Claim Missing Document
Check
Articles

Found 24 Documents
Search

PENINGKATAN HASIL BELAJAR PESERTA DIDIK MENGGUNAKAN MODEL PROBLEM BASED LEARNING PADA PEMBELAJARAN PENDIDIKAN PANCASILA KELAS V UPT SDN 26 TANJUANG BONAI KABUPATEN TANAH DATAR Nori Rayfan Fadila; Yesi Anita; Atri Waldi; Hamimah
Didaktik : Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang Vol. 10 No. 2 (2024): Volume 10 No. 02 Juni 2024
Publisher : STKIP Subang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36989/didaktik.v10i2.2944

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh peserta didik tidak fokus saat belajar, peserta didik kurang percaya diri ketika mereka ingin menyampaikan pendapat mereka, peserta didik tidak dibagi menjadi kelompok yang berbeda, peserta didik cenderung pasif saat proses belajar berlangsung, proses pembelajaran masih berpusat pada guru. Tujuan Penelitian ini yaitu untuk mengetahui bagaimana peningkatan hasil belajar peserta didik menggunakan model Problem Based Learning pada pembelajaran Pendidikan Pancasila kelas V UPT SDN 26 Tanjuang Bonai Kabupaten Tanah Datar. Jenis penelitian yang digunakan yaitu penelitian tindakan kelas (PTK) dengan pendekatan kualitatif dan kuantitatif. Subjek penelitian yaitu guru dan peserta didik kelas V UPT SDN 26 Tanjuang Bonai Kabupaten Tanah Datar sebanyak 20 orang. Hasil penelitian ini menunjukan: Pertama, modul ajar siklus I diperoleh rata-rata 85,4% predikat (B), meningkat pada siklus II menjadi 95,83% predikat (SB). Kedua, hasil pelaksanaan pembelajaran aspek guru siklus I diperoleh rata-rata 80,35% predikat (B), meningkat pada siklus II menjadi 96,42% predikat (SB). Ketiga, hasil pelaksanaan pembelajaran aspek peserta didik siklus I diperoleh rata-rata 80,35% predikat (B), meningkat pada siklus II menjadi 96,42% predikat (SB). Keempat, hasil belajar peserta didik pada siklus I dengan rata-rata 76 predikat (C), meningkat pada siklus II menjadi 90 dengan predikat (SB). Sehingga dapat disimpulkan penggunaan model Problem Based Learning pada pembelajaran Pendidikan Pancasila kelas V UPT SDN 26 Tanjuang Bonai Kabupaten Tanah Datar dapat meningkatkan hasil belajar peserta didik.
PENGARUH PENGGUNAAN MEDIA PEMBELAJARAN INTERAKTIF TERHADAP HASIL BELAJAR PESERTA DIDIK DALAM MATA PELAJARAN PENDIDIKAN PANCASILA DI KELAS IV SDN 12 PAGARUYUNG KABUPATEN TANAH DATAR Zahratul Jannah; Zuardi; Etri Wahyuni; Hamimah
Didaktik : Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang Vol. 11 No. 03 (2025): Volume 11 No. 03 September 2025 In Press
Publisher : STKIP Subang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36989/didaktik.v11i03.7140

Abstract

Penelitian ini dilatar belakangi dengan rendahnya hasil belajar siswa disebabkan oleh pembelajaran yang menoton atau penggunaan media yang tidak bervariasi. Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan, dapat disimpulkan bahwa penggunaan media pembelajaran interaktif (power point) memberikan pengaruh terhadap hasil belajar pada mata pelajaran Pendidikan Pancasila kelas IV SDN 12 Pagaruyung sebagai kelas eksperimen lebih kecil dari taraf signifikansi 0,05. Selain itu, juga dapat diperoleh dari rata-rata hasil post-test yaitu 82 dengan penggunaan media pembelajaran interaktif (power point) dengan nilai tertinggi 100 dan nilai terendah 60. Sedangkan dengan penggunaan media konvensional sebesar 68,5 dengan nilai tertinggi 90 dan nilai terendah 50. Hasil analisis uji t menunjukkan bahwa nilai signifikansi 0,000. Nilai signifikansi menyatakan lebih kecil dari 0,05, yang berarti bahwa Ha diterima dan H0 ditolak. Maka dapat disimpulkan bahwa Terdapat pengaruh yang signifikan dari penggunaan media pembelajaran interaktif terhadap hasil belajar peserta didik dalam mata pelajaran Pendidikan Pancasila di Kelas IV SDN 12 Pagaruyung Kabupaten Tanah Datar.
PENINGKATAN HASIL BELAJAR IPAS MENGGUNAKAN MODEL COOPERATIVE LEARNING TIPE PICTURE AND PICTURE DI SEKOLAH DASAR Rahma Aulia Putri; Hamimah; Zuardi; Fadila Suciana
Didaktik : Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang Vol. 11 No. 03 (2025): Volume 11 No. 03 September 2025 In Build
Publisher : STKIP Subang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36989/didaktik.v11i03.7526

Abstract

ABSTRACTStudied (IPAS) learning based on field observations. The aim of this study is to describe the improvement in student learning outcomes in IPAS instruction using the Cooperative Learning model of the Picture and Picture type in class V of SDN 01 2x11 Enam Lingkung, Padang Pariaman Regency. The results of this study indicate that the teaching module for Cycle I achieved an average score of 87.5% (B), which increased to 95.83% (SB) in Cycle II. The implementation of learning from the teacher's perspective in Cycle I yielded an average score of 81.94% (B), which increased to 94.44% (SB) in Cycle II. The implementation of learning from the student's perspective in Cycle I resulted in an average score of 79.16% (C), which increased to 94.44% (SB) in Cycle II. The attitude assessment in Cycle I showed 7 outstanding students, with 4 exhibiting positive attitudes and 3 exhibiting negative attitudes. In Cycle II, 3 students demonstrated outstanding positive attitudes. The learning outcomes for students in Cycle I averaged 76.57% with a qualification of Poor (K), which increased to 89.58% with a qualification of Good (B) in Cycle II. It can be concluded that the Picture and Picture type of Cooperative Learning model can improve students' learning outcomes in IPAS lessons in class V at SDN 01 2x11 Enam Lingkung, Padang Pariaman Regency. ABSTRAKPenelitian ini dilatarbelakangi dari rendahnya hasil belajar peserta didik pada pembelajaran IPAS berdasarkan pengamatan di lapangan. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bagaimana peningkatan hasil belajar peserta didik pada pembelajaran IPAS menggunakan model Cooperative Learning tipe Picture and Picture di kelas V SDN 01 2x11 Enam Lingkung Kabupaten Padang Pariaman. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa modul ajar siklus I diperoleh rata-rata 87,5% (B), meningkat pada siklus II menjadi 95,83% (SB). Hasil pelaksanaan pembelajaran aspek guru siklus I diperoleh rata-rata 81,94% (B), meningkat pada siklus II menjadi 94,44% (SB). Hasil pelaksanaan pembelajaran aspek peserta didik siklus I diperoleh rata-rata 79,16% (C), meningkat pada siklus II menjadi 94,44% (SB). Hasil penilaian sikap siklus I diperoleh 7 peserta didik yang menonjol yaitu 4 orang yang menonjol bersikap positif dan 3 orang bersikap negatif, kemudian pada siklus II diperoleh 3 orang yang menonjol nersikap positif. Hasil belajar peserta didik siklus I diperoleh rata-rata 76,57% dengan kualifikasi Kurang (K), meningkat pada siklus II menjadi 89,58% dengan kualifikasi Baik (B). dapat disimpulkan bahwa, model Cooperative Learning tipe Picture and Picture dapat meningkatkan hasil belajar peserta didik pada pembelajaran IPAS di kelas V SDN 01 2x11 Enam Lingkung Kabupaten Padang Pariaman.
The Development of the 2013 Student Curriculum Book Based on Thinking Actively in Social Context for Elementary School Students Hamimah Hamimah; Zuryanty Zuryanty; Ary Kiswanto Kenedi; Nelliarti Nelliarti
Al Ibtida: Jurnal Pendidikan Guru MI Vol. 6 No. 2 (2019): October 2019
Publisher : UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24235/al.ibtida.snj.v6i2.4931

Abstract

AbstractThis research was motivated by the necessity of having student books that suit to the 2013 curriculum objectives, the characteristics of elementary school students and the characteristics of learning outcomes. The study aims to develop valid, practical, and effective elementary school student books based on thinking actively in social context. Employing a 4-D research model (define, design, development and disseminate), the data were garnered using tests, questionnaires, observations, interviews and documentation. The data from tests and questionnaires were analyzed using descriptive statistics whereas the triangulation was used to analyze the data collected through observations, interviews, and documentation. The results showed that the developed student books met the valid criteria with a final score of 85.25% (very valid). It was found that the student books are easy to use, time-saving, and useful to implement in the classroom practices. It could also enhance student learning outcomes in terms of spiritual attitudes, social, knowledge and skills with a percentage increase of 15.35%. As those books are valid, practical, and effective; they can be used as a reference for the learning activities in elementary schools.Keywords: student books, 2013 curriculum, TASC, elementary schools.AbstrakPenelitian ini dilatarbelakangi oleh perlunya buku siswa yang selaras dengan tujuan kurikulum 2013, karakteristik siswa sekolah dasar, dan karakteristik hasil belajar. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan buku siswa kurikulum 2013 berbasis thinking actively in social context untuk sekolah dasar yang valid, praktis, dan efektif. Menggunakan model penelitian 4-D (define, design, development, disseminate), data dikumpulkan mealui tes, angket, observasi, wawancara dan dokumentasi. Data yang diperoleh dari tes dan angket dianalisis menggunakan statistik deskriptif sedangkan triangulasi digunakan untuk menganalisis data yang berasal dari observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa buku siswa yang dikembangkan telah memenuhi kriteria valid dengan skor akhir 85,25% (sangat valid). Buku siswa mudah digunakan, menghemat waktu, dan bermanfaat dalam implementasinya pada pembelajaran di kelas. Buku siswa juga dapat meningkatkan hasil belajar siswa sekolah dasar pada aspek sikap spiritual, sosial, pengetahuan dan keterampilan dengan persentase kenaikan sebesar 15,35%. Karena buku yang telah dikembangkan valid, praktis, dan efektif, buku siswa tersebut dapat dijadikan sebagai rujukan untuk kegiatan pembelajaran di sekolah dasar.Kata kunci: buku siswa, kurikulum 2013, TASC, sekolah dasar.