Claim Missing Document
Check
Articles

Found 12 Documents
Search

RANGCAN BANGUN MENJADI GURU YANG MERDEKA Samsul Bahri; Zainuddin Zainuddin; Hasan Basri; Halimatun Sakdiah
Irfani (e-Journal) Vol. 17 No. 2 (2021): Irfani (e-Journal)
Publisher : LP2M IAIN Sultan Amai Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30603/ir.v17i2.2174

Abstract

Abstrak Kajian ini berjudul Rancang bangun menjadi guru yang merdeka, adapun metode yang dipakai adalah deskriftif –analitis dengan pendekatan sejarah, ilmu pendiidkan, serta komparatif. Studi ini membuktikan bahwa menjadi guru yang merdeka adalah bagian profetik guru dalam proses pembelajaran, hanya saja proses pembelajaran masih memakai model lama yakni praktik pendidikan terlalu overkognitif. Kajian ini juga menemukan untuk membangun guru merdeka, maka permasalah guru harus diselesaikan secara komprehensif yang menyangkut dengan semua aspek yang terkait, yaitu aspek kualifikasi, kualitas, pembinaan, training profesi, perlindungan profesi, manajemen, kesejahteraan guru, dan tersedianya fasilitas yang memadai. Kata kunci: guru, merdeka Abstract This study is entitled Design to become an independent teacher, while the method used is descriptive-analytical with historical, educational, and comparative approaches. This study proves that being an independent teacher is a part of the teacher's prophetic in the learning process, it's just that the learning process still uses the old model, namely the practice of education is too overcognitive. This study also found that in order to build independent teachers, teacher problems must be solved comprehensively involving all related aspects, namely aspects of qualification, quality, coaching, professional training, professional protection, management, teacher welfare, and the availability of adequate facilities. Keywords: teacher, independence
Efektivitas Media Pembelajaran Berbasis Video Animasi terhadap Hasil Belajar Siswa di SMA Negeri 5 Kendari Melati Melati; Zainuddin Zainuddin; Hasrin Lamote
Jurnal Pendidikan Fisika dan Sains (JPFS) Vol 7 No 1 (2024): Maret
Publisher : Pendidikan Fisika, FKIP, Universitas Nahdlatul Ulama Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52188/jpfs.v7i1.576

Abstract

Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian eksperimen. Subjek penelitian adalah kelas XI IPA 4 sebagai kelas eksperimen sebanyak 33 orang siswa dan kelas XI IPA 3 sebagai kelas kontrol sebanyak 35 orang. Instrumen penelitian yang digunakan berupa tes hasil belajar siswa.Uji hipotesis dilakukan dengan menggunakan uji Independent Sampale t Test dengan uji prasyarat yaitu uji normalitas dan uji homogenitas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 1) penerapan pembelajaran melalui pemanfaatan media pembelajaran Fisika berbasis video animasi terlaksana secara efektif. 2) Tidak terdapat perbedaan hasil belajar Fisika antara kelas eksperimen dan kelas kontrol dengan hasil uji-t diperoleh nilai thitung = 0,592 > ttabel = 2,000 3) Terdapat perbedaan hasil belajar Fisika pada kelas eksperimen dan kelas kontrol sebelum dan sesudah perlakuan pembelajaran di SMA 5 Negeri Kendari. Hasil pengujian  hipotesis pada kelas eksperimen sebelum dan sesudah perlakuan pembelajaran diperoleh nilai thitung = 3,257 > ttabel = 2,000 dan hasil pengujian  hipotesis pada kelas eksperimen sebelum dan sesudah perlakuan pembelajaran diperoleh nilai thitung = 8,204 > ttabel = 2,000. 4) Terdapat perbedaan antara hasil belajar Fisika kelas eksperimen dan kelas kontrol sesudah perlakuan pembelajaran di SMA Negeri 5 Kendari dengan perolehan nilai thitung = 4,350 > ttabel = 2,000.