Claim Missing Document
Check
Articles

Found 27 Documents
Search

Study of design thinking and software engineering integration in education and training Zul, Muhammad Ihsan; Mohd. Yasin, Suhaila; Sahid, Dadang Syarif Sihabudin
Indonesian Journal of Electrical Engineering and Computer Science Vol 39, No 2: August 2025
Publisher : Institute of Advanced Engineering and Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.11591/ijeecs.v39.i2.pp1384-1398

Abstract

Integrating design thinking (DT) with software engineering (SE) is widely applied in industry, serving as a reference for SE in education and training. The industry has various integration models, but researchers and educators mainly adapt them for education. A clear understanding of DT-SE integration models is essential to figuring out their implementation. This study examines existing DT-SE integration models, challenges, and integration methods using Kitchenham’s framework in education and training. The paper was collected from ScienceDirect, IEEEXplore, Scopus, ACM, SpringerLink, and Google Scholar, yielding 593 initial publications, with 43 selected for in-depth analysis. Findings indicate that the d.school model is the most widely adopted DT model. Key challenges include team dynamics, process management, complexity, and cultural factors. DT is integrated into requirements engineering (RE) due to its user-centered nature, though only two studies explicitly describe DT-SE integration models, both applied early in SE processes. These findings suggest educational practices align with industry trends in model adoption and integration focus. Educators and practitioners can use these insights to design or adapt integration models suitable for education and training by shaping curricula that emphasize user-centered design, collaboration, and the extension of DT practices beyond RE-strengthening its impact for education and training.
Identifikasi Domain Enterprise Architecture untuk Grand Design Riau Digital: Ulasan Literatur Sistematis Najwa, Nina Fadilah; Sahid, Dadang Syarif Sihabudin; Lestari, Indah
Jurnal Nasional Teknologi dan Sistem Informasi Vol 8 No 3 (2022): Desember 2022
Publisher : Departemen Sistem Informasi, Fakultas Teknologi Informasi, Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/TEKNOSI.v8i3.2022.123-135

Abstract

Pemerintah Provinsi Riau sebagai sebuah organisasi perlu melakukan penyelarasan antara strategi bisnis dan strategi teknologi informasi. Grand Design Riau Digital merupakan salah satu wujud upaya penyelarasan strategi tersebut sesuai dengan kaidah Enterprise Architecture (EA). Penelitian-penelitian yang memfokuskan pada EA framework yang paling cocok dengan karakteristik pemerintah daerah masih terbatas jumlahnya. Oleh karena itu, pada penelitian ini akan dilakukan identifikasi domain EA yang dapat direkomendasikan sebagai dasar pengembangan Grand Design Riau Digital. Tahapan penelitian yaitu mendefinisikan pertanyaan penelitian (research question), sumber penelitian, menentukan kata kunci pencarian literatur, pemilihan literatur, sintesis dan ekstraksi data. Hasil penelitian ini mengulas 59 penelitian dan mengidentifikasi kerangka kerja EA yang telah digunakan. Ada 5 domain dalam transformasi digital menjadi rekomendasi Grand Design Riau Digital yaitu digital talent dan culture, tata kelola, kebijakan, infrastruktur TI, dan manajemen data.  Penelitian selanjutnya dapat mengidentifikasi lebih lanjut variabel masing-masing domain, dan menguji pada pemerintahan di daerah lainnya
Implementasi SEM-Multiple Linear Regression dalam Prediksi Jumlah Pendaftaran Mahasiswa Baru di Perguruan Tinggi XYZ Rahmadhani, Amelia; Sihabudin Sahid, Dadang Syarif; Lulu Widyasari, Yohana Dewi
Jurnal Nasional Teknologi dan Sistem Informasi Vol 9 No 2 (2023): Agustus 2023
Publisher : Departemen Sistem Informasi, Fakultas Teknologi Informasi, Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/TEKNOSI.v9i2.2023.150-162

Abstract

Bagi perguruan tinggi swasta (PTS), tidak menutup kemungkinan semakin banyak mahasiswa baru yang diterima, maka PTS tersebut akan terus eksis. Sebaliknya, jika PTS gagal menambah atau bahkan menurunkan jumlah mahasiswa baru setiap tahunnya, hal itu bisa berubah dengan tidak mampu beroperasi lagi bagi PTS dikarenakan pendapatan mereka satu-satunya hanya dari biaya kuliah mahasiswa. Tujuan penelitian ini diantaranya penentuan faktor-faktor yang mendukung prediksi pendaftaran mahasiswa di perguruan tinggi berdasarkan data sebelumnya, mengimplementasikan Multiple Linear Regression terhadap pendaftaran mahasiswa di perguruan tinggi, dan menganalisis tingkat akurasi hasil prediksi pendaftaran mahasiswa di perguruan tinggi. Penelitian ini menggunakan algoritma Multiple Linear Regression. Sebelum melakukan tahap prediksi, terlebih dahulu menentukan faktor-faktor yang mempengaruhi jumlah penerimaan mahasiswa baru menggunakan Structural Equation Modeling (SEM) dengan faktor promosi, biaya Pendidikan, tingkat kelulusan, informasi pendafataran, jenis kelamin dan nilai akreditasi. Berdasarkan hasil SEM didapat faktor promosi, biaya Pendidikan, tingkat kelulusan, informasi pendafataran, dan nilai akreditasi, dapat dilanjutkan ke tahap berikutnya karena faktor tersebut berpengaruh signifikan terhadap mahasiswa baru, sedangkan hasil prediksi menggunakan Multiple Linear Regression didapat bahwa nilai prediksi untuk tahun berikutnya adalah 486 orang calon mahasiswa baru, dengan hasil perhitungan MSE adalah 2657,79 dan MAE adalah 42.29, dimana semakin kecil hasil nilai MSE dan MAE yang diperoleh maka kesalahan pada sistem juga semakin sedikit serta R2 adalah 0.9280 (92,80%) menandakan bahwa pengaruh semua struktur eksogen pada struktur endogen kuat.
Student-Generated User Story Quality: A Study on Practitioner and ChatGPT Evaluation Zul, Muhammad Ihsan; Yasin, Suhaila Mohd.; Sahid, Dadang Syarif Sihabudin
Jurnal RESTI (Rekayasa Sistem dan Teknologi Informasi) Vol 9 No 5 (2025): October 2025
Publisher : Ikatan Ahli Informatika Indonesia (IAII)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29207/resti.v9i5.6950

Abstract

Evaluating the quality of student-generated user stories is important in software engineering education, but only a limited number of industry practitioners can assist. The integration of generative AI can facilitate this process. To do so, the INVEST quality evaluation framework is widely recognized for assessing user story quality; however, prior research has not explored its use in conjunction with generative AI. This study investigated ChatGPT's ability to evaluate user stories using the INVEST framework. This study compares two ChatGPT-based evaluation approaches with those of experienced practitioners, focusing on student-generated user stories. Discrepancies between ChatGPT and practitioner evaluations were measured using Mean Absolute Deviation (MAD), Mean Squared Error (MSE), and Root Mean Squared Error (RMSE). Statistical significance was tested using the Mann-Whitney U Test. The results indicate that ChatGPT’s 1st approach yielded lower discrepancies than practitioner evaluations. Moreover, significance testing showed no statistically significant differences between the ChatGPT and practitioner results for the two INVEST criteria- Independent and Estimable. These findings suggest that the 1st approach can assist in the evaluation process, although practitioners must ensure comprehensive and accurate evaluations. ChatGPT can provide preliminary evaluations in educational contexts, enabling students to receive formative feedback and allowing educators to streamline evaluation processes. Although practitioner validation is still required, their role may shift toward verifying AI-generated results, thus reducing the overall workload and accelerating quality evaluation
An Enhanced Model for Evaluating Learning Satisfaction in Teaching User Stories: A Confirmatory Factor Analysis Approach Zul, Muhammad Ihsan; Yasin, Suhaila Mohd.; Sahid, Dadang Syarif Sihabudin
Journal of Information Systems Engineering and Business Intelligence Vol. 12 No. 1 (2026): February
Publisher : Universitas Airlangga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Background: Understanding how students experience and perceive learning through user stories provides valuable insights into the effectiveness of instructional design. Huang proposed a learning satisfaction framework in which students’ satisfaction emerges from four factors, namely perceived ease of use (PEOU), perceived usefulness (PU), learning motivation (PM), and overall learning satisfaction (LS). A recent study applied this model to teaching user stories in a software engineering course using Confirmatory Factor Analysis (CFA) and Partial Least Squares Structural Equation Modeling (PLS-SEM) but reported suboptimal model fit, with unsatisfactory SRMR and NFI values, indicating the need for refinement. Objective: This study aims to evaluates an enhanced learning satisfaction model for teaching user stories by identifying key influencing factors, examining their relationships, and assessing construct validity and model fit improvements. Methods: To improve the model, additional theoretical paths were introduced, and survey data were collected from 142 randomly selected software engineering students. The refined model was evaluated using CFA and PLS-SEM, with model fit improvements assessed through SRMR and NFI values. Results: The analysis revealed that PEOU and LM significantly influence learning satisfaction, while PU affects satisfaction indirectly through motivation. These interactions among PU, PEOU, and LM explain how ease of use and usefulness enhance motivation, which in turn increases satisfaction. Furthermore, the enhanced model showed an improved fit compared to the previous version, with SRMR values decreasing from 0.092 to 0.076 and NFI improving from 0.765 to 0.813, confirming better construct validity and overall model fit. Conclusion: The addition of new direct paths from PEOU and PU to LS increased the model’s R² and Q² values, indicating stronger construct validity and better overall fit. The refined structure provides a more accurate representation of how satisfaction is formed and offers a validated instrument for evaluating student learning experiences in teaching user stories within software engineering course.   Keywords: learning satisfaction, user story, confirmatory factor analysis, model fit evaluation, PLS-SEM, software engineering education.
Pelatihan Penyusunan Business Plan dengan Pendekatan Business Model Canvas bagi Siswa SMK dan SMA Dini Hidayatul Qudsi; Indah Lestari; Muhammad Mahrus Zain; Siti Syahidatul Helma; Anggy Trisnadoli; Dadang Syarif Sihabudin Sahid
JITER-PM (Jurnal Inovasi Terapan - Pengabdian Masyarakat) Vol. 4 No. 1 (2026): JITER-PM
Publisher : Politeknik Caltex Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35143/jiter-pm.v4i1.6846

Abstract

Pembelajaran kewirausahaan di tingkat SMK dan SMA memiliki peran penting dalam membekali siswa dengan keterampilan perencanaan usaha sejak dini. Namun, dalam praktiknya, pembelajaran masih cenderung bersifat teoritis sehingga siswa belum terbiasa menyusun rencana bisnis secara terstruktur dan aplikatif. Kondisi ini juga ditemukan pada sekolah mitra, yaitu SMK Labor Pekanbaru dan SMAIT Al-Ittihad Rumbai, di mana siswa memiliki minat terhadap kewirausahaan tetapi masih mengalami kesulitan dalam memetakan ide usaha ke dalam model bisnis yang sistematis. Untuk menjawab permasalahan tersebut, kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dilaksanakan melalui workshop penyusunan business plan menggunakan pendekatan Business Model Canvas (BMC). Kegiatan dilaksanakan melalui tahapan persiapan, pelaksanaan, dan evaluasi. Workshop dilakukan secara interaktif melalui penyampaian materi dan praktik langsung penyusunan BMC dengan pendampingan dosen dan mahasiswa serta pemanfaatan media digital Canva. Evaluasi dilakukan berdasarkan penilaian hasil business plan yang disusun peserta. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa siswa mampu mengidentifikasi elemen utama BMC dan menyusun rancangan usaha sederhana secara lebih sistematis.
Pelatihan Pengelolaan Blog dalam Peningkatan Literasi Bidang Informatika untuk Santri SMAIT Imam Syafii 2 Pekanbaru Perdana Arifin, Satria; Sahid, Dadang Syarif Sihabudin; Widyasari, Yohana Dewi Lulu; najwa, nina fadilah; Syaliman, Khairul Umam
JITER-PM (Jurnal Inovasi Terapan - Pengabdian Masyarakat) Vol. 1 No. 1 (2023): JITER-PM
Publisher : Politeknik Caltex Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (343.078 KB) | DOI: 10.35143/jiterpm.v1i1.5892

Abstract

Salah satu kompetensi dan profil lulusan Program Studi Sistem Informasi Politeknik Caltex Riau adalah pengelolaan teknologi. Perlu rasanya untuk memperkenalkan kepada masyarakat, khususnya kepada pelajar sekolah menengah atas untuk lebih mengetahui salah satu kompetensi tersebut yang ada di program studi sistem informasi. Salah satunya adalah dengan melakukan pelatihan kepada siswa-siswa SMAIT Imam Syafii 2 Pekanbaru. Ruang lingkup pelatihan adalah teknik dasar pengelolaan blog yang mana materi yang akan disampaikan meliputi teknik pembuatan artikel menggunakan media digital wordpress, menggunakan SEO dan mempublikasikan hasil tulisan yang telah dibuat. Hasil akhir dari pelatihan ini adalah siswa SMAIT Imam Syafii 2 bisa membuat blog dan mampu mengembangkan literasi di bidang informatika oleh siswa dan mengenal dengan baik mengenai salah satu kurikulum yang ada di Program Studi Sistem Informasi.