Claim Missing Document
Check
Articles

Found 37 Documents
Search

Optimalisasi Pengetahuan Dan Gizi Ibu Hamil Untuk Generasi Berkualitas Nur Masruroh; Fritria Dwi Anggraini; Nur Zuwariyah; Miftachul Jannah
PROSIDING SEMINAR NASIONAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT Vol. 3 No. 1 (2023): Prosiding Seminar Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat : MEMAKSIMALKAN POTENSI
Publisher : Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33086/snpm.v3i1.1272

Abstract

Ibu hamil adalah salah satu kelompok yang paling rawan terhadap masalah gizi. Masalah gizi yang dialami ibu hamil sebelum atau selama kehamilan dapat mempengaruhi pertumbuhan janin yang sedang dikandung. Asupan gizi selama kehamilan merupakan hal penting karena dapat mengurangi resiko kesehatan pada janin dan ibu. Kurangnya asupan gizi ibu hamil selama kehamilan berakibat buruk bagi ibu dan janin. Terhambatnya pertumbuhan janin salah satunya disebabkan ole gizi ibu yang buruk, ditandai ole rendahnya pertambahan berat badan ibu hamil atau berat badan sebelum ibu hamil. Oleh karena itu, diperlukan persiapan yang baik sehingga kualitas bay yang dilahirkan juga baik. Maka dari itu zat gizi mikro ibu selama kehamilan sangat penting baik bag perkembangan anak di dalam rahim maupun perlindungan terhadap kesakitan dan kematian ibu. Tujuan dari kegiatan ini adalah untuk mengoptimalkan pengetahuan ibu tentang kehamilan dan kebutuhan gizi selama periode kehamilan. Target yang diharapkan adalah meningkatnya pengetahuan ibu tentang kehamilan dan kebutuhan gizi selama kehamilan. Solusi yang ditawarkan untuk mengatasi masalah adalah dengan Memberikan tambahan pengetahuan mengenai kehamilan serta Memberikan tambahan pengetahuan mengeani kebutuhan gizi selama periode kehamilan. Metode yang akan diterapkan dalam kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini adalah dengan meningkatkan pengetahuan masyarakat dengan memberikan penyuluhan mengenai kehamilan dan mengenai kebutuhan gizi selama hamil. Kegiatan ini berlangsung selama 3 bulan di RW 03 kelurahan Wonokromo Surabaya. Hasilnya terdapat peningkatan pengetahuan masyarakat dibandingkan dengan sebelum diberikan penyuluhan. Diharapakan kader kesehatan dan tenaga kesehatan dapat memberikan ilmu yang bermanfaat secara rutin bagi ibu hamil agar dapat menghasilkan generasi yang sehat.
PEMBERDAYAAN KADER TIM PENDAMPING KELUARGA DALAM PENDAMPINGAN IBU HAMIL DAN TERAPI DOA DALAM UPAYA MENURUNKAN KECEMASAN PADA IBU HAMIL TRIMESTER III Zuwariah, Nur; Masruroh, Nur; Anggraini, Fitria Dwi; Susanti, Mery; Aldilia W.P, Aldilia W.P
BERNAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 6 No. 2 (2025)
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/jb.v6i2.11329

Abstract

Kecemasan dan kekhawatiran selama kehamilan  khususnya ibu hamil  trimester III merupakan kejadian yang tidak bisa dihindari. Kecemasan akan berdampak negative bagi bayi yang dikandung maupun sang ibu. Hasil  Survey pendahuluan ketua kader  RW 02 Kelurahan Pacar Kembang Surabaya mengatakan   kader tim pendamping keluarga belum memiliki ilmu tentang pendampingan ibu hamil dan terapi doa dalam upaya menurunkan kecemasan pada ibu hamil trimestr III.  Tujuan pengabdian kepada masyarakat adalah memberdayakan dan melakukan implementasi transfer ilmu kepada kelompok kader tim pendamping keluarga dalam pendampingan  ibu hamil  dan terapi doa dalam upaya menurunkan kecemasan ibu hamil trimester III. Metode yang digunakan dalam pengabdian masyarakat ini adalah dengan memberikan Penyuluhan Kesehatan dengan metode ceramah dibantu dengan media buku saku terapi doa dan pendampingan bermain peran. Hasil Penelitian menunjukkan tingkat pengetahuan kader tim pendamping keluarga  dari pre test  Sebagian  kecil (10 %) tingkat pengetahuan baik, dan post test terjadi peningkatan   hampir seluruhnya (85%)  tingkat pengetahuan baik. Simpulan setelah diberikan edukasi  dan pendampingan bermain peran, terdapat peningkatan tingkat pengetahuan kelompok kader tim pendamping keluarga dalam pendampingan ibu hamil  dan terapi doa  ibu hamil trimester III yang mengalami  kecemasan
Relationship Family Health Behavior with The Frequency of Occurrence of Children Upper respiratory tract infections In Puskesmas Banyu Urip Surabaya Anggraini, Fritria Dwi; Munjidah, Annif
Journal of Global Research in Public Health Vol. 3 No. 2 (2018): December
Publisher : Universitas STRADA Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30994/jgrph.v3i2.63

Abstract

Upper Respiratory Tract Infection (URTI) is the most common deadly disease of children in Indonesia. The disease is still underestimated by some families and still consider as harmless disease, so that it may suffered by the children repeatedly. Most parents do not understand that this disease can cause more dangerous diseases if not immediately handled, especially when the immune system is in bad condition. The purpose of this study was to determine the relationship between family health behavior with the incidence of URI of toddlers. The type of this research was analytic observational with cross sectional approach. The population was 53 mothers with sick and healthy toddlers who visited the Puskesmas Banyu Urip Surabaya. The sample was 47 respondents which taken by simple random sampling. Independent vURTIable was family health behavior while dependent vURTIable was incident of URTI. Instruments were questionnaire and interview sheet. The data analyzed by Mann-Whitney test with significance level α = 0,05. The result showed that most of the respondents (61,7%) had positive behavior and most of them (59,6%) rarely suffered URTI, whereas almost half (40,4%) of respondents had children often suffered URI. Mann-Whitney test analysis results show that ρ = 0.008 <0.05 then H0 was rejected means there was relationship of family health behavior with the incidence of URTI at infants at Puskesmas Banyu Urip Surabaya
The Effect of Education on Self Efficacy and Anxiety levels Before Childbirth During the Covid-19 Pandemic in Third Trimester Pregnant Fritria Dwi Anggraini; Nanik Handayani
STRADA : Jurnal Ilmiah Kesehatan Vol. 10 No. 1 (2021): May
Publisher : Universitas STRADA Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30994/sjik.v10i1.537

Abstract

Childbirth without direct assistance by the family and the condition of the clinic that is not conducive due to this pandemic will risk making the mother even more anxious and insecure, especially if the mother does not fully understand the current condition. Lack of understanding will make mothers feel anxious. This study used a quasi-experimental study with a pre-test-post-test group. The population is 48 respondents. The independent variable is education about Covid and dependent variable is Self-efficacy and the level of maternal anxiety. Data collection using a questionnaire, anxiety with DASS 42 and self-efficacy will be measured using the general self-efficacy scale (GSES). Data analysis used Pair T test with α = 0.05. The results of the paired T-test statistical test obtained pre post test analysis of education, the self-efficacy variable stated the value of ρ = 0.02 and the variable degree of anxiety the value of ρ = 0.01.
The Effect of Religious Music Therapy on Reducing Menstrual Pain Among Midwifery Students: A Non-Pharmacological Approach Rizki, Lailatul Khusnul; Kartika Sari, Feby; Anggraini, Fritria Dwi; Abidah, Siska Nurul
Jurnal Ilmiah Kesehatan Vol 18 No 03 (2025): Jurnal Ilmiah Kesehatan (Journal of Health Science) 
Publisher : Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33086/jhs.v18i03.7639

Abstract

Primary dysmenorrhea is a common menstrual disorder affecting women of reproductive age, particularly adolescents and young adults. Many students experience menstrual pain, potentially interfering with academic and daily activities. This study investigates the effectiveness of religious music therapy in reducing the intensity of primary dysmenorrhea among undergraduate midwifery students at Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya. This research used a pre-experimental design with a one-group pretest-posttest approach. The population was all third-semester undergraduate midwifery students who experienced primary dysmenorrhea. The sample consisted of 33 students, selected through purposive sampling. The intervention was a 30-minute religious music therapy session conducted during the first or second day of menstruation. The intensity of primary dysmenorrhea was measured using the Numeric Rating Scale (NRS). Data analysis used the Wilcoxon Signed-Rank Test with a significance level of α = 0.05. Before the intervention, most participants experienced moderate menstrual pain (63.6%), while a few reported mild (30.3%) and severe (6.1%). After the intervention, most respondents reported mild menstrual pain (78.8%), and a few had moderate (21.2%). The Wilcoxon test result obtained p=0.000, showing a statistically significant reduction in menstrual pain after the religious music intervention. Religious music therapy effectively reduces the intensity of primary dysmenorrhea. It is potentially a non-pharmacological therapy to manage menstrual pain.
Pemberdayaan Kader dalam Pengembangan Program Kesehatan Spiritual untuk Mengatasi Kecemasan Ibu Hamil Menjelang Persalinan Zuwariah, Nur; Anggraini, Fitria Dwi; Masrurohi, Nur
Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Kesehatan Vol. 2 No. 3 (2025): September 2025
Publisher : Menara Science Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70109/jupenkes.v2i3.65

Abstract

Masa kehamilan, terutama menjelang persalinan, merupakan periode krusial yang sering kali diwarnai oleh kecemasan dan ketakutan pada ibu hamil. Kecemasan yang tidak terkelola dapat berdampak negatif baik secara fisik maupun mental bagi ibu maupun janin. Oleh karena itu, pendekatan non-medis melalui kesehatan spiritual dianggap efektif untuk mengurangi kecemasan dan meningkatkan kesiapan emosional ibu hamil. Oleh karena itu, pendekatan non-medis melalui kesehatan spiritual dianggap efektif untuk mengurangi kecemasan dan meningkatkan kesiapan emosional ibu hamil. Sebagai upaya tersebut, dosen dan mahasiswa Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya (UNUSA) melaksanakan kegiatan pengabdian masyarakat dengan tujuan memberdayakan kader posyandu agar mereka memahami dan mampu mengajarkan kesehatan spiritual kepada ibu hamil serta mengintegrasikan edukasi spiritual sebagai bagian dari layanan kesehatan berbasis komunitas. Pengabdian kepada masyarakat dilaksanakan selama 1 bulan dengan peserta sebanyak 35 kader posyandu RW 04  Kelurahan Wonokromo Surabaya. Pengabdian masyarakat dilakukan dengan memberikan edukasi interaktif tentang pentingnya kesehatan spiritual selama kehamilan untuk mengatasi kecemasan ibu hamil menjelang persalinan. Hasil pre test dan post test pengabdian masyarakat didapatkan hasil pengetahuan pretest didapatkan sebagian besar (48,6%) memiliki tingkat pengetahuan kurang, dan hasil post test didapatkan hampir seluruhnya (94,3) memiliki tingkat pengetahuan baik. Hasil yang diperoleh  menunjukkan peningkatan signifikan dalam pengetahuan dan keterampilan kader mengenai kesehatan spiritual untuk mengatasi kecemasan ibu hamil menjelang persalinan.
EDUKASI SUPORTIF MELALUI AUDIO VISUAL TENTANG GENTLE BIRTH UNTUK MENINGKATKAN KESIAPAN IBU MENJELANG PERSALINAN PADA IBU HAMIL TRIMESTER III Anggraini, Fritria Dwi; Zuwariyah, Nur; Masruroh, Nur; Pratama, Aldilia Wyasti; Umamah, Farida; Amani, Fariska Zata
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 6 (2024): Vol. 5 No. 6 Tahun 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v5i6.38305

Abstract

Kesiapan dalam menghadapi persalinan adalah suatu proses perencanaan persalinan serta antisipasi tindakan yang diperlukan untuk mempersiapkan fisik, psikologis, serta finansial ibu khususnya untuk ibu primigravida yang belum memiliki pengalaman persalinan dan sering merasa takut dan cemas dalam menghadapi persalinan. Pengabdian masyarakat ini dilakukan dengan memberikan edukasi suportif tentang gentle birth dengan menggunakan media audiovisual untuk meningkatkan kesiapan ibu dalam menghadapi persalinan. Kesiaoan dalam hal ini bukan hanya kesiapan fisik namun juga kesiapan psikologis. Kegiatan ini dilaksanakan selama 3 minggu dan diikuti oleh 28 ibu hamil dan pendamping/keluarga. Sebelum diberikan edukasi, dilakukan pre test dan post test mengenai kesiapan persalinan menggunakan RCS (Readiness Childbirth scale). Sebelum diberikan edukasi ddapatkan 67,8% ibu hamil memiliki kesiappan yang baik, setelah dilakukan edukasi jumlah ibu hamil dengan kesiapan yang baik meningkat menjadi 82,1%, dengan skor rata-rata kesiapan meningkat dari 34 menjadi 55. edukasi suportif juga memberikan dukungan kepada ibu untuk melaksanakan persalinan secara gentle birth. Untuk dapat menerapkan gentle birth ibu harus memiliki perencanaan persalinan dan kesiapan diri baik dari segi fisik maupun psikologis ibu sejak kehamilannya.