Claim Missing Document
Check
Articles

Found 34 Documents
Search

Edukasi Pengkajian Risiko Jatuh dan Komunikasi Terapeutik dalam Meningkatkan Keselamatan Pasien Kharisma Naufala; Indri Heri Susanti
Jurnal Penelitian Perawat Profesional Vol. 7 No. 6 (2025): Desember 2025, Jurnal Penelitian Perawat Profesional
Publisher : Global Health Science Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37287/jppp.v7i6.1174

Abstract

Keselamatan pasien merupakan prinsip fundamental dalam pelayanan kesehatan dan menjadi indikator penting mutu pelayanan rumah sakit. Insiden pasien jatuh masih menjadi salah satu masalah keselamatan pasien yang sering terjadi, sehingga memerlukan pengkajian risiko jatuh yang sistematis dan komunikasi terapeutik yang efektif oleh perawat. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan perawat sebelum dan sesudah mengenai pengkajian risiko jatuh dan pelaksanaan komunikasi terapeutik sebagai upaya meningkatkan keselamatan pasien di Ruang Kresna Rumkit TK III 04.06.01 Wijayakusuma Purwokerto. Penelitian ini menggunakan desain observasional analitik dengan pendekatan pre-test dan post-test. Penelitian dilaksanakan pada bulan Oktober 2025 dengan menggunakan teknik sampling Random sampling sebanyak 10 perawat. Intervensi berupa edukasi terstruktur menggunakan metode ceramah, diskusi, roleplay, dan media poster. Pengukuran dilakukan melalui kuesioner pengetahuan yang sudah dinyatakan valid dan reliabel dengan nilai > 0,60 serta lembar observasi praktik perawat. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan pengetahuan perawat mengenai pengkajian risiko jatuh dari 50% kategori kurang menjadi 70% kategori baik setelah edukasi. Pengetahuan komunikasi terapeutik juga meningkat dari 60% kategori kurang menjadi 80% kategori baik. Hasil observasi menunjukkan 100% perawat telah menerapkan pengkajian risiko jatuh dan komunikasi terapeutik sesuai standar. Edukasi terstruktur berperan penting dalam memperkuat implementasi keselamatan pasien dan mendukung pencegahan kejadian jatuh di ruang rawat inap.
Asuhan Keperawatan Gangguan Mobilitas Fisik pada Pasien Ny. D dengan Stroke Iskemik Fokal Rahma Febria Tri Utami; Adiratna Sekar Siwi; Indri Heri Susanti
Jurnal Penelitian Perawat Profesional Vol. 8 No. 2 (2026): April 2026, Jurnal Penelitian Perawat Profesional
Publisher : Global Health Science Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37287/jppp.v8i2.1662

Abstract

Stroke merupakan salah satu masalah kesehatan global yang memberikan kontribusi besar terhadap angka kematian dan kecacatan jangka panjang. Stroke iskemik terjadi akibat terhambatnya aliran darah ke jaringan otak karena adanya penyumbatan pada pembuluh darah sehingga suplai oksigen dan nutrisi tidak terpenuhi secara optimal. Kondisi ini dapat menimbulkan berbagai gangguan neurologis seperti penurunan kekuatan otot, kelumpuhan, serta keterbatasan mobilitas. Dampak tersebut tidak hanya memengaruhi fungsi fisik pasien, tetapi juga menghambat kemampuan dalam melakukan aktivitas sehari-hari dan menurunkan kualitas hidup. Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan pelaksanaan asuhan keperawatan pada pasien stroke iskemik dengan masalah gangguan mobilitas fisik berdasarkan Standar Diagnosis, Intervensi, dan Luaran Keperawatan Indonesia (SDKI, SIKI, dan SLKI). Penelitian menggunakan metode studi kasus dengan pendekatan deskriptif. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, observasi, pemeriksaan fisik, serta telaah rekam medis. Subjek penelitian adalah seorang pasien perempuan (Ny. D) dengan diagnosis medis stroke iskemik fokal yang menjalani perawatan di Iryou Houjin Aiwakai (Ikeda En), Jepang. Analisis data dilakukan secara deskriptif dengan membandingkan hasil pengkajian, intervensi, dan evaluasi keperawatan dengan teori dan standar keperawatan yang berlaku. Hasil pengkajian menunjukkan adanya kelemahan pada ekstremitas kanan, penurunan kekuatan otot, serta keterbatasan rentang gerak sendi. Intervensi keperawatan yang diberikan berupa latihan Range of Motion (ROM) aktif dan pasif secara teratur untuk meningkatkan kekuatan otot serta mempertahankan fleksibilitas sendi. Evaluasi menunjukkan bahwa setelah tiga hari pelaksanaan latihan ROM, terjadi peningkatan kemampuan mobilisasi, perbaikan rentang gerak, serta meningkatnya kemandirian pasien dalam melakukan aktivitas sehari-hari. Dengan demikian, latihan Range of Motion (ROM) yang dilakukan secara rutin dapat membantu meningkatkan mobilitas fisik pasien stroke iskemik serta mendukung proses rehabilitasi melalui peran aktif perawat dalam pemberian asuhan keperawatan yang berkelanjutan.
Kesiapan Keluarga Pasien Congestive Heart Failure (CHF) Post Perawatan di RS Priscilla Medical Center Cilacap Tri Kurnianingsih; Adiratna Sekar Siwi; Indri Heri Susanti
Viva Medika Vol 16 No 3 (2023)
Publisher : LPPM Universitas Harapan Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35960/vm.v16i3.1017

Abstract

Congestive Heart Failure (CHF) is one of the fastest growing cardiovascular diagnoses. Heart failure patients will get therapy given at home. The role of the family is very important in the stages of health care, starting from the stages of health promotion, prevention, treatment, to rehabilitation. The purpose of this study was to find out how families are prepared to care for their family members with heart disease. This study was included in a descriptive study with a cross-sectional approach which was carried out at Priscilla Medical Center Cilacap Hospital. The population in this study were all families of CHF patients at Priscilla Medical Center Cilacap Hospital with a sample of 56 people using the consecutive sampling technique. The results showed that most of the 32 (57%) families were not ready to care for family members with heart disease, whereas 24 (43%) families were ready to care for family members with heart disease.
Application of Finger Grasp Relaxation Therapy in Postoperative Hemorrhoidectomy Patients with Acute Pain in The Teratai Room of RSUD Prof. Dr. Margono Soekarjo Purwokerto Shindy Ayuning Prahesti Shindy; Indri Heri Susanti
Viva Medika Vol 17 No 2 (2024)
Publisher : LPPM Universitas Harapan Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35960/vm.v17i2.1460

Abstract

Background: This study explores the use of finger grasp therapy to relieve pain in post-hemorrhoidectomy patients at RSUD Prof. dr. Margono Soekarjo Purwokerto. Objective: The purpose of this study was to determine the effect of finger grasping relaxation therapy on acute post-hemorrhoidectomy pain at Prof. Dr. Margono Soekarjo Purwokerto Hospital. Method: this research method uses a descriptive, paper-based approach, sampling using purposive sampling conducted on 1 patient. Data was collected through interviews, physical examination, and observation. Results: There is a decrease in pain from a scale of 6 (moderate) to 3 (mild) in the implementation for 3 days Conclusion: Finger grasping therapy as a non-pharmacological method in reducing post-hemorrhoidectomy pain