Claim Missing Document
Check
Articles

Found 23 Documents
Search

Pemanfaatan limbah denim sebagai upaya pengurangan limbah tekstil Diamantha Pangemanan; Guguh Sujatmiko
Design Spectrum Vol 1 No 3 (2026)
Publisher : Universitas Kristen Maranatha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.28932/ds.v1i3.14395

Abstract

Pertumbuhan industri fashion dan tekstil mendorong peningkatan volume limbah, salah satunya limbah denim yang berasal dari sisa potongan produksi, produk cacat, dan pakaian tidak terpakai. Limbah ini umumnya berakhir di tempat pembuangan akhir atau dibakar, sehingga menambah beban pencemaran lingkungan. Dalam konteks desain produk, limbah denim memiliki potensi untuk diolah kembali menjadi material furnitur yang fungsional sekaligus komunikatif terhadap isu keberlanjutan. Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi karakteristik limbah denim, menganalisis teknik pengolahan material, serta merumuskan kriteria desain furnitur sarana duduk berbasis limbah denim dalam konteks eksplorasi material desain berkelanjutan. Metode yang digunakan adalah penelitian kualitatif deskriptif melalui kajian literatur, telaah studi kasus karya desainer yang memanfaatkan denim, serta analisis visual terhadap teknik pengolahan seperti patchwork, anyaman, press board, dan laminasi. Hasil kajian menunjukkan bahwa kombinasi teknik tersebut menunjukkan potensi untuk dikembangkan sebagai material furnitur, terutama pada elemen pelapis dan semi-struktural, dengan mempertimbangkan keterbatasan yang masih memerlukan pengujian mekanik lebih lanjut, dengan kekhasan visual berupa tekstur, gradasi warna, dan jejak pemakaian sebelumnya. Penelitian ini merumuskan kriteria desain yang menekankan aspek struktural, ergonomi, keberlanjutan material, dan keberlanjutan emosional sehingga dapat menjadi dasar bagi pengembangan prototipe furnitur denim di tahap berikutnya.
Eksperimen Pencampuran Limbah Ampas Kopi Sebagai Material Utama Theresia Tifanny; Guguh Sujatmiko; Hairunnas
CandraRupa : Journal of Art, Design, and Media Vol. 4 No. 2 (2025): Vol.4 No.2, October 2025
Publisher : Universitas Dinamika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37802/candrarupa.v4i2.990

Abstract

In 2022, Indonesia experienced an increase in coffee production with 794.8 thousand tons. In Surabaya itself, according to data from the Surabaya city government in 2023, there are 175 cafes in Surabaya. With the increase in cafes and coffee production, coffee grounds waste has also increased. Coffee grounds waste itself if directly disposed of in the environment will damage the environment because coffee grounds contain harmful ingredients. So that coffee grounds waste itself needs to be reprocessed and has a great opportunity because there is still little processing of coffee grounds into useful products. Product development from coffee grounds needs to show the unique characteristics of coffee grounds. To show the characteristics of coffee grounds, the method that can be done is through lighting. Through lighting the characteristics of coffee grounds in the form of powder can be seen through the light exposed to the surface of the coffee grounds material. The research method used is experimentation, namely observation for the right treatment for coffee grounds, experiments to find out the right lighting contrast, and characteristic studies for coffee grounds with light sources. The result of the research conducted is an experiment that best shows the characteristics of coffee grounds seen with the help of a light source. This research is expected to increase the usability of coffee grounds waste.
PERANCANGAN FURNITUR DEKORATIF DENGAN MEKANISME KINETIK UNTUK GAYA HIDUP KIDULT Claudio Jonathan Putra Gozali; Guguh Sujatmiko; Florentina Tiffany
Anggit: Jurnal Desain Produk Vol 3 No 2 (2026): Anggit: Jurnal Desain Produk
Publisher : Pusat Penerbitan LP2MPP ISI Denpasar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59997/sxp86691

Abstract

Fenomena kidult lifestyle yang berkembang pada kalangan Gen Z mendorong meningkatnya minat orang dewasa memiliki produk yang bersifat nostalgia dan interaktif. Gen Z sebagai konsumen baru cenderung memilih produk yang dapat mencerminkan dirinya. Produk dengan pendekatan konsep kinetik dapat menciptakan dinamisme gerak sehingga dapat menjadi sarana interaktif dan playful bagi penggunanya. Gen Z mempunyai kebutuhan produk furnitur yang bervariasi untuk ruang personalnya. Hal ini cenderung menjadi permasalahan karena produk furnitur yang secara khusus menunjang gaya hidup kidult masih sangat terbatas. Berdasarkan hal tersebut, yang menjadi latar belakang pada penelitian dan perancangan ini adalah adanya peluang untuk merancang produk furnitur kinetik yang bisa menjawab kebutuhan Gen Z dengan gaya hidup kidult untuk ruang personalnya. Metode penelitian ini menggunakan pendekatan mixed methods dan metode Design Thinking digunakan sebagai kerangka kerja meliputi proses empati, perumusan masalah, ideasi, dan pengembangan konsep desain. Hasil dari penelitian ini menghasilkan luaran melalui model digital 3D yang mencakup sistem eksperimen mekanisme gerak dan elemen visual.