komunikasi tidak langsung, alat yang digunakan adalah angket. Data yang digunakan yaitu  nama, asal, agama, jenis kelamin, pendidikan terakhir, pekerjaan, dan pendapatan orang tua. Teknik pengambilan sampel dengan stratified sampling. Teknik analisis data menggunakan deskriptif kuantitatif dan persentase. Hasil penelitian menunjukkan mahasiswa Program Studi Pendidikan Geografi paling banyak beragama Islam 95 orang; berjenis kelamin wanita 144 orang; pendidikan dari SMA Jurusan IPS 166 orang; pekerjaan orang tua petani 96 orang; penghasilan rata-rata orang tua Rp760.000,00/bulan; informasi tentang Program Studi Pendidikan Geografi paling banyak didapatkan dari saudara sebanyak 74 orang;  motivasi masuk karena berkeinginan untuk mengetahui seluk beluk bumi sebanyak 64 orang. Persebaran mahasiswa Program Studi Pendidikan Geografi menunjukkan pola distribusi yang menyebar. AbstractThis research aimed to determine the profile and analyze the spatial distribution of students from the 2016-2019 Geography Education Study Program. The research method used descriptive. The form of the survey with 196 respondents. The data collection technique used indirect communication, the tool used is a questionnaire. The data used name, origin, religion, gender, last education, occupation, and parents' income. The sampling technique used stratified sampling. The data analysis technique used descriptive quantitative and percentage. The results showed that the most students of the Geography Education Study Program were 95 Muslims; female sex 144 people; education from SMA majoring in Social Sciences 166 people; the occupation of the farmer's parents were 96 people; the average income of parents was Rp.760,000.00/month; Information about the Geography Education Study Program was mostly obtained from relatives as many as 74 people; The motivation to enter was because they want to know the ins and outs of the earth 64 people. The distribution of students from the Geography Education Study Program showed a distributed distribution pattern.
PROFIL MAHASISWA PROGRAM STUDI PENDIDIKAN GEOGRAFI ANGKATAN 2014/2015 IKIP-PGRI PONTIANAK Ajun Purwanto, Dony Andrasmoro, Rika Anggela, Paiman
Sosial Horizon: Jurnal Pendidikan Sosial Vol 2, No 2 (2015): Sosial Horizon: Jurnal Pendidikan Sosial
Publisher : IKIP PGRI Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31571/sosial.v2i2.98

Abstract

Penelitian ini dilakukan di Program Studi Pendidikan Geografi dengan tujuan: (1) mengetahui profil mahasiswa Pendidikan Geografi IKIP-PGRI Pontianak angkatan 2014/2015; (2) memetakan profil mahasiswa Pendidikan Geografi IKIP-PGRI Pontianak angkatan 2014/2015. Bentuk penelitian ini adalah deskriptif. Variabel yang digunakan adalah profil mahasiswa pendidikan geografi angkatan 2014/2015 IKIP-PGRI Pontianak. Metode penelitian ini adalah deskiriptif. Metode analisis data yang digunakan adalah statistik menggunakan presentase dan analisis Sistem Informasi Geografi. Berdasarkan hasil penelitian diketahui bahwa: (1) karakteristik atau profil mahasiswa adalah: Sebagian besar mahasiswa berasal dari Sambas, yang paling sedikit adalah berasal dari Singkawang, sebagian besar mahasiswa berumur 19-21, sebagian besar agama mahasiswa adalah agama Islam, sebagian besar jenis kelamin mahasiswa adalah perempuan, sebagian besar pendidikan terakhir mahasiswa adalah Sekolah Menengah Atas jurusan IPS; (2) pemetaan profil mahasiswa sangat penting untuk lebih memperjelas distribusi atau penyebaran profil mahasiswa Pendidikan Geografi angkatan 2014/2015. Kata Kunci: Profil Mahasiswa, Program Studi, Pendidikan Geografi.
Pengembangan Media Pembelajaran Berbasis Video Animasi Stop Motion Pada Mata Pelajaran Geografi Adella Rahayu Pangestu; Ajun Purwanto; Rosanti Rosanti
Geodika: Jurnal Kajian Ilmu dan Pendidikan Geografi Vol 5, No 2 (2021): Desember 2021
Publisher : Program Studi Pendidikan Geografi Universitas Hamzanwadi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29408/geodika.v5i2.3807

Abstract

Media pembelajaran sangat penting dalam menunjang keberhasilan proses belajar mengajar terutama untuk meningkatkan keaktifan dan kemampuan berpikir kritis siswa. Namun saat ini masih belum banyak pengembangan media pembelajaran yang dilakukan oleh guru terutama guru geografi. Penelitian ini bertujuan mengetahui kevalidan dan kepraktisan video Animasi Stop Motion pada pembelajaran geogarfi di kelas X SMA Negeri 1 Mempawah Hilir. Ini merupakan jenis penelitian dan pengembangan atau Research and Development (RD) dengan model Hannafin and Peck. Dari hasil penelitian disimpulkan bahwa aspek materi, mendapat skor rata-rata 85% (valid), aspek manfaat mendapat skor rata-rata 84% (valid), aspek penggunaan mendapat skor rata-rata 82,2% (valid), dan kesesuaian media mendapat skor rata-rata 86,7% (valid). Maka secara keseluruhan, penilaian oleh ahli materi menghasilkan rata-rata persentase 84,4% dengan kriteria valid. Untuk validasi ahli media penilaian terhadap 5 aspek penilaian, yaitu aspek tujuan, visual, audio, penggunaan dan manfaat dari aspek tujuan mendapatkan skor rata-rata 84% (valid), aspek visual mendapatkan skor rata-rata 80% (valid), aspek audio mendapatkan skor rata-rata 92% (valid), aspek penggunaan 95% dan aspek manfaat mendapat skor rata-rata 91,4% (valid). Secara keseluruhan, penilaian terhadap produk yang dikembangkan oleh ahli media menghasilkan rata-rata skor 88,4% dengan kriteria valid. Berdasakan data tersebut maka media pembelajaran berbasis video animasi stop motion pada pelajaran geografi dikatakan valid dan kepraktisannya  layak digunakan dalam proses pembelajaran.