Claim Missing Document
Check
Articles

Found 15 Documents
Search

Persepsi Mahasiswa tentang Pengaruh Media Sosial sebagai Sarana Komunikasi terhadap Perilaku Beragama Mahasiswa Nuraliah Ali; Mulida Hayati; Mardan Umar
Ahsan: Jurnal Dakwah dan Komunikasi Vol 2 No 1 (2023)
Publisher : Program Studi Manajemen Dakwah Fakultas Ushuluddin Adab dan Dakwah IAIN Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Manusia sebagai makhluk sosial senantiasa berinteraksi dan bersosialisasi dengan manusia lainnya dan juga dapat dikatakan manusia selalu membutuhkan satu sama lain untuk bertahan hidup, interaksi atau yang juga disebut komunikasi selalu dilakukan dalam kehidupan sehari-hari baik secara sadar atau tidak. Penelitian ini mengkaji tentang Pengaruh Media Sosial Tiktok terhadap perilaku keagamaan di kalangan mahasiswa. Metode penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif, juga menggunakan metode studi komparatif dengan responden penelitian yaitu mahasiswa muslim di Universitas Palangka Raya dan Institut Agama Islam Negeri Palangka Raya. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa penggunaan media sosial khususnya aplikasi TikTok digunakan mahasiswa dengan intensitas yang cukup tinggi dan kecenderung yang berbeda. Tidak hanya sekadar media komunikasi namun berkembang menjadi media hiburan atau media dakwah karena tertarik dengan berbagai konten/fitur agama. Penggunaan media sosial Tik tok yang secara terus menerus berdampak pada perilaku keagamaan yang kurang baik seperti melalaikan kewajiban beribadah.
Moderate character education in a multireligious region: an informal approach to religious moderation Umar, Mardan; Nurhayati, Nurhayati; Ismail, Feiby
TARBAWY: Indonesian Journal of Islamic Education Vol 10, No 1 (2023): May 2023
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/t.v10i1.53083

Abstract

Teenagers as a big part in this country have an important role in building a safe and peaceful life amidst religious differences. Therefore, moderate character must be instilled in adolescents from an early age. This study examines how character education efforts are made for youth in multi-religious areas and what steps can be taken so that moderate character education can be accepted by the millennial generation. This study aims to reveal character education efforts in multi-religious areas and to design a new approach to character education for the millennial generation. This research was conducted using a descriptive qualitative approach with data collection techniques through observation and interviews. Adolescents from different religious backgrounds are gathered in one location to be trained in the understanding and acceptance of religious differences. The results of this study indicate that youth character education in multi-religious areas can be carried out using an informal approach through camps and youth-based activities such as games between heterogeneous groups of adolescents.Remaja sebagai bagian besar di negeri ini mempunyai peran penting dalam membangun kehidupan yang aman dan damai di tengah perbedaan agama. Oleh karena itu, karakter moderat harus ditanamkan pada remaja sejak dini. Penelitian ini mengkaji bagaimana upaya pendidikan karakter yang dilakukan bagi generasi muda di wilayah multi agama dan langkah apa saja yang dapat dilakukan agar pendidikan karakter moderat dapat diterima oleh generasi milenial. Penelitian ini bertujuan untuk mengungkap upaya pendidikan karakter di wilayah multi agama dan merancang pendekatan baru pendidikan karakter bagi generasi milenial. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi dan wawancara. Remaja yang berbeda latar belakang agama dikumpulkan dalam satu lokasi untuk dilatih pemahaman dan penerimaan terhadap perbedaan agama. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pendidikan karakter remaja di wilayah multi agama dapat dilakukan dengan pendekatan informal melalui perkemahan dan kegiatan berbasis remaja seperti permainan antar kelompok remaja yang heterogen.
PENDIDIKAN NILAI-NILAI ISLAM PADA REMAJA PERKOTAAN Mardan Umar; Mona Fatnia Mamonto; Ismail Usman
Journal Civics And Social Studies Vol. 4 No. 1 (2020): Jurnal Civicos Vol 4 No 1 Tahun 2020
Publisher : Institut Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31980/journalcss.v4i1.251

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji upaya pendidikan nilai-nilai Islam pada remaja perkotaan khususnya pada Bikers Subuhan Manado. Masalah penelitian yang dikemukakan adalah bagaimana upaya pendidikan nilai-nilai Islam pada Bikers Subuhan Manado, program-program yang dilaksanakan serta faktor-faktor apa yang berpengaruh dalam pendidikan nilai-nilai Islam pada remaja perkotaan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif. Teknik pengumpulan data meliputi observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa upaya pendidikan nilai-nilai Islam pada remaja perkotaan khususnya pada Bikers Subuhan Manado dilakukan dengan kegiatan subuh berjamaah dari masjid ke masjid, kajian agama Islam, dan kegiatan bersih-bersih masjid. Implementasi program kegiatan Bikers Subuhan Manado bertujuan untuk menambah wawasan remaja tentang nilai-nilai Islam, meningkatkan ibadah, tanpa meninggalkan hobi seperti berkumpul dan mengendarai motor. Faktor pendukung kegiatan pendidikan nilai-nilai Islam pada remaja perkotaan yaitu ciri khas konsep dan pendekatan pembinaan remaja, adanya media sosial sebagai sarana sosialisasi program dan wadah eksistensi remaja serta dukungan dari masyarakat. Sedangkan faktor penghambat yaitu faktor psikologis remaja dan dukungan dana kegiatan.
Contextualization of Islamic Values through Local Wisdom: Study of the Values of Si Tou Timou Tumou Tou and Silih Asah Silih Asih Silih Asuh Umar, Muhammad Faiz Ardafi; Mopoliu, Abdul Ziqron; Umar, Mardan; Fadlan, Aufa; Surahman, Cucu
Jurnal Ilmiah Iqra' Vol 19, No 1 (2025)
Publisher : IAIN Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30984/jii.v19i1.3351

Abstract

This research aims to analyze the contextualization of Islamic values through local wisdom in social interactions and educational environments. The implementation of cultural and religious values has become an important issue in multicultural societies, especially in countries with ethnic and cultural diversity, such as Indonesia. Therefore, universal Islamic values can provide strong moral guidance, while local wisdom can offer practical ways to implement them. This research uses a qualitative approach. The data collection techniques used in this research include: In-depth interviews to explore their views and experiences regarding the contextualization of Islamic values and local wisdom. Next, Observation by directly observing social and cultural practices in the community that reflect the integration of Islamic values with local wisdom and Documentation Study. The research results show that Islamic values are relevant to local wisdom values and have been implemented in daily life. The support of the government and society plays a crucial role in the contextualization of those values. 
Revitalization of Islamic Character Values in Local Folklore and its Implication on Character Education Umar, Mardan; S., Waway Qodratulloh; Ma'arif, Muhammad Anas; Ismail, Feiby; Rahman, Rini
Ulumuna Vol 29 No 1 (2025): June
Publisher : Universitas Islam Negeri Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20414/ujis.v29i1.1375

Abstract

This study aims to identify the Islamic character education values in the local folklore of Si Kabayan Saba Kota and explore the challenges and solutions of local folklore as a tool for character education in the era of globalization, as well as its implications for character education. The study employs a descriptive qualitative approach, analyzing the content of scenes, dialogues, and narratives in the film. Additional data were obtained through interviews with Sundanese cultural experts and educators, as well as a literature review on local wisdom and character education. The findings reveal that folklore encompasses various relevant character values, including religiosity, honesty, responsibility, social care, courage, simplicity, and a love for culture. This folklore highlights the significance of local wisdom and Islamic character values as a powerful educational medium for shaping the character of the young generation in the era of globalization. Islamic character education based on local cultural values through folklore can be implemented by instilling moral knowledge, moral feelings, and moral actions.