Claim Missing Document
Check
Articles

Found 16 Documents
Search

PERANAN WANITA TANI DALAM PENINGKATAN EKONOMI PADA KEGIATAN PENGEMBANGAN USAHA MINA PEDESAAN PERIKANAN BUDIDAYA (PUMP-PB) DI KABUPATEN BULUKUMBA Rosliawati Arfah; Ilmiah Ilmiah; Harlina Harlina
JURNAL AKUAKULTUR, TEKNOLOGI DAN MANAJEMEN PERIKANAN TANGKAP, ILMU KELAUTAN Vol 3 No 2 (2020): JOINT-FISH - Jurnal Akuakultur, Teknologi Dan Manajemen Perikanan Tangkap, Ilmu K
Publisher : Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan Universitas Muslim Indonesia Makassar, Sulawesi Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33096/joint-fish.v3i2.80

Abstract

This research aims to determine the role female farmers in development of rural aquaculture and the factors that influence the role of women farmers in rural aquaculture Development. This research was conducted in January to February 2020 in Bulukumba Regency. The t test analysis method was the comparative test. The results indicate that the Role of Women Farmers in the Development of Rural Aquaculture in Bulukumba Regency had a positive impact and the average income of the groups receiving assistance had increased incomes. The results of the calculation of multiple regression analysis show that the factors that influence the role of women farmers in the economic improvement was age, degree level, land area, and level of experience, while the nature of work and the number of dependents do not directly affect the increase in income of farmers in economic improvement activities.
UJI BIOAKTVITAS ANTIBAKTERI EKSTRAK MANGROVE TERHADAP BAKTERI PENYEBAB PENYAKIT ACUTE HEPATOPANCREATIC NECROSIS DISEASE Andi Hamdillah; Andi Muhammad Akram; Harlina Harlina; Ilmiah Ilmiah; Imanda Karima; Andi Jumarli
JURNAL AKUAKULTUR, TEKNOLOGI DAN MANAJEMEN PERIKANAN TANGKAP, ILMU KELAUTAN Vol 7 No 2 (2024): JOINT-FISH - Jurnal Akuakultur, Teknologi Dan Manajemen Perikanan Tangkap, Ilmu K
Publisher : Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan Universitas Muslim Indonesia Makassar, Sulawesi Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33096/joint-fish.v7i2.562

Abstract

Acute Hepatopancreatic Necrosis Disease (AHPND) is one of the most detri-mental diseases for shrimp farmers, with a mortality rate reaching 100%. One approach to treating AHPND infections involves utilizing mangrove extracts. Several secondary metabolites found in mangroves, such as steroids, triterpenoids, flavonoids, alkaloids, and polyphenols, possess antibacterial properties. The objective of this study is to evalu-ate the antibacterial activity of various mangrove extracts against Vibrio parahaemolyticus strain AHPND. The research method, extraction uses the maceration method. The anti-bacterial activity test used the double layer diffusion method to isolate the bacteria V. parahaemolyticus strain AHPND.. Further tests were carried out to determine the Mini-mum Inhibitory Concentration (MIC) and Minimum Bactericidal Concentration (MBC) of the mangrove extracts. Results: The study revealed that extracts from A. officinalis and R. apiculata inhibited the growth of V. parahaemolyticus, with inhibition zone diameters of 11 mm and 12 mm, respectively. Further testing showed that the MIC and MBC values of A. officinalis were 0.25 mg/disc, producing an inhibition zone diameter of 8 mm, while the MIC and MBC values of R. apiculata were also 0.25 mg/disc, with inhibition zone diameters of 8 mm for MIC and 7 mm for MBC. Avicennia officinalis and Rhizophora apiculata show potential to be developed as natural antibacterial agents in aquaculture.
Pemberdayaan Ibu PKK Melalui Pembuatan Abon Ikan Termodifikasi Kelapa Sebagai Upaya Penguatan Ekonomi Biru di Kampung Urbinasopen Supriyati Fatma Rabia; Ainul Alim Rahman; Harlina Harlina; Ratna Dewi; Kasma F. Amin
Jurnal Penyuluhan dan Pemberdayaan Masyarakat Vol. 5 No. 2 (2026): Jurnal Penyuluhan dan Pemberdayaan Masyarakat
Publisher : CV. Era Digital Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59066/jppm.v5i2.2257

Abstract

Kampung Urbinasopen di Kabupaten Raja Ampat menyimpan potensi sumber daya perikanan dan perkebunan kelapa yang melimpah, namun pemanfaatannya masih terbatas pada penjualan hasil tangkapan segar tanpa pengolahan lanjutan, sehingga nilai tambah ekonomi yang diperoleh masyarakat pesisir relatif rendah. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dirancang untuk mentransformasi kondisi tersebut melalui pelatihan pembuatan abon ikan ekor kuning termodifikasi kelapa kepada 25 orang ibu PKK sebagai upaya konkret penguatan ekonomi biru berbasis potensi lokal. Pendekatan mixed methods diterapkan secara integratif, menggabungkan pengukuran kuantitatif melalui instrumen pretest-posttest dan rubrik observasi keterampilan, serta penggalian data kualitatif melalui focus group discussion dan wawancara mendalam. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pengetahuan peserta secara signifikan dengan rata-rata kenaikan sebesar 89,1%, disertai peningkatan keterampilan praktik dari kategori kurang menjadi sangat baik. Program ini juga berhasil melahirkan produk unggulan lokal bertajuk Ole-ole Raja Ampat dalam kemasan profesional dengan dua varian rasa. Temuan kualitatif mengungkap transformasi psikososial peserta yang mencakup peningkatan kepercayaan diri, motivasi wirausaha, dan kesadaran branding produk. Kegiatan ini terbukti efektif sebagai model pemberdayaan perempuan pesisir yang berkelanjutan dan berpotensi direplikasi di wilayah kepulauan terpencil lainnya di Indonesia.
The water quality monitoring of vannamei shrimp (Litopenaeus vannamei) ponds in East Tanete Riattang District, Bone Regency, Indonesia Harlina Harlina; Ilmiah Ilmiah; Andi Hamdillah; Dewi Virgiastuti Jarir; Ahmad Darul Salam
Depik Vol 11, No 1 (2022): April 2022
Publisher : Faculty of Marine and Fisheries, Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.13170/depik.11.1.21663

Abstract

The monitoring of water quality is an essential process of shrimp production. This study aimed to evaluate the water quality based on physical, chemical, and biological parameters in a vannamei shrimp pond, which is managed by an intensive system in East Tanete Riattang District, Bone Regency. The sampling of parameters was conducted from March to April 2020 at the ponds in three villages, which include Waetuo (station A), Panyula (station B), and Toro (station C). The water quality was evaluated at each sampling site based on certain factors, such as dissolved oxygen (DO), temperature, salinity, pH, ammonia, and bacterial population. The results showed that the temperature, salinity, pH, DO, and bacterial populations ranged from 26 to 30 C, 25 to 35 ppt, 5.5 to 7.0, 5.5 to 7.0 ppm, and 3.5 101 to 2.1 103, respectively. According to the National Standard of Indonesia for shrimp culture, the range of these water quality parameters was suitable for vannamei shrimp life. Meanwhile, the level of ammonia was 1.7 to 1.8 ppm, which exceeded the normal range that supports the vannamei shrimp life-cycle.Keywords:Water quality, Ponds, Litopenaeus vannamei,Ammonia,Vibriosis
PKM PELATIHAN MEMFORMULASI DAN MEMBUAT PAKAN BUATAN PADA IKAN LELE DI PONDOK PESANTREN WIHDALUL ULUM YAYASAN WAKAF UMI DESA BORISALLO KECAMATAN PARANGLOE KABUPATEN GOWA Siti Hadijah; Harlina Harlina
JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT KAUNIAH Vol. 3 No. 1 (2024): JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT KAUNIAH
Publisher : Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan Universitas Muslim Indonesia Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33096/jamka.v3i1.450

Abstract

Biaya produksi terbesar pada suatu usaha budidaya termasuk budidaya air tawar adalah pada pakan. Diketahui Bersama bahwa ongkos produksi terbesar (kurang lebih 70%) pada usaha budidaya adalah pada pakan ikan. Ketersediaan pakan ikan diperoleh dari cara membeli pakan buatan yang tersedia dipasaran karena para pembudidaya tidak memiliki pengetahuan untuk membuat pakan buatan secara mandiri. Dengan demikian para pembudidaya harus menyiapkan modal yang lebih banyak pada penyediaan pakan ini.Tujuan pelatihan ini yaitu memformulasi pakan yang terlebih dahulu memperkenalkan bahan baku pembuatan pakan buatan yang banyak tersedia disekitar pondok pesantren tersebut. Metode yang digunakan dalam PKM adalah metode penyuluhan yang disertai dengan praktek langsung. Hasil kegiatan pengabdian ini terjadi peningkatan pemahaman, pengetahuan dan keterampilan hingga 75% pada anggota mitra kelompok pembudidaya ikan pondok pesantren Wihdatul Ulum Gowa tentang bahan baku pembuatan pakan utamanya tentang Maggot. Selanjutnya terjadi peningkatan pemahaman, pengetahuan dan keterampilan anggota kelompok mitra hingga 75% dalam hal cara memformulasi dan memproduksi pakan buatan untuk Ikan Lele, hingga akhirnya akan menghasilkan peningkatan kemampuan menggunakan mesin pellet untuk memproduksi pakan buatan dalam rangka peningkatan penerapan Iptek di Masyarakat yang akan memberi motivasi pada anggota mitra untuk melakukan kegiatan produksi pakan secara berkelompok. Selanjutnya dijelaskan bahwa hasil akhir dari kegiatan ini membawa peningkatan kesejahteraan guru dan murid serta seluruh masyarakat disekitar pondok pesantren Wihdatul Ulum.
PELATIHAN BUDIDAYA UDANG DENGAN APLIKASI PAKAN ORGANIK SUPLEMEN PADA KOLAM TERPAL DI DESA KABBA , MINASATE’NE, KABUPATEN PANGKEP Harlina Harlina
JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT KAUNIAH Vol. 3 No. 2 (2025): JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT KAUNIAH
Publisher : Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan Universitas Muslim Indonesia Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33096/jamka.v3i2.566

Abstract

Masalah utama yang dihadapi kelompok Pembudidaya Ikan di Desa Kabba Kecamatan Minasatene Kabupaten Pangkep adalah fenomena tingginya kematian udang yang disebabkan oleh serangan penyakit bakterial. Untuk mengatasi tingginya angka kematian udang akibat serangan penyakit maka diperlukan suatu upaya pembuatan pakan Organik Suplemen Budidaya yang mengandung bahan alami daun kopasanda untuk Pencegahan Vibriosis pada budidaya udang. Kegiatan ini bertujuan untuk memberi pengetahuan dan keterampilan anggota kelompok tani pembudidaya udang melalui penyuluhan, pelatihan dan pendampingan agar mampu melakukan usaha budidaya udang di kolam terpal dengan mengaplikasikan pakan Organik Suplemen Budidaya Udang. Kegiatan ini menggunakan metode pelatihan partisipatif, yaitu melibatkan sebanyak mungkin peran serta mitra dalam kegiatan ceramah, diskusi, dan praktek pembuatan pakan organic suplemen budidaya udang. Hasil dari kegiatan pelatihan menunjukkan peningkatan pengetahuan dan keterampilan praktis para peserta dalam aplikasi pakan organik suplemen budidaya udang pada kolam terpal. keterampilan kelompok tani pembudidaya udang di Desa Kabba meningkat. Para peserta berhasil mengaplikasikan teknik-teknik yang diajarkan dalam kondisi nyata dan mampu mengaplikasikan pakan organik budidaya udang di kolam terpal dengan lebih efisien. Bimbingan teknis ini memberikan kontribusi positif dalam pengembangan potensi budidaya udang di kolam terpal di Desa Kabba.